Bupati dan Wakil Bupati Sleman Resmi Jalani Sertijab

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menggelar serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Sleman periode 2025-2030 di Pendopo Parasamya Sekretariat Daerah Sleman, Jumat (28/2/2025). Acara ini menandai peralihan kepemimpinan dari Bupati Sleman periode 2021-2024, Kustini Sri Purnomo, kepada Bupati terpilih, Harda Kiswaya. Prosesi ini juga disaksikan oleh Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman Harda Kiswaya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Sleman atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan Danang sebagai Wakil Bupati untuk memimpin selama lima tahun ke depan. Mengusung visi Membangun Masyarakat Kabupaten Sleman yang Maju, Adil, Makmur, Lestari, dan Berkeadaban, Harda menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pemerintahan, meningkatkan prestasi, serta membawa Sleman ke arah yang lebih baik.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Sleman untuk bersatu, bergandengan tangan, dan bekerja sama membangun Sleman Sembada yang kita cintai. Bersama, kita wujudkan Sleman Baru, Harapan Baru,” ujar Harda.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mewujudkan perubahan positif. Kepada seluruh perangkat daerah, ia meminta agar segera beradaptasi dengan visi dan misi kepemimpinan yang baru.

“Saya berharap rekan-rekan perangkat daerah dapat segera menyelaraskan perencanaan dan anggaran guna mendukung percepatan pencapaian visi dan misi kami,” tambahnya.

Sementara itu, Kustini Sri Purnomo dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kepemimpinannya selama periode 2021-2024. Ia berharap program pembangunan yang telah berjalan dapat diteruskan dan semakin ditingkatkan.

“Saya berharap keberhasilan yang telah dicapai dapat dipertahankan dan bahkan lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya.

Kustini juga mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru, seraya berharap agar kepemimpinan mereka dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Sleman.

“Saya yakin dengan kapasitas, pengalaman, dan dedikasi yang dimiliki, Kabupaten Sleman akan terus berkembang dan maju. Keberlanjutan program pembangunan harus tetap menjadi prioritas agar memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat Sleman,” pungkasnya.




Pakem Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara serta HUT Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar

Pakem – Kapanewon Pakem menggelar upacara untuk memperingati beberapa hari ulang tahun penting, yakni HUT ke-75 Satpol PP, HUT ke-63 Satlinmas, HUT ke-106 Pemadam Kebakaran (Damkar), serta Peringatan Penegakan Bela Negara, Senin (3/3/2025). Upacara ini dipimpin oleh Kapten Czi Supriyanto, Danramil Kapanewon Pakem, dengan Serda Kusdi sebagai ajudan.

Upacara dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk Basarnas, Satlinmas, Satpol PP, perwakilan guru, legiun veteran, serta para pamong kalurahan se-Kapanewon Pakem. Dalam kesempatan tersebut, Supriyanto membacakan amanat Bupati Sleman, yang menekankan pentingnya menjaga kualitas kinerja serta meningkatkan ibadah selama bulan Ramadan.

Dalam amanatnya, Supriyanto mengingatkan bahwa Peringatan Penegakan Kedaulatan Negara memiliki makna penting bagi perjalanan bangsa Indonesia. Ia menyoroti Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, yang menjadi bukti perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan eksistensi dan kedaulatan Indonesia di mata dunia.

“Serangan ini digagas oleh Sri Sultan Hamengkubuwana IX, diperintahkan oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman, serta disetujui oleh Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta. Dukungan dari seluruh elemen bangsa menjadikannya tonggak sejarah dalam mempertahankan kemerdekaan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa momentum ini harus dijadikan sarana untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, memperkuat nasionalisme, jiwa patriotisme, serta semangat pantang menyerah.

Dalam peringatan HUT ke-75 Satpol PP, Supriyanto menekankan peran krusial mereka dalam menegakkan peraturan daerah, menjaga ketertiban umum, serta menciptakan ketenteraman masyarakat. Ia juga menyoroti tantangan yang semakin kompleks di era saat ini.

“Satpol PP harus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kedekatan dengan masyarakat agar tugasnya dapat dijalankan secara optimal,” ujarnya.

Sementara itu, dalam HUT ke-63 Satlinmas, ia menegaskan bahwa Satlinmas memiliki peran strategis dalam perlindungan masyarakat, terutama dalam penanganan bencana dan keamanan lingkungan. Ia berharap Satlinmas terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk menghadapi tantangan yang ada.

Tak ketinggalan, HUT ke-106 Pemadam Kebakaran (Damkar) juga menjadi momen apresiasi bagi petugas yang selama lebih dari satu abad berjuang tanpa kenal lelah dalam melindungi masyarakat dari kebakaran dan ancaman lainnya.

“Tugas Damkar tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Kami mengapresiasi dedikasi mereka yang penuh keberanian dalam menghadapi risiko tinggi,” ujar Supriyanto. Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Sleman untuk memberikan dukungan dalam peningkatan kapasitas SDM serta penyediaan peralatan mitigasi darurat.

