Panewu Depok dan Lurah Condongcatur Luncurkan  Program “Pemuda Muslim Ngetren”

Sleman – Masjid Al-Amin, Dero Condongcatur, menjadi saksi peluncuran program unggulan bertajuk “Pemuda Muslim Ngetren” yang diluncurkan oleh Panewu Depok dan Lurah Condongcatur bersama tokoh-tokoh agama dan masyarakat, Minggu 8 Desember 2024.

Hadir dalam acara DMI Kapanewon Depok, Rahmat Mizan, DMI Ranting Condongcatur, Suyono, Ketua Takmir Masjid Al-Amin Abby Ahmad, serta dr. Yanasto Yudo mewakili Remaja Masjid (Remais)

Acara ini menjadi momen penting dalam membina generasi muda muslim agar lebih aktif dan berkontribusi di lingkungan sosial.

Acara diawali dengan penampilan Hadroh Shoutul Qolbi dilanjutkan Ikrar Pemuda Muslim Kost RW 14, yang menegaskan komitmen mereka untuk menjadi generasi muda islami dan Tadarus Bersama Surah Al-Mulk ayat 1-14 yang diikuti oleh seluruh peserta dan diakhiri dengan doa bersama.

Ketua Takmir Masjid Al-Amin, Abby Ahmad, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya acara ini

“Kami berharap program ini menjadi wadah bagi remaja untuk terus berkembang, baik secara spiritual maupun sosial,” katanya

Dalam sambutannya Panewu Depok, Wawan Widiantoro, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Masjid Al-Amin.

“Program ini menjadi langkah strategis untuk membangun pemuda muslim yang tangguh, berkarakter, dan mampu menjadi teladan di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, menambahkan bahwa kolaborasi antara masjid dan remaja sangat penting untuk keberlanjutan program ini

“Pemuda adalah harapan masa depan, dan masjid adalah pusat pembinaan. Kolaborasi ini harus terus didukung agar menjadi kekuatan perubahan yang positif, Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membina generasi muda muslim yang berdaya dan berakhlak mulia di wilayah Condongcatur,” ungkapnya.




Gladen Jemparingan Condongcatur Jadi Acara Wajib Dalam Peringatan Hari Jadi Kalurahan Condongcatur

Sleman – Pemerintah Kalurahan Condongcatur menggelar Gladen Alit Jemparingan untuk memperingati Hari Jadi Condongcatur yang ke-78. Kegiatan ini berlangsung di rintisan Desa Wisata Green Kayen Condongcatur Depok Sleman, Minggu (8/12/2024).

Gladen Jemparingin sendiri menjadi acara rutin yang wajid digelar setiap peringatan Hari Jadi Kalurahan Condongcatur. Pada 2024 ini, dilaksanakan Gladen Alit (kecil) ikuti oleh 90 peserta dari komunitas/Paguyuban Jemparingan yang ada di Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Kota Yogyakarta

Penanggungjawab Penyelenggara kegitan, Al Thouvik Sofi Salam,   yang juga Kamituwa Condongcatur menjelaskan acara ini bertujuan untuk menjaga tradisi jemparingan sebagai salah satu warisan budaya Jawa. Ia juga berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi daya tarik wisata yang memperkenalkan potensi lokal dari Condongcatur

“Ditahun tahun sebelumnya kita menyelenggarakan Gladen Ageng (besar) yang diikuti 300 sd 600 peserta bertempat di lapangan dan kali ini karena menyesuaikan tempat dipelataran Pendopo Green Kayen sehingga hanya dilaksanakan Gladen Alit (kecil) dengan peserta 90 orang dari berbagi paguyuban jemparingan” jelasnya

Ditambahkan Al Thouvik, pada kesempatan ini juga diramaikan dengan Senam ibu ibu drngan kostum Daster dan kehadiran pelaku UMKM yang membuka stand di area Desa Wisata Green Kayen yang kian menambah semarak suasana dan juga Live Musik Kerocong dimana  Event tahunan ini menjadi salah satu wujud komitmen Kelurahan Condongcatur dalam melestarikan budaya sekaligus mendukung perkembangan ekonomi lokal.

Sementara Ketua Panitia Gladen Alit Jemparingan Condongcatur, Magitagita yang juga Ketua JCC (Jemparingan Condongcatur) mengatakan Peserta terbagi dalam kategori putera dan puteri. Ada 72 peserta putera dan 18 peserta puteri, dengan target sasaran berjarak 30 meter

Dijelaskan Magitagita bahwa Jemparingan mempunyai makna dalam Bahasa Jawa, Pamenthanging Gendewa Pamanthenging Cipta, yang artinya memanah tidak hanya olahraga, tapi juga seni mengolah rasa

“Cara memanah dalam Jemparingan dengan menarik tali atau kendeng dengan tiga ruas jari hingga sampai ke mulut kemudian dibidikkan ke target wong-wongan atau bandul. Perlu banyak ketenangan dan konsentrasi yang tinggi,” ungkapnya

Jemparingan Condongcatur berdiri sejak 26 November 2017. Pemerintah Kalurahan Condongcatur mendukung penuh dan mengalokasikan anggaran agar Jemparingan Condongcatur tetap eksis.

