Korwil Gamping Raih Juara 3 pada Pekan Olahraga Korpri se-Kabupaten Sleman

Sleman – Dalam rangka meningkatkan keakraban, persahabatan dan kekeluargaan serta sebagai ajang kreativitas anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) se-Kabupaten Sleman, maka Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Sleman menggelar perlombaan tenis lapangan dalam rangkaian kegiatan Pekan Olahraga Korpri Kabupaten Sleman yang dilaksanakan di lapangan tenis indoor Tridadi, Sleman, Kamis (8/8/2024).

Guna berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, maka Mundiharto selaku Koordinator Wilayah Kapanewon Gamping mengirimkan Novry Haikal bersama Asyam Alauddin untuk mengikuti pertandingan di cabang olah raga tenis lapangan yang didampingi oleh Rudi Aris Junaidi dan Fetti Krisniawati sebagai tim penanggungjawab.

Dalam keterangannya, Rudi Aris Junaidi menuturkan keikutsertaan lembaganya dalam memeriahkan Pekan Olahraga Korpri se-Kabupaten Sleman memiliki tujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani para anggota Korpri khususnya di wilayah Kapanewon Gamping. Dengan mengikuti olahraga ini,  kontingennya dapat menjaga kondisi fisik agar tetap prima, sehingga dapat mendukung kinerjanya dalam menjalankan tugas keseharian sebagai pengajar.

“Saat bertemu dan berkompetisi secara sportif hubungan antar pegawai menjadi lebih harmonis dan kompak sehingga membuat lingkungan kerja lebih positif dan produktif,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rudi mengungkapkan bahwa pemilihan atlit yang akan bertanding merupakan hasil musyawarah melalui rapat koordinasi Dewan Pengurus Korpri Sub Unit Koordinator Wilayah Kapanewon Gamping, yang dituangkan dalam Surat Tugas Nomor 21/ VII/2024.

Adapun hasil pertandingan pada cabang olahraga tenis lapangan, kontingen Korpri Koordinator Wilayah Kapanewon Gamping yang beranggotakan Novry Haikal dan Asyam Alauddin, meraih juara III dan berhak mendapatkan trophy kejuaraan beserta uang pembinaan.

Keberhasilan tersebut tentunya tidak lepas dari dukungan dari berbagai pihak, baik dari keluarga, rekan kerja maupun pelatih yang telah memberikan bimbingan dan semangat yang semuanya berperan besar dalam mencapai kejuaraan. Hal ini diutarakan Novry saat dijumpai di lokasi selepas pertandingan.

“Saya belajar banyak dari para pesaing. Semuanya menunjukkan kemampuan luar biasa dan semangat sportivitas tinggi. Saya akan terus berusaha mengasah kemampuan dan meningkatkan prestasi untuk tahun depan,” ucapnya.

Ia sembari berharap pada kesempatan berikutnya dapat kembali berkompetisi pada cabang olahraga yang sama dan meraih hasil yang lebih baik lagi demi mengharumkan nama institusinya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping).




Kwarran Depok Terima Visitasi dari Kwarcab Sleman

Sleman –  Kwartir Ranting Depok menerima visitasi yang akan dilakukan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sleman bersama Dispora Kabupaten Sleman, dalam Lomba Kwarran Tergiat 2024, di Sekretariat Bersama Kwarran Kapanewon Depok, Kamis (08/08/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua, Waka Bidang Pembinaan Anggota Muda, Waka Bidang Pembinaan Anggota Dewasa, sekretaris, bendahara, Anru Siaga, Anru Pusinfo, Anru Sarana dan Prasarana, dan Pembina Gudep.

Ketua Kwarran Depok, Kristanta mengatakan peserta dari Kapanewon Depok yang hadir pada kesempatan ini ialah Panewu Anom Wawan Hariawan, Kepala Jawatan Sosial Subiantara, dan Ketua PMI Sussi Sulistyaningsih.

“Yang hadir penilaian Gugus Depan Tergiat dan Pembina Tergiat adalah Kak MM Suyatini, mantan Kepala SDN Kentungan yang juga pelatih Kwarcab Sleman, Kak Bambang Nurtono, Ketua Gudep SDN Kentungan,” ungkapnya.

