TP PKK Lumbungrejo Sosialisasikan Tahapan Pilkada Sleman Tahun 2024

Sleman – TP PKK Kalurahan Lumbungrejo menggelar Sosialisasi Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2024 di Ruang Pertemuan Aula Kalurahan Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Selasa (6/8/2024). Acara dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Lumbungrejo, beserta seluruh pengurusnya, Penyelenggara Pemilu di tingkat Kalurahan atau PPS Lumbungrejo terdiri atas Ketua dan Divisi SDM Parmas dan Sosdiklih, serta seluruh anggota TP PKK Kalurahan dari masing-masing Padukuhan se Kalurahan Lumbungrejo.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Penggerak PKK Kalurahan Lumbungrejo, Sulastri menyampaikan tentang pentingnya diadakan sosialisasi seperti ini.

“Sehingga pesta demokrasi di Kabupaten Sleman nantinya dapat di jaga dengan baik, penyaluran kepada hak masyarakat dalam pemilihan agar dapat dijaga sehingga seperti hajatan Pemilu yang kemarin, dari sisi kehadiran sangat tinggi, sosialisasi ini semoga dapat di serap dengan baik dan dapat di tularkan kepada masyarakat luas,” ungkap Sulastri yang sekaligus istri Lurah Lumbungrejo ini.

Ketua PPS Lumbungrejo, Sih Budi Daryanto menuturkan bahwa ada dua Agenda besar tahun 2024 ini yaitu pemilu di Bulan Februari yang sudah terlaksanakan dengan baik, agenda kedua yaitu pilkada serentak nanti pada 27 November 2024.

“Kami di berikan amanah untuk melaksanakan sosialisasi Tahapan Pilkada ini bertujuan untuk berpartisipasi dalam mensosialisasikan akan adanya pilkada nanti pada Bulan November. Terkait dengan adanya pemilihan sebuah sarana kedaulatan rakyat, UU No 10 Tahun 2016 merupakan dasar yang di gunakan dalam melaksanakan seluruh tahapan. suksesnya sebuah pelaksanaan ada 2 penentu yaitu kualitas dan kuantitas,” ungkap Sih Budi.

Ditambahkan oleh Zidni Fahma Selma Navi, anggota PPS Lumbungrejo Divisi Parmas SDM dan Sosdiklih

“Dalam rangka penyebarluasan informasi terkait Pilkada Serentak Sleman tahun 2024 kepada masyarakat, Panitia Pemungutan Suara Lumbungrejo mengadakan kegiatan sosialisasi dengan berbagai elemen masyarakat yang dalam kesempatan ini kepada ibu ibu PKK dan nantinya kepada unsur unsur masyarakat yang lain nya, kalangan pemuda atau pemilih pemula juga menjadi sasaran kami” ungkap Zidni.

Adapun materi yang disampaikan oleh PPS di antaranya adalah waktu pelaksanaan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2024, Cara mengecek pemilih secara online melalui , Jumlah pemilih di Kalurahan Lumbungrejo untuk Pilkada tahun 2024, Serta cara pemilihan pada Pilkada tahun 2024

“Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman akan dilaksanakan pada hari Rabu, 27 November 2024. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya, dan tidak golput,” harap Zidni. (sbd_kimtempel)




PPK Gamping Resmi Tetapkan Jumlah Pemilih Aktif Pilkada Kabupaten Sleman 2024

Rapat pleno terbuka Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) tingkat Kapanewon Gamping merupakan proses penting dalam pemilihan bupati dan wakil bupati sleman tahun 2024 mendatang demi memastikan data pemilih yang akan digunakan dalam pemungutan suara benar-benar akurat dan valid.

Hal tersebut dituturkan Abdul Kariem selaku Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping saat memimpin rapat pleno terbuka DPHP  yang dihadiri Panewu Anom Gamping, Hery Subagio bersama Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta, Mohammad Najib dan Panwaslu Kecamatan Gamping, Wadanramil 17 Gamping, Kapten Infanteri Wahyani, perwakilan Kepolisian Sektor Gamping, serta Ketua dan anggota Panitia Pemungutan Suara se-Kapanewon Gamping yang berlangsung di Graha Mangesti Hanggo, Kompleks Pemerintah Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Senin sore (5/8/2024).

Setelah menerima saran perbaikan dari Panwaslu Kecamatan Gamping dan menindaklanjutinya maka dilakukan pembacaan rekapitulasi data pemilih hasil pleno yang tersebar di 5 kalurahan se-Kapanewon Gamping pada pemilihan bupati dan wakil bupati sleman 2024 oleh Fairus Syarifah Islami selaku anggota PPK Gamping Divisi Perencanaan, Data dan Informasi yang menyebutkan jumlah pemilih di Kalurahan Trihanggo sebanyak pemilih, Kalurahan Nogotirto pemilih, Kalurahan Banyuraden pemilih, Kalurahan Balecatur pemilih, serta Kalurahan Ambarketawang sejumlah pemilih.