“Saat ini jumlah anggota JCC ada 20 orang yang aktif, mereka melakukan latihan rutin tiap Senin malam jam WIB di halaman Kalurahan Condongcatur, Harapan kami olahraga Jemparingan semakin diminati masyarakat sebagai wahana olahraga dan ajang silaturahmi warga masyarakat,” pungkasnya

Selama acara, peserta menyelesaikan 20 rambahan hingga pukul siang dalam Gladen Alit ini memunculkan juara 1, 2, dan 3 dari kategori putra dan putri berdasarkan perolehan poin tertinggi. Banyak hadiah yang dibagikan kepada peserta yang berhasil menancapkan anak panahnya ke sasaran (bandul) hadiah diantaranya berupa Tas ransel, handbag, jam dinding, topper ware, sajadah, mie instan, kopi instan, sabun cuci serta uang tunai untuk perkenaan sandang dan molo

Hadiah diserahkan langsung oleh Lurah Condongcatur, untuk kategori titis Putera, juara pertama diraih Sudarmarto dari PJM Minomartani Sleman dengan poin 23, Kedua, Sumarno dari Bantul dengan poin 15 dan ketiga diraih Rio dari Jatra Sleman dengan poin Sementara kategori titis Puteri, juara  pertama diraih Khusnul dari PJKM Klaten dengan poin 12, Kedua, Diani dari Brotodiningrat Jogja dengan poin 12 dan ketiga, Uzi dari Melati langit Sleman dengan poin 8.

“Saya mengapresiasi seluruh panitia dan peserta yang berperan aktif dalam Gladen alit ini, acara ini adalah bentuk nyata pelestarian budaya seni jemparingan, sekaligus dukungan bagi UMKM untuk memajukan Desa Wisata Green Kayen,” tutup Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji. (Wasana/KIM Depok)




Lurah Condongcatur Resmikan Masjid An – Nuur Tambakboyo Condongcatur

Sleman – Lurah Condongcatur meresmikan Masjid An-Nuur Tambak Boyo Padukuhan Dero yang telah selesai direnovasi, Minggu 8 Desember 2024.

Acara peresmian ini diawali dengan pengajian oleh Ustadz H. Joko Wahono, yang memberikan tausiyah tentang pentingnya memakmurkan masjid. Turut hadir Dukuh Dero, Ketua RW 61, para pengurus masjid di sekitar lokasi dan ratusan jamaah warga Tambakboyo Condongcatur

Ketua Panitia Pembangunan, Ir. Heru Santosa, menyatakan rasa syukur atas rampungnya renovasi ini

“Ini adalah hasil kerja keras bersama. Dukungan dari masyarakat sangat luar biasa, dan semoga masjid ini menjadi berkah bagi semuanya.” katanya.

Ditambahkan Heru Santosa, Renovasi Masjid An-Nuur ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 553 juta, yang diperoleh dari swadaya masyarakat dan donator dimana pembangunan berlangsung selama 4,5 bulan berhasil mewujudkan bangunan baru seluas 190 m² dan dilengkapi kanopi tambahan seluas 250 m² untuk menambah kenyamanan jamaah yang beribadah

Dalam sambutannya Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid ini

“Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah saja, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat, kami berharap Masjid An-Nuur ini semakin memakmurkan warga sekitar,” ujarnya.

Peresmian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar Masjid An-Nuur Tambak Boyo menjadi pusat keberkahan bagi masyarakat Tambakboyo Padukuhan Dero Kalurahan Condongcatur Kapanewon Depok Kabupaten Sleman. (Wasana/KIM Depok)




Dukung UMKM Lokal, Mahasiswa Amikom Yogyakarta Adakan Pelatihan Desain Grafis Untuk Pelaku Usaha di Joho

Dalam upaya mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar lebih kreatif dan kompetitif, Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta bersama Komunitas Kelompok Kerja dan Bordir Joho (Koprinko) selaku UMKM di bidang konveksi menyelenggarakan Pelatihan Desain Grafis menggunakan Aplikasi Canva di Padukuhan Joho, Kalurahan Condongcatur, Sabtu (07/12/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek sosial mereka yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat.

