Pasar Murah Digelar di Sardonoharjo, Sediakan 5,5 Ton Kebutuhan Pokok

Sleman – Dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Pemerintah Kalurahan Sardonoharjo dan beberapa instansi lainnya menggelar pasar murah. Acara ini berlangsung pada Kamis, (06/03/2026), di Pendopo Kalurahan Sardonoharjo.

Pasar murah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang berlangsung di 36 lokasi se-Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 6 hingga 21 Maret 2025. Kalurahan Sardonoharjo menjadi salah satu titik pertama penyelenggaraan kegiatan ini. Di mana, program tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Terdapat enam komoditas utama yang dijual di pasar murah ini, yakni beras medium dan premium, gula pasir, minyak goreng, telur ayam ras, serta daging ayam. Untuk wilayah Sardonoharjo dan sekitarnya, kuota yang disediakan mencapai 5,5 ton, dengan rincian beras medium 2 ton, beras premium 2 ton, minyak goreng 800 liter, gula pasir 400 kg, telur ayam 250 kg, dan daging ayam 100 kg.

Kuota ini diprioritaskan bagi masyarakat Kapanewon Ngaglik, Sementara di Kapanewon Ngaglik sendiri terdapat dua titik pasar murah yaitu di Kalurahan Donoharjo yang digelar pada hari yang sama. Pasar murah ini terbuka untuk masyarakat umum, yang memiliki KTP atau berdomisili di Sleman. Masyarakat yang ingin berbelanja cukup menunjukkan identitas atau dokumen sah lainnya, dan dapat melakukan pembayaran secara tunai maupun non-tunai.

Panewu Ngaglik, Agung Endarta beserta jajarannya melakukan peninjauan kegiatan pasar murah ini.

“Harapannya bisa membantu masyarakat untuk membeli sembako dengan harga murah,” ujarnya usai melakukan peninjauan.

Lurah Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho pun mengajak warga untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Pasar murah ini diadakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah di tengah kenaikan harga bahan pokok di bulan Ramadhan. Kami harap ini bisa meringankan beban warga,” ujarnya.

“Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan tetap terjaga kesejahteraannya selama bulan Ramadhan,” lanjutnya. (Eka Sastra – KIM Ngaglik)




Lazisnu Sleman Salurkan Bantuan Peralatan Dapur bagi Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa

Sleman – Sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan operasional panti dalam menyediakan makanan bagi anak-anak asuhnya, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Sleman menyalurkan bantuan berupa peralatan dapur untuk Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Al Barokah, yang berlokasi di Madurejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Rabu (6/3/2025).

Ketua Lazisnu Kabupaten Sleman, Hani Rochmanudin menuturkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya lembaga dalam membantu kesejahteraan anak-anak yatim piatu dan dhuafa. Menurutnya, keberadaan fasilitas dapur yang memadai sangat penting untuk memastikan anak-anak di panti asuhan mendapatkan asupan makanan yang sehat dan bergizi.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat menyalurkan bantuan peralatan dapur untuk Panti Asuhan Al Barokah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pengelola panti serta membantu anak-anak mendapatkan makanan yang layak setiap harinya,” tutur Hani.

Adapun bantuan yang diberikan meliputi berbagai peralatan dapur seperti kompor gas 2 tungku lengkap dengan selang dan regulatornya, penanak nasi elektrik, panci besar, penggorengan, dan perlengkapan makan. Seluruh peralatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan dapur panti sehingga dapat melayani kebutuhan anak-anak asuh dengan lebih baik.

Disela-sela penerimaan bantuan, Pengasuh Panti Asuhan Al Barokah, Ustazah Inawati mewakili Pimpinan Yayasan Al Barokah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Lazisnu Kabupaten Sleman atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, peralatan dapur yang baru ini sangat membantu dalam proses memasak dan penyajian makanan untuk anak-anak penghuni panti.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan Lazisnu Sleman. Dengan adanya peralatan dapur ini, kami bisa lebih mudah dalam menyiapkan makanan bagi anak-anak di panti. Semoga kebaikan ini dibalas dengan berkah oleh Allah SWT,” kata Ustazah Inawati.