Selain itu, hadir pula para pembina SDN Kentungan, kak Maya yang mengikuti penilaian pembina tergiat. Kemudian kak Tutik, kak Yuli, kak Adji,  dan Bapak /Ibu guru SDN Kentungan. Kehadiran tim penilai disambut dengan siswa penggalang SDN Kentungan yang menarikan tarian semaphore.

Sebelumnya, kegiatan visitasi ini merupakan tindaklanjut dari Surat Edaran Kwartir Cabang Sleman Nomor: 101/1204-A  terkait Lomba Kwarran Tergiat Tahun 2024, yang diikuti oleh Kwartir Ranting Depok. (Lidya Agustina/Kim Depok).




Pemkab Sleman Bersama BPS Sleman Pilih Kalurahan Mororejo sebagai Desa Cantik 2024

Sleman – Kalurahan Mororejo diresmikan sebagai Desa Cantik 2024 oleh Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman. Proses pencanangan itu berlangsung di kantor Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel, Kamis (8/8/2024).

Terpilihnya Kalurahan Mororejo sebagai Desa Cinta Statistik atau disebut juga Desa Cantik, didasarkan pada rekomendasi pemerintah setempat. Hal ini sesuai dengan Surat Kepala BPS Provinsi DIY Nomor B-046/34520/ tentang Pelaksanaan Program Desa Cantik 2024. Di mana, setiap BPS kabupaten/kota mengusulkan satu desa di kabupaten/kota tersebut dalam program Desa Cantik.

Adapun pertimbangannya, Kepala BPS Kabupaten Sleman, Rintang Awan Eltribakti Umbas menuturkan Kalurahan Mororejo merupakan salah satu kalurahan yang sudah menyelesaikan pendataan sosial ekonomi melalui aplikasi Sistem Pendataan Keluarga di Tempel (Sinta Gadis Tempel) pada tahun 2023 lalu.

 ”Kalurahan Mororejo sudah memilki sumber data yang cukup lengkap untuk dapat diolah dan dianalisis sebagai dasar pengambilan kebijakan di desa, maupun sumber data yang dapat diberikan desa sesuai permintaan data dari OPD ataupun kementerian,” tutur Rintang.

“Untuk itu, BPS Kabupaten Sleman mengusulkan Kalurahan Mororejo, Kapanewon Tempel sebagai Desa Cantik Tahun 2024 di Kabupaten Sleman,” imbuhnya.

Lebih lanjut, program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi dan peran aktif masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik. Selain itu, program ini juga dimaksudkan untuk mengoptimalisasi penggunaan data statistik dalam program pembangunan di desa.

“Tujuan dari program Desa Cantik ini ialah meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat desa atau kalurahan dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik; standarisasi pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas dan keterbandingan indikator statistik; optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik sehingga program pembangunan di desa tepat sasaran,” ungkap Rintang.

Sebelumnya, proses identifikasi awal Desa Cantik di Kalurahan Mororejo telah dilaksanakan pada 25 Juli lalu dalam rapat bersama BPS Kabupaten Sleman. Rapat tersebut dihadiri oleh Tim Desa Cantik, pembina Desa Cantik BPS Kabupaten Sleman, serta Lurah Mororejo didampingi perangkat kalurahan. Setelah itu, BPS Kabupaten Sleman akan melakukan pembinaan pada bulan Agustus hingga Oktober mendatang.

“Kegiatan pembinaan akan kami laksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2024, sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” ungkap Rintang.

Pada kesempatan itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum Kabupaten Sleman, Anton Sujarwa menyampaikan sebagai satuan pemerintahan terkecil, peran desa atau kalurahan menjadi penting dalam menyediakan data statistik yang dibutuhkan untuk pembangunan.

“Pemerintah desa atau kalurahan sebagai lini pemerintahan terkecil juga menjadi motor penggerak dan pelaku program pembangunan. Kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah menjadi instrumen utama dalam memberikan peluang bagi pemerintah kalurahan untuk membangun desa,” kata Anton.

“Berbagai potensi desa yang dimiliki merupakan modal bagi desa untuk melakukan pembangunan,” imbuhnya.

