Bimtek Sirekap, Upaya PPK Tempel Tingkatkan Profesionalisme KPP Kalurahan Margorejo

Sleman – Dalam rangka mempersiapkan dan meningkatkan profesionalisme Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kalurahan Margorejo, PPK Tempel menggelar bimbingan teknis (bimtek) Sistem Rekapitulasi Perolehan Suara (Sirekap) di Ruang Rapat Kalurahan Margorejo, Rabu (13/11/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pemilihan serentak di Kalurahan Margorejo dapat berlangsung lancar, adil, dan transparan.
Bimtek tersebut dihadiri oleh PPK Tempel, PPS Margorejo dan Mororejo, jajaran Kesekretariatan PPS, operator Sirekap dari 17 TPS se-Kalurahan Margorejo, dan operator dari 8 TPS di Kalurahan Mororejo.
Kadiv Data dan Informasi PPK Tempel, Heru Krisdiantara menyebut bimtek ini difokuskan pada aspek Sistem Rekapitulasi Perolehan Suara itu sendiri.
“Aplikasi sirekap dipergunakan dalam pilkada Sleman 2024 ini sebagai solusi untuk memudahkan KPPS dalam mengumpulkan, menyusun, dan merekapitulasi hasil perolehan suara. Dalam sesi pelatihan ini, KPPS diberikan pemahaman tentang antarmuka pengguna dan langkah-langkah pengoperasian sistem Sirekap,” ungkap Heru.
Ia menambahkan, proses perhitungan data perolehan suara dari setiap TPS ke dalam Sirekap harus dilakukan secara rinci, dengan memberikan penekanan pada validasi data.
“KPPS juga diajarkan cara membaca dan memahami laporan hasil pemilihan yang dihasilkan oleh Sirekap untuk kemudian disampaikan kepada pihak berwenang. Sehingga pelaksanaan bimtek dan Sirekap ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan KPPS. Dengan pemahaman yang mendalam tentang penggunaan aplikasi Sirekap ini, diharapkan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman di Kalurahan Margorejo dapat berjalan dengan adil, transparan, dan bebas dari berbagai kendala teknis,” tutur Heru.
“Guna untuk memastikan juga kepada setiap pemilih dapat merasakan bahwa hak suaranya diakui dan dihormati. Proses demokrasi yang berkualitas merupakan cerminan dari kualitas penyelenggaraan pemilihan, dan bimtek Sirekap ini menjadi langkah konkret dalam mencapai tujuan tersebut,” imbuhnya.
Selain pemaparan materi, seluruh peserta juga melakukan praktek menggunakan aplikasi Sirekap. Untuk itu, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan pegnalaman bagi setiap pemilih untuk merasakan bahwa hak suaranya diakui dan dihormati. Proses demokrasi yang berkualitas merupakan cerminan dari kualitas penyelenggaraan pemilihan, dan bimtek Sirekap ini menjadi langkah konkret dalam mencapai tujuan tersebut. (Sih Budi Daryanto / Kim Tempel)



