Takmir Masjid Al Mujab Gelar Pengajian Sambut Ramadan 1446 H

Sleman – Takmir Masjid Al Mujab Jogomangsan, Jogotirto, Berbah, Sleman, menggelar pengajian dalam rangka menyongsong bulan suci Ramadan 1446 H pada Minggu malam (16/2/2025) pukul WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat iman dan takwa jamaah dalam menyambut bulan penuh berkah.

Pengajian dihadiri oleh Dukuh Rejosari Dalis Kurniawan, Ustaz Muhammad Wahab, serta ketua dan pengurus Takmir Masjid Al Mujab bersama jamaah. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fano, cucu dari Hajjah Isti Jumanah Daldiri Sangidu.

Ketua Takmir Masjid Al Mujab, H. Ahmad Zainudin, menyampaikan terima kasih atas kehadiran para jamaah dan meminta maaf jika terdapat kekurangan dalam pelayanan takmir masjid. “Tugas kami adalah memakmurkan masjid serta melayani jamaah agar mereka merasa nyaman dalam beribadah,” ujarnya. Ia juga mengajak jamaah untuk memberikan masukan demi kebaikan bersama.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Muhammad Wahab mengingatkan pentingnya persiapan menyambut bulan Ramadan yang penuh rahmat dan ampunan. “Di bulan ini, ibadah wajib mendapat pahala berlipat, sementara ibadah sunnah dihitung setara dengan ibadah wajib,” jelasnya.

Ia juga menekankan keutamaan malam Lailatul Qadar, yang diyakini turun pada sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil. “Siapa yang beribadah di malam Lailatul Qadar akan mendapat pahala seperti beribadah selama seribu bulan,” tambahnya.

Ustaz Wahab melanjutkan penjelasannya dengan mengungkapkan tujuh amalan utama yang sebaiknya dilakukan selama bulan Ramadan. Pertama, menjalankan ibadah puasa sesuai dengan perintah Allah dalam Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah: 183). Kedua, salat tarawih, yang merupakan ibadah malam yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Ketiga, memperbanyak sedekah sebagai wujud kepedulian sosial terhadap sesama.

Keempat, membaca Al-Qur’an untuk menambah ketakwaan kepada Allah. Kelima, memperbanyak doa dan dzikir sebagai cara mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Keenam, iktikaf di masjid, terutama pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, untuk meraih keberkahan yang lebih. Terakhir, melaksanakan umrah, yang dalam sebuah hadis disebutkan bahwa “Umrah di bulan Ramadan setara dengan haji bersama Nabi” (HR. Bukhari & Muslim).

Dengan pengajian ini, Takmir Masjid Al Mujab berharap jamaah lebih siap secara spiritual dalam menyambut Ramadan dan meningkatkan kualitas ibadahnya. (Kusnadi – KIM Berbah)




Peringati Hari Pers ke-79, Kapanewon Pakem Tekankan Peran Media dalam Ketahanan Pangan

Sleman – Kapanewon Pakem menggelar upacara rutin 17-an pada Senin (17/2/2025) sebagai bagian dari peringatan Hari Pers Nasional ke-79. Upacara yang berlangsung di halaman kantor kapanewon ini dipimpin oleh Yudiantoko sebagai komandan upacara dan Panewu Pakem, Dewanto Tri Nugroho, sebagai inspektur upacara.

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh perangkat kalurahan se-Kapanewon Pakem, satu pleton anggota BPBD Pakem, serta satu pleton anggota Panwascam dan PPK Kapanewon Pakem. Dalam amanatnya, Dewanto membacakan sambutan dari Bupati Sleman, yang menyampaikan apresiasi terhadap peran pers dalam pembangunan daerah.

“Pertama-tama, kami ucapkan Selamat Hari Pers Nasional ke-79 yang jatuh pada 9 Februari 2025 lalu. Tahun ini, peringatan Hari Pers Nasional mengusung tema ‘Pers Mengawal Ketahanan Pangan sebagai Pilar Kemandirian Bangsa’,” ujar Dewanto.

