Workshop Kreator Digital UAJY, Manfaatkan AI Dalam Penulisan Konten Jurnalisme Berkualitas

Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas para kreator digital di Indonesia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar workshop bertajuk ‘Peningkatan Kapasitas Digital Creator dengan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Penulisan Konten Jurnalisme Berkualitas’. Acara ini berlangsung di Auditorium Kampus 4 Gedung Bunda Teresa, FISIP UAJY, Jumat (1/11/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh para kreator digital, mahasiswa, dan praktisi komunikasi yang memiliki minat dalam dunia konten digital dan jurnalisme. Workshop menghadirkan Dosen Tetap Ilmu Komunikasi UAJY, Olivia Lewi Pramesti selaku pemateri. Dalam paparan materinya, Ia mengupas teknik-teknik penulisan yang relevan dengan standar jurnalistik serta etika yang harus dijaga dalam setiap konten yang dipublikasikan.

Olivia mengawali sesinya dengan menyampaikan prinsip dasar jurnalistik dalam penulisan multimedia. Ada beberapa prinsip jurnalistik yang harus ditepati oleh seorang kreator digital dalam pembuatan konten multimedia. Menurutnya, prinsip jurnalistik ini penting karena informasi yang dihasilkan akan dikonsumsi oleh masyarakat. Sementara itu, di Indonesia kecenderungan penyebaran informasi dilakukan tanpa prinsip, sehingga informasi yang disampaikan rawan hoaks.

“Pemanfaatan AI tidak hanya memudahkan dalam penyusunan kata dan kalimat, tetapi juga dapat menjadi alat untuk mendeteksi kesalahan penulisan dan menjaga konsistensi gaya bahasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Olivia mengupas pentingnya kode etik jurnalistik dalam pembuatan konten digital. Di era digital yang penuh dengan informasi cepat, menjaga integritas dan keakuratan informasi adalah kewajiban setiap kreator.

“Mengikuti kode etik jurnalistik berarti meminimalkan bias dan memastikan informasi yang disampaikan kepada publik dapat dipercaya dan bermanfaat,” tambahnya.

Selain itu, Ia menyebutkan bahwa Jurnalisme multimedia merupakan bentuk jurnalisme yang menggabungkan berbagai bentuk media, seperti teks, audio, video, dan grafis untuk menceritakan sebuah cerita atau melaporkan konten berita di berbagai platform, seperti situs web, media sosial, dan perangkat seluler.

Jurnalisme multimedia guna membantu menjelaskan cerita jurnalistik, menambah kedalaman dan pandangan dari sebuah cerita jurnalistik, dan sebagai elemen multimedia untuk menambahkan suara dan wajah manusia agar terjadi interaksi pembaca dengan cerita.

Di akhir paparan materinya, Olivia menegaskan bahwa kode etik atau panduan moral sangat dibutuhkan agar pembuat konten bisa melaksanakan kewajibannya dengan benar dalam praktik jurnalistik. Artinya, informasi yang dibuat tidak menyimpang dari panduan moral yang berlaku.

Dengan adanya kegiatan ini, Universitas Atma Jaya Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan dan industri kreatif di Indonesia, terutama di bidang komunikasi digital yang semakin pesat perkembangannya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Latihan Dasar Kepemimpinan Upaya Siapkan Pengurus Organisasi Siswa Tangguh Berdedikasi

Sleman – Menjadi pengurus Majelis Permusyawaratan Kelas, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), dan Dewan Ambalan (DA) memiliki peran strategis.  Para pengurus MPK, OSIS dan DA merupakan siswa-siswi terpilih dan diharapkan menjadi motor penggerak kebaikan maupun kedisiplinan. 

“Selamat kalian menjadi siswa terpilih dan menjadi tauladan bagi siswa-siswi yang lain.  Selamat mengikuti LDK, insyaallah banyak ilmu dan pengalaman berharga,” ujar Ahmad Arif Makruf Kepala MAN 4 Sleman (MANESA) saat memberi sambutan dan membuka secara resmi Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Rabu (30/10/2024) di Hotel KANA Kaliurang Gg. Giri Kondang, Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.  Kegiatan berlangsung dua hari Rabu – Kamis (30-31/10) dengan tema Sinergi Organisasi untuk MANESA Mulia Sejati.

Arif menegaskan, MANESA adalah madrasah teristimewa, yakni terdepan dalam prestasi, Islami dan bermental wirausaha.

 “Banyak prestasi regional hingga internasional diraih siswa-siswi.  Manesa terus memotivasi siswa-siswi untuk mengikuti events lomba untuk meraih prestasi. Tahun 2025 MANESA akan banyak mengikuti lomba internasional. Manesa Siap Menggoncang Dunia,” tegas Arif.  

“Untuk itu harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh, karena terbukti banyak prestasi diraih siswa-siswi, tambahnya.  Prestasi kompetisi FIKSI, OPSI hingga riset di Malaysia, di mana siswa MANESA meraih prestasi dan penghargaan.  Keaktifan di organisasi resmi yang ada di madrasah merupakan kesempatan emas bagi siswa terpilih untuk belajar berorganisasi,” tegas Arif.

