Bahas RKPKal 2025, Lumbungrejo Gelar Musrenbangkal

Sleman – Dalam rangka membahas dan menyepakati Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Kalurahan tahun 2025, Pemerintah Kalurahan Lumbungrejo Kapanewon Tempel melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kalurahan (Musrenbangkal) di GOR Serbaguna Kalurahan Lumbungrejo pada Jum’at (4/10/2024) siang.

Dalam sambutannya Lurah Misbah Al Hakim mengatakan bahwa kegiatan musrenbangkal ini merupakan suatu momen penting yang diselenggarakan dalam pembangunan tingkat Kalurahan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan per tahun nya.

“Musrenbangkal ini juga melibatkan semua komponen masyarakat, lembaga kemasyarakatan seperti BPkal, RT, RW, LPMkal, PKK, Kader Kesehatan, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Agama, Penggerak UMKM, serta unsur pemerintah Kalurahan dengan tujuan untuk menyetujui dan menyepakati skala prioritas pembangunan, baik kebijakan dari pemerintah Kalurahan maupun yang diajukan di wilayah masing-masing untuk tahun 2025. Yang mana rencana pembangunan tersebut dibiayai oleh berbagai sumber dana baik itu Alokasi Dana Desa, Dana Desa, Pendapatan Asli Desa, Ban Prov, PBK, PBH dan sumber dana lainnya,” ungkap Misbah.

Panewu Tempel, Agung Dwi Maryoto menyampaikan bahwa saat ini pemerintah Kalurahan hingga Pemerintah kabupaten diwajibkan melakukan kemampuan kemandirian fiskal sehingga tidak mengandalkan anggaran dari Dana Alokasi Khusus serta Dana Alokasi Umum.

“Lebih dari itu kami atas nama pemerintah Kapanewon Tempel mengapresiasi penuh kepada pemerintah Kalurahan Lumbungrejo dalam pencapaian pembangunan pada 2 tahun terakhir ini. Dengan semangat positif dan tekad kuat Kalurahan Lumbungrejo siap memasuki tahun anggaran 2025 dengan visi pembangunan yang semakin jelas dan lebih terarah, demi kesejahteraan seluruh warganya,” ungkap Agung Dwi Maryoto.

Selanjutnya, Yohannes Purnama Kristiawan, Kepala Bidang Administrasi, Keuangan Dan Aset Kalurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman dalam sambutannya juga mengapresiasi pelaksanaan Musrenbangkal Lumbungrejo ini berlangsung sesuai dengan kesepakatan yaitu tidak melebihi bulan Oktober.

“Kesiapan jajaran pemerintah Kalurahan Lumbungrejo dalam mengelola perencanaan dan menyikapi dinamika yang berkembang di masyarakat atau di lapangan diharapkan menjadi daya dorong yang lebih kuat dalam mengakselerasi pencapaian target-target pembangunan, seiring tentu nya dengan pelaksanaan kebijakan reformasi Kalurahan yang terus berkembang,” ungkap Purnama.

Kemudian dilanjutkan pemaparan Rancangan RKPkal Lumbungrejo tahun 2025 yang akan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kalurahan Lumbungrejo tahun 2024 ini menghasilkan sejumlah keputusan yang disampaikan oleh Pangripta ( Kepala Perencanaan) Kalurahan Lumbungrejo, Moch. Agung Saputra.

“Beberapa diantaranya termasuk alokasi anggaran untuk proyek-proyek infrastruktur, program sosial, dan inisiatif pengembangan ekonomi masyarakat Kalurahan. Kemudian pendapat dari Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMKal) juga sangat kami hargai. Kontribusi mereka dalam membahas dan menyempurnakan rancangan RKP Kalurahan tahun 2025 sangat berarti bagi kesuksesan rencana pembangunan Kalurahan,” jelas Agung.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata dari partisipasi masyarakat dan pemerintahan Kalurahan Lumbungrejo dalam proses perencanaan pembangunan. Semangat kebersamaan dan kerjasama yang terlihat dalam musyawarah ini diharapkan dapat menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan visi Kalurahan Lumbungrejo sebagai komunitas yang sejahtera dan berkembang” demikian tutup Agung, sebelum mengakhiri musyawarah yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara Penetapan dan kesepakatan atas rancangan RKP Kalurahan tahun 2025 oleh para pihak yang nantinya akan dibahas dalam musrenbang tingkat Kapanewon. (sbd_kimtempel)




