PDM Sleman Gelar Pengajian Bersama 1.500 Jamaah dalam Rangka Hari Bermuhammadiyah

Prambanan – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman menggelar Pengajian Lapanan pada Sabtu, 3 Mei 2025, yang bertempat di Masjid MBS A.R. Fachrudin, Jamusan, Bokoharjo, Prambanan. Acara ini dihadiri oleh lebih dari jamaah dari 17 cabang Muhammadiyah di Kabupaten Sleman.
Dalam sambutannya, H. Harjaka, Ketua PDM Sleman, mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Prambanan yang telah mempersiapkan acara dengan baik. Ia juga menyampaikan harapan agar jumlah jamaah yang hadir pada pengajian mendatang bisa meningkat. “Di Kabupaten Klaten, kegiatan serupa dapat dihadiri jamaah, sementara di Kulonprogo sekitar jamaah. Semoga hal ini bisa dicapai di Sleman,” ujarnya.
Harjaka kemudian mengingatkan tentang filosofi Jawa yang menggambarkan perjalanan hidup manusia, mulai dari lahir hingga meninggal dunia, yang digambarkan melalui tembang-tembang Jawa seperti Mijil, Kinanthi, Sinom, Asmaradana, dan seterusnya, hingga Pucung sebagai simbol kematian.
Sebelum acara dimulai, ditampilkan berbagai pertunjukan seni oleh anak-anak SD Muhammadiyah. SD Muhammadiyah Bleber menampilkan kesenian angklung, SD Muhammadiyah Gunungharjo dan SD Muhammadiyah Bendosari mempersembahkan Tapaksuci, serta SD Muhammadiyah Prambanan menampilkan nyanyian solo.
Dalam tausiyahnya, Ust. dr. H. Taufiqurrohman, Sp.S., ., dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi Muhammadiyah. Ia mengatakan bahwa setiap ranting harus berkembang, cabang harus tumbuh, daerah harus bergairah, dan masjid harus makmur serta memakmurkan.
“Kader Muhammadiyah harus sregep ngaji (rajin mengaji) untuk memudahkan masuk surga Allah SWT,” ujarnya, mengutip hadits dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Seluruh umatku akan masuk surga, kecuali orang yang enggan.”
Taufiqurrohman juga mengingatkan tujuh kebiasaan yang harus dimiliki oleh anak Indonesia yang hebat, yaitu bangun pagi, ibadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, belajar dengan sungguh-sungguh, bermasyarakat, dan tidur cepat.
“Warga Muhammadiyah harus mendukung dan mengawal program ini,” tegasnya.
Acara ini juga dihadiri oleh anggota PDM Sleman, anggota PDA Sleman, Ketua dan Anggota Majelis serta Lembaga PDM Sleman, Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman, Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kabupaten Sleman, serta jamaah masjid Muhammadiyah dan simpatisannya. Tampak hadir juga perwakilan dari Polsek dan Ramil Prambanan. (M.A. Sanusi/KIM Tirto Gumregah Berbah)