Penandatanganan berita acara rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran dilakukan oleh Ketua dan anggota PPK Gamping dilanjutkan penyampaian hasil rapat pleno terbuka kepada perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Perwakilan Pemerintah Kapanewon Gamping, serta Panwaslu Kecamatan Gamping sebagai bahan rapat pleno terbuka di tingkat Kabupaten Sleman.

“Seluruh proses pemutakhiran data pemilih telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku mencakup kepastian bahwa setiap langkah dalam proses pemutakhiran dilakukan dengan cermat dan tepat waktu, serta meminimalisir potensi kecurangan atau manipulasi data,” ujar Kariem dihadapan peserta rapat.

Ia juga menyebutkan bahwa forum ini memberikan kesempatan kepada semua pihak yang berkepentingan untuk memberikan masukan, klarifikasi, dan protes jika ada data yang dianggap tidak sesuai sehingga seluruh permasalahan dapat diselesaikan secara transparan dan demokratis.

“Kolaborasi dan dedikasi kita semua merupakan pondasi penting guna memastikan daftar pemilih yang dihasilkan ini akurat dan dapat dipercaya sebagai dasar yang kuat untuk pelaksanaan pemilihan yang jujur, adil, dan transparan. Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan dan integritas dalam setiap tahapan pemilihan yang akan berjalan,” harapnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon gamping)




PPK Ngaglik tetapkan 78.456 Jumlah pemilih di Pilkada Sleman 2024

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kapanewon Ngaglik menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutahiran (DPHP) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2024 di aula Kapanewon Ngaglik pada Senin 5 agustus 2024.

Dalam rapat tersebut PPK Ngaglik menetapkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran dengan rincian jumlah Kalurahan 6, jumlah TPS 154, pemilih laki-laki 37957 pemilih perempuan 40499 dan jumlah total pemilih adalah 78456 seperti yang tertuang dalam Berita Acara nomor 02/

Ketua PPK Ngaglik Dita Hendri Irawan selaku pemimpin rapat pleno mengungkapkan bahwa sebelum digelar rapat pleno terbuka telah dilakukan beberapa tahapan pemutakhiran data pemilih yaitu pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada tanggal 24 Juni sampai dengan 24 Juli 2024,  penyusunan daftar pemilih hasil pemutahiran pada tanggal 25 Juli sampai dengan 31 Juli 2024, selanjutnya dilakukan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutahiran di tingkat PPS atau Kalurahan pada tanggal 2 Agustus 2024.

Dita Hendri Irawan menyampaikan bahwa penyusunan rekapitulasi perubahan pemilih telah dilakukan berdasarkan data yang dihimpun oleh pantarlih yang meliputi pemilih baru yaitu pemilih yang telah memenuhi syarat tetapi belum terdaftar dalam daftar pemilih.

“Pemilih tidak memenuhi syarat atau TMS yaitu pemilih yang tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih karena meninggal dunia ,ganda, di bawah umur, pindah domisili , tercatat sebagai anggota TNI/ Polri atau keliru dalam penempatan TPS,” ungkapnya.

“Yang dimaksud perbaikan data pemilih yaitu pemilih yang tidak sesuai penulisan atau tidak lengkap elemen datanya dan telah diperbaiki berdasarkan bukti dokumen KTP , KK biodata penduduk IKD ( ideritas kependudukan digital ) pemilih,” imbuhnya.

Berdasarkan rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutakhiran (DPHP) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2024 maka PPK Ngaglik melakukan penetapan yaitu jumlah TPS 154 jumlah pemilih aktif 78456, jumlah pemilih baru 1085 , jumlah pemilih tidak memenuhi syarat 1057 dan jumlah perbaikan data pemilih sebanyak 1185.

Penandatanganan berita acara dilakukan oleh ketua dan anggota PPK Ngaglik kemudian dilakukan serah terima salinan berita acara rapat pleno rekapitulasi yang diterima oleh KPU Kabupaten Sleman , ketua panwascam, serta pemerintah Kapanewon Ngaglik.

Dita Hendri menjelaskan setelah rapat rekapitulasi tahapan pemutahiran data pemilih selanjutnya akan dilaksanakan rapat pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih hasil pemutahiran (DPHP ) ditingkat Kabupaten Sleman pada tanggal 9 Agustus 2024.

Pada kesempatan tersebut Panewu Anom  ,Bambang Etri Martejo  selaku wakil pemerintah kapanewon Ngaglik dalam sambutannya menyampaikan harapan agar  data pemilih disusun dengan secermat mungkin agar tidak ada masalah di kemudian hari mengingat waktu terus berjalan mendekati hari pemungutan suara.

“Kami percaya upaya sudah dilakukan untuk menyapu bersih data baik melalui  dukcapil maupun pelaksanaan Coklit di masing-masing TPS , Namun demikian apabila masih ada pemilih yang belum terdaftar, akan terus dilakukan perbaikan data seiring berjalannya waktu,” kata Bambang.

Pada kesempatan tersebut panewo Anom juga menyampaikan apresiasi kepada Pantarlih, PPS ,PPK , PKD, Panwascam dan para stakeholder yang terlibat atas kerja kerasnya dalam perbaikan data pemilih.

