Tingkatkan Profesionalisme PSM dan TKSK, Dinsos Sleman Gelar Bimtek Lanjutan Tahun 2025

Sleman – Dinas Sosial Kabupaten Sleman menggelar bimtek Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Lanjutan Tahun 2025 di Aula Nakula lantai 3 Dinsos, Rabu (11/3/2025) Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta, yang terdiri dari PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) dari Kapanewon Depok, Prambanan, Kalasan, Berbah, Cangkringan, Godean, Mlati, dan Ngaglik, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari masing-masing Kapanewon.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Feri Istanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bimtek lanjutan ini merupakan angkatan pertama di tahun 2025.

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para PSM dalam memberikan pelayanan sosial yang lebih efektif dan profesional kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelatihan kali ini, Dinsos Sleman mengundang tinga orang narasumber, yaitu Ketua Umum DPD IPSPI DIY, Irwan Fauzi, perwakilan LK3 Sembada 9 Sleman, Banawa, dan perwakilan STPMD APMD Yogyakarta, Sugiyanto.

Ketiga narasumber tersebut menyampaikan berbagai topik penting yang berkaitan dengan pekerjaan sosial, mulai dari metode pekerjaan sosial meliputi pendekatan dan strategi dalam menjalankan tugas sebagai pekerja sosial. Kemudian strategi penjangkauan dan rehabilitasi sosial, hingga analisis sosial dan teknik komunikasi PSM.

Bimtek ini pun diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme para PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) dan TKSK, sehingga mereka mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan memberikan layanan sosial yang lebih optimal bagi masyarakat. (Tri Suhartati / KIM Depok)




Pererat Silaturahmi, Pemkab Gamping Gelar Tarling di Masjid An-Nur Trihanggo

Sleman – Pemerintah Kapanewon Gamping menggelar kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid An-Nur, Nusupan, Kalurahan Trihanggo, Senin (10/3/2025). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat serta sarana untuk menyampaikan berbagai program pembangunan yang sedang berjalan.

Panewu Gamping, Tamzis Sarwana, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon Gamping, perangkat Kalurahan Trihanggo, serta tokoh masyarakat turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Tamzis menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam membangun kehidupan yang harmonis.

“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi, baik antar sesama umat Islam maupun antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Selain mempererat hubungan, Tarling juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang mereka hadapi langsung kepada pemerintah. Tamzis mengajak warga untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan selama bulan suci ini.

Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Gamping, Abu Hanifah. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya meningkatkan ibadah, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta berbagi dengan sesama selama Ramadhan.

“Islam mengajarkan kita untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Selain ibadah pribadi, bulan Ramadhan juga menjadi momentum untuk mempererat kepedulian sosial,” jelas Abu Hanifah.

Sebagai bentuk kepedulian, pemerintah Kapanewon Gamping juga menyerahkan santunan bagi anak yatim piatu serta bantuan untuk Masjid An-Nur Nusupan guna mendukung kegiatan keagamaan dan meningkatkan fasilitas ibadah.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi jamaah, memperlancar kegiatan masjid, serta semakin meningkatkan semangat beribadah,” kata Tamzis.

Masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan berharap Tarling dapat terus diadakan setiap tahunnya. Salah satu warga mengungkapkan bahwa acara seperti ini mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta menciptakan suasana kebersamaan yang lebih erat.

Dengan adanya Tarling, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat. Pemerintah Kapanewon Gamping berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan guna menciptakan lingkungan yang harmonis dan sejahtera. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)




Dorong Kemandirian Ekonomi, Balai Ternak Lumbung Berkah Diresmikan di Sleman

Sleman – Program pemberdayaan ekonomi berbasis peternakan semakin diperkuat di Sleman dengan hadirnya Balai Ternak Lumbung Berkah di Kalurahan Merdikorejo, Kapanewon Tempel. Program yang diinisiasi oleh BAZNAS Sleman bekerja sama dengan BAZNAS RI ini bertujuan membantu peternak kecil mengembangkan usaha mereka secara berkelanjutan.

Peresmian balai ternak ini dilakukan pada Senin (10/3/2025) oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, bersama Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran BAZNAS DIY, BAZNAS Kabupaten Sleman, serta perwakilan peternak penerima manfaat.

Balai Ternak Lumbung Berkah menampung 190 ekor domba yang dikelola oleh 20 peternak lokal. Para peternak akan mendapatkan pendampingan intensif, mulai dari manajemen pakan hingga pemasaran hasil ternak, agar usaha mereka berkembang dan berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga.

Ketua BAZNAS Sleman, Kriswanto, menjelaskan bahwa pendanaan program ini bersumber dari BAZNAS RI sebesar Rp 400 juta dan BAZNAS Sleman sebesar Rp 200 juta.

“Program ini tidak hanya memberikan modal berupa hewan ternak, tetapi juga memastikan pendampingan agar penerima manfaat bisa mandiri secara ekonomi,” ungkap Kriswanto.

Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu peternak dari golongan mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat).

“Dengan sistem yang terstruktur, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan peternak, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat berbasis peternakan,” harap Noor.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berharap program ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan sektor peternakan berbasis masyarakat.

“Melalui pendampingan yang tepat, kita berharap peternak bisa lebih mandiri dan usahanya berkembang pesat,” ujarnya.

Usai peresmian, rombongan meninjau langsung lokasi balai ternak dan berdialog dengan para peternak. Mereka menyampaikan harapan agar program ini terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.




Wabup Sleman Serahkan Bantuan Kursi Roda dan Kruk untuk Warga Difabel

Sleman – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) kembali menyalurkan bantuan bagi warga yang membutuhkan. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyerahkan enam kursi roda, satu pasang kruk, dan paket sembako kepada tujuh penerima manfaat dalam acara yang digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Sleman pada Senin (10/3/2025).

Bantuan ini diberikan kepada warga dari enam kalurahan, yaitu Sariharjo, Madurejo, Purwomartani, Tirtomartani, Selomartani, dan Kalitirto. Mereka yang menerima bantuan adalah masyarakat dengan keterbatasan fisik akibat usia, kecelakaan, atau kondisi kesehatan lainnya.

Danang Maharsa menegaskan bahwa Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus memperhatikan kebutuhan warganya, terutama mereka yang membutuhkan bantuan khusus. Ia juga mendorong masyarakat agar tidak ragu menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka kepada pemerintah.

“Bantuan ini merupakan bagian dari Program Jaring Pengaman Sosial yang telah berjalan selama bertahun-tahun. Pemkab Sleman ingin memastikan bahwa setiap warga yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak,” ujar Danang.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta meringankan beban mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemkab Sleman melalui Dinas Sosial terus menjalankan Program Jaring Pengaman Sosial yang mencakup bantuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Dinas Sosial Kabupaten Sleman untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program ini.

Dengan langkah ini, Pemkab Sleman terus berupaya hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa tidak ada warga yang terabaikan dan setiap individu mendapatkan dukungan yang layak.




Bulan Penuh Berkah, Kalurahan Sariharjo Santuni Anak Yatim dalam Safari Ramadhan

Sleman – Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian sosial terasa di Kalurahan Sariharjo saat menjadi tuan rumah dalam rangkaian Safari Ramadhan Tingkat Kapanewon Ngaglik pada Senin (10/3/2025). Acara ini diisi dengan pengajian, buka puasa bersama, santunan anak yatim, serta safari tarawih keliling (tarling), yang bertujuan mempererat silaturahmi dan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan diawali dengan pengajian yang diikuti oleh masyarakat dan jajaran perangkat Kalurahan Sariharjo. Dalam suasana penuh hikmat, para jamaah mendapatkan tausiyah mengenai pentingnya memperbanyak amal ibadah dan meningkatkan kepedulian sosial selama Ramadhan.

Salah satu momen istimewa dalam acara ini adalah penyerahan santunan kepada anak yatim piatu di wilayah Sariharjo. Lurah Sariharjo, Sarbini, mengungkapkan kebahagiaannya karena tahun ini Kalurahan tidak hanya mengadakan buka bersama, tetapi juga berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan.

“Semoga santunan ini dapat bermanfaat bagi anak-anak yatim dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun persiapan Idulfitri,” ujar Sarbini.

Setelah pengajian dan santunan, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri perangkat kalurahan, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Momen ini menjadi ajang mempererat hubungan antarwarga serta memperkuat semangat gotong royong.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Rombongan Tim Safari Tarawih Tingkat Kapanewon Ngaglik, Bambang Etri Martejo, yang mewakili Panewu Ngaglik, menyampaikan sambutannya. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbanyak amal ibadah, bersedekah, serta menjalin hubungan yang lebih erat antarwarga. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Setelah berbuka puasa dan menunaikan salat Magrib, acara dilanjutkan dengan safari tarawih keliling di Masjid Al Ikhlas, Poton, Ngetiran, Sariharjo. Dalam sesi ini, Carik Sariharjo, Galih Wicaksono, menyampaikan berbagai program unggulan Kalurahan Sariharjo, termasuk bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu serta bantuan untuk masjid guna mendukung kegiatan keagamaan dan kesejahteraan umat.

“Kami berharap program-program ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sariharjo. Semoga Kalurahan kita semakin maju dan sejahtera,” ujar Galih Wicaksono.

Menutup acara, seluruh peserta saling mendoakan agar rangkaian kegiatan Ramadhan tahun ini diberikan kelancaran, kemudahan, serta keberkahan. Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang ibadah bersama, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial antara pemerintah kalurahan, masyarakat, dan anak-anak yatim yang menerima santunan.

Diharapkan kegiatan ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta membawa keberkahan bagi seluruh warga Kalurahan Sariharjo. (Eka Sastra Kurniawan – KIM DSN)