Pemerintah Kalurahan Sumbersari Bagikan Beras CPP Kepada 911 KPM

Sleman – Pemerintah Kalurahan Sumbersari, salurkan bantuan beras CPP kepada 911 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di Pendopo Kalurahan Sumbersari, Kapanewon Moyudan, Rabu (21/8/2024).

Beras tersebut merupakan program bantuan sosial yang digulirkan pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas). Di mana proses realisasinya dilakukan pemerintah kalurahan melalui program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Kamituwa Kalurahan Sumbersari, Agus Iskandar menuturkan bahwa pada tahap ke tiga di bulan Agustus 2024 ini, Pemerintah Kalurahan Sumbersari membagikan kepada 911 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).  Adapun tujuannya adalah membantu keluarga rentan dalam memenuhi kebutuhan pangan, yang masing-masing KPM menerima sebanyak 10 kilogram.

“Semoga dengan bantuan ini bisa membantu warga masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya,” ungkap Agus.

Di tempat terpisah, Lurah Sumbersari, Sukadi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah pusat yang secara bertahap memberikan bantuan beras. Ia pun mengimbau  warganya untuk tidak terlalu berharap mendapatkan bantuan. Tetapi tetap berusaha untuk memperbaiki pola hidup mandiri.

“Kepada para petani harus berusaha dengan sebaik-baiknya dalam mengolah pertanian, sehingga nantinya kita benar-benar bisa mencukupi kebutuhan pangan dari kita sendiri,” pungkasnya.  (Giek/ KIM Moyudan)




KALAM ; Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian

Sleman – Kelompok Tani Citra Mandiri padukuhan Suruh Donoharjo Ngaglik Sleman mengupayakan mandiri pupuk dengan membuat KALAM,  pada Selasa (20/08/ 2024).

Kegiatan ini dimaksudkan agar petani tidak lagi terdampak dengan mahalnya harga pupuk non subsidi  atau kelangkaan stok pupuk bantuan pemerintah yang kadang sulit diperoleh di lapangan. Demikian dikatakan Budi Haryanti sekretaris kelompok Tani Citra Mandiri saat ditemui di sela-sela  kegiatan.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa KALAM yang merupakan singkatan dari Kompos, Arang,  Lindi, Abu dan Mikrobakter, dapat menghasilkan berbagai bahan yang berguna bagi tanah seperti pupuk organik padat yang dapat digunakan pada pertanian dan perkebunan.

“Kombinasi ini berperan sebagai pupuk dasar dan bahan pemeliharaan atau pembenah tanah.  prinsip utama KALAM adalah memanfaatkan limbah organik dari sekitar lingkungan termasuk dari rumah tangga, masyarakat,  perusahaan dan untuk menciptakan nilai tambah dari sampah atau limbah,” kata Haryanti.

Konsep ini juga membantu dalam pengelolaan limbah pertanian, mencegah penumpukan di tempat pembuangan akhir dan mengatasi masalah darurat sampah. 

“Dengan demikian KALAM diharapkan berkontribusi dalam mengatasi masalah lingkungan dan kelangkaan pupuk secara efektif.” tambahnya.

Bahan pembuatan KALAM sangat sederhana dan tersedia di lingkungan sekitar. Misalnya saja koompos, bisa diperoleh dari kotoran hewan ternak dalam kondisi kering atau basah. Kemudian arang, diperoleh dari pembakaran kayu, sekam bakar, atau batok kelapa.

“Lindi adalah cairan yang berasal dari proses pembusukan bahan organik. Abu berasal dari  pembakaran kayu ,abu dapur,  dan sejenisnya. Mikroba bisa menggunakan nitrobacter, EM4 serta berbagai jenis bakteri dekomposer lainnya,” sambungnya Haryanti.

Cara pembuatannya juga sederhana, yaitu dengan mencampurkan kompos 1 bagian,  arang 1 bagian, 1 liter Lindi yang sudah diencerkan, abu 5 kg dan mikroba EM4 10 tutup. Kemudian campur semua bahan tersebut dengan mikroba yang sudah diencerkan hingga membasahi semua campuran. Selanjutnya, memasukkan campuran tersebut ke dalam terpal, karung maupun wadah lainnya.

