Sleman – Puskesmas Tempel 1 menyelenggarakan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) untuk Kalurahan Lumbungrejo di Aula Lantai 2 Kalurahan Lumbungrejo pada hari Jum’at (20/11/2024) pukul .
Kegiatan MMD ini mengundang Lurah Lumbungrejo, Kamituwo, Dukuh, dan kader kesehatan dari masing-masing Padukuhan untuk bersama-sama mencermati hasil SMD (Survey Mawas Diri) yang telah dilakukan melalui google form.
Al-Hakim Lurah Lumbungrejo menyampaikan sambutannya berupa ucapan terimakasih kepada Puskesmas Tempel 1, para dukuh dan juga kader kesehatan
“Kami ucapkan terimakasih kepada Puskesmas Tempel 1 yang telah mendampingi dan melayani masyarakat dalam hal kesehatan , juga kepada bapak/ibu dukuh yang selalu menggerakan masyarakat untuk menjaga kesehatan, dan terimakasih tak terhingga kepada seluruh kader kesehatan yang terus bergerak melayani mendampingi masyarakat semoga para kader kesehatan di Kalurahan Lumbungrejo senantiasa diberikan kesehatan,” sambut Misbah
Selain itu Lurah Lumbungrejo juga menyampaikan banyak hal yang berkaitan dengan kinerja kader kesehatan di Lumbungrejo dan program 2025 yang sinergis dengan para kader kesehatan yang ada di Lumbungrejo
“Kami menghimbau ke Ibu-ibu kader untuk lebih mencermati pelaporan jumlah balita yang ada dimasing-masing Padukuhan, jangan sampai nantinya ketika ada alokasi PMT (Pemberian Makanan Tambahan) jumlah balita yang dilaporkan untuk pengajuan pengadaan pmt tidak sama dengan laporan penimbangan balita yang ada dimasing-masing Padukuhan. Ini harus singkron, kenapa karena menggunakan Dana Desa kita harus berhati-hati, jangan sampai kita dalam validasi data lemah, karena bisa berakibat fatal. Selain itu di tahun 2025 nanti kita akan menambah fasilitasi terhadap kader kesehatan, mengingat kinerja ibu-ibu kader ini sangat gesit dan sigap dalam hal pendampingan dan pendataan kesehatan masyarakat,” jelas Misbah.
“Selanjutnya angka stunting kita perlu diperhatikan, dan perlu adanya langkah-langkah bersama agar Kalurahan Lumbungrejo bisa zero stunting. Selain itu dengan program dari presiden untuk ketahanan pangan maka ditahun 2025 Kelompok Wanita Tani yang sudah ada akan banyak kesempatan mendapatkan bantuan, maka ini harus dimanfaatkan betul, terutama bisa disinergikan dengan pembuatan PMT untuk menekan angka stunting yang ada. Di kalurahan Lumbungrejo sendiri nantinya kita akan menggandeng tenaga kesehatan yang ada dimasing-masing Padukuhan untuk bisa bekerjasama dan membantu pelayanan kesehatan di Padukuhannya masing-masing,” tambah Misbah
Wulandari Yurin selaku narasumber mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Kalurahan Lumbungrejo.
“Terimakasih Pak Lurah sudah sangat mensupport kader kesehatan Lumbungrejo, dari paparan Pak Lurah tadi Saya apresiasi bahwa Lumbungrejo Keren, karena mampu mengintegrasikan program-program kesehatan yang sudah disampaikan tadi dengan penganggaran APBKal yang ada di Kalurahan. Selain itu Pak Lurah juga menegaskan komitmenya untuk mensejahterakan Ibu-ibu kader kesehatan dan menggunakan dana APBKal untuk kegiatan-kegiatan penunjang pelayanan kesehatan masyarakat. Apalagi tadi mengajak tenaga kesehatan yang ada di Lumbungrejo untuk bisa bekerjasama saling membantu masyarakat dipadukuhan-padukuhan tempat mereka tinggal, tentunya ini menarik dan sangat kami dukung,”kata Yurin
Yurin juga menyampaikan masalah-masalah yang ditemui saat survey mawas diri melalui google form
“ Sepuluh permasalahan besar yang kita temui di masyarakat diantaranya : Minimnya penyuluhan kesehatan remaja, masih banyak pembakaran sampah diwilayah Lumbungrejo, kesadaran merokok tidak didalam rumah, pemberian ASI Eksklusif, rendahnya keikutsertaan kelas ibu hamil, kesadaran akan aktivitas fisik setiap hari minimal 30 menit, tablet tambha darah untuk remaja putri, menimbangkan balitanya ke posyandu setiap bulan, PUS yang menggunakan KB, perilaku berobat bagi penderita PTM. Nah inilah masalah-masalah yang harus kita hadapi bapak/ibu, jadi dalam musyawarah ini kita harus merancang program kedepan agar maslah-masalah ini teratasi,” kata Yurin
Dari permasalahan yang disampaikan narasumber dan dimusyawarahkan forum disimpulkan bahwa Kalurahan Lumbungrejo ditahun 2025 akan fokus mengatasai dan menekan 10besar permasalahan yang sudah dibahas dengan validasi data dari kader kesehatan, penyuluhan dan pendampingan secara berkala kepada masyarakat, dan juga fasilitasi terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik.
(Ais-KIM Ceria Lumbungrejo Tempel)