Haul Kyai H. Nur Iman Lestarikan Tradisi Islam dan Budaya Lokal di Mlangi

Salah satu upaya penting dalam melestarikan dan menjaga keberlanjutan tradisi Islam dan budaya lokal yang saling bersinergi, maka takmir Masjid Pathok Negoro Mlangi menyelenggarakan kegiatan Haul ke-35 Kyai H. Nur Iman yang dilaksanakan di halaman timur Masjid Pathok Negoro Mlangi, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Sabtu malam (20/7/2024).

Haul Kyai H. Nur Iman Mlangi merupakan perhelatan tahunan yang diadakan guna mengenang dan mendoakan almarhum Kyai Nur Iman, seorang tokoh agama yang dihormati di Dusun Mlangi, Gamping, Sleman yang biasanya dihadiri oleh puluhan ribu peziarah dan jamaah dari berbagai daerah yang datang untuk melakukan Amaliyah Muqodaman, Amaliyah Ngabdulqodir, Ziarah Kubro maupun Ziarah Umum ke makam beliau serta mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan seperti tahlil, pengajian, dan doa bersama.

Kegiatan keagamaan tersebut tidak hanya menjadi ritual keagamaan, namun juga sebagai sarana memperkokoh persaudaraan dan kebersamaan dalam masyarakat karena menjadi ajang berkumpulnya berbagai kalangan masyarakat, baik yang berasal dari lingkungan sekitar maupun dari luar daerah. Hal ini dapat menciptakan ruang bagi pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan memperkuat ikatan sosial serta ukhuwah Islamiyah di antara jama’ah yang hadir.

Hadir dalam acara puncak haul antara lain Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta, Kyai H. Mas’ud Masduki, Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kapanewon Gamping, Kyai H. Ahmad Mabarun, Panewu Gamping, Tamzis Sarwana, serta Kyai H. Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar dari Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri, Jawa Timur selaku penceramah.

Sebelum acara pengajian puncak haul dilakukan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Kyai H. Muslim Nawawi yang kesehariannya sebagai Pengasuh Pondok Pesantren An Nur, Ngrukem, Bantul dan diikuti oleh puluhan ribu jama’ah yang sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah diatur panitia.

Suasana bertambah meriah saat Kyai H. Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar memasuki podium utama yang dikawal ketat oleh puluhan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Rayon Kapanewon Gamping karena banyak jama’ah yang ingin berjabatan dan mencium tangannya.

Dalam mau’idzoh hasanahnya, putra dari Kyai H. Nurul Huda Djazuli dari Pondok Pesantren Al Falah Kediri tersebut menyampaikan pentingnya untuk terus menceritakan dan mendengarkan cerita ulama-ulama shalih terdahulu seperti Kyai H. Nur Iman yang memiliki nama asli BPH Sandiyo agar Allah Subhanahu Wa Ta’ala dapat menurunkan rahmatnya.

“Mbah Kyai Nur Iman memiliki jasa yang sangat besar karena turut melawan penjajahan Belanda dan peran besarnya dalam persebaran dakwah Islam untuk mengembangkan dan mensyiarkan ilmu agama,” terang Gus Kautsar sapaan akrabnya.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa kita sebagai orang awam harus rajin menghadiri majelis-majelis yang dibangun oleh ulama-ulama atau para kyai dan jangan berhenti untuk tetap bersilaturahmi sehingga tidak terputus hubungannya baik dengan keluarganya di rumah maupun mengunjungi makamnya.

Di dalam akhir tauziahnya Gus Kautsar di hadapan jama’ah mengimbau agar saat meninggal dunia tidak membikin sakit hati orang lain lantaran orang yang benar-benar beriman kepada Allah SWT akan berusaha saat meninggal nanti dalam kondisi memperlakukan orang sebagaimana kita ingin diperlakukan oleh orang lain sehingga meninggal dunia dalam keadaan husnul khotimah. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Panewu Gamping Sambangi Sekolah Beri Motivasi Peserta Didik Baru

Sleman – Untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa yang baru memasuki lingkungan jenjang sekolah yang baru, maka Panewu Gamping, Tamzis Sarwana menyambangi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Gamping yang berlokasi di Jalan Siliwangi Nogotirto, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Jumat (19/7/2024).

Pemantauan kegiatan belajar mengajar dilakukan guna mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan komunitas pendidikan setempat sekaligus melihat secara langsung kesiapan dari SMP Negeri 3 Gamping dalam menyambut siswa didik baru, serta mengidentifikasi dan mengatasi kendala yang mungkin muncul.

Melalui dialog dan komunikasi dengan kepala sekolah, guru dan siswa maka Pemerintah Kapanewon Gamping dapat mendengarkan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak yang berkompeten dalam bidang pendidikan. Hal tersebut sangat penting dilakukan demi meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan kebijakan yang diambil telah sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat khususnya terhadap SMP Negeri 3 Gamping.

