Gelar Raker, MUI Ngaglik Akan Fokus Buat Program untuk Hadapi Ancaman Kasus Sosial di Masyarakat

Sleman – Ketua MUI Sleman, Akhmad Fatah menyatakan keprihatinannya atas maraknya kasus penjualan miras ilegal dan pinjol di Kabupaten Sleman. Hal tersebut disampaikannya pada Rapat Kerja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ngaglik yang diselenggarakan di Gedung IPHI Kapanewon Ngaglik, Klidon, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, Jumat (6/9/2024).

“Indonesia pada umumnya dan Wilayah Sleman pada khususnya akhir-akhir ini dikejutkan masalah outlet 23 yang menjual Miras di beberapa tempat, disamping masalah politik misalnya Pilkada, dibarengi dengan Beberapa Kasus Sosial kemasyarakatan misalnya Narkoba , Miras dan Pinjol serta kasus-kasus lainnya yang menyertainya,” ujarnya.

Untuk itu, ia berpesah kepada pengurus MUI agar dapat membuat langkah pencegahan untuk dapat mengantisipasi hal tersebut.

“Khususnya para pengurus MUI Kapanewon Ngaglik dimana setiap komisi mempunyai tugas untuk kegiatan tersebut,” tutur Ahmad Fatah.

Ketua MUI Kapanewon Ngaglik, Hajar Dewantara mengatakan bahwa ia akan segera membahas kasus-kasus tersebut serta membuat langkah-langkah untuk menindaklanjutinya.

“Sebagai langkah awal mencoba mendata dan mencari tahu kasus kasua tersebut dimana lokasi di Ngaglik sehingga penyelesaian fokus ke lokasi supaya tidak menyebar yang lebih luas,” ungkap Hajar.

“Disambing membahas masalah terkini juga dibahas terkait komisi Fatwa dan Hukum serta masalah Pemuda dan Pemberdayaan Perempuan serta Komisi komisi lainnya. Harapannya semua komisi btsa melaksanakan sesuai fungsi dan tugas masing-masing komisi,” harapnya.

Sementara itu, Panewu Anom Ngaglik, Bambang Efri Murtejo berharap raker yang diselenggarakan ini dapat menghasilkan rencana kerja yang nyata, dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. (Srp/Kim Ngaglik)




Tetapkan DPSHP Pilkada Sleman 2024, PPS Sumberrejo Gelar Rapat Pleno

Sleman – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2024 tingkat Kalurahan Sumberrejo, di Ruang Serbaguna Kalurahan Sumberrejo, Tempel, Sabtu (7/9/2024).

Hadir dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP tersebut Lurah Sumberrejo,Panwaslu Desa/Kalurahan, PPK Kapanewon Tempel, Perwakilan dari Tim Bakal Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati tingkat Kalurahan, Babinsa Bhabinkamtibmas Kalurahan Sumberrejo dan PPS beserta kesekretariatan PPS Sumberrejo.

Rapat pleno dipimpin dan dibuka Ketua PPS Sumberrejo, Wahyu Hariyanto yang kemudian membacakan tata tertib Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2024 tingkat PPS.

Dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPSHP tersebut, Anggota PPS Sumberrejo, Divisi Pemutakhiran Daftar Pemilih, Data dan Informasi, Irena Nuraeni menyampaikan rekapitulasi DPS hasil perbaikan.

“Setelah dilakukan pendataan terhadap perubahan pemilih dan penyandingan data yang kami dapat dari pihak lain, seperti dari pengawas dan KPU, serta masukan tanggapan dari masyarakat, kami tetapkan dari sejumlah TPS se Kalurahan Sumberrejo yaitu 8 TPS , Pemilih aktif DPS setelah diperbaiki 3621 orang terdiri dari 1766 laki-laki 1855 perempuan, pemilih baru 5 orang, 1 laki-laki 4 perempuan, pemilih tidak memenuhi syarat 10 nama, 3 laki laki 7 perempuan, perbaikan data pemilih 1, dan pemilih potensial non KTP-EL sebanyak 17 nama,” ungkap Irena.

Kemudian setelah penandatanganan Berita Acara Rekapitulasi DPSHP tersebut, BA disampaikan kepada peserta rapat pleno yang hadir antara lain Lurah, PPK, KPU melalui PPK, Tim Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sleman tingkat Kalurahan dan Panwaslu Desa/kelurahan, untuk kemudian ditutup oleh Ketua PPS Sumberrejo. (sbd_kimtempel)




Resmi Dikukuhkan, KIM Wara Aji Cangkringan Diharap Dapat Jadi Jembatan Informasi Antar Masyarakat dengan Pemerintah

Sleman – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) “Wara Aji” Kapanewon Cangkringan resmi dikukuhkan pada hari Sabtu (7/9/2024). Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara masyarakat dengan pemerintah dalam bidang informasi dan komunikasi.

Dalam sambutannya, Panewu Cangkringan, Djaka Sumarsono, mengapresiasi peran aktif anggota KIM “Wara Aji” yang berasal dari berbagai latar belakang.

“Meskipun anggota dari berbagai latar belakang, semoga dapat bersinergi dengan baik dengan pemerintah kalurahan, Pemerintah Kapanewon Cangkringan, dan Pemerintah Kabupaten Sleman,” harap Djaka.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas partisipasi aktif anggota KIM dalam mendukung kegiatan informasi di wilayah Cangkringan.

“Terima kasih telah ikut berpartisipasi dalam KIM Cangkringan. Kami mengapresiasi kegiatan bapak dan ibu, semoga bisa bermanfaat bagi Kapanewon Cangkringan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Agastya Dedy Kusuma, Pranata Hubungan Masyarakat Dinas Kominfo Kabupaten Sleman menyatakan apresiasinya atas peran KIM Cangkringan dalam memproduksi konten berita dan media sosial.