Ia menekankan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani dan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai elemen, termasuk media. Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi edukatif dan membangun kesadaran masyarakat tentang ketahanan pangan.

“Melalui momentum ini, saya mengajak seluruh perangkat pemerintah untuk menggandeng pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan kebijakan kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Dewanto juga mengingatkan bahwa 25 Februari mendatang akan diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis yang merupakan kebijakan dari pemerintah pusat.

“Program ini diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus. Saya mengajak seluruh warga Sleman untuk menjaga gizi dan kesehatan, baik secara pribadi maupun keluarga,” paparnya.

Dewanto juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman akan terus mendukung peran pers yang bertanggung jawab dalam mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance).

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai pemacu semangat untuk menciptakan masyarakat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Sebagai penutup acara, dilakukan penyerahan laporan akhir dari Panwascam dan PPK Kapanewon Pakem kepada Panewu Pakem sebagai tanda berakhirnya masa kerja mereka dalam Pilpres dan Pilkada. Dewanto memberikan apresiasi atas dedikasi mereka selama dua tahun terakhir dalam menyelenggarakan pemilu di wilayah Kapanewon Pakem. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)




Garpu Ceting: Upaya Preventif Menuju Zero Stunting di Condongcatur

Sleman – Posyandu Tanjung II kembali menggelar program Garpu Ceting (Gerakan Peduli Cegah Stunting) di wilayah Karangasem RW 12, Padukuhan Gempol, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, pada Senin (17/2/2025). Program ini bertujuan untuk menekan angka stunting melalui pemberian layanan kesehatan dan makanan tambahan bagi balita serta ibu hamil.

Ketua Posyandu Tanjung II, Tri Suhartati, menjelaskan bahwa Garpu Ceting merupakan program pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam dua bentuk, yaitu bahan makanan mentah seperti sayuran, lauk, dan buah, serta makanan siap saji yang dapat langsung dikonsumsi oleh balita.

Selain pemberian PMT, kegiatan ini juga bertepatan dengan Posyandu Balita, yang dimeriahkan dengan pemeriksaan gigi gratis dari Wafi Dental Care. Pemeriksaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut sejak dini. Selain itu, balita juga mendapatkan Vitamin A sebagai bagian dari upaya peningkatan gizi dan kesehatan anak.

Tri Suhartati menambahkan bahwa Garpu Ceting merupakan program rutin yang dilaksanakan empat kali dalam setahun sebagai langkah preventif pencegahan stunting. Selain itu, Posyandu Tanjung II juga menjalankan Bina Keluarga Balita (BKB), yang berperan dalam memberikan edukasi kepada orang tua guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Dukuh Gempol, Ari Susanti, ST, MIP, menyampaikan dukungannya terhadap program ini. “Kami berharap melalui program Garpu Ceting, wilayah Padukuhan Gempol dapat mencapai zero stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya program ini, Posyandu Tanjung II berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi seimbang dan kesehatan anak semakin meningkat, sehingga target zero stunting di wilayah Karangasem RW 12 dapat terwujud. (Tri Suhartati/KIM DepoK)




Jelang Usia ke-19, KSP CU Cindelaras Tumangkar Evaluasi Kinerja Lewat RAT

Sleman – Menjelang ulang tahun ke-19, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Credit Union Cindelaras Tumangkar menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 di Aula Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, pada Minggu (16/2/2025). RAT ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja koperasi selama setahun terakhir, termasuk laporan keuangan, pencapaian usaha, dan strategi pengembangan ke depan.

Ketua Pengurus KSP CU Cindelaras Tumangkar, Basuki Ruswanta, mengungkapkan bahwa koperasi yang dipimpinnya mencatat pertumbuhan positif sepanjang 2024. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari partisipasi aktif anggota serta kerja keras pengurus dalam menjaga semangat gotong royong dan kepercayaan dalam pengelolaan koperasi.