“Pendidikan merupakan pondasi utama untuk masa depan yang lebih baik, dan saya bangga melihat semangat yang tinggi dari para siswa dan guru di sekolah ini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung seluruh proses Pendidpkan dengan memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang positif dan inspiratif,” tutur Tamzis di ruang kelas VII-A.

Harapannya, interaksi langsung dengan Panewu tersebut dapat memberikan motivasi tambahan bagi para siswa agar merasa lebih nyaman dan siap menghadapi tantangan baru di jenjang pendidikan yang lebih tinggi, terus bersemangat dalam belajar demi meraih berprestasi, serta dapat memfasilitasi program-program edukatif yang bermanfaat sehingga kualitas pendidikan di wilayah Kapanewon Gamping semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang cerdas dan berdaya saing.

Kunjungan serupa juga dilakukan Tamzis di Sekolah Dasar (SD) Negeri Balecatur 1, berbarengan dengan masa pengenalan lingkungan sekolah transisi Taman Kanak-Kanak ke Sekolah Dasar yang menyenangkan.

“Dengan kurikulum merdeka, guru memiliki fleksibilitas untuk mengembangkan metode pengajaran yang inovatif dan menyenangkan, sementara siswa didorong untuk lebih aktif, kritis, dan mandiri dalam mengeksplorasi pengetahuan sehingga adaptif terhadap perubahan jaman dan mampu mencetak generasi yang kompeten serta berdaya saing tinggi,” tegasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Jaring Aspirasi untuk RKPKal, Wagra Rejosari Gelar Musyawarah Warga

Sleman – Dalam rangka penjaringan aspirasi untuk penyusuna Rencana Kerja Pemerintahan Kalurahan (RKPKal) Jogotirto, Warga Padukuhan Rejosari menggelar Musyawarah Warga di Rumah Dukuh Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, Minggu (21/7/2024).

Ulu ulu kalurahan Jogotirto Maryadi menyampaikan bahwa kegiatan musyawarah padukuhan merupakan rutinitas yang dilakukan untuk mereview pembangunan yang belum dilaksanakan.

“Usulan yang disampaikan masyarakat itu penting untuk mengetahui jenis kegiatan  dan akan dilakukan sesuai skala prioritas,” tutur Maryadi.

Maryadi menambahkan, usulan pembangunan sendiri sifatnya dinamis, sesuai  kondisi yang ada.

“Misalnya, pembangunan pada saat pandemi Covid 19 otomatis berjalan lambat pada tahun 2021 serta tahun 2022. Karena sebagian besar dana pembangunan terserap untuk penanganan COVID-19. Dana alokasi pembangunan mulai berjalan mulai tahun 2023,” terangnya.

“Harapannya dengan partisipasi masyarakat dalam pembangunan akan lebih mempercepat dan cakupannya lebih luas. Yang penting masyarakat bisa gotong royong guyup rukun dalam melakukan pembangunan dilingkungan masing-masing,” pungkas Maryadi.

Ketua Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Jogotirto, Sugiyanto menyampaikan bahwa salah satu tugas BPKal adalah menjaring aspirasi masyarakat melalui musyawarah pedukuhan, yang pada tahun 2023 kemarin dilakukan per Kring dan dilaksanakan di kantor kalurahan.

Namun untuk tahun ini musyawarah padukuhan dilaksanakan di  tiap-tiap padukuhan sekaligus sebagai upaya pemerintah Kalurahan Jogotirto berdekatan dengan warga disebut Sambang Desa

“Untuk sekarang ini merupakan kali kelima dari sepuluh pedukuhan di Jogotirto,” ucap Sugiyanto.

Untuk perencanaan pembangun tahun 2023 ada beberapa yang sudah terealisasi seperti pembangunan jalan, irigasi, posyandu  dan lainnya. Namun juga masih ada yang belum terlaksana.

“Pelaksanaan pembangunan kalurahan meliputi berbagai bidang baik fisik maupun non fisik seperti pelatihan dan pemberdayaan masyarakat,” tutup Sugiyanto. (Kusnadi/KIM Berbah)




Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD, Pemkal Condongcatur Gelar Bimtek Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan PAUD

Sleman – Pemerintah Kalurahan Condongcatur bersama Himpaudi Daerah Kabupaten Sleman mengadakan Bimbingan Tehnis (Bimtek) Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan PAUD 2024 di Ruang Wacana Loka, Kantor Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman, yang berlangsung selama 2 hari Jum’at (19/7/2024) dan Sabtu (20/7/2024).

