Tim Penilai Evaluasi GISA Sleman Adakan Kunjungan dan Uji Petik di Kalurahan Sardonoharjo

Sleman – Bertempat di Kalurhaan Sardonoharjo mendapat  kunjungan dari Tim Evaluasi Gisa (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan) tahun 2024  perwakilan dari Dukcapil Sleman, Dinas PMK Kabupaten Sleman, Bagian Administrasi Setda Sleman, Selasa (24/09/2024).

Tujuan dari Evaluasi Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan(GISA) adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib administrasi kependudukan. Evaluasi ini bertujuan memastikan bahwa setiap penduduk memiliki dokumen kependudukan yang sah dan sesuai, seperti KTP, KK, akta kelahiran, akte kematian dan lainnya.

Selain itu, program ini juga mendorong peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan oleh pemerintah daerah.

Melalui evaluasi ini, pemerintah dapat mengidentifikasi tantangan, memberikan solusi, dan memastikan pelaksanaan program administrasi kependudukan berjalan dengan baik di tingkat lokal.

Lurah Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho, menyambut baik kegiatan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) sebagai tolak ukur bagi Kalurahan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sardonoharjo.

Ketua Tim Penilai Theresia Okti Herawati , menyampaikan dan mengapresiasi Kalurahan Sardoharjo dalam Administrasi Kependudukan program nasional Gias, sekaligus ujik petik apa yang sudah dikirimkan ke Dukcapil Sleman sebagai syarat lomba.

“Sekaligus untuk melihat langsung teknis gerakan sadar administrasi kependudukan apakah sudah sesuai dengan yang diserahkan,” ungkapnya. (Eka Sastra – KIM Sardonoharjo)




Resmi Dikukuhkan Oleh Gubernur DIY, Pjs Bupati Sleman Tekankan ASN untuk Netral Pada Pilkada

Sleman – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Kusno Wibowo resmi dikukuhkan sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sleman. Pengukuhan dilakukan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada Selasa (24/9), di Pendopo Bangsal Kepatihan DIY.

Kusno dikukuhkan bersama dengan Pjs Bupati Bantul Adi Bayu Kristanto, selaku Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY. Hadir pula pada acara tersebut Sekda Kabupaten Sleman, Susmiarto, beserta jajaran Forkopimda dan sejumlah kepala OPD Kabupaten Sleman.

Dalam sambutannya, Sri Sultan menyampaikan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor Tahun 2024 tentang penunjukan Penjabat Sementara Bupati pada Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa kepala daerah yang dikukuhkan memiliki beberapa tugas.

Pertama, memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan Bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kedua, memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat. Ketiga, memfasilitasi penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara.

Adapun tugas keempat yakni melakukan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah dan dapat menandatangani Peraturan Daerah setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. Dan tugas kelima melakukan pengisian pejabat berdasarkan Peraturan Perundang-undangan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

“Saya berharap agar semua perangkat Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman membantu Penjabat Sementara Bupati dalam menghadapi dan melaksanakan agenda-agenda daerah yang sangat penting dalam waktu dekat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kusno menyatakan siap melaksanakan tugas-tugas tersebut selama menjabat sebagai Pjs Bupati Sleman. Untuk itu ia akan berkoordinasi dengan seluruh mitra kerja dan Forkopimda Kabupaten Sleman terkait kegiatan-kegiatan yang ada di Kabupaten Sleman.

Lebih lanjut ia berkomitmen akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengawal jalannya Pilkada Kabupaten Sleman agar dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Di samping itu, ia juga mengimbau para ASN untuk selalu menjaga netralitasnya selama berlangsungnya pesta demokrasi tersebut.

“Kita akan koordinasi dengan ASN yang ada di Sleman. Untuk menghadapi Pilkada, netralitas perlu dijaga,” kata Kusno.




