Gandeng Rindam IV/Diponegoro, MAN 1 Sleman Bekali Siswa Pendidikan Bela Negara

Generasi muda sebagai generasi penerus harus memiliki sikap disiplin, tanggung jawab ketahanan mental, sikap, serta fisik maupun psikis.  Sikap tersebut harus terus tertanam pada diri setiap peserta didik.

Untuk itu Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Sleman menggelar kegiatan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) bagi seluruh peserta didik kelas X yang berlangsung di Secaba Rindam IV/Diponegoro Magelang Jawa Tengah.

PPBN yang berlangsung selama 3 (tiga) hari, Rabu hingga Jumat (24-26/7/2024) ini dibuka secara resmi oleh Komandan Secaba. Letkol Infantri Rahmat Ferditono

Letkol Infantri Rahmat Ferditono menegaskan tujuan utama dari PPBN adalah untuk membentuk sikap perilaku para peserta. 

“Tujuan dari pelatihan ini adalah membentuk sikap perilaku disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab yang baik, meningkatkan ketahanan mental, sikap, fisik, dan psikis dalam menghadapi setiap tantangan, serta menanamkan dan menumbuhkan jiwa semangat patriotisme dan nasionalisme, serta rasa cinta tanah air dan semangat bela negara,” tegas Rahmat.

Hal yang tak kalah penting, tegas Rahmat, adalah pengalaman dan ilmu dari pelatihan diterapkan dalam kehidupan di sekolah dan kehidupan sehari-hari.  

“Tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, perhatikan faktor keamanan selama masa pelatihan, konsentrasikan hati dan pikiran, belajar dan berlatihlah dengan penuh motivasi dan dedikasi yang tinggi,” pesan Rahmat. 

Rahmat menekankan pentingnya mencetak karakter bagi pembentukan pribadi peserta didik.   “Mencetak karakter disiplin pribadi yang bagus, akan membuat pribadinya lebih baik. Profesi bukan tolak ukur karakter dan akhlak seseorang,” tambah Rahmat.

Anis Syafa’at Kepala MAN 1 Sleman, menekankan pentingnya PPBN bagi seluruh peserta didik.

“Pelatihan Bela Negara ini kesempatan emas bagi peserta didik untuk mengembangkan diri. Kami berharap melalui kegiatan ini, peserta dapat menanamkan nilai-nilai disiplin, cinta tanah air, dan semangat patriotisme yang kuat,” harap Anis.

“ Dengan demikian, peserta didik akan tumbuh menjadi generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan,” imbuhnya. 

Anis berharap, melalui PPBN diharapkan para peserta MAN 1 Sleman memperoleh manfaat besar dalam pengembangan sikap dan karakter serta semangat nasionalisme dan cinta tanah air.  (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Berdayakan Masyarakat, Sardonoharjo Luncurkan Media Center dan Forum Pendamping Desa Ekonomi Kreatif

Sleman – Bertempat di Aula Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman pada Sabtu (27/07/2024) diadakan Peluncuran Media Center dan Forum Pendamping Desa ekonomi, sebagai wujud kebijakan Pemerintah Kalurahan Sardonoharjo untuk pemberdayaan dan sinkronisasi ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Pamong Kalurhaan , Lembaga Kalurahan , Kapanewon, Polsek dan Pendamping Desa. Sebagai Narasumber dan Pembicara adalah Hashim Djojohadikusumo, Guru Besar Ekonomi UGM Gunawan Sumodiningrat, Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP Agus Moh. Najib, Pendiri Universitas AMIKOM M. Suyanto, Founder PT IBIMA Made Dana Tangkas, Ketua Yayasan GSI Iskandar Zulkarnain, Founder PT Appsku Aplikasi Indonesia Denny Aries.

Gunawan selaku penggagas Media Center Sardonoharjo mengatakan bahwa Media Center akan fokus kepada 3 hal yaitu peningkatan ekonomi masyarakat , pelayanan pemerintah desa dan pengembangan ekonomi kreatif lewat UMKM , pelatuhan dan pendampingan serta program marketpalce mulai dari Desa.

Sementara itu, Lurah Sardonoharjo Harjuno Wiwoho, dalam sambutannya mengatakan semua pihak mengembangkan Media Center ini sebagai eksistensi lembaga baru dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, agar UMKM dan Bumkal semakin naik kelas.

Narasumber lain juga memberikan semangat bahwa pembangunan sumber daya manusia desa adalah bagaimana para orangtua bisa berkerja dan mendapatkan  pendapatan untuk keluarga serta bisa memberikan pendidikan yang tinggi dan nantinya bisa membantu keluarga dan berperan untuk pembangunan desa.

Sementara itu Agus memberikan apresiasi kepada terbentuknya Media Center Sardonoharjo.

