Forum Koordinasi (FK) PRM PRA Sumbersari Gelar Pengajian Rutin

Sumbersari – Forum Koordinasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyah (PRA) Sumbersari gelar pengajian rutin setiap Ahad Pahing. Pada putaran kelima berlangsung pada Minggu (1/12/2024) bertempat di Pendopo Kalurahan Sumbersari, Moyudan, Sleman.

Hadir pada pengajian tersebut Lurah Sumbersari beserta Pamong dan Staf, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Moyudan dan Pimpinan Cabang Aisyah Moyudan. Selain itu juga dihadiri ratusan anggota PRM dan PRA se – Sumbersari.

Rahmad Anton Widodo Ketua FK PRM Sumbersari dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejak dimulai pada 1 Muharam 1446 FK PRM PRA Sumbersari telah menyelenggarakan pengajian rutin 5 putaran. Pengajian yang didukung penuh oleh Pemerintah Kalurahan Sumbersari dengan memberikan fasilitas tempat baik gedung dan fasilitas kursi.

“Terimakasih kepada Pemerintah Kalurahan Sumbersari yang telah mendukung kegiatan kami dengan memberikan fasilitas tempat baik pendopo maupun kursi,” kata Anton.

Selanjutnya ia juga berharap dengan pengajian rutin yang diselenggarakan setiap Ahad Pahing bisa mendatangkan keberkahan untuk diri sendiri, umat, bangsa dan negara.

Sedangkan Heru Suprayitno dari PCM Moyudan dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada FK PRM, PRA Sumbersari yang sudah menyelenggarakan pengajian Rutin.

“Apresiasi yang tinggi untuk PRM, PRA Sumbersari dengan diselenggarakannya pengajian rutin ini, semoga menginspirasi kepada PRM yang lain,” ungkapnya.

Heru juga menyampaikan bahwa PCM Moyudan merencanakan Pembangunan Gedung Dakwah yang berada di jalan Klangon Tempel. Walau baru rencana ternyata donasi terus mengalir.

“Alhamdulillah sampai saat ini sudah terkumpul kurang lebih 300 juta,” imbuhnya.

Selanjutnya Heru juga berharap agar proyek besar yang direncanakan dapat terwujud dengan tepat waktu.

“Mohon dukungan seluruh anggota Muhammadiyah untuk bisa memberikan bantuan dananya,” tukasnya.

Tausiah disampaikan oleh Ustazd H. Muhammad Wiharto MA dari PMW DIY. Dalam tausiahnya ia mengungkapkan bahwa di tahun 2024 ini Muhmadiyah apabila dihitung berdasarkan kalender Miladiyah sudah berusia 112 tahun, tetapi apabila dihitung berdasarkan kalender Hijriyah sudah berusia 116 tahun. Kalau diibararkan manusia semakin tua maka semakin kurang kekuatannya, tetapi untuk gerakan Muhammadiyah semakin tua malah semakin kuat.

” Bisa semakin kuat konsepnya adalah karena yang dimiliki Muhammadiyah adalah milik persyarikatan bukan personal,” jelasnya.

Lebih lanjut Wiharto menerangkan agama kalau dibaratkan musik adalah sesuatu yang bisa menimbulkan kedamaian dan ketentraman maka barang siapa yang beragama dengan baik dan benar maka akan menciptakan lingkungan yang damai, aman, tentram dan tidak ada keresahan.

“Sedangkan menurut Ibnu Mubarok agama adalah kecenderungan ruhani dan jiwa menuju kesempurnaan yang suci, murni dan bersih dari unsur-unsur kebendaan yang bersifat duniawi,” tambahnya.