“Jangan segan untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah kapanewon Ngaglik karena komitmen kami untuk selalu membantu penyelenggara pemilihan sebagai wujud  dukungan atas suksesnya pelaksanaan Pilkada Sleman 2024,” pungkasnya. (Upik Wahyuni KIM Donoharjo)




PRNU Banyuraden Lakukan Ziarah Kenang Jasa dan Perjuangan Ki Ageng Selo

Untuk mengenang jasa dan perjuangan Ki Ageng Selo dalam menyebarkan ajaran agama Islam dan mengajarkan kebaikan di tengah masyarakat, maka Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan ziarah di makam Ki Ageng Selo yang berlokasi di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu sore (4/8/2024).

Kegiatan yang dipimpin oleh Rois Syuriah PRNU Banyuraden, Kyai Ahmad Shofi bersama Dukuh Modinan, Suhartono diikuti jama’ah pengajian dari Padukuhan Modinan sebanyak 117 orang yang ingin mendoakan arwah Ki Ageng Selo sebagai ulama besar dan wali yang dihormati serta belajar mengenai sejarah terkait penyebaran Islam di Jawa khususnya di Grobogan, termasuk memahami lebih dalam tentang peran penting Ki Ageng Selo dalam membentuk identitas dan kepribadian masyarakat Jawa yang religius.

Usai berdoa, Kyai Shofi menuturkan bahwa doa-doa yang dipanjatkan untuk seorang tokoh spiritual dan budaya yang dihormati tersebut diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi arwahnya dan juga keberkahan bagi para peziarah, serta memperkuat hubungan spiritual antara peziarah dengan sosok yang dihormati dalam sejarah Islam.

Lebih lanjut, Ia mengatakan sosok Ki Ageng Selo dikenal sebagai ulama yang berpengaruh sekaligus dihormati sebagai seorang penasihat spiritual dan pemimpin yang bijaksana sehingga ajaran maupun petuahnya banyak diikuti oleh masyarakat sekitar dan para penerusnya. Bahkan terkenal dengan karomah atau keistimewaan spiritualnya yang mampu menangkap petir menggunakan tangan kosong yang menegaskan keyakinan dan kedekatannya kepada Allah SWT.

“Beliau mewariskan nilai-nilai luhur seperti keikhlasan, kebijaksanaan, dan keberanian dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kita patut meneladani ajaran-ajarannya,” imbuhnya.

Menurutnya, melalui kegiatan ini para peziarah dapat mempelajari lebih dalam mengenai kontribusi dan ajaran Ki Ageng Selo, serta mengapresiasi nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan guna melestarikan budaya dan sejarah daerah, serta memperkaya wawasan bagi generasi muda lantaran kegiatan ziarah dapat dijadikan sebagai sarana edukasi bagi generasi muda untuk menghormati leluhur dan memahami pentingnya doa, serta nilai-nilai keagamaan dan budaya yang harus dijunjung tinggi.

Sebelum meninggalkan lokasi, para peziarah melakukan pembersihan lingkungan makam sebagai wujud tanggung jawab dan rasa hormat kepada Ki Ageng Selo dan lingkungan sekitar agar tetap bersih yang menunjukkan sikap kepedulian dan penghargaan yang mendalam serta kembali dengan hati lebih tenang dan pikiran lebih jernih dengan membawa pulang pengalaman spiritual yang berharga. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Tetapkan DPHP Pilkada Sleman Tahun 2024, PPK Kapanewon Cangkringan Gelar Rapat Pleno Terbuka

Sleman – PPK Kapanewon Cangkringan melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) di ruang rapat lantai dua Kapanewon Cangkringan yang dihadiri oleh Panewu Anom, Danramil, Kapolsek, PPS se Kapanewon Cangkringan, Panwascam, PPK beserta secretariat, Senin, (5/8/2024).

Panewu Anom Kapanewon Cangkringan Tri Widodo dalam sambutanya mengatakan bahwa kunci suksesnya pemilihan salah satunya di data pemilih yang valid hasil coklit oleh pantarlih.

Ketua PPK Kapanewon Cangkringan Sri Rahayu, sebelum membuka rapat pleno rekapitulasi DPHP, menghaturkan banyak terima kasih kepada PPS se-Kapanewon Cangkringan atas kerja kerasnya yang telah melaksanakan tahapan demi tahapan Pemilukada.

“Sampai pelaksanaan rapat pleno terbuka di tingkat PPS atau Kalurahan dapat berjalan lancar, tepat waktu. Semoga Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPHP tingkat Kapanewon berjalan lancar,” ujarnya.

Ketua PPK Kapanewon Cangkringan menetapkan hasil Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) sesuai dengan Berita Acara Nomor: 02/ . dengan rincian : Jumlah TPS 55, Pemilih Laki-laki 12055, Pemilih Perempuan 12702 dengan Jumlah Total Pemilih 24757

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara dan penyerahan Berita Acara secara simbolis kepada Panewu Anom dan tamu undangan. (KIM Cangkringan/Mujiyanta)