SDN Demakijo 2 Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Sleman – SD Negeri Demakijo 2 mengadakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Kisah dan meneladani sifat Nabi Muhammad SAW” (4/10/24). Acara ini bertujuan untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad dan mengajak seluruh siswa, guru, dan orang tua untuk meneladani akhlak serta sifat-sifat mulia Nabi Muhammad

Acara dirangkai dalam kegiatan tahunan sekolah dan ekstrakurukuler Hadrah  Al Mahdi yang awal pembentukanya bekerjasama dengan TPQLB dan biasa diadakan pada hari minggu setiap pekanya. TPQLB adalah kegiatan rintisan dari Yayasan Spirit Dakwah Indonesia yang berkolaborasi dengan SD Negeri Demakijo 2 Gamping.

Kepala SDN Demakijo 2, Apri Nur Lestari, menekankan pentingnya meneladani sifat-sifat Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

“Nabi Muhammad SAW merupakan teladan terbaik dalam hal kasih sayang, kejujuran, dan kedamaian,” ungkapnya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Alqur’an dan dilanjutkan dengan shalawat bersama yang diiringi oleh Grup Rebana Al Mahdi SDN Demakijo 2.

Untuk tausyiah/ dongeng kisah Nabi Muhammad SAW, siswa-siswi SDN Demakijo 2 dipandu Kak Andi Air, di mana para siswa diajak untuk meneladani sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta diajak berdiskusi mengenai kejujuran, toleransi, dan kepedulian sosial, serta bagaimana sifat-sifat tersebut dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah dan masyarakat.

Shoheh, selaku Koordinator TPQLB yang menjalin kerjasama dengan SDN Demakijo 2 berharap agar seluruh siswa dapat meneladani sifat-sifat Nabi dan menjadikannya sebagai pedoman dalam berperilaku sehari-hari.

“Dengan diadakannya acara ini, diharapkan semangat cinta terhadap Nabi Muhammad SAW dapat tumbuh dalam diri setiap peserta,” ungkapnya. (M Sinung Restendy/KIM Gamping)




BUMKal di Sendangtirto Luncurkan Beras Lokal untuk Bantu Warga Kurang Mampu

BUMKal Sendangtirto, Berbah meluncurkan beras  produksi petani Sendangtirto Beras Kita Mandiri, Jum’at (4/10/2024) di Soto Mbah Doel Jetak, Sendangtirto, Berbah, Sleman.

Lurah Sendangtirto Amir Junawan dalam sambutannya didepan puluhan warga padukuhan Jetak Sendangtirto menyampaikan bahwa penyediaan beras Kita Mandiri merupakan program BUMKal Sendangtirto yang dilakukan pada setiap hari Jum’at untuk warga masyarakat yang kurang mampu.

Ia menambahkan, mengingat  kondisi saat ini perekonomian belum baik lapangan kerja terbatas, maka BUMKal Makmur Mandiri  menyediakan beras  untuk membantu meringankan kebutuhan pangan masyarakat .

“Dengan slogan Dari BUMKal Makmur Mandiri Sendangtirto untuk masyarakat Sendangtirto demi terwujudnya Sendangtirto SAKINAH maka diadakan kegiatan Jum’at  Berkah penyediaan beras Kita Mandiri dari BUMKal  Makmur Mandiri. Harapannya dengan kegiatan tersebut keberadaan BUMKal Makmur Mandiri dirasakan kemanfaatan bagi masyarakat,” ucap Amir.

