Gelar Lomba Kebersihan Lingkungan Antar RT, Padukuhan Tempel Siap Melanjutkan Kebiasaan Baik Merawat Lingkungan

Sleman- Warga Padukuhan Tempel menutup rangkaian perayaan hari kemerdekaan republik Indonesia ke 79 dengan jalan santai dan pembagian hadiah lomba kebersihan antar RT dan lomba-lomba lainnya. Acara yang diinisiasi oleh karang taruna Padukuhan Tempel, Lumbungrejo, Tempel ini dilaksanakan pada hari Minggu (8/9/2024) jam WIB.

Lomba kebersihan antar RT ini diinisiasi oleh Karang Taruna Padukuhan Tempel dalam rangka memeriahkan hari peringatan kemerdekaan Republik Indonesia. Ketua karang taruna padukuhan tempel yang sering disebut PERSADA Tempel (Persatuan Pemuda) Tempel, Deva Valentino Darmawan mengatakan lomba kebersihan lingkungan antar rt ini menjadi event pertama yagn nantinya akan diteruskan menjadi program berkelanjutan

“Lomba kebersihan lingkungan merupakan lomba 17-an dan program berkelanjutan di padukuhan Tempel guna mempercantik dan memperindah lingkungan padukuhan,” terang Deva.

“Lomba ini dimulai sejak tanggal 05 Agustus – 16 Agustus bulan lalu dengan pelaksanaan penilaian di tanggal 16 Agustus 2024 dengan kriteria penilaian Kebersiham, Keindahan, Kerapian serta Kreativitas,“ tambah Deva

Zulfa Ratnaningsih, Ketua PKK Tempel yang merupakan istri dari Dukuh Tempel Wawan menyambut baik inisiasi dari pemuda-pemudi Tempel yang mau memperhatikan lingkungan dengan mengadakan lomba tersebut dan mendukung penuh kegiatan ini.

“Adapun juri yang ditunjuk untuk menilai lomba kebersihan saat itu adalah Ketua Karang Taruna Lumbungrejo Tri Yuli Prihandono, Ketua PKK Kalurahan Lumbungrejo Sulastri dan Ulu-ulu Lumbungrejo Suharjasa,” ucap Zulfa

“Alhamdulilah para warga antusias dan semangat menyambut lomba ini,” tambah Zulfa

Keluar sebagai juara lomba kebersihan yakni RT 05 Padukuhan Tempel, dan juara 2 diraih oleh RT 02 sedangkan peringkat 3 diraih oleh RT 03. Juara diambil 1, 2, dan 3 dan memperoleh hadiah berupa perlengkapan seperti jumbo, gelas dan tempat gelas guna menunjang kegiatan di RT masing-masing dan menjadi inventaris RT.

Dalam penyampaian hadiah Dukuh Tempel, Wawan mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berpesan untuk tetap menjaga dan mempertahankan kebiasaan bersih dilingkungan RT masing-masing.

“Dengan adanya lomba kebersihan Tingkat padukuhan dalam rangka HUT RI ke 79 semoga kebersihan, kerapian, dan hijaunya lingkungan di padukuhan tempel bisa terjaga dan lestari serta giat bersih lingkungan menjadi semakin semangat dan meningkat,” sambut Wawan. (Aiss-Kim Ceria Lumbungrejo)




Karya Bakti TNI AD, Koramil 10 Berbah Bangun Talud di Padukuhan Karongan Berbah

Komandan Rayon Militer (Danramil) 10 Berbah Kapten (inf) Kusno melakukan peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan talud sepanjang 120 m dengan tinggi 80 cm lebar 30 cm di kampung Pedusan padukuhan Karongan, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY, Minggu (8/9/2024).

Kapten (inf) Kusno, menyampaikan bahwa kegiatan program Karya Bhakti TNI AD tahun 2024 dengan tema TNI AD Bersama Rakyat Bersatu Dengan Alam Untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat ini merupakan hasil musyawarah antara Babinsa Jogotirto Koramil 10 Berbah LPMK padukuhan Karongan Jogotirto beserta tokoh masyarakat.

