KONI Sleman siap kirim 1.061 atlet untuk PORDA Ke-17

Sleman – Tingkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Rapat Kerja tahun 2025 pada Minggu (16/2). Acara yang dilaksanakan di Prima SR Hotel tersebut, dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman dan Ketua Umum KONI DIY.

Mewakili Bupati Sleman, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, Suparmono menyampaikan Pemkab Sleman memberikan dukungan positif atas pelaksanaan Rapat Kerja KONI. Ia berharap, dengan pembinaan dan evaluasi, kualitas atlet-atlet Sleman dapat berkembang dengan baik sesuai dengan kemampuannya. Sehingga mampu menambah prestasi dan semakin mengharumkan tanah Sembada.

“Semoga atlet kita dapat semakin meningkatkan kemampuannya sehingga terus memiliki semangat untuk menorehkan prestasi terbaik bagi Kabupaten Sleman,” jelasnya.

Suparmono juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus KONI Sleman yang telah memberikan upaya terbaik untuk meningkatkan kualitas olahraga di Sleman.

Ketua Umum KONI Sleman, Joko Hastaryo menyampaikan rapat tahunan kali ini menjadi spesial, karena di tahun 2025 ini akan diselenggarakan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) DIY ke-17 di Gunungkidul. Untuk itu, KONI Sleman telah melakukan rangkaian persiapan PORDA. Ia mengatakan Sleman akan mengikuti 45 cabang olahraga pada perhelatan PORDA DIY.

“Dari 45 cabor, Sleman mengikuti 521 nomor pertandingan. Insya Allah jika tidak ada halangan, yang berangkat atlet. Ini menjadi kontingen terbesar Sleman sejak mengikuti PORDA,” jelasnya.

Selain itu, KONI Sleman juga telah memfasilitasi dengan perlindungan BPJS ketenagakerjaan bagi atlet, pelatih, dan official yang sudah terdaftar pada bulan Januari. Dengan keseriusan ini, ia mengajak pengurus cabor KONI Sleman dapat menjaga semangat dan komitmen dengan baik.

Sementara itu, Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sleman yang telah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk kepada atlet Sleman. Ia pun berharap semakin banyak atlet berprestasi yang lahir dari Kabupaten Sleman.

“Selama 2021-2024 dalam pembinaan prestasi olahraga, Provinsi DIY telah menyumbang 73 atlet menjadi timnas berbagai cabor untuk event nasional maupun internasional dan sebagian berasal dari Kabupaten Sleman,” kata Djoko.

Djoko menambahkan, terkait PORDA ke-17, hingga saat ini masih dijadwalkan terselenggara pada 15 hingga 23 September 2025 di Kabupaten Gunungkidul. Namun, untuk kepastian tanggal pelaksanaan, pihaknya masih menunggu keputusan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora).




Peringatan HUT ke-13 RSA UGM Dihadiri Bupati Sleman dan Menko PMK, Tampilkan Fasad Baru

Sleman – Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM merayakan HUT ke-13 dengan meresmikan fasad baru rumah sakit yang telah selesai dibangun pada Minggu (16/2/2025). Acara peringatan ini dihadiri oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Pratikno, Rektor UGM, Ova Emilia, serta Direktur RSA UGM, Darwito, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam peresmian yang berlangsung di halaman depan RSA UGM, Pratikno bersama Kustini, Ova, dan Darwito melakukan pemecahan kendi sebagai simbol resminya fasad baru tersebut. Setelah itu, mereka meninjau fasad yang telah selesai dibangun serta sarana prasarana penunjang lainnya yang akan mendukung pelayanan kesehatan rumah sakit.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, dalam kesempatan tersebut menyampaikan selamat ulang tahun kepada RSA UGM yang telah berusia 13 tahun. Ia berharap RSA UGM terus dapat memberikan layanan kesehatan yang optimal dan berkontribusi positif terhadap Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat Kabupaten Sleman.

“Mewakili Pemkab Sleman, kami mengucapkan terima kasih kepada RSA UGM atas kontribusinya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Sleman. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus berkembang di masa mendatang,” ungkap Kustini.

