PPK Moyudan Gelar Rekapitulasi Penghitungan Suara dalam Pilkada 2024

Sleman – PPK Moyudan menggelar rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024 di Aula Kapanewon setempat, Kamis (28/11/2024).

Rapat pleno dihadiri langsung oleh Panewu Moyudan, Kapolsek, Danramil Moyudan dan saksi dari masing-masing calon. Selain itu juga dihadiri oleh Lurah SD Kapanewon Moyudan, Panwascam, seluruh Anggota PPS se Kapanewon Moyudan beserta sekretariatnya.

Panewu Moyudan, Harsowasono dalam sambutannya menyampaikan terima kasihnya kepada PPK dan PPS beserta jajarannya yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Dengan kerja sama yang baik dan melaksanakan tugas dengan benar, alhamdulillah Moyudan dalam pelaksanaan pilikada bisa berjalan lancar, aman tanpa ada kendala,” ungkapnya.  

Lebih lanjut, Harso menyampaikan walaupun hasil sudah bisa diketahui, tapi proses rekapitulasi berjenjang harus tetap dilakukan karena merupakan regulasi dan ketentuan undang-undang,” tuturnya.

Selanjutnya Ketua PPK Moyudan, Agung Wahyudi secara resmi membuka Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara tingkat PPK Motudan.” Dengan memohon ridho Allah dengan mengucap bismillahirrahmanirahiim, rapat pleno rekapitulasi penghitingan suara Kapanewon Moyudan saya buka,” ucap Agung.

Selanjutnya disampaikan hasil penghitungan suara dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) secara bergantian dimulai dari PPS Sumberarum, Sumberagung, Sumbersari dan Sumberrahayu. (Giek/KIM Moyudan)




Mengunjungi KPP Pangestu Kemirikebo yang Sukses Budidaya Kambing Etawa

Sleman – Daerah Kemirikebo, Girikerto, Turi, terkenal sebagai sentra ternak kambing etawa di Kabupaten Sleman. Salah satu peternak kambing etawa yang cukup berhasil, yakni Kelompok Petani Peternak (KPP) Pangestu.  Kelompok ini berdiri tahun 1990, dan saat itu diresmikan Bupati Arifin Ilyas.

Ketua KPP Pangestu, Rohmat mengatakan sampai saat ini, kepengurusan KPP Pangestu memasuki generasi ke-6.  “Di sekitar rumah memang tidak ditemukan hewan ternak, menurut Peraturan Dusun (Perdus), ternak di tempatkan 300 meter dari rumah.  Semua warga yang beternak, ternaknya di tempatkan di KPP Pangestu, di atas tanah kalurahan seluas 3 hektar,” ujarnya saat ditemui Selasa (25/11/2024). 

Setiap peternak bisa memanfaatkan tanah seluas 150 meter persegi untuk 30 hingga 50 ekor kambing etawa.  Biaya sewa sangat terjangkau, yakni 15 ribu rupiah per tahun per peternak.

“KPP Pangestu didirikan sebagai wadah bagi para peternak kambing untuk belajar beternak bersama.  Setiap peternak awalnya diberi 1 kapling, jika sudah penuh ternak, diberi dua kapling. Jika 3 kapling sudah penuh dan ingin berkembang, maka diarahkan untuk menjadi peternak mandiri,” papar Rohmat. 

Terkait dengan bibit, Rahmat menegaskan saat ini sudah dapat dipenuhi antar anggota KPP, meski awalnya impor.  “Dengan transaksi antar peternak untuk pengadaan bibit, masing-masing mengetahui kualitas bibit, standar harga dan standar mutu.  Para peternak juga tidak dipermainkan harga oleh blantik (pedagang hewan),” jelas Rahmat.

KPP Pangestu bekerja bersama dalam satu komando dengan semangat gotong royong, kesadaran, tanggung jawab, dan komitmen.  Secara ekonomi, KPP Pangestu telah menguntungkan warga, yakni menyerap tenaga kerja yang tersebar di 13 tempat pengolahan susu.   Para ibu rumah tangga di Kemirikebo, tidak ada yang menganggur, karena bekerja mengolah susu kambing etawa. 

Kini sekitar 10% pemuda di desanya setelah lulus SMA/SMK berminat beternak, Saat ternaknya masih sedikit, mereka ikut bekerja di pabrik pengolahan susu.  “Ketika ternaknya semakin banyak, di atas 20 mereka keluar dari pabrik, dan mulai fokus pada ternak,” terang Rohmat.  

Untuk penjualan hasil panen susu, KPP Pangestu siap membantu, mempertemukan dengan pemilik pengelola, dibuatkan MoU pembelian susu sehingga peternak tidak khawatir dengan hasil panen nantinya. 

