Songsong Milad ke-112 Muhammadiyah, PRM Banyuraden Gelar Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan dan Donor Darah

Dalam rangka menyongsong Milad ke-112 Muhammadiyah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Banyuraden bekerjasama dengan Rumah Sakit Pembinaan Kesejahteraan Umat (PKU) Muhammadiyah Gamping dan Kota Yogyakarta mengadakan kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan dan donor darah yang berlangsung di Gedung PRM Muhammadiyah Banyuraden, Padukuhan Cokrowijayan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Minggu (10/11/2024).

Dengan mengangkat tema ‘Menghadirkan kemakmuran Untuk Semua’ kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Palang Merah Indonesia.

Acara yang diadakan dari pagi hingga siang ini dihadiri oleh ratusan warga Banyuraden dan sekitarnya. Kegiatan pemeriksaan kesehatan meliputi cek gula darah, tekanan darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan. Pemeriksaan ini dilakukan oleh para dokter dan perawat yang tergabung dalam Tim Kesehatan Muhammadiyah yang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Selain kegiatan pemeriksaan kesehatan dan donor darah, PRM Banyuraden juga mengadakan kegiatan jalan sehat dan senam massal guna mendorong peserta untuk aktif bergerak sehingga dapat meningkatkan kebugaran jasmani, memperkuat daya tahan tubuh, serta mencegah penyakit, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.

Di sela kegiatan donor darah, Haris Ari Wibowo selaku Anggota Majelis Kesehatan dan Lingkungan PRM Banyuraden mengungkapkan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari semangat persaudaraan dan kepedulian sosial yang selalu digaungkan oleh Muhammadiyah.

“Milad ke-112 ini menjadi momen penting bagi kami untuk memperkuat peran sosial Muhammadiyah di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan,” ujarnya.

Kegiatan sosial ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu peserta, Laili Murdiyati, mengatakan bahwa pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis ini sangat bermanfaat bagi warga yang ingin mengetahui kondisi kesehatannya tanpa perlu biaya.

“Terima kasih kepada Muhammadiyah yang sudah memfasilitasi pemeriksaan kesehatan dan donor darah. Semoga kegiatan ini bisa rutin diadakan,” ucapnya.

Berdasarkan keterangan dari Anggota Majelis Kesehatan dan Lingkungan PRM Banyuraden, Haris Ari Wibowo bahwa jumlah pendonor yang mendaftarkan diri sebanyak 50 orang dan jumlah peserta jalan sehat mencapai 900 orang.

Ia berharap, kegiatan bakti sosial ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi antara warga Kalurahan Banyuraden dengan PRM Banyuraden. Dengan adanya kegiatan semacam ini, pihaknya ingin lebih dekat dengan masyarakat dan terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan sejahtera.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini bukan hanya sekadar perayaan Milad, namun juga sebagai wujud nyata dari misi Muhammadiyah dalam membangun masyarakat berkemajuan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, PRM Banyuraden berupaya untuk terus menginspirasi masyarakat untuk hidup sehat dan saling peduli.

“Semoga kegiatan bakti sosial ini menjadi salah satu langkah kecil dari Muhammadiyah untuk Indonesia yang lebih sehat dan maju,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Bangun Drainase, Dukuh Lodoyong Gerakan Gotong-royong Warga

Sleman – Sesuai arahan Lurah Lumbungrejo, pembangunan padukuhan yang menggunakan dana desa bisa dilakukan dengan gotong-royong sebagai pelestarian budaya dan juga meningkatkan rasa kebersamaan antar warga. Hal ini dilakukan Taufik Nur Arifudin selaku Dukuh Lodoyong, Lumbungrejo, Tempel dalam menggerakkan warga RT 01 dan 02 Lodoyong dalam pembangunan drainase di wilayah RT 01 dan RT 02 Lodoyong pada hari Minggu, 10 November 2024 jam .

Sebanyak enam puluh warga bergotong-royong memulai pengerjakan drainase yang dialokasikan dari dana desa tahun 2024.

