Pemkab Sleman Serahkan SPPT PBB P2 Tahun 2025, Dorong Kesadaran Pajak untuk Pembangunan

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman secara resmi menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (SPPT PBB P2) tahun 2025 pada Senin (3/2/2025). Penyerahan ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa kepada perwakilan Kalurahan dan wajib pajak selektif di Pendopo Parasamya, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengapresiasi kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya. Menurutnya, kepatuhan dalam membayar pajak mencerminkan kepedulian warga terhadap pembangunan di Kabupaten Sleman.

“PBB P2 merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah yang berperan penting dalam pembangunan. Pajak ini berkontribusi sekitar tujuh persen dari total PAD yang direalisasikan pada 2024, menunjukkan bahwa Sleman memiliki kemandirian fiskal yang baik,” ujar Kustini.

Dana yang dihimpun dari pajak digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, termasuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya.

Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Tina Hastani, melaporkan bahwa pada tahun 2024, realisasi PBB P2 telah mencapai Rp83,6 miliar atau 100,81 persen dari target. Capaian ini merupakan hasil dari optimalisasi dan intensifikasi pemungutan pajak mulai dari tingkat padukuhan, kalurahan, hingga kapanewon.

Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan PBB P2, BKAD Sleman terus berinovasi untuk mempermudah pelayanan wajib pajak. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah pemutakhiran data PBB P2 secara jemput bola, baik melalui layanan daring maupun luring.

Selain itu, sejak 2023, BKAD bekerja sama dengan BPD DIY untuk mengimplementasikan pembayaran pajak menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS). Pembayaran PBB juga dapat dilakukan melalui bank-bank lain seperti Mandiri, BNI, dan BRI, serta berbagai platform e-commerce.

“Seluruh inovasi ini bertujuan memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam menunaikan kewajibannya. Pada tahun 2025, terdapat perubahan jatuh tempo pembayaran PBB P2, yang kini ditetapkan pada 31 Juli 2025,” jelas Tina.

Perubahan tersebut telah disosialisasikan kepada masyarakat sesuai ketentuan perundang-undangan. Sementara itu, untuk tahun 2025, ditetapkan sebanyak lembar SPPT tanpa adanya kenaikan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP).

Dengan berbagai kemudahan yang telah disiapkan, Pemkab Sleman berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pajak sebagai tulang punggung pembangunan daerah.




PPS Trihanggo Resmi Berpamitan Usai Tuntaskan Tugas Pilkada Sleman

Sleman – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kalurahan Trihanggo secara resmi berpamitan kepada pemerintah kalurahan setelah menuntaskan tugasnya dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024. Acara ini berlangsung di Joglo Kalurahan Trihanggo pada Senin (3/2/2025) sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dukungan pemerintah kalurahan dalam menyukseskan proses pemilihan di tingkat lokal.

Ketua PPS Trihanggo, Adnan Iman Nurtjahjo, didampingi anggota PPS Divisi Teknis Penyelenggaraan Data dan Informasi, Rachmad Putra Purnama, serta anggota PPS Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Dewi Safitri Ariani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan dari pemerintah kalurahan beserta pamong dan pegawai.

“Kami merasa terhormat telah menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya. Dukungan dari Lurah, perangkat kalurahan, dan pegawai sangat membantu kelancaran setiap tahapan pemilu,” ujar Adnan.

Setelah PPS menyelesaikan tugasnya, pemerintahan di tingkat kalurahan kembali berjalan seperti biasa tanpa tugas pemilihan yang tertunda. Selain bersifat formal, acara pamitan juga menjadi ajang silaturahmi dan refleksi atas kerja sama yang telah terjalin selama penyelenggaraan pemilihan.

Carik Trihanggo, Ridhan Wahyuti, yang mewakili Lurah Trihanggo, memberikan apresiasi kepada seluruh anggota PPS yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi. Ia menekankan pentingnya peran PPS dalam memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan transparan.

“Kami sangat berterima kasih atas kerja keras segenap Panitia Pemungutan Suara. Semua tahapan telah dilaksanakan dengan baik dan profesional,” tuturnya.