“Ini sesuai dengan perintah dalam pembukaan UUD 1945 bahwa pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat akan memperkuat ekonomi nasional, juga bisa menjadi contoh untuk desa desa lainnya di Indonesia,” ungkap Agus.

Narasumber berikutnya Iskandar Zulkarnain, memberikan saran tentang bagaimana tata kelola keuangan yang baik, unsur kebersamaan dan keterbukaan adalah kunci pengembangan usaha semakin besar dan berkembang.

Sebagai narasumber pamungkas Denny Aries yang sering membina UMKM di Indonesia menyampaikan aplikasi keuangan digital, agar nanti bisa mempermudah pembinaan, pemberdayaan dalam bentuk marketpalce , sehingga nantinya dengan teknologi digital akan mempermudah, tertib serta profesional. (Eka Sastra/KIM DSN).




Hahlah Akhirussanah ke-8 Ponpes Al-Ashfa Momentum Refleksi Perjalanan Pendidikan

Sebagai momentum pesantren untuk merefleksikan perjalanan pendidikan selama satu tahun ajaran, maka Pondok Pesantren Al-Ashfa menggelar kegiatan Pengajian Akbar Haflah Akhirussanah ke-8 yang berlangsung di Lapangan Voli Dusun Pundung, Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping, Sabtu malam (27/7/2024).

Adanya pelaksanaan pengajian akbar tersebut maka diharapkan masyarakat luas dapat lebih mengenal aktivitas-aktivitas dan prestasi yang telah dicapai oleh Pondok Pesantren Al-Ashfa Pundung, sekaligus menjadi ajang untuk menunjukkan kepada khalayak bahwa pesantren berperan aktif dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia.

Kegiatan yang dimeriahkan dengan penampilan seni hadroh Al-Falaah Blendangan menghadirkan KH. Lukman Fathullah dari Banjarnegara Jawa Tengah sebagai Penceramah yang mengangkat tema pentingnya bersholawat yang merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan mendalam kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa risalah Islam kepada umat manusia.

Dalam mauidhoh hasanahnya, KH. Lukman Fathullah mengajak seluruh jama’ah yang mayoritas warga Pundung tersebut melantunkan sholawat agar mendapatkan syafa’at atau pertolongan dari Nabi Muhammad SAW di hari kiamat kelak. Menurutnya, secara spiritual bersholawat bermanfaat guna menenangkan hati dan jiwa karena dapat menghilangkan rasa gelisah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Karenanya, bersholawat menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan secara rutin oleh setiap muslim,” tuturnya.

Sementara itu, pelaksanaan Haflah Akhirussanah ke-8 Pondok Pesantren Al-Ashfa menunjukkan kepada masyarakat mengenai hasil dan perkembangan pendidikan yang telah dilakukan para pengasuh dalam setahun. Melalui kegiatan tersebut pesantren dapat memperlihatkan berbagai prestasi dan pencapaian yang telah diraih oleh para santrinya, sehingga masyarakat dapat lebih memahami dan mendukung program pendidikan yang dijalankan oleh pesantren.

“Pelibatan orang tua santri dan masyarakat sekitar dalam acara ini diharapkan dapat memperkuat dukungan dan kerjasama dalam mendidik dan membimbing para generasi muda. Kebersamaan ini juga penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan mental dan spiritual santri,” imbuh KH. Lukman.

Melalui Haflah Akhirussanah ke-8, pengasuh Pondok Pesantren Al-Ashfa ingin memberikan pengakuan dan apresiasi kepada santri yang telah menunjukkan prestasi dalam bidang akademik dan non-akademik, serta memotivasi para santri untuk terus belajar dan berprestasi lebih baik lagi di masa mendatang. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Program Padat Karya Banyumeneng Perbaiki Infrastruktur Drainase Lingkungan

Untuk memperbaiki infrastruktur lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan lapangan kerja sementara, maka Pemerintah Kalurahan Banyuraden melaksanakan kegiatan program padat karya yang berlangsung di wilayah Dusun Banyumeneng, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Jumat (26/7/2024).

“Program padat karya merupakan kegiatan pembangunan yang lebih banyak menggunakan tenaga kerja manusia ketimbang dengan tenaga mesin. Tujuan utama dari kegiatan padat karya adalah untukmembuka lapangan kerja bagi masyarakat terutama yang mengalami kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap, seperti yang sedang berjalan pada Dusun Banyumeneng ini,” tutur Sidig Wijanarko selaku Jagabaya Banyuraden saat melakukan peninjauan dilapangan.

