Rapat Koordinasi KIM Sembada Sleman di KIM Kertomandiri Turi Bahas Program Kerja 2025-2030

Sleman – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sembada Sleman menggelar rapat koordinasi sekaligus pertemuan rutin bulanan di Sekretariat KIM Kertomandiri Turi, Sabtu (22/2/2025). Acara ini berlangsung di kediaman Sekretaris KIM Turi, Suharno B.A., yang berlokasi di Kembangarum, Donokerto, Turi.

Rapat ini dihadiri oleh puluhan anggota KIM se-Kabupaten Sleman serta pengurus KIM Kertomandiri Turi selaku tuan rumah. Turut hadir Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Turi, Rachmad Widaryanto, , serta perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sleman, Agastya Dedy Kusuma.

Acara dibuka oleh Sekretaris KIM Sembada Sleman, Sutarto, dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua KIM Sembada Sleman, Adnan Nurtjahjo. Dalam sambutannya, Adnan menyampaikan harapan agar kegiatan ini semakin memperkuat peran KIM dalam menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Selamat datang para penggiat literasi di Kabupaten Sleman. Semoga kegiatan ini semakin mengembangkan KIM dan membawa manfaat bagi masyarakat Sleman,” ujarnya.

Salah satu agenda utama dalam rapat ini adalah pembahasan program kerja KIM Sembada periode 2025-2030. Program-program yang diusulkan akan diajukan ke Dinas Kominfo Sleman dengan pendekatan yang realistis dan terukur, sesuai dengan kondisi saat ini.

Rachmad Widaryanto, mewakili Panewu Turi, mengapresiasi kegiatan KIM dan menyampaikan harapan agar koordinasi dengan pemerintah kapanewon semakin intens.

“KIM Turi telah menunjukkan prestasi yang baik dan menjadi contoh bagi KIM lain di daerah. Peran informasi dalam kegiatan ekonomi, seni budaya, dan kesehatan sangat penting, terutama untuk potensi besar di Turi, seperti produk lokal salak pondoh dan susu PE yang dikelola UMKM setempat,” katanya.

Rachmad juga menyampaikan bahwa akan ada peningkatan kapasitas bagi KIM Turi dengan dukungan anggaran dari Kominfo Sleman melalui kapanewon.

Sementara itu, perwakilan Kominfo Sleman, Agastya Dedy Kusuma, menegaskan bahwa meskipun ada wacana efisiensi anggaran, pendanaan yang berkaitan langsung dengan masyarakat sebisa mungkin tetap dipertahankan, sesuai dengan kebijakan pusat.

Agastya juga mengapresiasi berdirinya KIM baru di beberapa kalurahan, seperti Depok dan Sumbersari, yang anggotanya didominasi oleh generasi muda.

“KIM Kertomandiri Turi selama dua tahun ini telah mengusulkan peningkatan kapasitas, yang menunjukkan adanya perhatian dari kapanewon. Kami berharap ada regenerasi dengan melibatkan anak muda sebagai kontributor agar berita dari Turi lebih banyak dipublikasikan,” jelasnya.

Ketua KIM Kertomandiri Turi, Suharno B.A., menambahkan bahwa kegiatan KIM di wilayahnya mencakup berbagai bidang, mulai dari literasi hingga pemberdayaan ekonomi dan budaya.

“Kami memiliki berbagai kegiatan, seperti produksi kuliner berbasis salak pondoh, seni dan budaya, serta senam lansia Wulan Tumanggal yang diikuti sekitar 50 peserta aktif. KIM Kertomandiri Turi juga merupakan salah satu rintisan KIM di Sleman dan menjadi rujukan bagi pengembangan KIM di daerah lain,” ungkapnya.

Dengan koordinasi yang semakin erat antara KIM, kapanewon, dan Dinas Kominfo Sleman, diharapkan peran KIM dalam menyebarluaskan informasi dan mendukung pemberdayaan masyarakat dapat terus berkembang secara berkelanjutan. (Arief Hartanto/KIM Turi)




Praktikum KPP 2025: Mahasiswa Bantu Petani Condongcatur Tingkatkan Produktivitas

Condongcatur – Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari Gempol, yang berlokasi di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, mengadakan kegiatan kerja bakti pada Sabtu (22/2/2025) pagi di lahan kebun milik KWT Lestari Gempol. Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta dalam rangka Praktikum Komunikasi Penyuluhan Pertanian (KPP) 2025.