Ketua pelaksana kegiatan, Falih Ahmad menyampaikan tujuan pelatihan ini adalah sebagai kegiatan lanjutan dari sosialisasi digital marketing yang diselenggarakan sebelumnya pada tanggal 16 November 2024 yang lalu dimana kegiatan ini menjadi bentuk praktik UMKM Joho dalam mengimplementasikan materi yang sudah diberikan sebelumnya

“Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi UMKM Joho untuk lebih kompetitif di pasar dengan memanfaatkan desain yang menarik dan mudah diaplikasikan melalui Canva,” ujarnya.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh para pelaku UMKM di bidang konveksi yang tergabung dalam komunitas Kelompok Kerja dan Bordir Joho (KOPRINKO). Peserta yang hadir mendapatkan pembelajaran langsung dari Wajar Bimantoro, ., ., seorang dosen Universitas Amikom Yogyakarta sekaligus pakar desain dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidangnya

“Di zaman teknologi digital seperti sekarang, daya tarik visual jauh lebih kuat dibandingkan verbal. Oleh karena itu, visual atau gambar perlu dirancang semenarik mungkin dan dilengkapi dengan informasi yang jelas, sehingga pesan yang ingin kita sampaikan langsung dapat dipahami oleh siapa pun yang melihatnya,” jelas Wajar Bimantoro membuka pelatihan.

Lebih lanjut, pelatihan ini berfokus pada pengenalan Platform Canva sebagai media desain yang dapat digunakan oleh awam, seperti pelaku UMKM walaupun tanpa memiliki kemampuan desain sekalipun. Canva menyediakan berbagai fitur yang mudah disertai elemen siap pakai, sehingga pelaku UMKM hanya perlu mengatur dan menambahkan elemen sesuai selera.

“Mahasiswa mendampingi secara langsung pelaku UMKM untuk membuat desain promosi produk unggulan masing – masing melalui Canva. Adapun produk pelaku UMKM diantaranya seperti topi bordir, kaos konveksi, sandal hotel, tas jahit, dan telur omega. Dengan menggunakan template yang disediakan Canva, pelaku UMKM tidak perlu membuat desain dari nol dan hanya modifikasi sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Salah satu peserta pelatihan, Ma’ruf selaku pengusaha konveksi bordir Jakardo mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan ini.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini, terutama dengan penggunaan Canva, sehingga menjadi lebih mudah dalam mengaplikasikan desain yang diinginkan. Seperti promosi produk atau pengolahan gambar,” ungkapnya.

Melalui pelatihan desain di Canva, pelaku UMKM mampu menambahkan foto katalog, informasi produk seperti keterangan bahan dan model, serta narahubung dalam bentuk visual yang lebih menarik. Hasil desain dari peserta pelatihan kemudian disimpan dan dapat dibagikan di media sosial sebagai promosi produk.

Sementara Dukuh Joho, Retnaningsih, juga memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan warga, terutama di era digital saat ini, di mana promosi produk secara online menjadi salah satu kunci keberhasilan usaha

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM Joho dapat lebih percaya diri dalam memasarkan produk mereka secara kreatif dan profesional. Mahasiswa Amikom Yogyakarta dalam tim @ berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat,” harapnya. (Wasana/KIM Depok)




Bantu Kesadaran Kesehatan Pra Nikah, Posyandu Remaja Sidoharjo Terima Bantuan Alat Kesehatan

Pada Sabtu, 7 Desember 2024, warga RT 06 Sidoharjo Turi yang tergabung dalam Posyandu Remaja Sidoharjo menerima bantuan alat kesehatan dari Kalurahan Bangunkerto.

“Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya remaja di Sidoharjo,” ungkap Reni Kusumawati, Kamituwo Bangunkerto.

Alat kesehatan yang diserahkan berupa alat pengukur tinggi badan beserta timbangan berat badan, serta alat cek HB.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu Posyandu Remaja Sidoharjo dalam melakukan pemantauan kesehatan remaja dan memberikan informasi yang akurat tentang status kesehatan mereka,” ungkap Reni.

Selain penyerahan bantuan alat kesehatan, acara ini juga diisi dengan materi tentang “Kesehatan Pra Nikah” yang disampaikan oleh Savitri Dwi PLKB Kapanewon Turi.

Materi yang disampaikan adalah informasi lengkap dan akurat tentang pentingnya kesehatan pra nikah, serta bagaimana cara mempersiapkan diri untuk memiliki kesehatan yang baik sebelum menikah.

Sutrisno, Ketua RT 06 Sidoharjo menyampaikan terima kasih kepada Kalurahan Bangunkerto atas bantuan alat kesehatan yang telah diserahkan.

“Kami berharap bahwa bantuan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan mempersiapkan diri untuk memiliki kesehatan yang baik,” ungkap Sutrisno. (Arief Hartanto/KIM Turi)