Pekerjaan drainase dengan volume pekerjaan seluas 25,22 meter kubik telah dimulai dengan mempekerjakan 26 orang yang rata-rata berstatus pengangguran dan merupakan warga setempat. Dalam situasi ekonomi yang sulit saat ini, program padat karya memberikan solusi karena melibatkan masyarakat setempat dalam proyek pembangunan infrastruktur khususnya drainase sehingga pengangguran dapat dikurangi sementara dan masyarakat mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Sebelum memulai pekerjaan penggalian tanah dari titik nol, pekerja terlebih dulu mendapat pengarahan dari Edi Waluyo selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Banyuraden untuk memastikan bahwa semua pekerja memahami tugas dan tanggung jawabnya dengan jelas. Adanya arahan yang tepat maka setiap pekerja dapat mengetahui peran spesifiknya dalam proyek, langkah-langkah yang harus dilakukan, serta standar keselamatan yang harus dipatuhi demi mencegah kebingungan dan kesalahan yang dapat menghambat progres proyek dan menimbulkan risiko kecelakaan kerja.

“Semoga pembangunan drainase ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dalam menanggulangi risiko banjir saat musim hujan tiba,” harapnya.

Dengan memberikan panduan yang jelas maka proses kerja dapat berjalan lebih lancar dan terkoordinasi dengan baik. Arahan yang baik akan membantu memastikan proyek dilaksanakan sesuai dengan rencana dan standar kualitas yang telah ditetapkan. Selain itu, diimbangi dengan melakukan pengawasan yang efektif terhadap setiap tahap pekerjaan diharapkan proyek drainase dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang optimal.

Diakhir arahannya, Edi menegaskan program padat karya pembangunan drainase tersebut tidak hanya fokus pada peningkatan infrastruktur, melainkan juga pada pemberdayaan masyarakat. Dengan melibatkan warga setempat dalam setiap tahap Pembangunan diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga. Karenanya, kerjasama dan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh masyarakat adalah kunci sukses dari program. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




PPK Kapanewon Tempel Gelar Sosialisasi Pilkada Sleman Bersama Himpaudi Tempel

Sleman – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tempel menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sleman tahun 2024. Kegiatan digelar untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 di Kapanewon Tempel.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi ini, Penewu Anom Kapanewon Tempel, Pengurus dan anggota Himpunan Pendidik Anak Usia Dini ( HIMPAUDI) Kapanewon Tempel di Pendopo Kapanewon Tempel pada Sabtu (27/7/2024).

Panewu Anom Tempel, Dyah Purwanti dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kapanewon Tempel memiliki kewajiban memastikan proses pemilihan berlangsung dengan lancar, transparan, dan demokratis.

“Merupakan wujud nyata komitmen dalam proses kehidupan demokrasi di Kapanewon Tempel yang sehat, transparan, akuntabel. Dan bentuk ikhtiar kita dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, selain itu Pilkada Serentak Tahun 2024 juga memiliki makna penting sebagai pengejawantahan nilai-nilai demokrasi hingga ke daerah. Menjadi momen warga Tempel khususnya untuk dapat menggunakan hak memilih pemimpin yang dianggap mampu mewakili kepentingan dan aspirasi masyarakat Kabupaten Sleman,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Himpaudi Tempel, yang diwakili oleh Dewi Sulastri selaku Ketua Forum PAUD Kapanewon Tempel dalam sambutannya mengatakan tentang pentingnya sosialisasi seperti ini.

“Sosialisasi ini sangat penting dilakukan, melalui pesta demokrasi ini tentunya masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin daerahnya,”ujarnya.

Materi tentang sosialisasi Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sleman disampaikan oleh Anggota PPK Tempel, Aji Sadewo. Dalam penjelasannya, Aji memaparkan perlunya  memahami dan menggunakan hak pilih dalam pemilihan daerah serentak yang akan berlangsung serentak pada 2024.

“Sebagaimana telah kita ketahui bersama, bahwa pemilihan kepala daerah secara langsung di Indonesia dimulai sejak tahun 2005, sebagai suatu lompatan demokrasi yang memberikan kesempatan kepada rakyat di daerah untuk memilih kepala daerahnya secara langsung melalui mekanisme pemungutan suara,” demikian ungkap Aji.

Ditambahkan olehnya bahwa, sosialisasi ini mencakup Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2024, tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2024. Disampaikan beberapa materi penting terkait tahapan dan jadwal pilkada Sleman tahun 2024, di antaranya adalah pemutakhiran data pemilih, pendaftaran calon bupati dan wakilnya, hingga ke penetapan pasangan calon, pelaksanaan kampanye, hingga ke tahap pelaksanaan yang akan diselenggarakan yaitu pada tanggal 27 November 2024

Dibagian akhir paparannya, Aji Sadewo mengharapkan dengan kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Kapanewon Tempel tentang Pilkada Sleman 2024.

“Partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam menyukseskan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sleman tahun ini, oleh karena itu kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih ini  dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran politik masyarakat dan mendorong pelaksanaan pemilihan yang lebih berkualitas,” tutup Aji. (sbd_kimtempel)