“Untuk menuju kesempurnaan maka dalam beragama harus dipahami dihayati dan diperjuangkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Wiharto juga menjelaskan yang dimaksud dengan Islam berkemajuan yaitu pemeluknya harus bisa hadir memberikan solusi di tengah-tengah umat. ( Giek-KIM Moyudan )




PPK Gamping Serahkan Dokumen Rekapitulasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024 ke KPU Sleman

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping didampingi Panewu Anom Gamping, R. Hery Subagio secara resmi menyerahkan dokumen hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024 di wilayah Kapanewon Gamping kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman. Penyerahan ini berlangsung pada Jumat sore (29/11/2024) di kantor KPU Kabupaten Sleman menandai tahapan krusial dalam proses pemilihan yang berjalan lancar dan transparan. 

Ketua PPK Gamping, Abdul Kariem menyatakan bahwa proses rekapitulasi di tingkat kapanewon Gamping telah selesai tanpa kendala berarti. Pihaknya memastikan seluruh data telah dihimpun secara teliti dan sesuai prosedur yang berlaku.

“Penyerahan dokumen ini adalah tanggung jawab kami untuk menjaga integritas proses pemilihan,” ucapnya. 

Dokumen yang diserahkan meliputi berita acara dan sertifikat hasil rekapitulasi yang telah ditandatangani oleh seluruh anggota PPK, beserta saksi pasangan calon peserta kontestasi pemilihan kepala daerah Kabupaten Sleman. Penyerahan dokumen tersebut disaksikan oleh perwakilan KPU Sleman, Sekretariat PPK Gamping, Panwaslu Kecamatan Gamping, dan aparat keamanan guna memastikan proses berjalan dengan aman dan akuntabel. 

Anggota KPU Kabupaten Sleman Divisi Hukum dan Pengawasan, Sura’ie menerima dokumen tersebut secara simbolis. Dalam sambutannya, Ia mengapresiasi kerja keras PPK Gamping yang telah menyelesaikan tugasnya sesuai jadwal.

“Kami berterima kasih atas kerjasama seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses rekapitulasi ini. Selanjutnya, dokumen akan diverifikasi untuk tahapan rekapitulasi di tingkat kabupaten,” jelasnya. 

Proses penyerahan ini juga dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan TNI guna memastikan keamanan dokumen hingga sampai di tangan KPU Kabupaten Sleman. Penjagaan yang ketat ini merupakan bagian dari upaya untuk mencegah potensi gangguan terhadap proses pemilihan. 

Lebih lanjut, R. Hery Subagio selaku Panewu Anom Gamping yang melakukan pendampingan penyerahan dokumen hasil rekapitulasi di Kapanewon Gamping mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum pemilihan ini sebagai pelajaran berharga dalam memperkuat semangat demokrasi. Ia menegaskan bahwa kesuksesan pemilihan tidak hanya dilihat dari hasilnya, tetapi juga proses yang penuh integritas dan partisipasi aktif dari semua pihak.

“Partisipasi masyarakat tidak boleh berhenti di bilik suara. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama membangun wilayah kita,” imbuhnya.

Sementara itu, seorang saksi dari salah satu pasangan calon, Suharta menyatakan puas dengan transparansi yang ditunjukkan selama proses rekapitulasi oleh Panitia Pemilihan Kecamatan Gamping.

“Kami menyaksikan langsung proses rekapitulasi hasil penghitungan suara berjalan jujur dan adil. Ini memberikan keyakinan bahwa suara rakyat benar-benar dihargai,” katanya. 

Setelah diterimanya dokumen rekapitulasi dari PPK Gamping, KPU Sleman dijadwalkan akan melanjutkan rapat pleno rekapitulasi tingkat kabupaten pada pekan depan. Tahapan ini akan menjadi dasar untuk menetapkan hasil akhir Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024. 

Dengan selesainya penyerahan dokumen ini maka tahapan pemilihan di Kapanewon Gamping dapat dikatakan sukses dan bebas dari permasalahan serius. Masyarakat pun diharapkan terus memantau jalannya tahapan berikutnya sebagai wujud partisipasi dalam demokrasi yang sehat.  (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




PPK Depok Gelar Rapat Pleno Penetapan Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara Pilkada Sleman 2024

Sleman – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Depok, mengelar Rapat Pleno Penetapan Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara Tingkat Kapanewon Depok dalam Pilkada Sleman 2024 bertempat di ruang Anglocitatama Kapanewon Depok, Jumat (29 /11/2024).