“Usahakan bahwa kalam tidak terendam air, tidak  terkena air hujan atau terkena sinar matahari secara langsung. Proses pematangan Kalam kurang lebih 2 minggu setelah itu KALAM siap dipanen dan digunakan,” terangnya.

Pupuk KALAM dapat diaplikasikan sebagai pupuk dasar atau digunakan untuk penutup lubang tanam pada tanaman hortikultura, jagung, tanaman buah, tanaman hias dan lain-lain. (Upik Wahyuni / KIM Donoharjo Ngaglik)




Percepat Penurunan Stunting, Pemkal Condongcatur Gelar FGD Implementasi Best Practice BKB

Sleman – Kegiatan FGD Best Practice BKB di KKB Condongcatur dalam percepatan penurunan stunting dilangsungkan pagi ini di Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur, Rabu (21/08/2024).

Acara tersebut dihadiri perwakilan BKKBN Propinsi, Ita Suryani,  Lily Arsanti Lestari, bersama tim peneliti dari FK-KMK UGM, Lurah, Kamituwo, TP-PKK Condongcatur Dewi Nurlaila, Kepala Puskesmas Depok ll, PKB dan PLB serta perwakilan dari KPM, Kader IMP, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat di Condongcatur.

Kegiatan ini diinisiasi  oleh  FKKMK UGM, BKKBN DIY sebagai pelaksana program Kampung Keluarga Berkualitas( KKB). Aara diisi dengan diskusi bersama mengenai penerapan Best Practice di BKB HI Warna Warni Padukuhan Gempol yang berlansung mulai 14 juni 2024 hingga 28 Agustus mendatang. Di mana dilaksanakan kegiatan Posyandu dan BKB setiap 2 minggu sekali.

Dalam diskusi ini di sampaikan masing-masing peserta  mengenai kegiatan Best Practice berkontribusi pada penurunan stunting di KKB Condongcatur. Kamituwa Condongcatur Althovik Sofisalam pada kesempatan itu menuturkan ada penurunan stunting di wilayah Condongcatur sebesar 3,01%.

“Ada penurunan sebesar 3,01% stunting di Condongcatur,” ungkapnya.

Untuk itu, Pemkal Condongcatur berkomitmen terus menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Hal ini ditegaskan Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji pada kesempatan tersebut.

“Pemerintah Kalurahan Condogcatur konsent dalam percepatan penurunan stunting, yaitu dengan adanya program melalui program Dashat dengan pemberian PMT dan Uang Tali Asih  kepada Balita dan Bumil Beresiko setiap bulannya, dengan menggunakan anggaran kalurahan,” ungkap Reno.

“Masing-masing posyandu balita sebanyak 40 mendapat dana stimulan 1 juta  per tahun, pembagian alat timbang dan ukur badan antropometri,” sambungnya.

Semua itu di laksankan dalam rangka mendukung program penurunan stunting di Kalurahan Condongcatur. (Tri Suhartati / Kim Depok)




Pemkal Lumbungrejo Gelar Rakor Rutin, Kenalkan Kapolsek Tempel yang Baru

Sleman – Pemerintah Kalurahan Lumbungrejo menggelar rakor rutin, di Aula Kalurahan Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Rabu (21/08/2024).

Rakor ini dihadir Lurah Lumbungrejo, Carik Lumbungrejo seluruh Kasi dan Kaur, Para Dukuh se-Lumbungrejo, Babinsa, Babinkamtibmas, dan Kapolsek Tempel yang baru yakni Gunawan Setiyabudi.  

Lurah Lumbungrejo menyampaikan bahwa dikarenakan Kapolsek Tempel yang lama sudah berpindah tugas maka akan ada Kapolsek Baru

“Pada hari ini, kita kehadiran Kapolsek Baru yang nantinya kami persilahkan untuk memperkenalkan diri, tentunya harapannya kedepan semoga bisa bekerjasama dengan baik dengan Pemerintah Kalurahan Lumbungrejo” sambut Misbah

Ajun Komisaris Polisi Gunawan Setiyabudi, yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polresta Sleman hadir di Lantai 2 Aula Kalurahan Lumbungrejo untuk bersilaturahmi dan memperkenalkan diri