Di sinilah peran penting BPS dalam memberikan pembinaan statistik sektoral hingga ke tingkat pemerintah kalurahan. Oleh karena itu, program Desa Cantik ini diharapkan dapat meningkatkan literasi statistik bagi aparatur perangkat kalurahan maupun masyarakat.

“Melihat banyaknya desa yang terpilih dan berpartisipasi mengikuti program Desa Cantik di seluruh Indonesia pada tahun 2024 ini, dan yang mewakili Kabupaten Sleman adalah dari Kalurahan Mororejo, Pemkab Sleman merasa bangga sekaligus berharap keikutsertaan Kalurahan Mororejo ini dapat memberikan hasil yang memuaskan,” ungkap Anton.

“Terutama adanya peningkatan kapasitas dan kemampuan aparatur desa atau kalurahan sebagai agen statistik, dan juga masyarakat yang tergabung dalam komunitas statistik desa. Sehingga Kalurahan Mororejo dapat kita jadikan desa atau kalurahan percontohan bagaimana pengelolaan statistik yang baik sesuai dengan standar kelola data pada sistem statistik nasional,” tandasnya.




Peringati Hari UMKM Nasional  2024, Pemkab Sleman Gelar Berbagai Kegiatan

Sleman – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Sleman menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional 2024, di Lapangan Pemda Sleman, Kamis (8/8/2024).

Ketua pelaksana kegiatan, Lina Syafira dalam sambutannya menyampaikan acara ini mengambil tema “Perubahan Tidak akan Datang dari Kaki yang Diam”, dimaknai sebagai pencerminan semangat dan tekad untuk terus bergerak maju berinovasi dan berkolaborasi dalam membangun UMKM yang lebih kuat dan berdaya saing.

Lina menerangkan, rangkaian kegiatan dimulai dengan acara Grebeg Gunungan Produk UMKM dari 17 kapanewon di Kabupaten Sleman. Grebeg gunungan ini  merupakan simbol kemakmuran dan kebersamaan dalam memajukan UMKM.  Acara dilanjutkan dengan sarasehan yang bertajuk “Membedah Peraturan Bupati Nomor 49 tahun 2022 mengenai Forum Komunikasi UMKM Berjenjang”.

“Sarasehan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peraturan tersebut. Diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha kecil dan menengah, perguruan tinggi, sektor swasta, media dan pemangku kepentingan masyarakat,” lanjut Lina.

Adapun rangkaian acara Hari UMKM Nasional Kabupaten Sleman kali ini mencakup berbagai kegiatan menarik, yaitu bazar UMKM yang menampilkan produk-produk unggulan dari para pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Kabupaten Sleman. Kemudian lomba akustik, yang akan menampilkan kreativitas dan bakat para peserta dalam bidang musik.

Selanjutnya lomba Geber Gaspol, yang merupakan bagian dari pengejawantahan Gerakan Gunakan Selalu Produk Berbahan Baku Lokal. Terakhir, lomba mewarnai atau menggambar, yang diharapkan dapat mengembangkan kreativitas anak-anak dan menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap produk lokal.

Lina menambahkan, acara ini merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pemangku kepentingan yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, sektor swasta, media, hingga masyarakat luas.

Ia berharap dengan perayaan Hari UMKM Nasional 2024 ini, akan meningkatkan semangat dan motivasi para pelaku usaha UMKM untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan Pemkab Sleman melalui Dinas koperasi dan UMKM. Di samping itu, Pemkab Sleman juga berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan fasilitas yang dibutuhkan, agar UMKM dapat semakin berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.

“Pemkab Sleman juga berkomitmen terus mendampingi dan memfasiltiasi segala kebutuhan UMKM, agar UMKM semakin berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkap Lina.

Kegiatan ini digadang dapat memperkuat jaringan komunikasi dan kerjasama antara semua pihak yang terlibat dalam pengembangan UMKM di Kabupaten Sleman .

“Dengan kegiatan ini, semoga memberikan manfaat yang nyata dan berdampak positif bagi pertumbuhan UMKM, serta kesejahteraan masyarakat Sleman,” ujarnya.

Pada kesempatan itu,  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sleman, Haris Martapa mengapresiasi dan mendukung diadakannya kegiatan tersebut. Ajang ini sebagai momentum penting untuk merayakan keberhasilan dan kontribusi usaha mikro kecil dan menengah yang telah menjadi tulang punggung perekonomian Kabupaten Sleman.

