Pemerintah Kalurahan Balecatur Gelar Muskal, Bahas Program DTKS Tahun 2024

Sleman – Pemerintah Kalurahan Balecatur menggelar musyawarah kalurahan (muskal) untuk membahas program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), di Gedung Pertemuan Kalurahan Balecatur Kapanewon Gamping, Rabu (11/09/2024).

Muskal kali ini dihadiri oleh Lurah Balecatur, Andri Septiyanto, Carik Balecatur, Nanang Haryanto, Ketua BP Kalurahan, Sri Heru Haryanto, Ketua LPM Kalurahan, Widodo Ciptiadi, Ketua PKK, Nurchaeni Faizah, Ketua Karangtaruna, Maharani, Babinsa, Babinkamtibmas, Tokoh Masyarakat, tokoh agama, Kepala Urusan dan Kepala Seksi Kalurahan Balecatur.

Pada kesempatan itu, Lurah Balecatur, Andri Septiyanto menyampaikan terima kasih atas kerja keras Bapak/Ibu Kepala Dukuh di 18 padukuhan se-Kalurahan Balecatur. Sebab, dalam waktu yang terbatas bisa menyelesaikan tugas untuk verifikasi terakhir pendataan terbaru program DTKS di wilayahnya masing-masing.

“Sehingga kita tepat waktu untuk jadwal pendataan DTKS untuk Tahun 2024 ini,” jelas Andri.

Selanjutnya, Pamong Kalurahan Balecatur selaku Kordinator Pendataan Program DTKS,  Warana menjelaskan dari kegiatan itu, 18 padukuhan di Kalurahan Balecatur telah terdata. Data tersebut diharapkan tidak lagi mengalami perubahan.

“Bahwa telah terdata warga di 18 padukuhan, yang hari ini Rabu 11 September 2024 dilaporkan satu persatu para kepala dukuh, diharapkan merupakan finalisasi data yang valid dan akurat, yang selanjutnya data yang terhimpun ini kedepan tidak ada lagi perubahan-perubahan untuk tahun 2024 ini,” tutur Warana.

“Kalaupun ternyata ada perubahan, berarti untuk bahan data program tahun 2025 yang akan datang,” sambungnya.

Adapun jumlah DTKS di 18 padukuhan se-Kalurahan Balecatur  tahun 2024, sebagai berikut usulan baru dari 18 padukuhan dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 115. Selanjutnya, sebanyak 105 kepala keluarga di 18 padukuhan dicoret atau tidak layak terdaftar dalam DTKS dikarenakan beberapa alasan yaitu ekonomi membaik, pindah dan cukup mampu, meninggal dunia, dan lain-lain.

Dengan adanya data yang valid tersebut, warga yang kurang mampu bisa semakin berkurang. Dengan begitu, diharapkan kesejahteraan masyarakat di 18 padukuhan se-Kalurahan Balecatur semakin meningkat.

data yang benar tersebut, warga yang benar-benar kurang mampu semakin berkurang dan diharapkan kesejahteraan warga masyarakat di 18 Pedukuhan semakin meningkat. (Djoko PS/KIM Gamping)




PPK Kapanewon Moyudan Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP

Sleman – Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK) Kapanewon Moyudan menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan ( DPSHP). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Abinaya Kapanewon Moyudan, Rabu ( 11/9/2024 ).  

Pada rapat pleno tersebut dihadiri oleh Panewu Moyudan, Kapolsek Moyudan, Panwascam, dan Perwakilan Timses Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman. Selain itu, diikuti juga oleh seluruh anggota PPK beserta Sekretariat PPK, dan Seluruh anggota PPS se -Kapanewon Moyudan.

Panewu Moyudan, Harsowasono dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada PPS dan PPK yang telah melaksanakan tugasnya dengan tepat waktu. Harso menambahkan jumlah pemilih adalah dinamis, setiap saat pasti bisa berubah mungkin ada yang meninggal, pindah domisili dan lain sebagainya.

“Semoga perubahan jumlah pemilih  tersebut bisa menjadi acuan sebagai Daftar Pemilih Tetap atau DPT,” ungkap Harso. 

Lebih Lanjut, Harso berharap agar pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman berjalan lancar. Salah satu indikasi keberhasilan pemilu adalah semua pemilih bisa terakomodir terdaftar sebagai prmilih.

“Semoga proses pemilihan di Moyudan berjalan lancar, dan kami selalu mengharap sinergitas antara penyelenggara pemilu dengan pemerintah dan instansi setempat selalu berlangsung,” pungkasnya.

