Pelatihan Ecoprint di Depok Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian Disabilitas

Depok – Kapanewon Depok menyelenggarakan Pelatihan Ecoprint tahun 2025 untuk penyandang disabilitas dan keluarganya, sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi. Kegiatan ini berlangsung di Kalurahan Condongcatur pada 28, 29, 30 April, dan 2 Mei 2025.
Pelatihan diikuti 10 peserta dari tiga kalurahan, yakni Condongcatur, Caturtunggal, dan Maguwoharjo. Mereka terdiri dari penyandang disabilitas serta anggota keluarga yang mengikuti pelatihan dengan penuh antusiasme. Kegiatan berlangsung mulai pukul hingga WIB di selasar Posko Destana Condongcatur.
Acara pembukaan dihadiri Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Depok, Isti Fajaroh, TKSK dan TPSK Kapanewon Depok Alisya Putri, serta pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kapanewon Depok. Hadir pula perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Sarastomo Ari Saptoto.
Dalam sambutannya, Sarastomo Ari Saptoto berharap pelatihan ini mampu menambah keterampilan para peserta agar lebih produktif dan mampu meningkatkan taraf kehidupan. “Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta memiliki bekal keterampilan yang dapat dikembangkan untuk menunjang kesejahteraan keluarga,” ujarnya, Senin (28/4/2025).
Isti Fajaroh juga mengimbau para peserta untuk serius mengikuti pelatihan. “Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diaplikasikan untuk meningkatkan ekonomi produktif dan memberikan manfaat nyata bagi peserta,” tuturnya.
Ketua PPDI Kapanewon Depok, Setyawati Marheni, turut mendampingi jalannya pelatihan sebagai bentuk dukungan terhadap anggota PPDI yang mengikuti kegiatan ini.
Pelatihan Ecoprint dilaksanakan oleh LPK FENNYKE dengan materi meliputi teori dasar ecoprint dan praktik pembuatan produk ecoprint menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga. Selain belajar teknik dasar, peserta juga dibimbing untuk mengenali peluang usaha dari keterampilan ini.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Mintarsih, peserta penyandang disabilitas dari Kalurahan Condongcatur, mengaku senang mengikuti pelatihan. “Kegiatan ini sangat berguna untuk menambah keterampilan saya. Harapannya, keterampilan ini bisa dikembangkan dan dibagikan kepada teman-teman seperjuangan agar lebih berdaya,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu mengembangkan kreativitas dan membuka peluang usaha, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian penyandang disabilitas di wilayah Kapanewon Depok. (Tri Suhartati | KIM Depok)