Komunitas Teritori Optimalkan Strategi Layanan CUCT Sesuai Karakteristik Demografi Anggotanya

Untuk mengoptimalkan pelayanan dan meningkatkan efisiensi operasional dalam memberikan layanan kepada anggotanya, Pengurus Koperasi Credit Union Cindelaras Tumangkar (CUCT) Kantor Cabang Condongcatur meluncurkan program Komunitas Teritori (Kori) dalam pengelolaan wilayah pelayanannya.

Program Komunitas Teritori merupakan strategi pengelolaan wilayah pelayanan Credit Union Cindelaras Tumangkar agar program kerja berjalan efektif dan efisien berdasarkan pertimbangan geografis dan berbasis lembaga guna mencapai misi sejati credit union yaitu meningkatkan kualitas hidup anggota melalui pendidikan, pemberdayaan, dan pelayanan keuangan yang berkelanjutan.

Hal tersebut dipaparkan oleh Nanang Sumaryadi selaku Wakil Ketua Pengurus CUCT Condongcatur dalam kegiatan Pra Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Sedan, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Minggu (22/9/2024) dihadapan ratusan anggota yang mewakili wilayahnya masing-masing.

Menurutnya, salah satu tujuan penting program Komunitas Teritori adalah meningkatkan aksesibilitas layanan Credit Union Cindelaras Tumangkar bagi anggotanya. Dengan adanya manajemen wilayah yang baik maka layanan bisa lebih dekat dan mudah diakses oleh anggota di area pelosok sehingga meningkatkan inklusi keuangan dan kepuasan para anggota.

“Program ini akan mendekatkan anggota CUCT dengan kantor cabangnya sehingga akan mempermudah jajaran pengurus dalam melakukan pemberdayaan terhadap para anggota yang saat ini sudah mencapai orang,” tegas Nanang.

Lebih lanjut, Ia mengutarakan bahwa Program Komunitas Teritori akan diterapkan di semua kantor cabang Credit Union Cindelaras Tumangkar yang disetiap komunitas terdiri dari 50 hingga 200 anggota yang dikoordinir dan digerakkan oleh seorang Kadang Tumangkar yang berasal dari wilayah teritorial setempat.

“Di masing-masing Komunitas Teritori diharapkan membentuk Kelompok Usaha Binaan (KUBn) sebagai usaha bersama sekaligus melakukan analisa rantai nilai untuk produk  usahanya guna menentukan produk unggulannya,” imbuhnya.

Melalui pengelolaan wilayah yang terencana, Credit Union dapat menetapkan target pertumbuhan yang lebih spesifik dan prioritas wilayah tertentu yang memerlukan perhatian lebih. Misalnya, wilayah dengan potensi pertumbuhan anggota yang tinggi dapat diberi fokus khusus untuk mempercepat ekspansi dan peningkatan jumlah anggota.

Tujuan lain dari program ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui fokus pada wilayah-wilayah tertentu. Dengan alokasi waktu dan sumberdaya yang tepat, maka jajaran pengurus dapat lebih berfokus pada pemberian pelayanan yang lebih baik, menjalin hubungan yang lebih erat dengan anggota, serta penanganan masalah secara lebih cepat dan efisien.

Karena masing-masing wilayah memiliki karakteristik demografi, ekonomi, dan sosial yang berbeda, maka melalui program Komunitas Teritori dari Credit Union Cindelaras Tumangkar para pengurus dapat menyesuaikan strategi layanan sesuai dengan kondisi spesifik di setiap wilayah, misalnya menawarkan produk atau layanan yang lebih relevan bagi masyarakat setempat, serta merespons kebutuhan spesifik dari masing-masing anggota. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Sebanyak 85 KPM Terima BLT-DD Kalurahan Sardonoharjo

Sleman – Kalurahan Sardonoharjo kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) bulan September 2024 di Aula Rapat Kalurahan Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Selasa (24/09/2024).

Jumlah Kepala Keluarga yang menerima bantuan sebanyak 85 di mana setiap kepala keluarga menerima ,- .