Hadir sebagai narasumber simtek adalah Sri Mardiyanti, S.T, , Wakil Ketua Pengurus Daerah Himpaudi Kabupaten Sleman

Kamituwa Condongcatur, Al Touvik Sofisalam A berpesan kepada para pendidik PAUD untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan untuk meningkatkan kompetensi diri sebagai Pendidik

“Bimtek ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik PAUD non formal Kalurahan Condongcatur khususnya SPS dan  sebagai upaya melaksanakan Permendikbud No. 12 Tahun 2024 yaitu tentang Penerapan Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum yang berlaku untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah,” ujarnya.

Penilik PAUD Kapanewon Depok, Sih Ngatini, dalam sambutannya saat acara pembukaan bimtek menyampaikan tentang pentingnya guru untuk mempunyai sikap pembelajar aktif dan kreatif sesuai dengan ketugasannya sebagai fasilitator

“Peran ini sangat penting dalam mengembangkan potensi siswa, karena setiap siswa memiliki potensi berbeda antara siswa yang satu dengan yang lainnya sehingga guru dituntut untuk mampu menggunakan pembelajaran yang aktif dan kreatif serta penuh dengan kolaboratif agar siswa mampu berpikir kritis dan berkomunikaatif,” ucapnya.

Ditambahkan Sih Ngatini bahwa guru harus bisa menciptakan pembelajaran yang mendukung kreativitas dan kemandirian anak.

Ketua Paguyuban PAUD Condongcatur, Reni Lestari menjelaskan materi Bimtek memuat banyak hal, seperti Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP), Struktur Kurikulum, P5, dan Regulasi serta Kebijakan Penyelenggaraan Lembaga Pendidikan Berkarakter

“Materi tidak hanya berhenti di dalam kelas, namun diakhiri dengan Tugas Mandiri yaitu Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan di lembaga masing-masing,” ungkapnya. (Wasana/KIM Depok)




KONI DIY Gelar Fun Bike untuk Berikan Semangat Kepada 444 Atlet PON XXI

Sleman – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY menggelar kegiatan Fun Bike yang diikuti 3000 peserta mengelilingi Kota Yogyakarta dengan rute sepanjang 11 kilometer yang mengambil start dan finish di lapangan Kenari, Kota Yogyakarta, Sabtu (20/7/2024).

Ketua KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi Republika dengan KONI DIY. Selain untuk mendukung atlet dan kontingen DIY berlaga di PON 2024, event ini juga mengangkat isu-isu lingkungan melalui tema ‘Sehati untuk Bumi’.

“Kegiatan ini untuk  mendukung dan memberikan semangat kepada atlet dan kontingen DIY yang berlaga di PON XXI Aceh – Sumut 2024 yang akan digelar pada 8-20 September 2024 mendatang, diharapkan dengan semangat dari ribuan peserta Fun Bike dapat memotivasi para atlet dan kontingen DIY memperoleh prestasi di PON 2024 dimana KONI DIY menargetkan atlet yang berlaga di PON dapat meraih 16 medali emas dengan mengirimkan 444 atlet dari berbagai cabang olahraga,” ucapnya.

Djoko juga berpesan agar para atlet dapat terus bersemangan menyambut PON yang akan berlangsung dalam waktu 2 bulan lagi.

“Terutama agar semangat juang lebih gigih lagi untuk meraih yang terbaik di PON XXI nanti ,” tambahnya.

Pada Fun Bike ini Wakil Ketua Umum III KONI DIY, GKR Bendara turut hadir dan menyemangati atlet dan kontingen DIY yang berlaga di PON XXI Aceh-Sumut 2024

“Ini pertama kalinya road to menuju PON kita adakan Fun Bike karena ini untuk memberikan support kepada atlet-atlet kita, kegiatan menunjukkan bagaimana masyarakat kita masih peduli pada atlet-atlet kita dengan antusias masyarakat mengikuti Fun Bike bersama keluarga dan komunitasnya, Harapannya keberhasilan Kontingen DIY di PON dengan banyak meraih medali emas, perak, hingga perunggu,”  kata putri sulung Raja Ngayogyakarta, Sultan Hamengku Buwono X tersebut saat berada di Lapangan Kenari, Kota Yogyakarta

Sementara Direktur Operasional Republika, Nur Hasan Murtiaji menyatakan selain menerapkan pola hidup sehat, bersepeda bersama kali ini juga wujud dari merawat persatuan bangsa

“Terimakasih kepada seluruh warga DIY maupun luar DIY yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Fun Bike sebagai bentuk dukungan terhadap atlet dan kontingen DIY, kedepan kami akan mengadakan kegiatan serupa dan bermitra kembali dengan KONI DIY tentu untuk mengedukasi masyarakat, mendorong proses pembinaan atlet lebih bagus lagi termasuk memberikan edukasi pada masyarakat tentang kesehatan, lingkungan, termasuk peduli soal sampah,” pungkasnya. (Wasana/KIM Depok)