Rapat pleno ini mengundang dan dihadiri Panewu Depok, Kapolsek Depok Timur, Kapolsek Depok Barat, Kapolsek Bulaksumur, Daranmil 11 Depok, PPK Depok, Sekretrariat PPK Depok, Panwascam Kapanewon Depok, Saksi Pasangan 01 dan 02, PPS beserta Sekrtetariat se-Kapanewon Depok

Ketua PPK Depok, Wuri Handayani mengatakan Rapat Pleno ini sekaligus menandai tuntasnya proses rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara, hasil pemungutan suara di 192 TPS yang tersebar di tiga Kalurahan diwilayah Kapanewon Depok, dengan rincian Kalurahan Caturtunggal sebanyak 71 TPS, Condongcatur 66 TPS dan Maguwoharjo sebanyak 55 TPS

Pada kegiatan ini dilakukan pembacaan hasil Rekapitulasi Pemungutan Suara di Kapanewon Depok, dan setelah tidak ada keberatan dan masukan dari saksi Pasangan 01 dan 02 juga Panwascam Depok selanjutnya dilakukan penandatanganan Berita Acara oleh semua anggota PPK kapanewon Depok dan Saksi Kedua Paslon

“Adapun perolehan suara Paslon 01 sebanyak pemilih atau 33%, Paslon 02 sebanyak atau 60%, sisanya gugur sebanyak orang atau 6%. Sedangkan partisipasi pemilih untuk Pilkada tahun pemilih yang menggunakan hak pilih sebanyak orang dari pemilih yang tercatat dalam DPT,” jelasnya.

Selanjutnya Berita Acara Rapat Pleno Penetapan Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara Pilkada Sleman 2024  diberikan kepada kedua saksi pasangan Calon dan  Panwascam Depok. Dokumen D Hasil Penghitungan Suara kemudian diantar ke KPU Sleman oleh PPK Depok didampingi Panwascam Depok dan dikawal Polisi dari kesatuan Polsek Depok Timur dan telah diterima secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Sleman Ahmad Baehaqi

Panewu Anom Kapanewon Depok, Wawan Hariawan mengapresiasi atas kinerja PPK Depok, PPS beserta seluruh jajaranya yang dapat melaksanakan tugas dengan baik, lancar dan tepat waktu sesuai tahapan yang telah ditentukan

“Rasa syukur patut kita haturkan mengingat Depok adalah kapanewon/kecamatan dengan Jumlah DPT terbesar se DIY dan tingkat kerawanan serta potensi risiko yang tinggi, ternyata berhasil melalui tahap demi tahap Pilkada Sleman 2024 dengan lancar dan sukses,” ujarnya.

Hal senanda juga disampaikan Ketua Panwascam Depok, Hari Jumanto yang mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak, khususnya Forkompincam Depok atas support dan fasiltasinya

“Kami  juga mengapresiasi untuk kinerja PPK, PPS, staf, sekretariat, yang telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Di antara hal yang menjadi tugas Pengawasan adalah memberikan himbauan kepada berbagai pihak sehingga bisa menekan banyak potensi pelanggaran.  Diakui ada pelanggaran di kedua belah pihak  mulai dari APK, kampanye, namun hampir semuanya hanya bersifat pelanggaran administrative yang masih bersifat umum dan wajar yang dapat langsung diselesaikan dilapangan,” ungkapnya.