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) memiliki beberapa fungsi utama yaitu  Meringankan beban ekonomi masyarakat miskin, BLT-DD ditujukan kepada keluarga miskin atau kurang mampu, terutama yang terdampak pandemi COVID-19 dan kondisi ekonomi yang sulit.

“Bantuan ini membantu memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, kesehatan, dan kebutuhan pokok lainnya,” ungkap Lurah Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho.

Ia mengatakan bahwa bantuan ini juga untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

“Dengan adanya tambahan pendapatan melalui BLT-DD, daya beli masyarakat desa meningkat, sehingga roda perekonomian dapat terus bergerak,” ujarnya.

“Selain itu, unengurangi angka kemiskinan jangka pendek untuk membantu menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan ekonomi di wilayah Sardonoharjo,” tutupnya. (Eka Sastra/KIM Sardonoharjo)




Ciptakan Kondusivitas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Condongcatur Rutin Lakukan Sambang Masyarakat dan Sambang Pos Kamling

Sleman – Bhabinkamtibmas Kalurahan Condongcatur, Bripka Bagiyo bersama Babinsa Serda Jati Hari Prayuda dan Serda Ashari  menyambangi kegiatan Ronda di RW 45 Padukuhan Kayen Condongcatur, Senin (23/9/2024).

Sambang wilayah sekaligus bersilaturahmi bersama warga di Pos Kamling adalah sebagai salah satu upaya yang dilakukan Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Depok Timur dan Koramil 11 Depok untuk menjalin kemitraan bersama warga masyarakat dalam upaya menciptakan kamtibmas yang aman kondusif di masyarakat

Bripka Bagiyo selaku Bhabinkamtibmas Condongcatur, menjelaskan sambang masyarakat dengan melakukan kegiatan sambang Kost Kosan mengingat diwilayah Condongcatur terdapat banyak Asrama mahasiswa dari berbagai daerah juga banyak kos kosan di rumah rumah warga masyarakat

“Kegiatan dalam sambang kost-kosan seperti dengan kegiatan penempelan stiker / poster himbauan kamtibmas karena banyak terjadi kasus Curanmor, Curlaptop dan CurHP di kos kosan, sambang ini juga sebagai sarana untuk menggali informasi dari warga masyarakat, sehingga gangguan kamtibmas sedini mungkin dapat diantisipasi dan terdeksi,” jelasnya

Ditambahkan Bripka Bagiyo, Polsek Depok Timur setiap malam Sabtu dan malam minggu melakukan penebalan (Penambahan kekuatan) untuk melakukan Strong Point yaitu Patroli dan Stasioner di suatu tempat tertentu yang dinilai rawan seperti di sepanjang Ringroad utara mulai pukul WIB sd WIB untuk antisipasi kejahatan jalanan juga terkadang dengan kegiatan razia pengendara yang membawa miras, Senjata tajam, bahan peledak dan knalpot blombongan

“Beberapa hari lalu, Polsek Depok Timur mengamankan 7 orang Remaja yang salah satunya membawa senjata Gir bersabuk yang akan digunakan untuk melakukan tawuran antar kelompok (sebelumnya sudah terpantau saling tantang menantang di media sosial) selanjutnya dilakukan pembinaan di Kantor Polsek Depok Timur karena masih berusia Remaja dan mengingat masa depanya selanjutnya dilakukan pembinaan dengan nenghadirkan orangtuanya masing-masing dan membuat surat pernyataan serta dikenakan wajib apel di Polsek jika dikemudian terbukti mengulang kembali akan langsung di proses secara hukum,” ungkapnya

Disamping Sambang Pos Kamling dan Kos Kosan Bhabinkambtimas dan Babinsa Condongcatur kerap diundang pengurus RW atau Kampung untuk melakukan penyuluhan maupun menyampaikan himbauan pada pertemuan warga tentang kenakalan remaja dan kejahatan online yang marak akhir akhir ini di masyarakat. (Wasana/KIM Depok)