Jaga Kesehatan Lansia, Padukuhan Suruh Adakan Posyandu Lansia

Sleman – Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan mewujudkan masa tua yang bahagia, sehat, mandiri dan berdaya guna, kader kesehatan Padukuhan Suruh, Donoharjo, Ngaglik Sleman mengadakan Posyandu Lansia di rumah Kepala Dukuh Suruh Pranggono pada Minggu (25/8/2024).
“Sasaran posyandu lansia yaitu pra usia lanjut 45-59 tahun, usia lanjut di atas 60 tahun , usia lanjut dengan risiko tinggi di atas 70 tahun. Selain itu sasaran posyandu lansia adalah keluarga yang memiliki lansia dan masyarakat secara luas,” ujar Budi Haryanti, Kader Kesehatan Posyandu Lansia saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Budi menambahkan, kegiatan yang dilakukan di posyandu lansia yaitu penyuluhan kesehatan, skrining lansia yang meliputi pengukuran berat badan, pemeriksaan tekanan darah atau tensi, pengukuran lingkar perut, pemeriksaan kolesterol, asam urat dan gula darah, kegiatan konseling , penyuluhan kesehatan serta dilanjutkan dengan aktivitas fisik berupa senam bersama.
“Kegiatan di posyandu lansia diantaranya adalah penyuluhan kepada lansia dengan memberikan informasi tentang cara menjaga kesehatan, mencegah penyakit dan mengelola kondisi kesehatannya. Penyuluhan ini mencakup topik seperti nutrisi yang tepat, penting nya aktifitas fisik dan cara mengelola penyakit degeneratif yang biasa diidap para lansia,” terangnya.
“Selain itu ada juga skrining penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi , kolesterol tinggi dan dibetes melitus juga rutin dilakukan untuk membantu deteksi dini mengurangi resiko penyakit yang lebih serius,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut Budi Haryanti menyampaikan pentingnya Keberadaan Posyandu lansia sebagai pendorong sekaligus memfasilitasi lansia untuk tetap aktif, produktif dan mandiri serta meningkatkan komunikasi antar lansia.
“Manfaat datang ke posyandu lansia selain meningkatkan kesehatan fisik juga kesehatan psikis dan menjaga interaksi sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan dengan saling bertemu para lansia bisa saling berinteraksi, menceritakan keadaannya, saling mendukung sehingga menumbuhkan rasa kebersamaan diantara mereka.
“Bertambahnya usia adalah anugerah yang harus disyukuri dan dibarengi dengan bertambahnya kebaikan dan kebijaksanaan. Usia hanyalah angka tinggal bagaimana cara kita mengisi hidup ini untuk lebih bermanfaat dan berbahagia,” pungkasnya. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)