“Panwascam Kapanewon Depok bersyukur  dalam gelaran  Pilkada 2024 ini tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pemungutan Suara Lanjutan (PSL),  Potensi gangguan keamanan, kericuhan dan sebagainya bisa dicegah dengan sebaik-baiknya, tidak ada intimidasi, tidak ada mobilisasi massa yang kontraproduktif,” pungkasnya. (Wasana/KIM Depok)




Satukan Hasil Penghitungan Suara di Tingkat PPS, PPK Gamping Lakukan Rapat Pleno Terbuka

Untuk menyatukan hasil penghitungan suara dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) di seluruh kalurahan dalam wilayah Kapanewon Gamping agar diperoleh data yang terintegrasi untuk diteruskan ke tingkat Kabupaten Sleman, maka Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dalam pemilihan bupati dan wakil bupati sleman tahun 2024 yang berlangsung di Pendhapa Kantor Pemerintah Kapanewon Gamping, Jumat sore (29/11/2024).

Rapat Pleno Terbuka yang dipimpin oleh Ketua PPK Gamping, Abdul Kariem didampingi seluruh anggotanya tersebut diikuti oleh ketua dan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kapanewon Gamping, pengawas pemilihan tingkat kecamatan, saksi dari pasangan calon, serta jajaran sekretariat PPK dan PPS.

Kariem mengungkapkan bahwa rekapitulasi ini mencakup seluruh hasil penghitungan suara dari 141 TPS yang tersebar di 5 kalurahan se-Kapanewon Gamping guna memastikan transparansi dan akurasi data sebelum diteruskan ke tingkat kabupaten.

“Kami memfasilitasi penyelesaian apabila ada perbedaan atau keberatan dari saksi pasangan calon terkait hasil penghitungan di tingkat PPS sebelum diteruskan ke tingkat kabupaten,” terangnya.

Dalam tahapan ini, Anggota PPK Gamping Divisi Data dan Informasi, Fairus Syarifah Islami memaparkan hasil penghitungan suara secara rinci, mulai dari jumlah daftar pemilih tetap, daftar pemilih pindahan, daftar pemilih tambahan, jumah pemilih disabilitas, jumlah suara sah dan suara tidak sah, hingga rekapitulasi perolehan suara setiap pasangan calon di masing-masing kalurahan. Proses berlangsung transparan disaksikan oleh saksi dari tiap pasangan calon yang diberi kesempatan mengajukan keberatan jika ditemukan perbedaan.

Tampak hadir dalam kegiatan rekapitulasi antara lain Panewu Gamping, Tamzis Sarwana bersama Kepala Kepolisian Sektor Gamping, AKP Subilal dan Komandan Koramil 17/Gamping, Kapten Infanteri Wahyani yang turut memantau jalannya rapat pleno terbuka tersebut.

Tamzis Sarwana selaku Panewu Gamping memberikan  apresiasi terhadap pelaksanaan pleno yang berlangsung terbuka dan sesuai aturan. Dirinya menegaskan pentingnya tahapan ini dilakukan guna menjaga kepercayaan publik terhadap hasil pemilihan bupati dan wakil bupati sleman 2024.

Ia pun menggarisbawahi pentingnya transparansi dalam setiap tahapan pemilihan. Menurutnya, proses yang terbuka ini merupakan kunci untuk membangun kepercayaan masyarakat se-Kapanewon Gamping terhadap hasil pemilihan.

“Tanpa sinergi yang baik, proses ini mungkin tidak akan seefisien hari ini. Semangat koordinasi seperti ini harus terus dipertahankan,” tuturnya.

Dengan berakhirnya pleno terbuka tingkat Kapanewon Gamping ini, selanjutnya hasil rekapitulasi akan segera diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman untuk dilakukan rekapitulasi di tingkat kabupaten.

Tamzis pun berharap kepada semua pihak untuk tetap menjaga kondusifitas di wilayah Kapanewon Gamping. Semua pihak yang terlibat harus dapat menerima hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara ini dengan lapang dada karena telah dilakukan secara cermat dan teliti sesuai prosedur hukum, serta diimbau tetap menjaga profesionalisme dan integritas hingga pasangan calon terpilih ditetapkan oleh KPU Kabupaten Sleman. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)