“Kami dari Dinas Kominfo berterima kasih sudah menjadi mitra Kabupaten Sleman dalam produksi konten baik berita maupun media sosial. Semoga KIM ‘Wara Aji’ dapat melaksanakan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Agas berharap, pengukuhan KIM “Wara Aji” ini diharapkan dapat memperkuat peran KIM dalam menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, meningkatkan literasi informasi, dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam menyampaikan program.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kapanewon Cangkringan dan sekitarnya, sehingga tercipta komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah,” tutupnya. ( Cangkringan)




Wakili DIY di PON XXI, Atlet Asal Kalurahan Soropadan Temui Lurah Condongcatur

Sleman – Satu lagi atlet dari Kalurahan Condongcatur ikut bermain dalam PON XXI tahun 2024 di Aceh-Sumut mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta. Jika sebelumnya cabang olahraga taekwondo diwakili oleh Dimas Bagas Prabandaru Wijayatmaka. Kini cabang olahraga rugby diwakili oleh Beriel Swarnadipa Nugraha, warga  Soropadan, Kalurahan Condongcatur yang masih menempuh pendidikan tinggi di Universitas Negeri Yogyakarta.

Didampingi ayahnya Trimo, Bariel bersilaturahmi kepada Lurah Condongcatur, Jumat (6/9/2024). Pada kesempatan itu Beriel sapaan akrabnya, memohon doa restu kepada Luah Condongcatur untuk berangkat ke Provinsi Aceh mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI, mewakili DIY pada tanggal 9 September mendatang. Sementara, cabang olahraga rugby sendiri akan dipertandingkan mulai tanggal 12 sampai 16 September 2024.

“Mohon doa restu dan dukunganya Bapak Lurah dan segenap warga Condongcatur dan warga DIY umumnya, agar dalam pertandingan nanti tim rugby diberikan kelancaran dan dapat mempersembahkan hasil yang terbaik untuk Kontingen DIY dan menjadi juara,” kata Beriel.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, lantas memberikan motivasi bagi Beriel. Ia berpesan agar Bariel dan tim memaksimalkan kemampuannya dalam bertanding.

“Selalu berlatih, saling kerjasama kuncinya dalam sebuah tim ruby DIY dan jaga sportifitas, bawa nama baik DIY, terut berdoa, jaga kesehatan maksimalkal dalam bertanding. Sehingga di PON XXI tim rugby DIY dapat menyumbangkan prestasi terbaik. Sukses untuk Beriel dan tim, semoga dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi warga condongcatur lainya untuk berprestasi dicabang olahraga maupun bidang lainya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu pun, Lurah Condongcatur menyerahkan sumbangan sebagai penyemangat dan motivasi.

Sebelumnya, rugby merupakan sejenis permainan bola tim yang dimainkan oleh dua tim. Setiap tim mencoba mencetak skor dengan cara menyepak, melontar, atau membawa bola sehingga mereka dapat menyepak untuk melepaskan gol lawan atau menyentuh di belakang garis lawan. Tim yang mencetak poin paling banyak menjadi pemenang. (Wasana / Kim Depok)




Terima Program CSR Konservasi Anggrek Merapi, Bupati Sleman Dukung Pelestarian Anggrek Langka Ikon Merapi

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Akashi Wahana Indonesia (AWI) dan PT GS Battery berupa bantuan konservasi keanekaragaman hayati pelestarian Anggrek Merapi pada Kamis, (5/9) Tunggularum, Wonokerto Turi. CSR tersebut secara simbolis diterima oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dengan menerima plakat dan pemotongan pita Green House Anggrek Merapi

Bantuan CSR dari PT AWI dan PT GS Battery ini nantinya akan diserahkan kepada Kelompok Tani Sekar Arum yang akan mengelola CSR berupa Green House Anggrek Merapi ini.

Kustini dalam sambutannya menyampaikan upaya pelestarian anggrek langka ikon Merapi ini menjadi momentum untuk menjaga warisan kekayaan alam yang tidak ternilai untuk generasi mendatang. Ia mengatakan melalui kegiatan ini juga dapat mengedukasi masyarakat untuk mengenal lebih jauh jenis anggrek langka endemik Merapi dan turut aktif melestarikannya.

“Upaya konservasi anggrek ikon Merapi perlu dilakukan secara optimal dibarengi upaya peningkatan budidaya dan pengembangannya. Saya harap melalui program CSR ini, pelestarian anggrek langka ikon Merapi ini dapat meningkatkan populasi anggrek sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dalam melestarikan keanekaragaman hayati lereng Merapi,” kata Kustini

Sementara itu Presiden Direktur PT Akashi Wahana Indonesia, Noboru Matsumoto mengatakan program CSR kali ini memiliki tujuan yang sama dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yakni untuk mencapai dunia yang lebih baik dan berkelanjutan secara global. Adapun hal yang dilakukan yakni menjaga ekosistem daratan, pelestarian hutan,  pemulihan degradasi lahan dan perlindungan biodiversitas flora dan fauna untuk mewariskan manfaat sumber daya alam untuk generasi berikutnya.

“Konservasi keragaman flora khususnya Anggrek Merapi ini dari bahaya kepunahan sangatlah penting. Mungkin kontribusi kami tidak seberapa bagi masyarakat namun kami akan berupaya sedikit demi sedikit agar dapat mencapai tujuan SDGs melalui program bantuan CSR ini,” ujar Noboru