Sedangkan Agung Wahyudi dalam pengantarnya menyampaikan bahwa rekapitulasi DPSHP di tingkat PPK merupakan kelanjutan dari rekapitulasi tingkat PPS yang sudah berlangsung pada tanggal 7 September 2024.

“Di tingkat PPS berjalan dengan lancar tanpa kendala, semoga di tingkat PPK juga berjalan lancar. Kendati demikian apabila nanti masih ada masukan atau tanggapan, kami persilahkan asal sesuai dengan tata tertib rapat,” kata Agung.

Selanjutnya disampaikan hasil rekapitulasi DPSHP Kapanewon Moyudan oleh divisi Perencanaan Data dan Informasi (Perdatin) PPK Moyudan, Exwan Juni Prasetya. Adapun rekapitulasi DPSHP PPK Kapanewon Moyudan adalah sebagai berikut, jumlah TPS 64, jumlah pemilih aktif laki-laki , pemilih perempuan , dan jumlah seluruhnya  pemilih.

Selesai dibacakan, berita acara diserahkan kepada KPU Kabupaten Sleman, Panwascam, Pemerintah Kapanewon dan 2 Perwakilan Timses dari Bakal Pasangan Calon Bupati. (Giek / Kim Moyudan).




PPK Kapanewon Tempel Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP Tingkat Kapanewon

Sleman – Demi mensukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2024, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kapanewon Tempel menggelar rapat pleno terbuka, rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), tingkat kapanewon di Pendopo Kapanewon Tempel, Rabu, (11/09/2024).

Rapat pleno dihadiri oleh Ketua PPK Tempel beserta seluruh anggotanya, Panewu Tempel, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tempel, Komandan Rayon Militer (Danramil) Tempel, Perwakilan Tim Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman tingkat Kapanewon Tempel, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan dan PPS Kalurahan se-Kapanewon Tempel dan anggotanya, serta unsur terkait lainnya.

Rapat Pleno Terbuka DPSHP Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2024 dibuka oleh Ketua PPK Kecamatan Tempel, Hartono kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib.

Pada kesempatan itu, salah satu Anggota PPK Tempel yang mengampu Perencanaan Data dan Informasi, Heru Krisdiantara menjelaskan dalam rapat tersebut PPK Kecamatan Tempel menetapkan Rekapitulasi DPSHP di tingkat kapanewon.

“Setelah menerima masukan dan tanggapan dari peserta pleno terdiri atas Panwascam dan PPS, langsung kita lakukan perbaikan dalam pleno ini. Sehingga Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPSHP) tingkat Kapanewon Tempel dengan rincian sebagai berikut, jumlah kalurahan 8, jumlah TPS 85, pemilih aktif , terdiri dari pemilih laki-laki dan perempuan , pemilih baru 107, pemilih tidak memenuhi syarat 123, perbaikan data pemilih sebanyak 262, serta pemilih potensial non e-KTP 318,” ungkap Heru.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara (BA) Rekapitulasi DPSHP  oleh seluruh anggota PPK. Kemudian dilanjutkan penyerahan berita acara DPSHP kepada KPU Kabupaten Sleman melalui PPK, Pemerintah Kapanewon Tempel, Panwaslu kecamatan dan seluruh perwakilan tim bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman tingkat Kapanewon Tempel.

Panewu Kapanewon Tempel, Agung Dwi Maryoto, dalam kesempatan itu mengapresiasi kinerja seluruh jajaran penyelenggara di tingkat kalurahan maupun kapanewon.

“Apresiasi kepada PPK maupun PPS serta Panwascam Tempel beserta sekretariatnya atas kerja keras sampai hari ini, yaitu pada tahap DPSHP dan telah menjalankan setiap tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman di tingkat kalurahan maupun kapanewon dengan baik,” kata Agung.

“Harapannya yaitu adanya kerja sama yang baik dan mengikuti peraturan yang ada dalam menjalankan tugas. Harapan selanjutnya yaitu meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat Kapanewon Tempel, yang mana pada Pemilu yang lalu kita sudah mendapat persentase partisipasi 92%. Beberapa hari yang akan datang tepatnya tanggal 21 September 2024 akan dilaksanakan pleno DPSHP tingkat kabupaten untuk ditetapkan menjadi DPT, diharap nanti semua bisa mengikuti sampai dengan selesai,” ungkap Agung. (Sih Budi Daryanto / Kim Tempel)




Wujudkan Pemerataan Pembangunan, Koramil 11 Depok Sleman Gelar Program Karya Bhakti TNI

Sleman – Dalam rangka mewujudkan kepedulian dan peran serta satuan jajaran TNI AD dan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menunjang pelaksanaan program pembangunan daerah, mempercepat perkembangan, serta meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, Kodim 0732 Sleman melalui Koramil 11 Depok menggelar Karya Bhakti yang dilaksanakan di Krangkungan Padukuhan Sanggrahan Condongcatur Depok Sleman, Rabu (11/9/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh Danramil 11 Depok, Panewu beserta Panewu Anom Kapanewon Depok, Lurah Condongcatur beserta Ulu-Ulu, Ketua LPMKal Condongcatur, Dukuh Sanggrahan, ketua RW dan RT setempat, serta masyarakat Krangkungan Sanggrahan Condongcatur.

