Penyaluran BLT Tahap Akhir Tahun 2024 di Caturtunggal: 100 KPM Terima Bantuan Rp900 Ribu

Caturtunggal – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk tahap terakhir di tahun 2024. Acara ini berlangsung di Pendopo Puspadenta, Selasa (10/12), dengan total penerima sebanyak 100 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Bantuan yang disalurkan mencakup periode bulan Oktober, November, dan Desember 2024, dengan nominal Rp300 ribu per bulan, sehingga setiap KPM menerima total Rp900 ribu. Penyaluran BLT ini menjadi langkah terakhir di tahun 2024 dalam upaya mendukung kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

Dalam proses penyaluran, terdapat satu penerima manfaat yang telah meninggal dunia. Pemerintah Kalurahan memastikan bantuan tetap diterima oleh keluarga tersebut, dengan dialihkan kepada anggota keluarga lain yang masih satu Kartu Keluarga (KK).

“Anggaran BLT ini berasal dari Dana Desa. Untuk program tahun 2025, kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari Kabupaten Sleman,” ujar Kirwanto selaku Kamituwa Caturtunggal.

Dengan berakhirnya penyaluran BLT tahun 2024 ini, Pemerintah Kalurahan Caturtunggal berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, sekaligus menunggu kepastian program bantuan serupa di tahun mendatang. (Oktaviana/KIM Depok)




Dukung Pendidikan di Caturtunggal, Bank BPD DIY Salurkan CSR 45 Juta

Caturtunggal – Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bakti Pendidikan Tahun 2024 hasil kolaborasi Bank BPD DIY dengan Pemerintah Kalurahan Caturtunggal dilaksanakan pada Rabu (11/12). Bertempat di Pendopo Pupadenta Kalurahan Caturtunggal, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Bank BPD DIY, Pimpinan Cabang BPD DIY Condongcatur, Lurah Caturtunggal, Ketua BPKal Caturtunggal, seluruh Dukuh se-Kalurahan Caturtunggal, serta orang tua penerima manfaat program (KPM).

Sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan, Bank BPD DIY mengalokasikan dana CSR sebesar 45 juta untuk mendukung siswa kurang mampu di wilayah Caturtunggal. Bantuan ini diwujudkan dalam bentuk beasiswa tabungan bagi 60 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di setiap padukuhan. Kriteria penerima bantuan meliputi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, yatim atau piatu, serta siswa berprestasi. Pemkal Caturtunggal juga menyerahkan bantuan berupa peralatan sekolah untuk mendukung kebutuhan belajar para siswa.

Aminudin Aziz, Lurah Caturtunggal menyampaikan rasa terima kasih kepada Bank BPD DIY atas dukungan yang diberikan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, memberikan manfaat yang lebih luas bagi pendidikan di wilayah kami,” ujarnya.

Kepala Bank BPD DIY, Santoso Rohmad dalam sambutannya menegaskan bahwa program CSR ini tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, seperti ruang terbuka hijau dan infrastruktur jembatan, tetapi juga pembangunan nonfisik seperti pendidikan. Ia juga menekankan bahwa Bank BPD DIY, yang selama ini dikenal sebagai “Bank PNS,” kini terbuka untuk masyarakat umum.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kalurahan Caturtunggal, sekaligus mempererat sinergi antara Bank BPD DIY dan pemerintah setempat dalam mendukung kemajuan masyarakat. (Oktaviana/KIM Depok)




PMI Kapanewon Cangkringan Gandeng LCYTMM Adakan Bakti Sosial Donor Darah

Sleman – Untuk mengedokasi masyarakat akan pentingnya donor darah dan membantu memenuhi kebutuhan darah untuk sesama di Kabupaten Sleman, PMI Kapanewon Cangkringan bekerjasama dengan Lions Club Yogyakarta Tugu Mustika Mataram (LCYTMM) menggelar kegiatan bakti sosial donor darah di Pendopo Kapanewon Cangkringan, Rabu (11/12/2024)

Menurut Panewu Cangkringan Djaka Sumarsono, bakti sosial donor darah di Kapanewon Cangkringan mendapatkan dukungan yang luar biasa dari Masyarakat, Polsek, Puskesmas, Koramil, IG TK, KUA, Relawan, Penggiat donor darah serta Anggota Dewan Kabupaten Sleman Gani Sadat dan Yani Fatur Rahman.