Sebagai penutup, Supriyanto mengajak seluruh elemen yang hadir untuk terus bersinergi demi kemajuan Sleman.

“Mari jadikan peringatan ini sebagai dorongan untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat koordinasi, serta membangun semangat kerja yang lebih profesional dan humanis,” pungkasnya. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)




Kampung Ramadhan Condongcatur 2025: Belajar, Berbagi, Bersinergi

Sleman – Kampung Ramadhan Condongcatur 2025 resmi dibuka pada Sabtu (1/3/2025) di Komplek Kalurahan Condongcatur. Mengusung tema “Belajar, Berbagi, Bersinergi”, program ini diinisiasi oleh Ruang 412, didukung oleh DRW Corp, serta difasilitasi oleh Kalurahan Condongcatur.

Acara yang berlangsung 1-23 Maret 2025 ini melibatkan berbagai komunitas, termasuk Forum UMKM, Karang Taruna, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ranting Condongcatur, PKK, dan Forum TPA Condongcatur.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini.

“Terima kasih kepada DRW Corp sebagai pendukung utama dan Ruang 412 sebagai inisiator. Semoga program ini berjalan lancar hingga akhir dan menginspirasi kegiatan selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Founder DRW Skincare, Dr. Wahyu Triasmara, menegaskan bahwa partisipasi DRW tidak hanya berfokus pada kecantikan fisik, tetapi juga kesehatan batin dan spiritual.

“Kami berharap program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan komunitas yang terlibat,” tuturnya.

Senada dengan itu, Founder Semesta Network, Muhammad Hafidullah, menyoroti luasnya kolaborasi tahun ini yang melibatkan Forum TPA dan DMI, selain UMKM.

Program Manager Ruang 412, Aliva Zein, menjelaskan bahwa Kampung Ramadhan Condongcatur 2025 akan menghadirkan berbagai kegiatan menarik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Salah satu program unggulan adalah Kelas Kreasi, yang mencakup pelatihan pengolahan limbah plastik, sesi mendongeng, serta pelatihan presentasi produk UMKM. Kegiatan ini akan berlangsung pada 6, 7, 12, dan 18 Maret 2025, dengan tujuan membangun keterampilan dan kreativitas peserta.

Selain itu, terdapat Kompetisi Kreativitas, yang melibatkan remaja masjid dalam berbagai perlombaan, termasuk lomba desain jersey. Ajang ini digelar pada 1-7 Maret 2025 sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakatnya.

Di bidang kuliner, Gelora Rasa akan mengajak masyarakat mengeksplorasi kekayaan rasa melalui sesi demo masak, storytelling kuliner khas Ramadhan, serta berbagi takjil. Kegiatan ini berlangsung pada 7, 12, 13, dan 20 Maret 2025, bertujuan mempererat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Kampung Ramadhan juga menghadirkan Talkshow Inspiratif yang mengusung tema “Inspirasi Pemuda dalam Profesi Masa Depan”. Diskusi ini akan digelar pada 5, 7, 11, 14, 19, dan 21 Maret 2025, menghadirkan narasumber inspiratif untuk memotivasi generasi muda dalam meraih kesuksesan.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, program Charity akan menutup rangkaian acara dengan aksi donasi dan buka puasa bersama di Panti Wreda pada 22 Maret 2025. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan serta memperkuat nilai-nilai solidaritas di bulan suci.

Momentum spesial 1 Ramadhan juga ditandai dengan peresmian Rumah Talenta Qur’ani Darul Wahyu, lembaga yang berfokus pada penghafalan Al-Qur’an serta tadabur ayat-ayat suci.

Dengan semangat #BerseriBersama, Kampung Ramadhan Condongcatur 2025 diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah dan membangun kebersamaan selama bulan suci. (Wasana/KIM Depok)




PCM Berbah Gelar Pengajian Rutin Jumat Legi Sambut Ramadhan

Sleman – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Berbah, bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Berbah dan Lazismu Berbah, menggelar pengajian rutin Jumat Legi sekaligus pengajian Songsong Ramadhan 1446 H. Kegiatan ini berlangsung di halaman SD Muhammadiyah Bulu, Caren, Jogotirto, Berbah, Sleman, pada Jumat (28/2/2025).

Pengajian yang dimulai pukul WIB diawali dengan berbagai pertunjukan dari guru dan siswa SD Muhammadiyah Bulu. Kepala sekolah, Endah Rahmawati, membawakan lagu Tak Kan Berpaling Darimu milik Rossa, sementara para siswa menampilkan hafalan surat pendek, permainan angklung, dan pencak silat Tapak Suci.

Dua siswa, Wildan dan Burhan, turut mempersembahkan aksi pencak silat dengan mematahkan besi dragon menggunakan telapak tangan. Keduanya merupakan peraih juara dua dan tiga dalam Tapak Suci PDM Sleman Competition 2 pada Februari 2025.

Setelah pertunjukan, acara resmi dibuka dengan basmalah, dilanjutkan pembacaan Al-Qur’an oleh H. Ahmad Zainudin, serta menyanyikan Mars Muhammadiyah dan Aisyiyah yang dipandu Siti Eny Nurjanah.