Taufiq Nur Arifudin mengatakan bahwa kegiatan gotong-royong ini merupakan bentuk kekompakan dan kebersamaan warga dalam melakukan pembangunan di Padukuhan Lodoyong. Warga RT 01 dan 02 berkumpul untuk bahu membahu membangun drainase sesuai dengan rencana pembangunan prioritas yang dulu sudah ditetapkan saat musyawarah rencana pembangunan jangka menengah

“Sesuai dengan arahan Pemerintah Kalurahan Lumbungrejo kami mengadakan gotong-royong dalam melakukan pembangunan drainase. Pembangunan ini menggunakan dana desa yang digelontorkan berupa material dan bahan bangunan senilai ,- dipotong pajak,” tutur Taufik

“Dengan adanya gotong-royong ini tentunya juga menghemat anggaran upah tukang, jika dilakukan gotong-royong warga masyarakat merasa memiliki dan bertanggung jawab atas apa yang mereka bangun sehingga pemeliharaan kedepannya bisa dilaksanakan dengan baik,” tambah Taufik. (Ais-KIM Ceria Lumbungrejo Tempel)




Peringati Hari Pahlawan, Warga RT 03 Padukuhan Tempel adakan Nobar Film Perjuangan dan Doa Bersama

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, warga RT 03 Padukuhan Tempel, Kalurahan Lumbungrejo, Tempel mengadakan doa bersama untuk para pahlawan dan leluhur dari para warga RT 03 dan juga nonton bareng film perjuangan pada hari Sabtu, 09 November 2024 pukul di halaman rumah salah satu warga RT 03 yakni Ari Rochyanto

Warga RT 03 yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu dan pemuda RT 03 ini mengawali acara dengan doa dan tahlil yang dipimpin oleh Suwanto yang juga merupakan Kamituwa Kalurahan Lumbungrejo

Ketua RT 03 Agus Swasono menyampaikan tujuan diadakannya do’a bersama dan nonton bareng film perjuangan ini untuk mempererat tali silaturahmi antar warga dan juga meningkatkan cinta tanah air

“Tujuan acara ini yakni mendoakan para pahlawan yang sudah memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia, dan juga meningkatkan rasa cinta tanah air serta merekatkan tali silaturahmi antar warga,” tutur Agus

Suwanto yang merupakan Kamituwa Lumbungrejo sekaligus warga RT 03 Padukuhan Tempel menyatakan senang karena warga begitu antusias dan mau bersama-sama memperingati dan merefleksi Hari Pahlawan.

“Tentu saja Saya senang karena Pak RT kreatif dalam mengadakan acara dalam rangka memperingati hari pahlawan tanpa meninggalkan kebiasaan kita sebagai orang jawa dan sebagai muslim untuk selalu mendo’akan para leluhur dan pahlawan yang sudah mendahului kita,” kata Suwanto

“Semoga acara semacam ini bisa dipertahankan dan di kembangkan untuk tahun-tahun mendatang, juga bisa menjadi percontohan untuk RT lain untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan,” tambah Suwanto. (Ais-KIM Ceria Lumbungrejo Tempel)




Melihat Semangat Gotong-royong di Padukuhan Kendal

Semangat gotong royong di padukuhan Kendal terlihat dalam berbagai kegiatan yang dilakukan warga RT 05/012 Kendal,  yang melibatkan hampir seluruh unsur warga.

Untuk menghadapi musin hujan yang sudah mulai, terbukti dengan turun hujan yang cukup deras dalam beberapa hari terakhir, warga yang dikoordinir oleh dukuh setempat  Agus Dwi S, melakukan pembuatan saluran limpasan air hujan pada Minggu (10/11/2024).

“Guna mengendalikan limpasan air harapannya saluran limpasan ini, diharapkan air hujan dapat mengalir dengan baik dan tidak menggenangi pemukiman warga. Dengan adanya saluran air hujan di musim hujan tiba, warga tidak khawatir akan genangan air,” tambah Agus.

Sementara itu ibu-ibu yang tergabung dalam KWT (Kelompok Wanita Tani) Migunani RT 005/012 Kendal yang diketuai Ayu P, tidak mau ketinggalan yakni dengan mengadakan kegiatan budidaya pertanian, perikanan, dan peternakan.

“Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga. Hal ini terlihat dari antusias mereka saat melakukan menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman obat, yakni dengan menggunakan lahan yang ada bisa menghasilkan makanan sehat untuk keluarga sekaligus jadi ajang silaturahmi antarwarga,” ujar Ayu.