“Mohon dukungan dan do’anya untuk keberlangsungan BUMKal Makmur Mandiri sehingga kedepan bisa lebih bermanfaat,” tambahnya.

Direktur BUMKal Makmur Mandiri Sendangtirto Berbah, Bayu Satriyo Nugroho membenarkan bahwa penyediaan beras Kita Mandiri merupakan program dari BUMKal Makmur Mandiri untuk warga kurang mampu.

“Beras merupakan produksi petani Sendangtirto,” ungkapnya.

Bayu mengatakan, BUMKal menjual kepada warga dengan harga , dibawah harga pasaran beras Sendangtirto, sedangkan harga pasaran lebih Dari tergantung kualitas beras.

“Untuk pembelian dari petani rupiah. Selisih harga merupakan subsidi dari BUMKal yang didapatkan dari CSR para pengusaha yang peduli dan mendukung program jumat berkah, juga salah satunya dari pribadi lurah Sendangtirto Amir Junawan,” ucap Bayu.

“Meski beras dijual dengan harga dibawah pasar tapi kondisi beras adalah kualitas bagus,” tambahnya.

Kepala Unit Perdagangan Eny Sudaryanti menyampaikan bahwa warga yang berhak membeli beras murah Jum’at Berkah adalah warga kalurahan Sendangtirto dengan kondisi kurang mampu atau miskin dengan menunjukkan kartu miskin atau rentan miskin.

Untuk setiap Jum’at disedikan sekitar 500 kg atau 160 pack tiga kiloan.

“Untuk Jum’at berkah penyediaan beras beras Kita Mandiri perdana diperuntukkan bagi warga padukuhan Jetak. Berikutnya dijadwal bergiliran tiap padukuhan di kalurahan Sendangtirto,” tutup Eny. (Kusnadi/KIM Berbah)




Gandeng  Yayasan Amal Mata Indonesia MAN 4 Sleman Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis

Sleman – MAN 4 Sleman menggandeng Yayasan Amal Mata Indonesia (Charity Vision) menggelar kegiatan Pemeriksaan Mata Gratis dan Kacamata Bersubsidi.  Kegiatan berlangsung selama dua hari Rabu – Kamis (02 – 03/10/2024), di Aula 2. Yayasan Amal Mata Indonesia (Charity Vision) adalah lembaga amal yang berfokus pada pemeriksaan mata dan penyediaan kacamata bagi masyarakat. Misi yayasan ini adalah untuk menjangkau masyarakat agar dapat mengakses sarana pemeriksaan mata secara gratis dan mendapatkan kacamata bersubsidi.

“Bagi siswa-siswi yang mengalami gangguan mata, kita komunikasikan dengan orang tua dan ada subsidi khusus,” ujar Isnain Septiani Dhamayanti  Guru BK yang juga koordinator kegiatan Kamis (3/10/2024). 

“Dengan sistem ini, siswa dari keluarga kurang mampu bisa mendapatkan kaca mata dengan harga terjangkau,” tegasnya.

Kegiatan dimulai dengan pemeriksaan mata awal melalui tahap skrining menggunakan alat Snellen chart. Tahap skrining ini dilakukan oleh Tim Bimbingan Konseling (BK) dan beberapa siswa perwakilan OSIS yang telah mendapatkan pelatihan dari petugas Yayasan Amal Mata Indonesia.

Data hasil skrining digunakan untuk melaksanakan pemeriksaan mata lanjutan. Siswa yang terdeteksi memiliki gangguan penglihatan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui jenis-jenis gangguan penglihatan, terutama miopi (rabun jauh), hipermetropi (rabun dekat), dan astigmatisme (silinder).

Kepala MAN 4 Sleman, Ahmad Arif Makruf, menyambut positif kegiatan ini dan berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa-siswi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Amal Mata Indonesia atas kerjasama ini. Pemeriksaan mata sangat penting, terutama bagi siswa-siswi kami, karena penglihatan yang baik sangat memengaruhi proses belajar. Semoga kegiatan ini dapat membantu mereka yang memiliki gangguan penglihatan sehingga dapat belajar dengan lebih optimal,” ungkapnya.

Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya siswa yang antre untuk mencoba berbagai frame kacamata yang disediakan oleh Yayasan Amal Mata Indonesia. Diharapkan, melalui kegiatan ini, siswa-siswi dapat terbantu dalam proses belajar, terutama saat menggunakan penglihatan mereka untuk membaca buku atau membaca dari jarak jauh, seperti bacaan di papan tulis. (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




ASB Jerman Bersama Komunitas Banyu Bening Canangkan Program Air Minum dan Penyehatan Lingkungan

Sleman – Lembaga Non Pemerintah Internasional Arbeiter Samariter Bund (ASB) yang berasal dari Jerman menyambangi Komunitas Banyu Bening Sleman dengan maksud ingin berkolaborasi dalam program penguatan kapasitas lokal untuk air minum dan penyehatan lingkungan yang aksesibel dan peka iklim melalui peningkatan respon kemanusiaan yang ramah lingkungan.

Rombongan yang dipimpin oleh Nasrus Sukroni selaku Project Manajer Arbeiter Samariter Bund diterima secara langsung oleh Ketua Komunitas Banyu Bening, Sri Wahyuninigsih di Pendapa Sekolah Air Hujan Banyu Bening yang terletak di Dusun Tempursari, Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Kamis (3/10/2024).

Mengawali pembicaraannya, Nasrus menuturkan bahwa program yang sedang dirancang lembaganya merupakan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim dan meningkatkan akses terhadap air minum bersih serta sanitasi yang berfokus pada penguatan kapasitas lokal, aksesibilitas dan peka iklim, serta respon kemanusiaan yang ramah lingkungan.

Secara detail, ia menjabarkan bentuk penguatan kapasitas lokal yaitu meningkatkan kemampuan pemerintah daerah, masyarakat, dan komunitas lokal dalam merencanakan, mengelola, dan mengimplementasikan program air minum dan penyehatan lingkungan yang berkelanjutan. Sedangkan yang dimaksud dengan aksesibilitas dan peka iklim adalah mampu mengintegrasikan solusi yang tanggap terhadap dampak perubahan iklim, seperti pola cuaca ekstrem, dengan memastikan akses air minum dan sanitasi yang memadai terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap bencana atau perubahan lingkungan.

Adapun respon kemanusiaan yang ramah lingkungan artinya mengedepankan pendekatan ramah lingkungan dalam respon darurat dan pasca bencana, serta memastikan bahwa solusi yang diterapkan tidak hanya bersifat sementara. Tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan jangka panjang.

“Program ini penting guna menjawab tantangan global terkait air bersih dan sanitasi, terutama dalam konteks perubahan iklim yang semakin memperburuk situasi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah dengan akses terbatas terhadap air dan sanitasi,” ucap Nasrus.

Sejalan dengan Komitmen Lembaga Arbeiter Samariter Bund tersebut, Ketua Komunitas Banyu Bening, Sri Wahyuningsih sangat mendukung program yang digagas dan akan diterapkan dalam waktu dekat di wilayah Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang sebagai pilot project untuk percontohan.

Ia juga menjelaskan mengenai konsep bioprospeksi dari komunitas Banyu Bening yang harus dilakukan melalui pendampingan di lapangan.

“Ke depan, Arbeiter Samariter Bund akan bermitra dengan Sekolah Air Hujan Banyu Bening terkait instalasi pemanenan air hujan dan konservasi tanaman yang diampu oleh Kamaludin selaku Ketua Jaka Tarub atau Jaringan Keluarga Tangan Rakyat untuk Bumi,” terangnya.

Besar harapan dari kedua belah pihak dalam program tersebut, setidaknya melakukan mitigasi dan pengurangan risiko bencana melalui pendampingan di lapangan yang dibarengi kesadaran dan pemahaman masyarakat bahwa air hujan merupakan sumber kehidupan yang patut kita sayangi dan cintai. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)