Sementara Edy Suparyanto Wakil Kepala Bidang Kesiswaan melaporkan bahwa LDK diikuti oleh 12 Pengurus MPK, 25 Pengurus OSIS dan 18 pengurus DA.  Adanya LDK yang diikuti pengurus 3 organisasi tersebut diharapkan akan terjadi sinergi dalam berkegiatan.  

Materi LDK meliputi Keorganisasian, penyusunan AD/ART, Forum Group Discussion (FGD), penggabungan matrik kegiatan 3 organisasi, Sehat Jiwa Raga, Organisasi Rahmatan Lil’alamiin, Problem solving & dinamika kelompok, public speaking, tata tulis surat, penyusunan proposal, LPJ dan ToR, lanjut Edy. 

Kegiatan ibadah seperti sholat bejama’ah tadarus, serta kajian keislaman, tetap dikedepankan, imbuhnya.  Pemateri berasal dari para guru muda, alumni serta praktisi profesional di bidangnya.  LDK diharapkan menjadi wahana untuk menyiapkan pengurus tangguh dan berdedikasi dengan kegiatan-kegiatan untuk kemajuan madrasah.  (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




BUMKal Bersama Roro Jonggrang Sembada lkd Berikan Bantuan Dana Sosial ke Kapanewon Prambanan

Sleman – Badan Usaha Milik Kalurahan Bersama (BUMKalma) Roro Jonggrang Sembada lkd melaksanakan penyerahan Dana Sosial pada Rabu 30 Oktober 2024 di Aula Budi Pekerti Kapanewon Prambanan.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari Bumkalma Roro Jonggrang Sembada lkd melalui CSR-nya. Bantuan yang diberikan berupa kambing, sepeda, etalase, dan alat produksi dengan total anggaran Rp ,-. Sebagai wujud terimakasih kepada pemanfaat juga diberikan reward untuk pengurus kelompok. Sebanyak 50 kelompok mendapatkan reward ini dengan total yang diberikan Rp ,-.

Tri Akhmeriyadi selaku Plt. Panewu Prambanan memberikan apresiasinya kepada Bumkalma Roro Jonggrang Sembada lkd yang sudah melaksanakan kegiatan ini.

“Semoga apa yang diberikan oleh Bumkalma ini bermanfaat dan dapat mendukung usaha masing-masing yang mendapat,” tuturnya lebih lanjut.

Sementara itu, Puji Lestari selaku ketua panitia sekaligus Direktur Bumkalma Roro Jonggrang Sembada lkd memaparkan, bahwa kegiatan ini bisa terlaksana atas peran serta daelri semua pemanfaat dalam mengangsur.

“Semoga angsuran dari semua pemanfaat Bumkalma lancar. Sehingga kedepannya Bumkalma bisa berkembang dan maju. Dengan demikian kegiatan seperti ini dapat terlaksana,” ungkapnya.

Di waktu yang sama Kepala Dinas PMK Syamsul Bachri dalam sambutannya juga menyampaikan harapan kedepannya kepada Bumkalma lkd. Harapannya menjadi salah satu lembaga yang berperan mensejahterakan masyarakat melalui programnya.

“Semoga Bumkalma lkd tetap kompak. Untuk usaha juga selalu lancar dan bermanfaat bagi orang banyak. Jangan lupa untuk segera merintis dan membuka usaha lain selain Dana Bergulir Masyarakat,” tuturnya lebih lanjut.

Penyerahan bantuan rutin dilaksanakan oleh Bumkalma Roro Jonggrang Sembada lkd. Setiap tahun Bumkalma menyisihkan sebagian surplusnya untuk kegiatan ini. (Yoko KIM Mlati)




Wujudkan Digitalisasi Pusat Layanan Publik, Pemkab Sleman Luncurkan Sleman Digital

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman meluncurkan (launching) aplikasi layanan publik berbasis digital, dalam acara pembukaan Pameran Potensi Daerah (PPD) Kabupaten Sleman 2024, yang dilangsungkan di Lapangan Denggung Sleman, Jumat (1/11/2024).

Aplikasi baru itu diberi nama “Sleman Digital” atau SD, yang dirancang sebagai pusat layanan publik terpadu. Aplikasi tersebut dilengkapi dengan berbagai fitur yang memudahkan masyarakat mengakses informasi, hingga menyampaikan aspirasi langsung via gawai.

Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Eka Suryo Prihantoro menyebut Sleman Digital diciptakan untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat, agar lebih mudah, cepat, dan transparan. Dengan begitu, segala layanan publik yang dibutuhkan masyarakat dapat terpenuhi melalui satu platform digital.