Hasil dari musyawarah tersebut adalah membangun talud di kampung Pedusan dengan panjang 120 m, tinggi 80 cm dan lebar 30 cm dengan sumber dana dari Anggaran Pemerintah Kabupaten Program Karya Bhakti TNI dengan bekerjasama antara Kodim 0732/Sleman dengan Pemerintah Kabupaten Sleman

“Dengan dibangunnya talud sebagai sarana agar layak untuk dilewati oleh warga Karongan dan sekitarnya,” ucap Kusno. 

Kusno menuturkan, kegiatan ini merupakan tindak  lanjut dari program Pemerintah Bidang Pembangun Sarana dan prasarana khususnya melalui Program Karya Bhakti TNI di Kalurahan Jogotirto, Berbah dalam rangka meningkatkan partisipasi kelembagaan dan partisapi masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar tercipta lingkungan yang bersih, rapi dan sehat sehingga dapat mendukung  program Sleman Sembada.

“Dengan  Karya Bhakti sebagai wujud kemanunggalan  TNI dan Rakyat guna mendukung sistem  Pertahanan Rakyat Semesta Aspek Darat,” jelas Kusno.

Kusno berharap agar masyarakat saling bekerjasama  tolong menolong bergotong royong dalam membangun talud juga dalam aspek kehidupan.

“Karena gotong royong merupakan ciri Rakyat Indonesia,” pungkas Kusno.

Lurah Jogotirto Mitha Mayasari, menyambut baik kegiatan Karya Bhakti Koramil 10 Berbah yang berbuat nyata untuk masyarakat dengan program Karya Bakti membangun  sarana berupa talud di Padukuhan Karongan.

“Kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat seperti ini semoga tetep berlanjut untuk tahun tahun berikutnya,” harap Mitha.

“Semoga pembangunan talud berjalan lancar dan memberikan manfaat. Semoga yang kita kerjakan  menjadi amal bagi kita semua,” tutup Mitha. (Kusnadi/KIM Berbah)




Optimalkan Pelayanan Hukum, Condongcatur Teken MoU dengan Kejari Sleman

Sleman – Pemerintah Kalurahan Condongcatur Menjalin Kerjasama Bidang Hukum Dengan Kejaksaan Negeri Sleman. Penandatanagan MoU ini tertuang dalam surat perjanjian Kerjasama antara Kalurahan Condongcatur dengan Kejaksaan Negeri Sleman tentang Kerjasama Bidang Hukum Nomor 180 / 183, Nomor 07/ yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Sleman, Senin (9/9/2024).

Kepala Kejaksaan Negeri Sleman, Bambang Yunianto, menjelaskan, kerjasama dalam bidang hukum ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyelesaian apabila terdapat permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan bidang hukum dilingkungan Kalurahan Condongcatur dan untuk meningkatkan pemahaman hukum bagi masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan hukum dan penerangan hukum

“Ruang lingkup perjanjian kerjasama meliputi tindakan hukum Perdata dan Tata Usaha Negara berupa Konsultasi, Pemberian pelayanan bantuan hukum Ligitasi / Non Ligitasi, Mediasi / Negoisisasi atau Alternative Dispute Resolution (ADR), Pemberian Pendampingan Hukum (legal Asistance) dan Pendapat Hukum (legal Opinion) terhadap permasalahan hukum dan Kegiatan sosialisasi penyuluhan serta penerangan hukum kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kalurahan Condongcatur masih menjadi pioner sebagai Pemkal yang melakukan kerjasama dengan Kejari Sleman hingga saat ini yang telah melakukan kerjasama antara lain BPJS Ketenagakerjaan, BPR Sleman, PDAM Sleman dan lainnya.