Ketua KWT Lestari Gempol, Ibu Asmoroning, menyampaikan rasa syukur atas kekompakan dan kerja sama anggota KWT serta mengapresiasi keterlibatan mahasiswa UGM dan UPN Veteran dalam mendampingi kelompok tani melalui Praktikum KPP 2025. Praktikum ini berfokus pada komunikasi efektif dalam konteks pertanian.

“Praktikum ini mencakup penyampaian informasi, teknologi komunikasi, dan strategi untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan pertanian,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa peserta praktikum dari UGM, Elita, menjelaskan bahwa keterlibatan mereka bertujuan untuk mendukung pertanian berbasis komunitas.

“Kami berharap ilmu yang kami berikan dapat diterapkan oleh anggota KWT untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka,” katanya.

Ke depannya, kegiatan penyuluhan akan diagendakan bagi anggota KWT Lestari Gempol.

Kerja sama antara KWT Lestari Gempol dan mahasiswa UGM serta UPN Veteran ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas petani dalam mengelola pertanian secara berkelanjutan serta membangun komunikasi yang lebih efektif dalam penyuluhan pertanian di tingkat komunitas. (Tri Suhartati/KIM Depok)




Persiapan Melahirkan Lebih Nyaman, Ibu Hamil di Caturtunggal Ikuti Senam Yoga

Sleman – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal melalui Kelompok Kerja (Pokja) Posyandu mengadakan kegiatan senam yoga bagi ibu hamil pada Jumat (21/2/2025). Bertempat di Ruang Srikandi, kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang merupakan ibu hamil berdomisili di Kalurahan Caturtunggal.

Dalam kegiatan ini, peserta didampingi oleh tim Pokja Posyandu serta instruktur senam yoga yang membimbing gerakan-gerakan aman dan bermanfaat bagi ibu hamil. Sebelum senam dimulai, para peserta menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan berat badan, tekanan darah, dan kadar hemoglobin (Hb), guna memastikan kondisi mereka dalam keadaan baik untuk mengikuti aktivitas ini.

Ketua Posyandu, Bidan Asih, berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para ibu hamil.

“Kami berharap melalui senam yoga ini, ibu-ibu hamil dapat merasa lebih rileks, sehat, serta memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi persalinan,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti setiap sesi senam. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesehatan ibu dan janin tetap terjaga serta menciptakan kehamilan yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi para ibu di Kalurahan Caturtunggal. (Oktaviana/KIM Depok)




PPS Condongcatur Serahkan Laporan Kinerja Pelaksanaan Pilkada 2024

Sleman – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Condongcatur bersama Sekretariat PPS menyampaikan laporan kinerja pelaksanaan Pilkada Serentak Kabupaten Sleman 2024, di ruang kerja lurah, Jumat (21/2/2025).

Ketua PPS Condongcatur, Heri Prasetyo didampingi anggota Juliana Sukma dan Muhammad Irfan, serta Sekretariat PPS yaitu Wahyu Nurendra, Wasana dan Candra Widiantoro, melaporkan semua proses dan tahapan Pilkada Kabuapten Sleman 2024 yang telah berjalan dengan lancar. Tercatat, tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada kali ini sebesar 64 %.

“Jika dibandingkan dengan angka partisipasi pemilu pada beberapa bulan sebelumnya, jumlah keikutsertaan masyarakat dalam pilkada tahun ini mengalami penurunan hampir di semua kalurahan lainya di Sleman dan DIY,” kata Heri.

Heri menuturkan bahwa setiap pelaksanaan tahapan pilkada serentak 2024 dengan jumlah DPT di Condongcatur sebanyak dan 66 TPS yang tersebar di 18 Padukuhan, 64 RW serta 212 RT bisa berjalan dengan baik dan lancar, aman, nyaman, tertib dan damai.