“Terimakasih Bapak Lurah atas kesempatan yang diberikan Selamat Pagi Bapak-Ibu Perangkat Kalurahan Lumbungrejo, ijin memperkenalkan diri, saya Gunawan Setiyabudi sebelumnya saya bertugas di Polresta Sleman. Rumah saya hanya 5menit dari Kalurahan Lumbungrejo karena hanya berada di Padukuhan Kadisono, Margorejo, Tempel jadi saya siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk berkegiatan bersama masyarakat Lumbungrejo” ucap Gunawan

Ia menyampaikan bahwa dirinya siap bersinergi dan berkolaborasi untuk menciptakan kondisi yang aman dan tentram di Kapanewon Tempel

“Saya berharap bisa terjalin kerjasama yang baik utamanya dalam menciptakan kondusifitas wilayah di Kapanewon Tempel pada umumnya dan di Kalurahan Lumbungrejo pada khususnya,” imbuhnya.  (Ais/Kim Ceria Lumbungrejo Tempel)




Raih Banyak Kejuaraan, Pemerintah Kapanewon Gamping Beri Penghargaan Para Juara

Sleman – Dalam rangka memberikan apresiasi terhadap prestasi individu maupun kelompok yang telah membawa kebanggaan dan manfaat bagi kapanewon, Pemerintah Kapanewon Gamping menggelar kegiatan malam penghargaan bagi para prestator dari berbagai kompetisi yang dilangsungkan di Pendapa Kantor Kapanewon Gamping, Selasa (20/8/2024).

Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan dari Pemerintah Kapanewon Gamping atas kontribusi yang diberikan para prestator dalam berbagai bidang, antara lain Desa Mandiri, Keluarga Berencana Pria, Upacara Adat, Festival Anak Sholeh, Kader Posyandu, Kelompok Wanita Tani Tingkat Kabupaten Sleman, serta di bidang olahraga khususnya Senam.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Panewu Gamping, Tamzis Sarwana didampingi Wakil Komandan Koramil/17 Gamping, Kapten Infanteri Wahyani dan Ajun Komisaris Polisi Sandro Dwi Rahadian selaku Kepala Kepolisian Sektor Gamping sekaligus memberikan ucapan selamat kepada para prestator.

Dalam sambutannya, Tamzis merasa sangat bangga dan terhormat untuk berdiri menyaksikan keberhasilan para prestator karena prestasi yang diraih bukan hanya milik pribadi atau kelompok melainkan juga merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kapanewon Gamping. Pencapaian tersebut menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya generasi muda agar terus berusaha mencapai yang terbaik dalam setiap langkah kehidupannya.

“Malam ini adalah malam yang penuh dengan kebanggaan, karena kita berkumpul untuk merayakan prestasi dan kerja keras individu-individu luar biasa yang telah berhasil mengharumkan nama kapanewon kita, baik di bidang pendidikan, olahraga, seni budaya, kesehatan maupun dalam bidang-bidang lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kapanewon Gamping berkomitmen untuk terus mendukung dan memberikan ruang bagi tumbuhnya prestasi-prestasi baru. Menurutnya, acara ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi saja, tetapi juga sebagai simbol bahwa usaha dan kerja keras tidak pernah sia-sia karena setiap kontribusi yang diberikan memiliki arti yang besar bagi kemajuan bersama.

Adapun ragam prestasi yang diraih Kapanewon Gamping, antara lain Juara I Pokja 4 Program Keluarga Sehat Tangguh Bencana Tahun 2024, Kader Posyandu (Ibu Suryantini) Berprestasi Bidang Kesehatan Tahun 2024 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Juara I Bina Keluarga Balita Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2024, Juara II Lomba Kelompok KB Pria Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2024, Juara III Festival Upacara Adat Kabupaten Sleman Tahun 2024, Penata Busana Terbaik Festival Upacara Adat Kabupaten Sleman Tahun 2024, Juara Harapan I Lomba Produk Unggulan Dekranasda Kabupaten Sleman Bagi Kalurahan Tahun 2024, Juara Harapan II Putra Duta Genre Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2024, Desa Mandiri, Juara Umum II Taman Pendidikan Alqur’an Festival Anak Sholeh Badko TKA-TPA Kabupaten Sleman Tahun 2024, serta Juara III Tanam Timun Baby Gelombang 2 Bupati Sleman Cup Tahun 2024.

“Semoga prestasi-prestasi yang kita rayakan malam ini tidak berhenti di sini, melainkan menjadi langkah awal bagi prestasi-prestasi yang lebih gemilang di masa depan,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)