Dukuh Mayangan, Giran, mewakili perangkat Kalurahan Trihanggo, juga menyampaikan penghargaan kepada PPS. Ia menekankan bahwa sebagai badan adhoc, PPS memiliki tanggung jawab besar, mulai dari pembentukan pantarlih, pemutakhiran data pemilih, pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), distribusi logistik, hingga rekapitulasi suara di tingkat kalurahan.

“Tanpa kerja keras PPS, pemilihan di wilayah Trihanggo tidak akan berjalan dengan baik. Kami mengapresiasi dedikasi teman-teman semua,” ujar Giran.

Selain menjadi ajang apresiasi, acara ini juga dimanfaatkan untuk berbagi pengalaman terkait tantangan penyelenggaraan pemilihan, seperti sosialisasi kepada pemilih pemula dan upaya menjaga partisipasi masyarakat tetap tinggi. Meski menghadapi berbagai tantangan, anggota PPS merasa bangga dapat berkontribusi dalam proses demokrasi di Kabupaten Sleman.

Dengan berakhirnya tugas PPS, tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2024 di Kalurahan Trihanggo resmi selesai. Pemerintah kalurahan berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi teladan dan bekal berharga bagi penyelenggaraan pemilihan di masa depan.

“Kami berharap teman-teman PPS bisa terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan di masyarakat, baik dalam bidang pemerintahan maupun sosial,” pungkasnya.

(Adnan Nurtjahjo | KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




PCA Tempel Gelar Seminar Kesehatan Keluarga untuk Antisipasi Perubahan Iklim

Sleman – Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Tempel mengadakan seminar bertajuk “Pendidikan Kesehatan Keluarga dalam Mengantisipasi Perubahan Iklim” pada Minggu (2/2/2025) di Gedung Dakwah Darul Ulum, Sanggrahan, Mororejo, Tempel, Sleman. Acara ini merupakan hasil kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui Program Pengabdian Masyarakat.

Ketua PCA Tempel, Banun Rohyatiningsih, menyampaikan bahwa seminar ini dihadiri oleh peserta dari PCA serta perwakilan masing-masing tiga orang dari sembilan PRA. “Kami berharap peserta dapat menyampaikan ilmu yang didapat kepada masing-masing PRAnya,” ujarnya.

Seminar ini menghadirkan tiga narasumber. Pada sesi pertama, Ketua PP Aisyiyah, Salamah Orbayinah, membahas tentang 10 komitmen perempuan berkemajuan, termasuk pentingnya penguasaan IPTEK dan peran perempuan dalam pelestarian lingkungan. “Tujuan kegiatan ini adalah agar warga Aisyiyah mampu menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengemban amanah risalah Aisyiyah berkemajuan, termasuk menjaga lingkungan dari perubahan iklim,” tuturnya.

Sesi kedua menghadirkan Lucitania Rizki, yang menjelaskan tentang perubahan iklim, penyebabnya, dampak cuaca ekstrem, pemanasan global, serta peran individu dalam mengatasinya.

“Jika bencana dan kerusakan lingkungan terus terjadi, maka kondisi sosial dan ekonomi manusia akan terdampak. Kita bisa menjaga lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik, mengolah sampah, dan melakukan penghijauan,” papar Lucitania Rizki yang saat ini menjabat sebagai Kepala Urusan Internasional Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY).

Sesi ketiga diisi oleh Sugeng Riyanto, dosen Hubungan Internasional UMY, yang membahas gaya hidup sehat untuk menghadapi perubahan cuaca ekstrem. “Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain banyak minum air putih, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga, serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Seminar ditutup dengan sesi diskusi dan pemberian bibit tanaman alpukat dari UMY kepada PCA Tempel sebagai bentuk dukungan terhadap program penghijauan. (Arief Hartanto/KIM Turi)




19 Siswa MAN 4 Sleman Raih Prestasi di Tingkat Provinsi, Nasional, hingga Internasional

Sleman – Sebanyak 19 siswa MAN 4 Sleman meraih prestasi membanggakan di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Kepala MAN 4 Sleman, Ahmad Arif Makruf, memberikan apresiasi berupa Piagam Penghargaan dan PIN kepada para siswa dalam apel Senin pagi (3/2/2025) di halaman madrasah.

“Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berprestasi serta menginspirasi siswa lain agar mengejar pencapaian sesuai dengan minat dan bakatnya, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik,” ujar Arif.