“Petani (peternak-red) kita bebaskan menjual hasil ke mana saja, mau nginduk yang kita arahkan, mangga.  Mau dijual kecil-kecil lewat shopee mangga, kita bebaskan, atau minta dinegokan dengan pabrik, kita bantu,” terang Rahmat.      (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Usai pemungutan dan Perhitungan Suara, KPPS Serahkan Dokumen Kotak Suara ke PPS Trihanggo

Sleman – Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dari 28 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kalurahan Trihanggo menyerahkan kotak suara pasca pelaksanaan pemungutan dan penghitungan perolehan suara kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) Trihanggo yang berlangsung di Pendhapa Kantor Pemerintah Kapanewon Gamping, Rabu sore (27/11/2024).

Proses ini dilakukan setelah pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024 selesai di masing-masing TPS. Ketua PPS Trihanggo, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi anggota PPS Trihanggo Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Dewi Safitri Ariani menuturkan bahwa penerimaan kotak suara dari KPPS berlangsung mulai pukul WIB hingga WIB.

“Setiap TPS telah menyelesaikan penghitungan suara di tempat masing-masing, dan kotak suara yang berisi hasil penghitungan suara kini telah diterima dengan aman di kantor sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan Gamping,” ujarnya.

Anggota KPPS bersama petugas keamanan dan ketertiban dari masing-masing TPS mengawal langsung kotak suara saat didistribusikan ke PPS. Dalam kotak tersebut, selain surat suara yang telah dihitung, terdapat dokumen berita acara hasil penghitungan suara yang disegel rapi untuk memastikan keamanannya.

Untuk menjamin kelancaran distribusi, Bhabinkamtibmas dari kepolisian beserta Babinsa dari Tentara Nasional Indonesia, turut mengamankan proses pengangkutan. Kapolsek Gamping, AKP Subilal menyatakan pihaknya mengawal setiap perjalanan kotak suara dari TPS hingga diterima oleh Panitia Pemungutan Suara.

“Proses ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap integritas hasil pemilihan,” terangnya.

Selain petugas KPPS dan pihak keamanan, sejumlah pengawas pemilihan juga hadir untuk memantau proses distribusi kotak suara. Salah seorang pengawas tempat pemungutan suara, Sri Lestari yang melakukan pengawalan menuturkan bahwa pihaknya memastikan semua kotak suara diterima oleh PPS di kantor sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan Gamping dalam kondisi utuh tanpa gangguan.

Kotak suara dari setiap TPS diperiksa secara administratif oleh Ketua PPS Trihanggo, Adnan Iman Nurtjahjo dan disaksikan oleh Pengawas Tempat Pemungutan Suara. Pemeriksaan ini meliputi kecocokan jumlah kotak dengan daftar TPS serta kelengkapan dokumen di dalam dan di luar kotak suara yang akan digunakan dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kapanewon Gamping.

Proses distribusi dan penerimaan kotak suara disaksikan pula oleh saksi dari pasangan calon yang berkontestasi dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024. Mereka mengapresiasi transparansi yang ditunjukkan oleh PPS Kalurahan Trihanggo dalam proses tersebut. Salah seorang saksi menyatakan bahwa langkah ini menunjukkan komitmen penyelenggara pemilihan terhadap kejujuran.

Adnan menambahkan, kotak suara yang telah diterima oleh PPS akan segera diproses lebih lanjut untuk diserahkan ke tingkat kapanewon sebagai bahan rekapitulasi.

“Kami pastikan semua dokumen KPPS lengkap dan semuanya berjalan sesuai prosedur agar hasil pemilihan dapat segera direkapitulasi di tingkat Kapanewon,” katanya.

Keberhasilan pendistribusian kotak suara ini mencerminkan kerja sama yang solid antara KPPS, PPS, pengawas pemilihan, aparat keamanan, dan masyarakat. Dengan proses yang aman dan tertib diharapkan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024 dapat terus berjalan lancar hingga pasangan calon terpilih resmi dilantik. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Jamin Kepatuhan Proses Pemilihan 2024, PPS Trihanggo Pantau Pelaksanaan Pemungutan Suara

Sleman – Guna menjamin kepatuhan proses pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Trihanggo melakukan pemantauan di 28 Tempat Pemungutan Suara se-Kalurahan Trihanggo, Rabu (27/11/2024).

Ketua PPS Desa Trihanggo, Adnan Iman Nurtjahjo didampingi anggotanya menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara pemungutan suara dimulai pukul WIB dan berjalan sesuai jadwal.

“Antusiasme warga cukup tinggi, terlihat dari jumlah pemilih yang sudah datang sejak pagi. Kami berharap semua berjalan tertib hingga tahap penghitungan selesai,” ujarnya. 

Selama proses pemungutan suara, setiap TPS menyediakan fasilitas 4 bilik pencoblosan untuk mempercepat antrian pemilih, termasuk tempat duduk prioritas khusus bagi penyandang disabilitas dan pemilih yang lanjut usia. Selain itu, petugas secara aktif mengingatkan pemilih untuk membawa formulir C-Pemberitahuan dan identitas diri agar proses administrasi berjalan cepat.

