Dukung UMKM Lokal, Mahasiswa Amikom Yogyakarta Adakan Pelatihan Desain Grafis Untuk Pelaku Usaha di Joho

Dalam upaya mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar lebih kreatif dan kompetitif, Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta bersama Komunitas Kelompok Kerja dan Bordir Joho (Koprinko) selaku UMKM di bidang konveksi menyelenggarakan Pelatihan Desain Grafis menggunakan Aplikasi Canva di Padukuhan Joho, Kalurahan Condongcatur, Sabtu (07/12/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek sosial mereka yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat.

Ketua pelaksana kegiatan, Falih Ahmad menyampaikan tujuan pelatihan ini adalah sebagai kegiatan lanjutan dari sosialisasi digital marketing yang diselenggarakan sebelumnya pada tanggal 16 November 2024 yang lalu dimana kegiatan ini menjadi bentuk praktik UMKM Joho dalam mengimplementasikan materi yang sudah diberikan sebelumnya

“Kami berharap pelatihan ini menjadi langkah awal bagi UMKM Joho untuk lebih kompetitif di pasar dengan memanfaatkan desain yang menarik dan mudah diaplikasikan melalui Canva,” ujarnya.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh para pelaku UMKM di bidang konveksi yang tergabung dalam komunitas Kelompok Kerja dan Bordir Joho (KOPRINKO). Peserta yang hadir mendapatkan pembelajaran langsung dari Wajar Bimantoro, ., ., seorang dosen Universitas Amikom Yogyakarta sekaligus pakar desain dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di bidangnya

“Di zaman teknologi digital seperti sekarang, daya tarik visual jauh lebih kuat dibandingkan verbal. Oleh karena itu, visual atau gambar perlu dirancang semenarik mungkin dan dilengkapi dengan informasi yang jelas, sehingga pesan yang ingin kita sampaikan langsung dapat dipahami oleh siapa pun yang melihatnya,” jelas Wajar Bimantoro membuka pelatihan.

Lebih lanjut, pelatihan ini berfokus pada pengenalan Platform Canva sebagai media desain yang dapat digunakan oleh awam, seperti pelaku UMKM walaupun tanpa memiliki kemampuan desain sekalipun. Canva menyediakan berbagai fitur yang mudah disertai elemen siap pakai, sehingga pelaku UMKM hanya perlu mengatur dan menambahkan elemen sesuai selera.

“Mahasiswa mendampingi secara langsung pelaku UMKM untuk membuat desain promosi produk unggulan masing – masing melalui Canva. Adapun produk pelaku UMKM diantaranya seperti topi bordir, kaos konveksi, sandal hotel, tas jahit, dan telur omega. Dengan menggunakan template yang disediakan Canva, pelaku UMKM tidak perlu membuat desain dari nol dan hanya modifikasi sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Salah satu peserta pelatihan, Ma’ruf selaku pengusaha konveksi bordir Jakardo mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan ini.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini, terutama dengan penggunaan Canva, sehingga menjadi lebih mudah dalam mengaplikasikan desain yang diinginkan. Seperti promosi produk atau pengolahan gambar,” ungkapnya.

Melalui pelatihan desain di Canva, pelaku UMKM mampu menambahkan foto katalog, informasi produk seperti keterangan bahan dan model, serta narahubung dalam bentuk visual yang lebih menarik. Hasil desain dari peserta pelatihan kemudian disimpan dan dapat dibagikan di media sosial sebagai promosi produk.

Sementara Dukuh Joho, Retnaningsih, juga memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan warga, terutama di era digital saat ini, di mana promosi produk secara online menjadi salah satu kunci keberhasilan usaha

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pelaku UMKM Joho dapat lebih percaya diri dalam memasarkan produk mereka secara kreatif dan profesional. Mahasiswa Amikom Yogyakarta dalam tim @ berkomitmen untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat,” harapnya. (Wasana/KIM Depok)




Bantu Kesadaran Kesehatan Pra Nikah, Posyandu Remaja Sidoharjo Terima Bantuan Alat Kesehatan

Pada Sabtu, 7 Desember 2024, warga RT 06 Sidoharjo Turi yang tergabung dalam Posyandu Remaja Sidoharjo menerima bantuan alat kesehatan dari Kalurahan Bangunkerto.

“Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya remaja di Sidoharjo,” ungkap Reni Kusumawati, Kamituwo Bangunkerto.

Alat kesehatan yang diserahkan berupa alat pengukur tinggi badan beserta timbangan berat badan, serta alat cek HB.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu Posyandu Remaja Sidoharjo dalam melakukan pemantauan kesehatan remaja dan memberikan informasi yang akurat tentang status kesehatan mereka,” ungkap Reni.

Selain penyerahan bantuan alat kesehatan, acara ini juga diisi dengan materi tentang “Kesehatan Pra Nikah” yang disampaikan oleh Savitri Dwi PLKB Kapanewon Turi.

Materi yang disampaikan adalah informasi lengkap dan akurat tentang pentingnya kesehatan pra nikah, serta bagaimana cara mempersiapkan diri untuk memiliki kesehatan yang baik sebelum menikah.

Sutrisno, Ketua RT 06 Sidoharjo menyampaikan terima kasih kepada Kalurahan Bangunkerto atas bantuan alat kesehatan yang telah diserahkan.

“Kami berharap bahwa bantuan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan mempersiapkan diri untuk memiliki kesehatan yang baik,” ungkap Sutrisno. (Arief Hartanto/KIM Turi)




Mengenal Lebih Dekat Ferdyansah Gea, Pengusaha Muda Peduli Hukum dan UMKM di Berbah

Sleman – Fedryansah Gea Arrysal, adalah tokoh yang peduli UMKM dari Kapanewon Berbah. Lahir dan besar dalam didikan ayahnya yang pengusaha  dan politisi membentuk pria yang biasa disapa Gea ini menjadi pribadi yang kuat, tegas, pantang menyerah dan sederhana. Ditemui  di Resto Omah Dahar mbah  Wanto jalan Raya Berbah Sampaan hari Jumat 6 Desember 2024. Gea menceritakan perjalanan hidup cita-cita dan harapannya.

Lahir 23 tahun yang lalu, Gea mengenyam pendidikan formal SD Sorogenen 1, SMP Alimaksum, Melanjutkan SLTA kejuruan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang diperoleh, Gea bersama teman yang sudah berlisensi mendirikan lembaga advokasi Baladewa Law Office. Salah satu tujuan mendirikan lembaga advokasi untuk membantu  mendampingi masyarakat kecil yang mempunyai permasalahan hukum.

“Kebanyakan masyarakat kurang paham akan hukum. Ketika terjadi permasalahan akan mendapatkan tekanan dari berbagai pihak apalagi warga yang kurang mampu secara ekonomi dan pendidikan. Dalam kondisi seperti ini Baladewa law hadir memberi solusi  humanis, profesional secara kekeluargaan” Kata Gea menjelaskan sedikit tentang Baladewa Law Office.

Selain itu, bersama teman bisnisnya Gea merintis dan mengembangkan usaha kuliner Resto Omah Dahar Mbah Wanto. Gea juga merupakan owner warung Bakso Poenya Cerita, juga sebagai Owner usaha madu Mas Blangkon.

Saat ini dirinya menjabat sebagai Manager Operasional di Resto Omah Dahar Mbah Wanto. Menurut Gea bahwa bisnis bukan hanya tentang profit semata. “Tetapi bisnis juga tentang memberikan nilai tambah untuk memberdayakan  masyarakat. Memberi kemanfaatan  untuk sesama,” tegas Gea.

Untuk itu, Gea melalui  Mbah Wanto Canter atau (MWC) banyak memberikan bimbingan dan pendampingan bagi pelaku usaha  Sedulur Bakul UMKM dibawah binaan MWC.

“Pendampingan tersebut berupa pelatihan tentang UMKM, pelatihan pemanfaatan sosial media untuk pemasaran. Juga pendampingan akses pendanaan baik dari pemerintah ataupun CSR perusahaan,” jelas Gea

“Dengan pelatihan yang dilakukan harapannya para pelaku usaha dapat memiliki daya saing dengan mengolah sumber daya yang ada disekitarnya  menjadikan ekonomi kreatif berdasarkan kearifan lokal,” tambahnya.