Para penerima penghargaan mencakup berbagai bidang prestasi, antara lain:

a) Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Cup XI Tahun 2024 – Medali perak nasional: Muhammad Irfan Ramadhan Ghozali (XI D).

b) Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2024 – Finalis nasional: Bilqis Adelia Saputra (XI C) dan Anggun Shofiyana (XI C).

c) UNJAYA National Competition of Youth Red Cross #3 – Juara Umum: Aira Maharani Rivana (XA), Veliskha Alvitria Mindayani (X E), Aulia Sertipratiwi (X D), Nia Nurul Azkya (X B), Fatimatuzzahro (X B), Najwa Khaira Jauza (XI A).

d) Kepalangmerahan Nasional – Juara 2: Aqmal Hafidh Saputra (XC), Fairuz Yusuf Aliffia (X B), Rizky Akbar Maulana (XA), Nurafni Zuriyati Ningtyas (XI F).

e) Ekspedisi Tandu Darurat Nasional – Juara 1: Chika Rahma Aulia (X D), Ahkdan Hafidh Saputra (XA), Galih Bima Ramadhan (XA), Gusti Bima Suryo Atmojo (XA).

f) HIMAPI CUP 2024 Universitas Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) – Juara Terfavorit DIY: Adinda Kezia Fajrin (XI A).

g) International Tournament Kei Shin Kan Karate-Do 2024 – Medali emas tingkat internasional: Hafidz Nashir Anshari Utomo (XII PK).

Selain penghargaan, Arif juga mengajak seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi mereka di bidang akademik maupun non-akademik. Ia menegaskan bahwa prestasi siswa bukan hanya dari nilai akademik, tetapi juga dari keterampilan lain yang mendukung masa depan mereka.

Ia juga mengingatkan bahwa MAN 4 Sleman akan merayakan ulang tahun ke-57 pada 1 Maret 2025, yang bertepatan dengan awal Ramadan. “Gunakan waktu dan fasilitas yang ada untuk belajar maksimal demi meraih cita-cita. Keberhasilan memerlukan proses yang harus dijalani dengan penuh ketekunan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arif memperkenalkan Kepala Tata Usaha (KTU) baru, Wahir Tupono. Ia berharap kehadiran KTU baru akan meningkatkan kualitas pelayanan madrasah bagi seluruh civitas akademik.

(Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Hari Kanker Anak: Semangat dan Kepedulian untuk Pejuang Cilik di Sleman

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Kanker Anak, Yayasan Kanker Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman, Baznas Sleman, Yayasan Astagina, Sumbu Filosofi, dan Komunitas Cakrawala Muda mengadakan perayaan bersama 60 anak pengidap kanker. Acara yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman pada Sabtu (1/2) ini turut dihadiri oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

Perwakilan Ketua Pelaksana, Dexiana Dewi Yuliasari, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk kepedulian terhadap anak-anak pengidap kanker dan keluarga mereka. Selain menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak, kegiatan ini juga bertujuan memberikan dukungan moral kepada orang tua dan pendamping.

“Kami ingin menghibur anak-anak, tetapi yang tidak kalah penting adalah memberikan dukungan kepada para orang tua. Mereka membutuhkan semangat dan motivasi agar tetap kuat mendampingi buah hati mereka,” ujarnya.

Dalam acara ini, anak-anak disuguhkan berbagai hiburan seperti dongeng, pertunjukan tari, dan sulap. Selain itu, Baznas Sleman juga memberikan goodie bag berisi paket makanan dan camilan sebagai bentuk kepedulian kepada para peserta.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, dalam sambutannya mengapresiasi keteguhan hati para orang tua dan pendamping. Ia menegaskan bahwa anak-anak pengidap kanker menghadapi tantangan tidak hanya dari segi medis, tetapi juga psikologis. Oleh karena itu, peran keluarga sebagai sistem pendukung sangat penting.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi. Mereka berhak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan penuh kasih sayang. Saya berharap setiap keluarga dapat terus memberikan dukungan, semangat, dan motivasi kepada anak-anak mereka,” ujar Kustini.

Sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sleman juga terus menghadirkan layanan kesehatan inovatif. Salah satunya adalah program Pager Rojo (Pemeriksaan Gratis Rogo lan Jiwo), yang siap beroperasi bulan ini. Program pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencegah penyakit tidak menular sejak dini.