Pengamanan di sekitar lokasi Tempat Pemungutan Suara ditingkatkan dengan kehadiran petugas kepolisian dan TNI yang bersinergi menjaga ketertiban dan perlindungan masyarakat. Kapolsek Gamping, AKP Subilal menegaskan bahwa pengamanan melibatkan patroli keliling ke seluruh TPS di wilayah Trihanggo untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan dan ketertiban.

Proses penghitungan suara dimulai pada pukul WIB. Masing-masing Ketua KPPS di tiap TPS bertugas mencatat dan melaporkan hasil perolehan suara ke PPS Trihanggo untuk dilakukan rekapitulasi di tingkat Kapanewon Gamping.

Dari pantauan di lapangan, suasana penghitungan suara berlangsung kondusif. Warga juga turut menyaksikan proses ini untuk memastikan transparansi. Salah seorang pemilih di TPS 18 Trihanggo, Sri Katon mengungkapkan rasa puasnya atas keterbukaan petugas KPPS.

“Kami bisa melihat langsung prosesnya, jadi merasa yakin tidak ada kecurangan,” katanya.

Ketua PPS Trihanggo pun mengapresiasi kerja keras para petugas KPPS di setiap TPS yang telah melaksanakan tugasnya dengan profesional, transparan, dan mematuhi aturan yang berlaku. Proses penghitungan suara juga berjalan terbuka dan disaksikan oleh masyarakat, saksi pasangan calon, serta pengawas pemilihan sehingga menumbuhkan kepercayaan terhadap hasil yang diperoleh.

“Kelancaran pelaksanaan pemilihan menjadi bukti keseriusan masyarakat Sleman dalam menentukan pemimpin daerahnya. Proses yang berjalan aman, transparan, dan kondusif di wilayah Kalurahan Trihanggo diharapkan menjadi gambaran suksesnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024 secara keseluruhan,” imbuh Adnan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Pendistribusian Kotak Suara dan Perlengkapan Pendukung TPS di Wilayah Trihanggo Berjalan Lancar

Proses pendistribusian kotak suara dan perlengkapan pendukung Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) Trihanggo ke 28 TPS di wilayah Kalurahan Trihanggo berlangsung lancar pada Selasa, 26 November 2024. Kegiatan ini dimulai pukul WIB dan berakhir pukul WIB, melibatkan berbagai pihak guna memastikan kelancaran proses.

Sebagai langkah awal, Adnan Iman Nurtjahjo selaku Ketua PPS Trihanggo memberikan pengarahan yang menekankan pentingnya koordinasi dan kehati-hatian selama proses distribusi, termasuk rute perjalanan dan personil yang melakukan pengawalan. Turut hadir dalam pengarahan tersebut, AKP Subilal selaku Kepala Kepolisian Sektor Gamping yang memberikan motivasi kepada tim yang bertugas.

Distribusi logistik pemilihan bupati dan wakil bupati sleman tahun 2024 sejumlah 28 kotak suara dan 112 bilik suara ini menggunakan dua armada kendaraan bak tertutup yang masing-masing telah dipersiapkan untuk mengangkut kotak suara, bilik suara dan perlengkapan pendukung lainnya. Setiap kendaraan dilengkapi dengan daftar inventaris untuk memastikan kelengkapan logistik sebelum dan setelah pendistribusian ke TPS.

Keamanan distribusi ini menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, kegiatan tersebut mendapat pengawalan ketat dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat. Mereka juga dibantu oleh personel Satlinmas untuk memastikan proses berjalan sesuai rencana tanpa hambatan.

Rute pengantaran ke masing-masing TPS direncanakan secara cermat guna menghindari keterlambatan. Setiap TPS menerima kotak suara beserta perlengkapan seperti alat tulis, formulir, tinta, dan kebutuhan lain untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara pada hari pemilu mendatang.

Dalam kesempatan ini, Kapolsek Gamping, AKP Subilal menyampaikan apresiasi terhadap kinerja PPS Trihanggo dan seluruh pihak yang terlibat.

“Kerja sama yang solid seperti ini sangat penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pemilihan di wilayah kita,” ujarnya.

Menurut salah satu personel Satlinmas yang bertugas, Anwar Sudrajat bahwa proses distribusi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia juga mengungkapkan bahwa setiap TPS telah siap menerima logistik sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Ketua PPS Trihanggo, Adnan Iman Nurtjahjo menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pendistribusian logistik pemilihan ini. “Alhamdulillah, semua berjalan sesuai rencana. Semoga pelaksanaan pemilihan nanti dapat berlangsung aman, tertib, dan demokratis,” tuturnya.

Kegiatan pendistribusian logistik menjadi langkah penting dalam persiapan pelaksanaan pemilihan di wilayah Kalurahan Trihanggo. Dengan kerja sama yang baik antar instansi dan masyarakat, diharapkan pemilihan dapat berlangsung sukses tanpa kendala berarti. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)