Sleman – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kalurahan Lumbungrejo Kapanewon Tempel melaksanakan penempelan Daftar Pemilih Tetap (DPT ) di tempat-tempat strategis di lokasi TPS, Senin (23/9/2024).
Pengumuman DPT ini dilaksanakan sesuai jadwal tahapan KPU mulai dari Minggu , 22 September sampai tanggal 27 November 2024.
Menurut Wildan Rizaldi, selaku Kadiv Data Dan Informasi PPS Lumbungrejo Kapanewon Tempel,kegiatan ini merupakan tahapan dari Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sleman tahun 2024.
Penempelan Daftar Pemilih Tetap ditempat-tempat strategis ini bertujuan agar warga masyarakat yang mempunyai hak pilih dapat dengan mudah melakukan pengecekkan identitasnya apakah sudah terdaftar atau belum dalam DPT.
“Dengan ditempelkannya DPT ini diharapkan ada tanggapan dari masyarakat apabila ada yang belum terdaftar dalam DPT, sehingga harapannya tidak ada lagi pemilih tercecer atau belum terdaftar,” ungkap Wildan.
Ditambahkan oleh Wildan, bahwa jumlah pemilih pada Pemilihan Bupati Dan Wakil di Kabupaten Sleman ditetapkan sebanyak jiwa terdiri atas pemilih laki-laki dan pemilih perempuan.
“Sedangkan untuk wilayah Kapanewon Tempel sendiri jumlah DPT untuk Pilkada Sleman tahun ini sejumlah yang terdiri dari pemilih laki-laki dan pemilih perempuan, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh komisi pemilihan umum kabupaten Sleman dalam rapat pleno terbuka pada Sabtu lalu (21/9/2024),” ungkapnya.
“Kalurahan Lumbungrejo pada Pilkada 2024 mendatang ditetapkan jumlah TPS sebanyak 11, dengan total DPT sebanyak , meliputi laki-laki, dan perempuan. DPT itu sendiri sudah ditempel di tempat-tempat strategis di lokasi yang akan didirikan TPS,” lanjutnya
Dalam kesempatan yang sama Ketua PPS Lumbungrejo Sih Budi Daryanto menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat dalam memeriksa dan memastikan keabsahan data mereka dalam DPT, serta untuk menjaga transparansi dan partisipasi dalam proses pemilihan.
“Seiring dengan perkembangan teknologi, KPU juga telah menyediakan alternatif lain bagi masyarakat untuk memeriksa status mereka dalam DPT melalui website resmi . Ini memberikan kenyamanan bagi warga yang ingin melakukan pengecekan tanpa harus datang langsung ke PPS atau kantor Kalurahan,” jelas Sih.
“Langkah ini merupakan wujud konkret dari upaya pemerintah untuk memanfaatkan teknologi dalam mempermudah akses informasi terkait satu inovasi penting dalam Pilkada 2024 adalah memberikan peluang bagi masyarakat untuk memberikan masukan kepada KPU melalui PPS jika ada warga yang belum terdaftar dalam DPT. Meskipun DPT telah mencapai tahap final, hal ini membuktikan bahwa KPU terbuka terhadap saran dan perbaikan data yang bisa diberikan oleh masyarakat. Partisipasi aktif dari masyarakat dalam proses pemilu menjadi dasar kuat bagi keabsahan dan integritas pemilihan itu sendiri,” imbuhnya.
Ditambahkan oleh Sih Budi, salah satu upaya yang tampak dalam pengumuman DPT adalah penempelan di tempat-tempat umum,kegiatan penempelan DPT sudah disebar di berbagai titik di wilayah Lumbungrejo, termasuk di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Langkah ini sangat penting untuk memastikan bahwa informasi terkait DPT dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali.
“Pengumuman DPT bukan hanya sekadar pemberitahuan mengenai siapa yang berhak memberikan suara, tetapi juga merupakan perwujudan dari semangat partisipasi dan transparansi dalam sistem demokrasi. Langkah-langkah yang diambil oleh KPU, seperti pengumuman melalui PPS dan website, serta upaya penempelan DPT di tempat-tempat strategis, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat aktif dalam proses pemilihan dan menjadi bagian dari pengawasan atas keberlangsungan demokrasi Negara,” jelas Sih Budi.
“Oleh karena itu, penting bagi setiap warga negara untuk memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh KPU untuk memastikan bahwa data mereka dalam DPT akurat dan untuk memberikan masukan jika diperlukan. Pilkada adalah panggilan untuk bersatu sebagai sebuah komunitas dalam menentukan arah masa depan kabupaten, dan partisipasi aktif dari semua pihak akan mengukuhkan fondasi demokrasi yang kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (sbd_kimtempel)