Dinas Kesehatan Sleman Lakukan Intervensi Kurangi Prevalensi Stunting Anak

Untuk mengurangi prevalensi stunting pada anak-anak khususnya di wilayah Kapanewon Gamping, maka Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan melakukan aksi serentak intervensi pencegahan stunting dan penerapan integrasi layanan primer di pos pelayanan terpadu (Posyandu) tingkat kalurahan se-Kapanewon Gamping yang digelar di Pendopo Kantor Pemmerintah Kapanewon Gamping, Jumat (5/7/2024).
Kegiatan yang diawali dengan senam pagi kader kesehatandimonitoring langsung oleh Bupati Sleman, Hj. Kustini Sri Purnomo dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sleman, Suparmono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Cahya Purnama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Wildan Solichin, Panewu Gamping, Tamzis Sarwana, Wadanramil 17 Gamping, Kapten Infanteri Wahyani, Perwakilan dari Kepolisian Sektor Gamping, Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon Gamping, serta kader kesehatan tingkat kalurahan se-Kapanewon Gamping.
Dalam sambutannya, Bupati Sleman, Hj. Kustini Sri Purnomo menuturkan program gerakan intervensi serentak pencegahan stunting dan penerapan integrasi layanan primer di posyandu merupakan upaya bersama untuk mengatasi masalah stunting yang dapat berdampak terhadap pertumbuhan balita, serta memastikan bahwa setiap ibu dan anak mendapatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan sehingga dapat menangani masalah kesehatan secara lebih efektif dan tepat waktu.
“Dengan intervensi yang meliputi pemberian makanan bergizi, suplementasi vitamin, imunisasi, serta edukasi kesehatan kepada ibu hamil dan balita diharapkan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Lebih lanjut perlu adanya kampanye kesadaran gizi dan pola asuh anak yang baik guna mengubah perilaku masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat,” tutur Hj. Kustini.
Senada hal tersebut, Panewu Gamping, Tamzis Sarwana mengungkapkan bahwa penerapan integrasi layanan primer di posyandu bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Ia juga menginformasikan bahwa Puskesmas Gamping I mendapatkan bantuan hibah dari Pemerintah Pusat berupa peralatan tes psikologi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat guna mendeteksi mengenai tingkat stress seseorang.
“Dengan mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan seperti pemeriksaan rutin, konsultasi gizi, edukasi kesehatan, dan layanan imunisasi dalam satu tempat maka posyandu dapat berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan yang holistik dan efisien,” ungkapnya.
Kesempatan kali ini para kader posyandu juga memberikan pelayanan bagi calon pengantin, pelayanan kesehatan, dan screening layak hamil yang meliputi pengukuran indeks masa tubuh, lingkar lengan atas, pemeriksaan kadar haemoglobin, dan konseling. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)