“Keterlibatan aktif anggota ditunjukkan dengan kegiatan menyimpan dan meminjam. Balas jasa simpanan dan pinjaman di koperasi ini cukup kompetitif dibanding lembaga keuangan lain,” ujar Basuki.

Tema RAT Tahun Buku 2024, “Bersinergi dengan Komunitas Anggota Guna Pemberdayaan dan Mewujudkan Kesejahteraan,” menegaskan pentingnya sinergi antara koperasi dan anggotanya. Basuki berharap tema ini semakin menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab anggota terhadap keberlanjutan koperasi.

RAT kali ini juga menjadi ajang diskusi mengenai strategi pengembangan koperasi ke depan. Salah satu fokus utama adalah peningkatan layanan digital melalui aplikasi CUCT Mobile, yang dirancang untuk mempermudah anggota dalam mengakses informasi dan melakukan transaksi. Wacana pengembangan aplikasi ini mendapat respons positif dari peserta RAT.

Dalam kesempatan yang sama, Pendamping Koperasi dari Dinas Koperasi dan UKM DIY, Irfan Harry Yunianto, turut hadir memberikan dukungan dan motivasi. “RAT menjadi momentum penting bagi koperasi untuk mengevaluasi kinerja 2024 serta menyusun rencana strategis untuk 2025,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pengawas KSP CU Cindelaras Tumangkar, Galuh Asti Wulandari, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi. “Kepercayaan anggota adalah aset utama koperasi. Oleh karena itu, profesionalisme dan inovasi harus terus dijaga,” ujarnya.

Melalui berbagai upaya, termasuk pelatihan dan edukasi keuangan bagi anggota, CU Cindelaras Tumangkar terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan memastikan koperasi tetap berjalan dengan aman, sehat, dan berkelanjutan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)




Tim Riset MAN 4 Sleman Raih Perunggu di Kompetisi Riset Nasional

Sleman – Dua tim riset dari MAN 4 Sleman berhasil meraih medali perunggu dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) MIPA Road to Scientific Paper and Seminar #12 (MARSS#12). Kompetisi ini diselenggarakan oleh Kelompok Studi Ilmiah MIPA Saintis FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Sabtu–Ahad (15–16 Februari 2025) di Kampus UNY, dengan tema “Integration of Science and Technology through Smart Innovation in Society 5.0.”

MAN 4 Sleman mengirimkan lima tim riset, yaitu Tim Partikel Magnetik, Protein, WMTA, Ultrasound, dan Insektisida. Dua di antaranya berhasil meraih perunggu dalam kategori sains dengan fokus pada lingkungan hidup. Tim Partikel Magnetik terdiri dari Cindai Pandanayu Jayasri dan Felina Rahmadia (XI B), sedangkan Tim Ultrasound diperkuat oleh Bilqis Adelia Saputra dan Anggun Shofiyana (XI C).

Kedua tim ini dibimbing oleh Astuti Naviah Apriliani, guru riset, serta Nira Intan Sari dari staf kesiswaan, yang telah mendampingi mereka sejak Desember 2024. “Kami sangat bangga dengan kerja keras mereka. Sejak awal, mereka menunjukkan semangat tinggi dalam melakukan riset hingga akhirnya berhasil meraih prestasi ini,” ujar Astuti.

Kepala MAN 4 Sleman, Ahmad Arif Makruf, juga mengapresiasi capaian tersebut. “Prestasi ini semakin meneguhkan MAN 4 Sleman sebagai madrasah riset yang mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang inovasi dan penelitian. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi akademik mereka,” katanya.

Ia menambahkan bahwa prestasi di bidang riset dapat menjadi nilai tambah bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri. “Semoga semakin banyak prestasi diraih oleh siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” harapnya.

Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MAN 4 Sleman untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan kerja keras, bimbingan yang tepat, serta dukungan dari madrasah dan orang tua, prestasi yang lebih tinggi di masa depan bukanlah hal yang mustahil. (Edy/KIM Moyudan)