“Arahan dari Bapak Presiden sebelumnya, Pak Jokowi, bahwa ke depan itu adalah tersedianya platform tunggal terkait dengan aksesabilitas layanan masyarakat berbasis digital. Nah di Kabupaten Sleman, pada sore yang berbahagia ini, kita akan me-launching Sleman Digital yaitu platform tunggal untuk semua layanan berbasis mobile di Kabupaten Sleman. Saat ini di Kabupaten Sleman ada sekitar 130 aplikasi terkait layanan pada masyarakat,” kata Eka.

“Nah itu ke depan, lambat laun akan kita jadikan saatu platform tunggal yaitu Sleman Digital. Harapannya nanti masyarakat bisa melakukan instalasi melalui appstore maupun playstore berbasis gadget Iphone maupun Android, sehingga hanya cukup satu platform saja yang itu bisa mengakses banyak layanan,” sambungnya.

Adapun fitur-fitur yang tersedia di dalam SD itu sendiri ialah kanal berita, Sleman TV, layanan darurat, informasi wisata Sleman, lokasi Free Wifi, media sosial Pemkab Sleman, dan CCTV. Sleman Digital juga memuat fitur pelaporan yang memungkinkan pengguna untuk menyampaikan keluhan, masukan, ataupun saran terkait layanan pemerintah, melalui SP4N Lapor! maupun Lapor.

Dengan pendekatan digital, Sleman Digital bertujuan menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, dengan akses yang setara ke seluruh layanan publik.

“Ini harapannya nanti teman-teman OPD bisa yang sudah mempunyai aplikasi, bisa digabungkan jadi satu, itu nanti yang bertanggungjawab adalah Dinas Kominfo,” tutur Eka.

Melalui Sleman Digital, layanan publik yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sleman diharapkan dapat lebih responsif dan transparan, sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam membangun daerah yang lebih baik.




Minimalisir Kesalahan Teknis, KPU Sleman Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada 2024

Sleman – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menyelenggarakan simulasi pemungutan suara dan penghitungan perolehan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024, di Hotel Merapi Merbabu, Kamis (31/10/2024).

Kegiatan ini dilakukan sebagai persiapan untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara di seluruh TPS se-Kabupaten Sleman. Simulasi itu diikuti oleh 85 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 258 Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 17 kapanewon di Kabupaten Sleman.

Ketua KPU Kabupaten Sleman, Ahmad Baehaqi menyatakan bahwa simulasi ini bertujuan untuk membekali dan melatih seluruh anggota PPK dan PPS agar memahami tahapan pemungutan suara dan penghitungan perolehan suara sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Simulasi ini merupakan langkah penting untuk meminimalisir kesalahan teknis pada hari-H pemilihan. Kami ingin memastikan seluruh petugas paham tugasnya, sehingga tidak ada kendala yang berarti dalam proses pemungutan suara nanti,” ujarnya.

Pada simulasi tersebut, para petugas dilatih mulai dari persiapan awal hingga prosedur penanganan suara sah dan tidak sah. Para peserta simulasi diinstruksikan bagaimana mempersiapkan TPS, melakukan pemeriksaan identitas pemilih, serta memberikan surat suara kepada pemilih secara benar. Setiap prosedur diperagakan secara detail sesuai dengan aturan yang berlaku dalam pemilihan, termasuk pengaturan alur pemilih yang diprioritaskan untuk menjaga ketertiban.

Selain tata cara pemungutan suara, simulasi ini juga mengajarkan tahapan penghitungan suara yang dilakukan setelah TPS ditutup. Di mana, penghitungan perolehan suara dilakukan dengan teliti dan diawasi oleh para saksi, serta pengawas pemilihan yang hadir. Proses penghitungan yang transparan ini bertujuan untuk menjaga kredibilitas hasil pemilihan dan memastikan hasil perolehan suara yang akurat serta adil.

KPU Kabupaten Sleman juga menyiapkan prosedur penanganan berbagai kendala yang mungkin muncul selama pemungutan suara dan penghitungan perolehan suara. Simulasi ini juga membekali petugas dengan langkah-langkah mitigasi, misalnya jika terjadi masalah pada Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) sebagai alat bantu ataupun ada keberatan dari saksi. Hal ini penting guna memastikan proses pemilihan berjalan lancar meskipun ada potensi kendala teknis atau protes di lapangan.

“Simulasi ini menunjukkan kesiapan Sleman dalam menyelenggarakan pemilihan kepala daerah yang profesional,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya simulasi ini, diharapkan seluruh petugas PPK dan PPS di Kabupaten Sleman dapat melaksanakan tugasnya dengan baik pada hari pemungutan suara mendatang. KPU Sleman berharap bahwa partisipasi pemilih pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024 dapat meningkat. Kegiatan pilkada pun berjalan lancar, dan aman.

“Semoga seluruh petugas PPK dan PPS dapat memahami dengan baik seluruh prosedur teknis pemilihan dan bisa menularkan ilmunya kepada KPPS, sehingga kesalahan teknis dapat diminimalkan pada hari pemungutan suara nanti,” pungkasnya. (Adnan nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)