Selain menyalurkan bantuan, tim Lazisnu Sleman juga menyempatkan diri untuk berbincang dan berinteraksi dengan anak-anak asuh. Suasana penuh kehangatan terlihat saat para relawan NU Care-Lazisnu Sleman mengajak anak-anak bercengkerama dan memberikan motivasi agar mereka tetap semangat dalam menjalani kehidupan dan menuntut ilmu.

Lebih lanjut, Sekretaris Lazisnu Kabupaten Sleman, Luthfy Avian Ananda menambahkan kegiatan sosial seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata dari kepedulian masyarakat terhadap sesama. Pihaknya berharap program bantuan ini dapat terus berjalan dan semakin banyak pihak yang ikut berkontribusi guna membantu panti asuhan serta masyarakat kurang mampu lainnya.

Ke depan, Lazisnu Sleman berencana untuk terus menyalurkan berbagai bantuan yang bermanfaat bagi masyarakat, baik dalam bentuk peralatan, kebutuhan pokok, maupun program pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan kesejahteraan mereka dapat terus meningkat. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)




Delegasi Palang Merah Singapura Lakukan Assessment ke PMI Sleman

Sleman – Palang Merah Singapura mengirim dua orang utusan ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman untuk melakukan assessment (proses penilaian) selama dua hari. Delegasi yang terdiri dari Mr. Bain dan Mr. Jun Teck Quek, diterima pengurus PMI Sleman Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Joko Saptono, Selasa (4/3/2025) di Grand Keysa, Depok.

Tim Palang Merah Singapura didampingi Kepala Markas PMI DIY, Ahmad Zaki Ali melakukan assesment ke beberapa sekolah di Sleman. Pada hari ini tim berkunjung ke SD Muhammadiyah Condongcatur. Kemudian dilanjutkan ke SD, SMP, SMA Al Azhar dan MTs Negeri 6 Sleman. Sedangkan dihari kedua, Rabu (5/3/2025) tim akan diarahkan ke SDN Cangkringan 1, SMPN 1 Cangkringan, dan Kalurahan Pakembinangun dengan objek kesiapsiagaan berbasis keluarga.

Salah satu utusan Palang Merah Singapura, Mr. Brain menuturkan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Sleman menyasar sekolah yang telah memiliki Palang Merah Remaja (PMR) dan masuk katagori Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Hal itu ditujukan untuk mendapatkan informasi kegiatan Kepalangmerahan, yang dijadikan sebagai tempat belajar bersama dengan Palang Merah Remaja Singapura.

“Di samping itu, hal ini pun menjadi dukungan yang mungkin bisa diberikan berkaitan dengan sarana,” ungkap Mr. Brain.

Lebih lanjut, Palang Merah Singapura berencana kembali mengunjungi PMI Sleman selama kurang lebih dua minggu pada pertengahan bulan Juni 2025 mendatang. Kehadiranya akan membawa personil sebanyak 20 orang Palang Merah Remaja perwakilan dari sekolah pilihan.

“Selama di Sleman, kegiatan dikemas dengan pelatihan, diskusi, simulasi dan bakti sosial serta pertunjukan seni budaya. Kami akan menyertakan PMR usia 13-14 tahun sekitar 20 orang. Kami akan saling memberi dan menerima pengalaman, pengetahuan dan keterampilan,” tandasnya.

Sementara itu Tri Joko, mewakili PMI Kabupaten Sleman, memberikan apresiasi terhadap Palang Merah Singapura yang telah memilih Kabupaten Sleman sebagai tempat kunjungan.  Diharapkan, hasil dari assesment itu nantinya menjadi rujukan dan rekomendasi untuk ditindaklanjuti. (Tri Joko S – KIM Kalasan)




Kapanewon Ngaglik Gandeng PMI Sleman Gelar Tarawih Keliling dan Donor Darah

Sleman – Kapanewon Ngaglik bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sleman menggelar kegiatan donor darah dalam acara tarawih keliling, Rabu (5/3/2025), di Masjid Jami Baiturrahim, Bakalan, Donoharjo. Kegiatan itu pun sontak mendapatkan atensi yang tinggi dari masyarakat.