“Dengan adanya kegiatan pembuatan saluran limpasan air dan aktivitas KWT Migunani, diharapkan warga lebih mandiri yang dibangun dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang positif dalam masyarakat,” ungkap Agus. (Arief Hartanto/KIM Turi)




KKN R-9 UJB Gelar Sosialisasi Bahaya Narkotika dan Kenakalan Remaja di Padukuhan Kopen

Sleman- KKN R-9 Universitas Janabadra Yogyakarta (UJB) bekerjasama dengan Forum Remaja Kopen (FORN) menggelar sosialisasi hukum bahaya narkotika dan kenakalan remaja di Gedung Serbaguna Kopen peserta pada hari Sabtu, 09 November 2024 pukul

Sebanyak 50 pemuda-pemudi Padukuhan Kopen hadir mengikuti sosialisasi ini, tidak hanya itu Rahmat Budiana selaku Dukuh Kopen, Ridwan Hidayat Ketua RW 20 juga hadir membersamai generasi muda mereka. Hadir sebagai narasumber yakni Hery Nur Okta Brianta, S.H Bhabinkamtibmas Lumbungrejo dan juga Dosen Hukum UJB Savira Alfi Syahrin,SH.,M.H yang juga sebagai advokat

Salah satu anggota tim KKN R-9 UJB Bernama Ima menuturkan alasan diadakannya kegiatan sosialisasi ini.

“Tujuan tim KKN R-9 UJB mengadakan sosialisasi atau penyuluhan mengenai kenakalan remaja dan bahaya narkotika karena mengingat saat ini sangat banyak sekali kasus klitih, kasus miras yang pelakunya kebanyakan masih remaja bahkan anak dibawah umur. Oleh karena itu kami merasa perlunya ada edukasi, perlunya ada pendampingan dari perangkat desa maupun pihak terkait kepada pemuda remaja agar tidar terjerumus ke hal hal yang sifatnya negative dan tidak bermanfaat bagi masa depan remaja itu sendiri,” tutur Ima.

Rahmat Budiana dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini diharapkan bisa mengurangi kenakalan remaja dan mencegah konsumsi atau pemakaian obat-obat terlarang diwilayah Padukuhan Kopen.

“Kami sebagai pemangku wilayah dan sebagai orang tua tentunya berterimakasih kepada adik-adik KKN UJB yang telah menggelar acara ini, kami berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi langkah pencegahan kenakalan remaja dan juga pencegahan terhadap penggunaan obat-obat terlarang untuk pemuda-pemudi Kopen,” kata Rahmat.

Hery Nur Okta Brianta yang merupakan Bhabinkamtibmas Lumbungrejo menyampaikan definisi tentang narkoba , efek samping yang ditimbulkan , jerat hukum bagi pengguna maupun pengedar narkoba , serta memberikan contoh kasus narkoba yang terjadi diwilayah sleman

“Sebagai Bhabinkamtibmas yang baru saya menghimbau kepada adik-adik Padukuhan Kopen, dengan bahayanya narkotika ( narkoba dan obat obtan terlarang ) jangan sekali-kali mencoba, karena kalau sudah tergoda dan memakainya maka akan kecanduan, sedangkan itu mengakibatkan perusakan syaraf yang ada didalam tubuh, belum lagi kerugian selanjutnya bisa terkena hukuman pidana dan itu jelas dalam undang-undang,” jelasnya.

“Maka dari itu dari diri kita pribadi dan saling mengingatkan antar teman agar sama-sama tidak terjebak dengan pergaulan bebas yang menyebabkan kalian terjebak narkotika maupun kenakalan remaja, karena jika sudah mau mengkonsumsi obat-obat terlarang kejahatan atau Tindakan criminal lainya pasti mengikuti,” imbau Brian.

Salah satu pemudi Padukuhan Kopen Lina Widyaningsih mengatakan kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi para pemuda di Padukuhan Kopen karena memberikan banyak wawasan tentang hukum yang mengatur kenakalan remaja dan juga obat-obat terlarang.

“Kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat khususnya bagi kami remaja kopen, karena dengan adanya penyuluhan kita jadi lebih tau akan dampak dan juga pasal atau Undang-undang yang mengatur terkait bahaya narkotika dan kenakalan remaja,” kata Lina. (Ais-KIM Ceria Lumbungrejo Tempel)