“Setelah Pemerintah Kalurahan Condongcatur tidak menutup kemungkinan ada pemkal yang lain, karena selama ini yang banyak melakukan kerjasama adalah institusi pemerintah dan BUMD, ” pungkasnya

Sementara itu, Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, berharap dengan kerja sama ini, Pemerintah Kalurahan Condongcatur dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan memantapkan proses reformasi birokrasi di Kalurahan serta dapat memberikan kepastian hukum terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat Kalurahan Condongcatur

“Hari ini kita melakukan penandatanganan kerjasama antara Kejaksaan Negeri Sleman dengan Pemkal  Condongcatur dan Kesepakatan bersama ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan upaya penyelesaian apabila terdapat permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan bidang hukum di lingkungan Pemerintah Kalurahan Condongcatur dan sejak tahun 2016 kita telah melakukan kerjasama dengan Kejari Sleman,” ucapnya. (Wasana/KIM Depok)




Perwosi Sleman Gelar Senam Lansia Massal di Ambarketawang

Sleman – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Sleman menggelar senam massal untuk lansia di Lapangan Ambarketawang, Gamping, Sleman, Senin (9/9/2024). Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang juga merupakan Ketua Perwosi Sleman.

Kustini pada kesempatan tersebut mengajak agar setiap lansia untuk rutin melakukan aktivitas olahraga, termasuk salah satunya senam.

“Senam merupakan salah satu budaya kita Yogyakarta khususnya Sleman, karena ada sedikit unsur seni tarinya,” ujar Kustini.

“Disamping itu, untuk para lansia  Ambarketawang diharapkan juga ikut melestarikan aneka macam Seni budaya yang lain, karena Ambarketawang sangat kaya berbagai jenis adat dan tradisi,” imbuhnya.

“Sehat jiwa, sehat raga, sejahtera untuk para lansia di Ambarketawang Gamping Sleman,” tambah Kustini.

Kegiatan senam juga diisi dengan penyerahan bantuan dari Perwosi untuk para lansia, khususnya yang berusia 70-90 tahun.

“Bingkisan sederhana, semoga bermanfaat untuk para lansia sepuh,” tutup Kustini. (Djoko P Sentot/KIM Kapanewon Gamping)




Ribuan Pelari Ikuti Event Sleman Temple Run 2024

Sleman – Sleman Temple Run tahun 2024 kembali digelar Minggu (8/9) pagi di kawasan Candi Banyunibo, Prambanan. Event sport tourism yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya ini diikuti ribuan pelari dari berbagai kota di indonesia dan pelari mancanegara.

Seperti tahun sebelumnya, event Sleman Temple Run 2024 kembali melombakan tiga kategori  yaitu fun run dengan jarak 5 kilometer, kemudian kategori 15 kilometer dan kategori 30 kilometer.

Pada pelaksanaannya, peserta lari dengan kategori jarak tempuh 30 kilometer dilepas pada pukul WIB dengan batas waktu maksimal finish 7 jam. Kemudian untuk kategori jarak tempuh 15 kilometer dilepas langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo pada pukul WIB dengan batas waktu maksimal 4 jam.

Sedangkan peserta lari dengan kategori fun run jarak tempuh 5 kilometer dilepas pada pukul WIB dengan batas waktu maksimal 1,5 jam.

Usai melepas peserta lari, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Sleman Temple Run pada tahun 2024.

Ia juga mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh peserta lari yang telah memberikan kontribusi positif dalam meramaikan sektor pariwisata di Sleman.

“Semoga Sleman Temple Run kali ini dapat memberikan pengalaman berbeda bagi runners dan juga memberi dampak positif bagi sektor pariwisata di Sleman,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Ishadi Zayid dalam keterangannya menjelaskan bahwa selain berkompetisi, dalam Sleman Temple Run ini peserta lari akan melewati rute dengan pemandangan objek wisata bangunan cagar budaya candi.

Menurutnya, Sleman Temple Run ini berkonsep lari lintas alam yang dapat menjadi ajang promosi untuk memperkenalkan potensi pariwisata di wilayah Sleman.