Panewu Anom Ngaglik, Bambang Entri Martejo dalam sambutannya menyampaikan kebahagiaannya bisa berbagi bersama masyarakat dan mendukung aksi donor darah tersebut. Ia pun berharap aksi itu menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin peduli antar sesame.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap sesama, terutama di bulan penuh berkah ini,” kata Bambang.

Pada kesempatan itu, Kapolsek Ngaglik, AKP Yulianto memberikan imbauan mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, serta mewaspadai berbagai tidak kejahatan yang tengah marak dimedia sosial.

“Mari bersama-sama bersikap lebih bijak dalam menggunakan teknologi agar tidak terjerumus dalam penipuan atau penyebaran informasi hoaks,” tutur Yulianto.

Kegiatan itu pun diisi dengan siraman rohani oleh Kepala KUA Kapanewon Ngaglik, Handoyo. Ia mengajak para jamaah untuk meningkatkan amal ibadah dan menebarkan kebaikan selama bulan Ramadhan.

Lebih lanjut, kegiatan donor darah ini mendapat respons positif dari masyarakat. PMI Kabupaten Sleman mengapresiasi antusiasme masyarakat dan berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan untuk membantu ketersediaan darah bagi yang membutuhkan. Aksi sosial ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan ibadah, tetapi sebagai wujud kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. (Eka Sastra Kurniawan – KIM DSN Ngaglik)




Wujudkan Sardonoharjo yang Harmonis, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Sleman – Keberadaan petugas Bhabinkamtibmas dan Babinsa di tengah-tengah masyarakat begitu penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Pada acara pembinaan kemasyarakatan yang diselenggarakan Kalurahan Sardonoharjo, Rabu (5/3/2025), perwakilan Bhabinkamtibmas Aiptu Arif Rochmawan dan Babinsa Serma Mulyoto membagikan pengalamannya selama bertugas di wilayah tersebut.

Tidak hanya bertugas menjaga keamanan masyarakat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga ikut serta dalam penanganan persoalan sosial dan bencana alam. Di samping itu, mereka pun turut membantu perkembangan UMKM lokal, dan aktif diberbagai kelompok masyarakat seperti Forum Pemuda, Jagawarga, Destana, serta Kampung Siaga Bencana (KSB).

Lurah Sardonoharjo, Harjuno Wiwoho pada kesempatan itu mengapresiasi dedikasi Bhabinkamtibmas dan Babinsa selama berada di wilayahnya. “Aiptu Arif Rochmawan dan Serma Mulyoto selalu hadir ketika warga membutuhkan. Peran mereka sangat terasa dalam menjaga keamanan dan membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Cahyo Wening, selaku Jogoboyo Sardonoharjo. Ia menuturkan peran Aiptu Arif Rochmawan dan Serma Mulyoto sangat membantu pemerintah kalurahan dan masyarakat setempat.

“Kami sangat terbantu dengan keberadaan mereka. Setiap ada masalah, mereka selalu memberikan solusi yang cepat dan tepat, juga saat bencana sosial covid 19 kemaren sangat membantu, dan juga sering sekali ikut membawa ambulans desa jika ada warga sakit atau meninggal,” ujar Cahyo.

Perwakilan SatLinmas Sardonoharjo, Didit Paryono ikut menegaskan bahwa Aiptu Arif Rochmawan dan Serma Mulyoto selalu bekerja dengan adil tanpa memihak. “Mereka bekerja profesional, cepat tanggap, dan selalu mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah,” tuturnya.

Dengan dedikasi dan kepedulian tinggi, Aiptu Arif Rochmawan dan Serma Mulyoto menjadi contoh nyata sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Kehadiran mereka tidak hanya menciptakan lingkungan yang aman, tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat dalam membangun Sardonoharjo yang lebih harmonis. (Eka Sastra K – KIM DSN Ngaglik)