Ia berharap kegiatan seperti ini memberikan manfaat yang maksimal bagi para pelaku usaha di Kabupaten Sleman. Para pelaku UMKM juga diharapkan terus berinovasi dan kreatif menciptakan berbagai produk sesuai keinginan pasar.

“Gelaran semacam ini sekaligus  menjadi momentum yang mempertemukan berbagai komunitas UMKM di kabupaten Sleman, untuk saling mengenal dan memperluas jaringan usaha dalam rangka mencapai kesejahteraan bersama,” pungkas Haris. (Upik Wahyuni / KIM Donoharjo Ngaglik).




Siap Jalankan Tugas Kenegaraan, Paskibra Kapanewon Gamping Terima Seragam PDU

Sleman – Pakaian Dinas Upacara (PDU) Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) resmi diserahkan oleh tim pelatih kepada Paskibra Kapanewon Gamping, pada Jumat (9/8/2024). Penyerahan seragam PDU tersebut merupakan peristiwa penting yang penuh makna bagi para anggota Paskibra.

Momentum ini tidak hanya menandai dimulainya tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas kenegaraan. Namun juga merupakan simbol kebanggaan atas usaha keras dan disiplin yang telah dilalui selama masa pelatihan.

Secara prosedural penyerahan seragam diawali dengan pengaturan barisan para anggota Paskibra yang berdiri tegak dengan sikap sempurna. Tim pelatih yang terdiri dari para pembina berpengalaman dari Komando Rayon Militer 17 Gamping, Kepolisian Sektor Gamping, dan Jawatan Keamanan Kapanewon Gamping, memberikan arahan dan nasihat terakhir sebelum seragam diserahkan. Hal ini merupakan saat yang tepat anggota Paskibra diingatkan mengenai pentingnya peran dalam menjaga kehormatan dan martabat bangsa.

Satu per satu dengan tertib anggota Paskibra Kapanewon Gamping menerima seragam pakaian dinas upacara yang diberikan oleh tim pelatih yang terdiri dari Iptu Teguh Riyanto, Serma Acip Mulyawana, Aiptu Ifanudin, Serka Sugiyono, dan Bambang Nurdiyanto. Secara bergantian seragam itu diterima dengan sikap hormat dan bangga oleh para anggota Paskibra.

“Saat kalian mengenakan seragam ini, kalian telah dipilih untuk menjalankan tugas yang mulia. Keberanian dan ketulusan hati adalah kunci sukses dalam menjalankan amanah ini,” pesan Iptu Riyanto.

Sementara itu, Serka Sugiyono mengatakan penyerahan pakaian dinas upacara ini menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri bagi setiap anggota Paskibra. Seragam tersebut bukan sekadar pakaian biasa, melainkan lambang dari tanggung jawab besar yang akan dipikulnya.

Selain itu, seragam ini juga sebagai pengingat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan semangat juang yang harus selalu dijaga. Untuk itu, peristiwa ini menjadi refleksi dari semua latihan keras dan persiapan mental yang telah dilalui.

Tim pelatih kemudian memberikan arahan akhir mengenai tugas yang akan dilaksanakan dalam upacara pengibaran bendera. Dengan seragam yang telah diterima maka para anggota Paskibra kini resmi menjadi bagian dari tim yang akan menjalankan salah satu tugas terhormat dalam tradisi kenegaraan Indonesia karenanya diminta untuk menjaga sikap, disiplin, dan kebanggaan selama menjalankan tugas.

Dengan seragam yang diterima, anggota Paskibra Kapanewon Gamping telah siap untuk melaksanakan tugas mulia demi menjaga kehormatan bendera dan negara dengan segenap jiwa dan raganya.

“Setiap langkah yang anda lakukan dengan seragam ini merupakan wujud dari pengabdian kepada bangsa. Jangan pernah ragu untuk memberikan yang terbaik, karena tugas ini adalah kehormatan yang tidak dimiliki oleh semua orang,” tegas Serka Sugiyono. (Adnan Nurtjahjo|KIMPararta Guna Kapanewon Gamping).