“Kami menghaturkan terima kasih kepada Lurah Condongcatur dan seluruh jajaran, Tim Sekretariat Bhabinsa Kalurahan, Bhabinkamtibmas Kalurahan Condongcatur, Kepala Puskesmas Depok II dan seluruh jajaran, Pengawas Kalurahan/Desa (PKD) Condongcatur, semua KPPS se-Kalurahan Condongcatur dan kepada seluruh masyarakat Kalurahan Condongcatur yang telah mensukseskan dan berpartisiapasi aktif dalam pelaksanaan pilkada 2024,” tuturnya.

“Mohon maaf jika selama kami dalam menjalankan tugas sebagai PPS Condongcatur ada banyak kekurangan dari kami. Selanjutnya kami serahkan buku laporan kinerja yang berisi tahapan dan pelaksanaaan pilkada Sleman 2024 kepada Pemerintah Kalurahan Condongcatur,” sambung Heri.

Sementara itu Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi dan kinerja dari Tim PPS Condongcatur yang telah melaksanakan semua tahapan pilkada Sleman 2024 dengan suka duka dan dinamika di dalamnya.

“Pemerintah Kalurahan Condongcatur mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan pilkada serentak Kabuapten Sleman tahun 2024 untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten. Pelaksanaan Pilkada tahun 2024 di wilayah Kalurahan Condongcatur berjalan dengan baik, lancar, aman, damai. Seluruh penyelenggara pilkada melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab, baik di tingkat KPPS maupun PPS,” ucapnya.

Ditambahkan Reno, bahwa Bupati dan Wakil Bupati terpilih Harda Kiswaya dan Danang Maharsa telah dilantik serentak kemarin tanggal 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta.

“Mari kita semua mendukung penuh dan mensukseskan progranm program yang akan dilaksanakan oleh Bupati dan Wakil Bupati terpilih,” ujarnya.

“Semoga dengan kepemimpinan ini, Sleman semakin maju, sejahtera, dan berkembang dapat membawa perubahan positif yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Sleman serta terus mengedepankan pelayanan terbaik untuk kemajuan Kabupaten Sleman dan Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan kemudahan dalam setiap langkah yang diambil,” pungkasnya. (Wasana / Kim Depok)




Nyadran dan Doa Bersama, Wujud Syukur Masyarakat Lestarikan Budaya Lokal

Sleman – Warga Padukuhan Menulis Sumbersari menggelar Nyadran dan do’a bersama lintas agama, berlangusng di Lapangan Futsal Aneka Kamis (20/2/2025).  Kegiatan dihadiri lebih dari 450 orang, terdiri dari ketua-ketua RT, RW, dukuh, dan ketua-ketua lembaga, Rois, ketua lingkungan, prodiakon, Kamituwo Sumbersari, masyarakat setempat, dan ahli waris makam yang ada di Padukuhan Menulis Sumbersari Moyudan Sleman.

Kamituwa Sumbersari, Agus Iskandar menegaskan tujuan kegiatan tersebut ialah sebagai bentuk Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menjadi upaya melestarikan budaya lokal. Kegiatan ini pun menjadi momentum untuk mengajak seluruh masyarakat setempat agar lebih awas terhadap kondisi lingkungan sekitar.

“Tujuan kegiatan ini adalah sebagai wujud Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, melestarikan budaya gotong-royong, dan menjalin kebersamaan hidup bermasyarakat,” ujarnya. 

Warga nampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu pun, warga melakukan doa bersama lintas agama yang dipimpin oleh Rois Jajariyanto, didampingi perwakilan Kristen oleh Jomulyo, dan Katolik oleh Ngadiran. 

“Terima kasih atas kebersamaan dan kerukunan seluruh warga Menulis.  Ke depan, warga semakin ayom ayem tentrem, dan harmonis,” tambah Agus.

Pada hari yang sama, warga Padukuhan Tumut Sumbersari juga menggelar nyadran di Makam Sentono, yang dihadiri lebih dari 600 orang terdiri dari para ketua RT RW rois, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para ahli waris. 

“Do’a ini juga sebagai wujud anak atau cucu yang berbakti kepada orang tua yang sudah menghadap kepada Yang Maha Kuasa.  Selain itu juga sebagai bagian dari pelestarian budaya Jawa yang adiluhung,” ujar Sukadi, Lurah Sumbersari yang hadir dengan didampingi Junaidi Carik beserta tokoh-tokoh masyarakat setempat. (Edy / KIM Moyudan)