Disperindag Sleman Gelar Pelatihan Batik Tulis di Merdikorejo

Sleman – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Sleman memberikan pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) Batik Tulis di Padukuhan Sono Kulon, Kalurahan Merdikorejo, Tempel. Bimtek yang sudah berlangsung selama 10 hari dari tanggal 2 hingga 11 Juli 2024 ini adalah yang kelima kali dilakukan dengan materi yang berbeda dari sebelumnya.
Kegiatan Bimtek ini adalah salah satu wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perindag Sleman untuk memajukan Industri Batik di Sleman khususnya kelompok batik di Merdikorejo.
Peserta Bimtek adalah 20 orang yang merupakan warga dari padukuhan dan yang tahun sebelumnya juga pernah mengikuti acara yang sama.
Narasumber pelatihan adalah praktisi batik, Abdul dan Elis yang merupakan pengrajin batik dari Kasongan yang fokus pada batik tulis.
“Dengan mengundang praktisi batik sebagai instruktur pelatihan, diharapkan selain bisa mentransfer ilmu juga bisa memberikan wawasan dan motivasi kepada kelompok batik di Merdikorejo ini,” ujar Carik Merdikorejo, Yuniadi.
Materi yang diberikan terkait dengan teknis membatik dan teknis pewarnaan batik baik pewarna sintetis maupun pewarna alami. Selain itu kelompok juga diajak untuk praktek langsung sehingga bila mengalami kendala dapat langsung bertanya kepada pelatih.
Dalam pelatihan ini, peserta belajar teori dan praktek bagaimana membuat batik tulis, dari proses awal hingga terakhir proses penjemuran.
Nia Kusumawati, salah satu peserta dari Sono Kulon merasa bahwa ternyata proses pembuatan batik tulis tidak sesulit yang dibayangkan sebelumnya, dan bahan-bahannya pun relatif murah harganya.
“Sangat senang mengikuti pelatihan ini. Saya yakin, ke depannya, jika ditekuni, maka keterampilan membatik ini akan menjadi sumber penghasilan yang dapat menambah pendapatan keluarga,” ujar Nia, Kamis (11/7/2024).
Sementara itu , Kepala Bidang Pembinaan Dan Pengembangan Perdagangan Tradisional Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Raminta mengatakan bahwa setelah mengikuti kegiatan Bimtek Batik Tulis ini, para peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilannya dari ilmu yang diperoleh, dan kedepannya bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan memproduksi berbagai corak batik khususnya motif khas Sleman.
“Kami berpesan kegiatan tidak berhenti pada titik ini tetapi berlanjut, bergulir agar manfaatnya benar benar dirasakan untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat dan juga kami berpesan peralatan yang diberikan kepada peserta jangan hanya dijadikan museum di rumah, hendaknya digunakan untuk praktik agar menambah keterampilan dan kreativitas dalam pembuatan motif,” katanya. (sbd_kimtempel)