“Kami sangat bersyukur atas partisipasi warga banyak yang datang dengan kesadaran,  bahwa donor darah adalah bentuk kepedulian yang nyata bagi sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Lions Club Yogyakarta Tugu Mustika Mataram, Vitri Damayanti, menyampaikan ada 8 pilar kegiatan LCYTMM yaitu Vision, Diabetes, Environment, Hunger, Childhood Cancer, Humanity, Youth, Disaster. Dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PMI Kapanewon Cangkringan atas terjalinnya kerja sama yang sangat baik selama tiga kali selama tahun 2024.

“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk komitmen kami dalam mendukung kesehatan masyarakat, sesuai dengan salah satu pilar dari LCYTMM,”  katanya.

Hingga acara berakhir  terambil 161 kantong darah dari pendonor yang jumlahnya 191 orang yang mendaftar. 30 orang pendonor tidak dapat terambil  dikarenakan tidak lolos screning  seperti HB kurang, tensi tinggi bahkan ada yang tensi rendah.

Dari peserta baik yang dapat terambil ataupun tidak, semua menerima suvenir berupa paket makanan dan minuman sehat sebagai tanda penghargaan atas kontribusi peserta yang di sediakan oleh PMI Kapanewon Cangkringan dan LCYTMM.

“Kegiatan donor darah ini diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin untuk membantu sesama dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah. Bagi yang belum sempat berpartisipasi, PMI Kapanewon Cangkringan dan Lions Club Yogyakarta Tugu Mustika Mataram untuk ikut serta dalam kegiatan serupa di masa mendatang,” tutup Vitri. (KIM “Wara Aji” Cangkringan/Mujiyanta)




BPKal Pakembinangun Gelar Musykal KPM BLT-DD

Pakembinangun – BPKal kembali menggelar rapat tahunan yaitu Musyawarah Kalurahan membahas verifikasi data Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (KPM BLT DDes) untuk tahun 2025, Rabu (11/12/2024).

“Ini adalah Musykal pertama setelah Pilkada. Dan ini juga pertama kalinya ada Musykal KPM BLT Ddes di Kapanewon Pakem. Yang berarti Pakembinangunlah yang paling pertama menyelenggarakan ini. Saya apresiasi itu. Inilah simbol bagusnya koordinasi antara BPKal dan Lurah Pakembinangun,” ungkap Dewanto, Panewu Pakem.

Supriyadi selaku Ketua BPKal juga mengemukakan hal tentang pentingnya permusyawarahan tentang hal ini.

“Semua telah dikoordinasikan oleh para dukuh dan tokoh masyarakat di wilayah masing-masing. Semoga dengan ini, nantinya KPM akan lebih efektif dan tepat sasaran. Dan nantinya, setelah verifikasi dilakukan, kami mohon agar pihak-pihak tertunjuk untuk menandatangani berita acara verifikasi KPM ini,” ujar Supriyadi.

Kemudian Marzuki selalu Kamituwo Pakembinangun menyampaikan presentasinya.

“Program BLT Ddes adalah program langsung dari negara untuk menghapus kemiskinan extreme di negara kita. Total anggarannya mencapai 1,2 milyar rupiah, dibagi kepada seluruh KPM yang diverifikasi oleh semua desa di Indonesia. Di Pakembinangun sendiri, kami telah memperoleh data KPM sebanyak 25 orang, dan cadangan sebanyak 20 orang. Monggo nanti jika ada perubahan, agar segera disampaikan,” pungkas Marzuki. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)