Danramil 11 Depok, Mayor Inf Nurhadi mengatakan, Karya Bhakti ini dimaksudkan untuk membantu mensejahterakan masyarakat melalui pembangunan fasilitas umum masyarakat maupun membantu percepatan pembangunan di daerah, serta mewujudkan sasaran pembinaan teritorial. Tujuan itu direalisasikan dengan meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat, meningkatkan kerja sama dan melestarikan budaya gotong-royong dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Lebih lanjut, Nurhadi mengatakan Karya Bakti kali ini mengusung Tema “TNI AD Bersama Rakyat Bersatu Dengan Alam Untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat”. Bentuk program ini ialah mengerjakan pembangunan talud saluran air hujan di Jl. Tembus 1 wilayah RT 03 RW 08, yang dimulai dari depan Balai Padukuhan Sanggrahan ke selatan sepanjang 135 meter lebar 60 cm kedalaman 70 cm.

“Kita TNI dari Koramil 11 Depok dibantu rekan rekan Polri dari Polsek Depok Timur dan relawan Destana – KSB Condongcatur akan mengerjakan talud saluran air hujan ini selama 3 (tiga) hari, dari tanggal 11 sampai dengan 13 September 2024,” ungkap Nurhadi.

“Setelahnya akan dilanjutkan olèh masyarakat. Adapun tujuan dari pembangunan talud ini untuk menanggulangi banjir air ketika hujan. Semoga kegiatan karya bhakti ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, dan Dukuh Sanggrahan, Suparman mengucapkan terima kasih kepada Koramil 11 Depok, karena  dapat merealisasikan program tersebut di wilayah Condongcatur.

“Semoga talud salurahan air hujan ini  bermanfaat dan menambah keindahan karena lingkungan jalan dapat tertata dengan baik,” ucap Reno. (Wasana / Kim Depok).




PMI Depok Selenggarakan Aksi Donor Darah

Sleman – Palang Merah Indonesia (PMI) Kapanewon Depok Kabupaten Sleman kembali menyelenggarakan aksi sosial donor darah di Sasana Anglocita Tama Kantor Kapanewon Depok, Senin (9/9/2024).

Ketua PMI Depok Sleman, Sussi Listyaningsih mengingatkan bahwa donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang sangat bermanfaat, baik bagi pendonor maupun masyarakat yang membutuhkan.

“Manfaatnya dari donor darah itu, yang pertama bagi yang membutuhkan, karena dengan donor darah artinya menolong jiwa yang membutuhkan,” ungkap Sussi.

“Kedua, bagi PMI karena sering kurangnya stok darah yang tersedia, kita dapat menjadi penyumbang darah untuk bank darah PMI Sleman. Kemudian yang ketiga, bagi pendonor, donor darah dapat membantu regerasi sel darah merah, jadi tubuh tetap sehat,” sambungnya.

Sussi menegaskan, bahwa donor darah tidak lain adalah kegiatan kemanusian. Besar harapannya, agar kegiatan kemanusiaan ini dapat berjalan dengan konsisten khususnya di Kapanewon Depok.

“Kami selalu berharap, kegiatan ini dapat terus konsisten dan istiqamah di Kapanewon Depok ini. Karena perbuatan baik itu mudah, yang susah adalah istikamah,” ungkap alumnus UPN Veteran Yogyakarta itu.

Kegiatan donor darah yang berlangsung dari pagi sampai siang ini berjalan lancar. Animo masyarakat Depok dan sekitarnya dalam mengikuti kegiatan donor darah relatif tinggi, dilihat dari banyaknya peserta yang datang ke Kantor Kapanewon Depok Sleman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua yang turut serta ambil bagian dalam donor darah ini, terima kasih, semoga bermanfaat untuk semua,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebanyak 60 orang mendaftarkan diri pada kegiatan donor darah kali ini. Kemudian setelah screaning, didapati 50 orang yang bisa melakukan donor darah. Jumlah tersebut terdiri dari Polresta Sleman, Polsek Depok Barat, Polsek Depok Timur, Polsek Bulaksumur, Koramil XI Depok, dan masyarakat umum. (Lidya Agustina/KIM Depok)