Gea juga mengingatkan kepada generasi muda harus mulai sadar akan pentingnya kerja keras dan dedikasi pada keyakinan yang dipilih. Karena  kerja keras adalah bentuk ibadah sejati.

“Keyakinan dan kerja keras  akan berpengaruh terhadap kesuksesan  di masa mendatang,” imbuh Gea. (Kusnadi/KIM Berbah)




Pengurus Cabang DMI Kapanewon Sleman Resmi Dilantik

Sleman – Dalam rangka upaya peningkatan  peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan di tingkat Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, ,maka perlu dilakukan Pembentukan Pengurus DMI di tingkat Cabang di Kapanewon Sleman. Untuk itu pada hari Jum’at, 6 Desember 2024 diadakan Pelantikan Pengurus Cabang DMI Kapanewon Sleman oleh Ketua Pengurus Daerah DMI Kabupaten Sleman, Masuko Haryono di Aula KUA Kapanewon Sleman.

“Dengan dilaksanakan pelantikan ini segera berkiprah untuk melaksanakan program yang sudah direncanakan. Rencana program yang bisa dilakukan tidak perlu muluk-muluk, yang sulit dilakukan,” pesan Masuko.

Panewu Anom Kapanewon Sleman, Sri Lestari yang hadir dalam pelantikan mengatakan bahwa kapanewon akan  mengupayakan anggaran kegiatan yang sesuai kondisi wilayah.

“Karena sudah terbentuk lembaga perlu didukung bersama-sama dan tetap terus upaya mencari peluang dan terobosan  untuk membiayai lembaga DMI ini,” tegas Sri Lestari.

Setelah paparan dilanjutkan dengan Rapat Kerja dihadiri semua pengurus yang baru saja dilantik. (Srp/KIM Ngaglik)




Senam Sehat Wisnu Murti Padati Lapangan Denggung Sleman

Sleman – Lapangan Denggung Sleman pada Minggu 8 Desember 2024 dibanjiri sekitar 2000an peserta senam sehat yang digelar oleh Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Wisnu Murti SMA Negeri 1 Sleman.

Sigit Danang Prabowo, Ketua IKA Wisnu Murti ditemui disela acara menuturkan bahwa tujuan kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni dan masyarakat serta untuk lebih menggaungkan nama Wisnu Murti sebagai wadah Alumni SMAN 1 Sleman  di masyarakat.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kekompakan rekan-rekan panitia dan pengurus dalam menyelenggarakan dan merancang acara, keluarga SMAN 1 Sleman yang dihadiri Kepala sekolah, sejumlah guru dan siswa, kemudian juga alumni dan sponsor yang mensukseskan acara,” tambahnya.

Koesno Wibowo, mantan Pjs. Bupati Sleman yang juga merupakan alumni 1990 SMAN 1 Sleman berharap IKA Wisnu Murti untuk bisa selalu sukses dan semakin baik semakin membahagiakan semua orang.

“Terutama giat pada pagi hari ini berupa senam sehat, agar raganya sehat hatinya juga sehat harapannya acara ini nanti akan lanjut  dengan berbagai agenda ke depan akan lebih meriah lagi,” tukasnya.

Sementara Susmiarto MM Sekda Kabupaten Sleman alumni 1985 ditemui disela acara berharap untuk alumni Wisnumurti saling peduli dalam satu angkatan maupun antara angkatan sehingga Wisnumurti bisa benar-benar menjadi wadah alumni SMAN 1 Sleman yang kuat tambahnya.

Pemenang hadiah utama pada kegiatan kali yang berupa mesin cuci diraih oleh Yuni dari Gabahan Sumberadi Mlati Sleman sedangkan untuk Sepeda oleh Pulunggono Duwet Sendangadi Mlati Sleman disamping ratusan hadiah lain yang diundi. (Arief Hartanto/KIM Kertomandiri Turi)