Bakesbangpol Sleman Laksanakan Sosialisasi Kalurahan Berkarakter Pancasila di Condongcatur

Sleman – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman melaksanakan sosialisasi Kalurahan Berkarakter Pancasila, di ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur, Rabu (22/1/2025). Sosialisasi ini merupakan bagian dari program Penguatan Usaha Pemerintahan Masyarakat (PUPM) Kabupaten Sleman yang diinisiasi oleh Kesbangpol Kabupaten Sleman.
Hadir sebagai narasumber Kabag Hukum Setda Kabupaten Sleman, Asdadik Isriyadi, Pusat Studi Pancasila UGM, Hendro Muhaimin MA dan perwakilan Kesbangpol Kabupaten Sleman, Hendri Setiawan.
Kegiatan ini diikuti oleh BPKal, LPMKal, PKK, karang taruna, Linmas, Pamong Kalurahan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta berbagai elemen masyarakat.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas program ini dan menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai Pancasila untuk membangun kalurahan yang harmonis, inklusif, dan berdaya saing.
“Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masyarakat Condongcatur yang berkarakter Pancasila,” ungkapnya.
Sementara, narasumber pertama Kabag Hukum Setda Kabupaten Sleman, Asdadik Isriyadi menyampaikan materi tentang kebijakan pemerintah daerah dalam revitalisasi dan reaktualisasi nilai nilai Pancasila.
Dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua tentang Indeks Kalurahan Berkarakter Pancasila “Indikator dan Instrumen Pengukuran”, oleh perwakilan Pusat Studi Pancasila UGM, Hendro Muhaimin MA.
Kemudian ditutup dengan materi ketiga oleh perwakilan Kesbangpol Kabupaten Sleman, Hendri Setiawan tentang Kebijakan Teknis Pembentukan Kalurahan Berkarakter Pancasila. Pada kesempatan itu, Hendri menjelaskan Kalurahan Berkarakter Pancasila adalah kalurahan yang menghidupkan atau memahami dan menghayati serta menerapkan atau mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara secara terencana, sistematis dan berkelanjutan.
“Kalurahan Berkarakter Pancasila merupakan upaya Kalurahan Berkarakter Pancasila melalui revitalisasi dan reaktualisasi nilai-nilai Pancasila dengan pendekatan edukatif, praktis atau tindakakan dan keteladanan,” jelasnya.
Selanjutnya, sampai saat ini di Kabupaten Sleman sudah ada 29 Kalurahan Berkarakter Pancasila yang telah dikukuhkan.
“Jumlah rintisan Kalurahan Berkarakter Pancasila ada 28 kalurahan yaitu Kalurahan Balecatur, Banyuraden, Sidomoyo, Sidokarto, Sidoluhur, Sumberarum, Sendangrejo, Sendangsari, Margoagung, Margoluwih, Sinduadi, Trimulyo, Banyurejo, Margorejo, Wonokerto, Donokerto, Pakembinangun, Purwobinangun, Candibinangun, Sariharjo, Kapanewon Ngagglik, Argomulyo, Sindumartani, Widodomartani, Bimomartani, Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Jogotirto, Sumberharjo, Kapanewon Prambanan dan Kalurahan Sambirejo,” ungkap Hendri.
Ia menambahkan, setiap tahun Bakesbangpol Kabupaten Sleman menargetkan sebanyak enam kalurahan untuk ditetapkan sebagai Kalurahan Berkarakter Pancasila. Di mana masing-masing kalurahan memiliki 35 orang pengurus, yang terdiri dari lurah, pamong, Badan Permusyawaratan Kalurahan, Lembaga Kemasyarakatan, serta sejumlah tokoh yang ada di masyarakat setempat.
Sedangkan untuk tahapan pembentukan penetapan kalurahan berkarakter pancasila adalah dengan melaksanakan sejumlah tahapan, meliputi koordinasi perangkat daerah dan mitra kerja, koordinasi perangkat daerah, mitra kerja kapanewon dan kalurahan, pembentukan komitmen dan pernyataan kesanggupan dengan kalurahan dan penetapan dalam keputusan bupati. (Wasana / Kim Depok)



