Sleman Dorong Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Warga

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman mendorong percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya memperkuat perekonomian desa. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Aula Bappeda Sleman, Senin (5/5), yang melibatkan 86 lurah, 17 panewu, serta sejumlah instansi pendukung.
Koperasi Desa Merah Putih dirancang sebagai lembaga ekonomi berbasis masyarakat desa yang mengedepankan prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan partisipasi. Program ini diharapkan mampu menekan inflasi, meningkatkan inklusi keuangan, memperkuat ketahanan pangan, dan membuka lapangan kerja di tingkat lokal.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut. Ia juga mengingatkan agar seluruh pemangku kepentingan aktif menyosialisasikan informasi terkait KDMP kepada masyarakat.
“Program ini bukan hanya agenda nasional, tapi juga peluang nyata untuk mendorong produktivitas dan pemerataan kesejahteraan di desa. Kami harap lurah dan panewu menjadi ujung tombak dalam memastikan program ini dipahami dan diterima oleh masyarakat,” ujar Harda.
Rakor ini menghadirkan Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM RI Bidang Komunikasi, Sweeta Melanie, sebagai narasumber. Ia memberikan pemaparan mengenai peran koperasi desa dalam transformasi ekonomi rakyat.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) Kabupaten Sleman, Tina Hastani, menjelaskan bahwa setelah rakor ini, pihaknya akan menerbitkan Surat Edaran Bupati terkait percepatan pembentukan KDMP. Sosialisasi ke tingkat kalurahan juga dijadwalkan dalam waktu dekat.
“Kami berharap peserta dapat berdiskusi aktif dan membawa pulang pemahaman yang bisa langsung diterapkan dan disampaikan kepada masyarakat,” ujar Tina.



