PPK Tempel Hadiri Monitoring dan Evaluasi Pembentukan KPPS

Untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tempel menghadiri acara rapat koordinasi monitoring dan evaluasi terhadap pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2024.
Kegiatan ini dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Baehaqi , yang dihadiri para Komisioner, para ketua dan anggota PPK se Kabupaten Sleman yang digelar di Ruang Rapat KPU Sleman pada Selasa (8/10/2024).
Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Baehaqi mengatakan, rakor monitoring dan evaluasi ini merupakan penilaian terhadap perkembangan yang dihadapi oleh PPK dalam melaksanakan pembentukan KPPS oleh PPS di Wilayah masing-masing.
“Jadi rakor monev ini dalam hal teknis pembentukan KPPS apakah sudah sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis seperti yang sudah di atur dalam PKPU atau surat edaran KPU RI, terlebih bagi beberapa Kapanewon yang dalam penentuan KPPS nya masih belum selesai karena ada yang melebihi kuota kebutuhan, masih adanya calon-calon kpps yang tersangkut namanya di sipol yang karena ketidaktahuannya terdaftar sebagai anggota sebuah partai politik, untuk segera dilakukan klarifikasi ditambah lagi sebelum penetapan calon KPPS harus dilakukan pendaftaran secara mandiri melalui siakba serta skrining terhadap keikutsertaan dalam jaminan kesehatan nasional,” jelas Ahmad.
Selanjutnya, Huda Al Amna , Komisioner KPU kabupaten Sleman yang mengampu Divisi SDM dan Sosdiklih Parmas menguraikan, pada rakor monev ini , semua PPK akan dibekali secara detail untuk nanti meneruskan dan membuat Bimtek lanjutan terkait pemungutan, perhitungan dan rekap suara kepada PPS agar dapat selanjutnya memberikan bimbingan teknis juga kepada KPPS.“Kami harap, melalui rakor monev ini, semua PPK bisa mentransformasikan bekal ilmu yang didapat dari para pemateri dalam hal ini para Komisioner kepada PPS. Sehingga para anggota PPS dapat memahami tata cara pengisian seluruh dokumen serta tugas dan fungsi dari KPPS,” tandasnya.(sbd_kimtempel)