Sementara itu, Menko PMK Pratikno dalam sambutannya menyatakan bahwa pembangunan fasad ini bertujuan untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan mulai dari pasien memasuki area rumah sakit hingga mendapatkan penanganan medis. Ia mengapresiasi pembaruan yang telah dilakukan RSA UGM dan berharap fasad baru ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.

“Saya berharap RSA UGM dengan adanya fasad baru yang memudahkan akses ini dapat terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, serta memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui upaya preventif,” ujar Pratikno.

Pratikno juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah berperan dalam revitalisasi jalan di depan RSA UGM. Ia menekankan bahwa pelayanan yang baik tidak hanya berlaku setelah pasien memasuki rumah sakit, tetapi juga selama proses perjalanan menuju rumah sakit.

Rektor UGM, Ova Emilia, juga menambahkan bahwa fasad baru ini penting untuk memperkuat citra RSA UGM sebagai rumah sakit akademik yang terus berkembang. Ia optimis RSA UGM akan semakin meningkatkan kualitas SDM kesehatan, fasilitas layanan, serta sarana prasarana pendukung lainnya di masa depan.

“RSA UGM akan terus berbenah untuk meningkatkan kualitas layanan, baik dalam aspek SDM maupun fasilitas medis, demi memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” tutur Ova Emilia.

Dengan adanya peresmian fasad baru ini, RSA UGM diharapkan dapat semakin meningkatkan layanan kesehatan dan menjadi rumah sakit akademik yang unggul, berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat, dan mendukung kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.




Peringati Hari Pers Nasional, Pemkab Sleman Bersama PWI Gelar Senam dan Jalan Sehat

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan senam massal dan jalan sehat, Minggu (16/2).

Berlangsung di Lapangan Pemda, kegiatan senam massal dan jalan sehat ini diikuti oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama dengan ratusan masyarakat Kabupaten Sleman.

Dalam laporannya, Ketua Panitia HPN 2025 Awan Turseno menyampaikan bahwa kegiatan senam dan jalan sehat ini merupakan puncak peringatan HPN 2025 Kabupaten Sleman.

Ia menuturkan, rangkaian peringatan HPN 2025 telah dimulai pada Rabu (12/2) lalu, diawali dengan penyelenggaraan bakti sosial donor darah yang bekerja sama dengan PMI Sleman.

“Alhamdulillah dalam bakti sosial donor darah terdapat 114 pendaftar dengan hasil 94 kantong darah,” jelasnya.

Sedangkan dalam acara kali ini (senam dan jalan sehat), Awan menyebut pihaknya menyiapkan berbagi doorprize menarik dengan hadiah utama 1 sepeda listrik dan 2 sepeda gunung bagi masyarakat yang turut serta.

“Selain menyiapkan doorprize, dalam kegiatan ini juga diberikan paket sembako bagi para pedagang pasar di wilayah Sleman sebanyak 150 paket,” ungkapnya.

Menurutnya, pemberian paket sembako tersebut sejalan dengan tema HPN 2025 yaitu Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan Jalan Sehat Dan Senam Massal Dalam Rangka Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2025.

Menurutnya peringatan HPN yang dikemas dalam kegiatan senam dan jalan sehat ini merupakan upaya bersama untuk mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk senantiasa berolah raga secara rutin.

Lebih lanjut, Kustini juga berharap seluruh insan pers dapat menjadikan momen peringatan HPN 2025 sebagai langkah bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan sesuai dengan tema yang diusung dalam peringatan HPN 2025.

“Tema peringatan HPN 2025 mengingatkan kita bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan petani, tetapi juga membutuhkan peran serta media dalam menyebarkan informasi, edukasi, dan membangun kesadaran masyarakat,” ujarnya.




Forkom UMKM Condongcatur Fokus Kembangkan Keterampilan dan Ekonomi Keluarga

Sleman – Forum Komunikasi UMKM Kalurahan Condongcatur mengadakan pertemuan anggota di ruang Wacanaloka, Kantor Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Senin (17/2/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Ulu-ulu Condongcatur, Bapak Murgianto, Ketua Forkom UMKM Kalurahan Condongcatur, Lien Setyawati, serta anggota Forkom Kalurahan Condongcatur.