Ketua PCM Berbah, H. Ahmad Muhajir Hanifi, mengapresiasi penampilan guru dan siswa SD Muhammadiyah Bulu yang dianggap memukau.

“Semoga amal usaha Muhammadiyah, terutama SD Muhammadiyah Bulu, semakin berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Muhajir juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini terdapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis seperti cek tekanan darah, gula darah, dan asam urat, yang dilakukan oleh PKU Berbah, dengan dukungan dari SMP Muhammadiyah 1 Berbah.

Dalam rangka menyambut Ramadhan, Lazismu Berbah menyediakan paket beras untuk zakat fitrah dan fidyah bagi mereka yang berhalangan puasa karena uzur. PCM Berbah juga terus menjalankan program pengajian rutin, yaitu Jumat Legi setiap bulan dan pengajian triwulan Ahad Pon, yang diperkirakan dihadiri sekitar jamaah.

“Harapannya, Muhammadiyah semakin berkembang sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh masyarakat,” tambah Muhajir.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Surahmat An Nashih menjelaskan bahwa awal Ramadhan dimulai sejak matahari terbenam di ufuk barat pada hari terakhir bulan Syaban.

“Islam menggunakan sistem penanggalan berdasarkan peredaran bulan, sehingga pergantian hari terjadi saat matahari tenggelam, berbeda dengan kalender Masehi yang berganti hari pada pukul ,” jelasnya.

Ustadz Surahmat juga mengutip Surat Al-Baqarah ayat 183, yang menegaskan bahwa puasa diwajibkan bagi orang-orang beriman agar mereka bertakwa.

“Dari ayat ini, kita memahami bahwa hanya orang beriman yang diperintahkan untuk berpuasa, dengan tujuan menjadi pribadi yang bertakwa,” terangnya.

Ia juga mengutip Surat Al-Baqarah ayat 186, yang menegaskan bahwa Allah selalu dekat dengan hamba-Nya dan mengabulkan doa orang yang beriman.

“Ketika seseorang merasa jauh dari Allah, itu berarti keimanannya sedang menurun. Sebaliknya, orang yang dekat dengan Allah akan selalu bersabar dan bersyukur, sementara yang jauh dari Allah akan merasa gelisah,” tambahnya.

Sebagai penutup, Ustadz Surahmat mengajak jamaah untuk menjaga kedekatan dengan Allah dengan menaati segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

“Salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan meningkatkan keimanan melalui ibadah yang istiqomah,” pungkasnya. (Kusnadi | KIM Berbah)




Lazisnu Sleman Salurkan Fidyah untuk Warga Gandok Lewat Program Bantu Bersama

Sleman – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Sleman menyalurkan fidyah bagi warga Padukuhan Gandok, Kapanewon Ngaglik, Sleman melalui program Bantu Bersama, Jumat (28/2/2025). Program ini bertujuan membantu masyarakat kurang mampu, terutama kaum dhuafa dan lansia, dengan mendistribusikan fidyah dalam bentuk bahan pokok atau sembako agar langsung bermanfaat bagi penerima.

Sekretaris Lazisnu Sleman, Luthfy Avian Ananda, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian umat Islam terhadap sesama.

“Kami ingin memastikan fidyah yang ditunaikan oleh masyarakat benar-benar sampai kepada mereka yang berhak. Program Bantu Bersama ini juga menjadi teladan bahwa kepedulian sosial harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujarnya.

Paket bahan pokok dibagikan kepada warga yang telah didata sebelumnya, termasuk lansia, janda, dan keluarga prasejahtera. Para penerima manfaat menyambut bantuan ini dengan penuh rasa syukur, mengingat kebutuhan pokok semakin sulit dijangkau bagi mereka yang mengalami keterbatasan ekonomi.

Para relawan NU Care-Lazisnu Sleman turut serta dalam proses pendistribusian dengan membagikan paket sembako langsung ke rumah-rumah warga. Cara ini dilakukan untuk memastikan setiap bantuan sampai kepada penerima secara tepat sasaran.

Luthfy menegaskan bahwa program Bantu Bersama akan terus dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang menerima manfaat.

“Kami akan terus menggandeng berbagai pihak, baik individu maupun lembaga, agar bantuan dapat tersalurkan secara lebih luas dan merata,” katanya.

Selain itu, ia juga mengajak umat Islam untuk lebih aktif menunaikan fidyah, karena selain sebagai kewajiban ibadah, fidyah juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial.

“Semoga setiap fidyah yang diberikan menjadi berkah, baik bagi yang memberi maupun yang menerima,” pungkasnya.

Melalui program ini, Lazisnu Sleman berharap semakin banyak pihak yang terdorong untuk berbagi dan membantu sesama, sehingga semangat gotong-royong dan solidaritas sosial tetap terjaga di tengah masyarakat. (Adnan Nurtjahjo | KIM Pararta Guna Gamping)