Dalam sambutannya, Murgianto menyampaikan apresiasi kepada Forkom UMKM Kalurahan Condongcatur atas prestasi yang telah diraih selama ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah kalurahan selalu mendukung sepenuhnya kegiatan yang dilakukan oleh Forkom UMKM.

“Semoga dengan adanya pertemuan ini, anggota Forkom UMKM dapat terus bersinergi dan saling berbagi pengalaman untuk kemajuan usaha masing-masing,” ujar Murgianto.

Sementara itu, Ketua Forkom UMKM Kalurahan Condongcatur, Lien Setyawati, menambahkan bahwa pertemuan ini bertujuan mempererat silaturahmi antar anggota sekaligus mengenalkan produk-produk yang dihasilkan oleh para pelaku usaha.

“Forkom UMKM Kalurahan Condongcatur memiliki sekitar 80 anggota yang aktif dan konsisten dengan produknya, yang mencakup sektor kuliner, kerajinan tangan, dan fashion. Semoga semua anggota dapat saling bersinergi untuk mencapai kemajuan bersama,” kata Lien.

Lebih lanjut, Lien berharap Forkom UMKM Kalurahan Condongcatur dapat membantu anggotanya untuk mengembangkan usaha dan memperluas pasar, sehingga berdampak pada kesejahteraan keluarga dan masyarakat sekitar.

Pegiat UMKM Condongcatur, Lidya Agustina Kristanti, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Condongcatur, Depok, Sleman. Lidya, yang juga merupakan pemilik Dapur Nesaka, berharap kegiatan ini dapat memberikan penguatan bagi keluarga dengan meningkatkan pendapatan serta keterampilan mereka.

“Pemerintah Kalurahan Condongcatur terus berupaya melakukan pembinaan untuk mengembangkan usaha-usaha lokal. Ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, kualitas kerja, dan ekonomi keluarga di wilayah kami,” ujar Lidya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Forkom UMKM Kalurahan Condongcatur dapat terus berkembang dan memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. (Lidya Agustina/KIM Depok)




BPJS Ketenagakerjaan Hadir untuk Takmir Masjid: Jaminan Sosial dengan Iuran Terjangkau

Sleman – Sebanyak 150 ketua takmir masjid dan musala se-Kapanewon Depok antusias mengikuti sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Aula Kantor Kapanewon Depok, Sleman, Senin (17/2/2025). Program ini merupakan inisiatif Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sleman untuk memberikan perlindungan jaminan sosial bagi para takmir masjid.

Panewu Depok, Wawan Widiantoro, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program ini dan menegaskan pentingnya perlindungan bagi para takmir. “Mereka memiliki peran besar dalam kehidupan keagamaan masyarakat. Jaminan sosial ini sangat tepat untuk memastikan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Ketua DMI Sleman, Masuko Haryono, juga mendukung penuh program ini. Ia berharap para takmir dapat segera mendaftar, baik secara mandiri maupun dengan dukungan pemerintah daerah. “Kami akan berupaya mengajukan pendanaan melalui APBD Sleman agar para takmir mendapatkan jaminan sosial tanpa beban finansial yang berat,” katanya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sleman, Novaria Sulistyo, menjelaskan bahwa program ini merupakan gebrakan baru di Kabupaten Sleman. “Dengan Peraturan Bupati Nomor 45 Tahun 2022, para takmir kini bisa mendapatkan perlindungan dengan iuran sangat terjangkau, hanya per bulan atau per tahun,” jelasnya.

Novaria menambahkan bahwa manfaat yang diberikan mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. “Untuk tahap awal, program ini diprioritaskan bagi imam, muazin, marbot, dan takmir masjid,” tambahnya.

Sementara itu, Taufik Seno dari BPJS Ketenagakerjaan Sleman menjelaskan teknis pendaftaran dan mekanisme klaim. “Kami sudah menyiapkan pedoman teknis serta formulir pendaftaran. Jika terjadi musibah, peserta dapat segera mengajukan klaim sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Acara diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta mendapat penjelasan lebih lanjut mengenai program ini. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan bagi takmir masjid di Sleman diharapkan dapat memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi mereka dalam menjalankan tugasnya. (Srp/KIM Ngaglik)