Sambut Harganas 2025, PKK dan Kader Kesehatan Perkuat Peran Keluarga dalam Pembangunan Masyarakat

Sleman – Dalam upaya memperkuat ketahanan dan peran strategis keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat, Tim Penggerak PKK Kalurahan Sardonoharjo menyelenggarakan Pertemuan Rutin yang dilaksanakan di Balai Kalurahan Sardonoharjo, Selasa (17/6/2025). Pertemuan ini menjadi bagian dari agenda konsolidasi dan evaluasi kegiatan PKK, sekaligus menyambut Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2025 yang akan diperingati pada 29 Juli mendatang.
Ketua TP PKK Sardonoharjo, Eisa Rastra dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong dan kekompakan antar kader PKK dalam melaksanakan berbagai program pemberdayaan keluarga. Menurutnya, konsistensi dan kekompakan adalah kunci keberhasilan PKK dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berdaya.
“PKK Sardonoharjo tumbuh karena semangat kita semua. Kita harus terus solid, saling menguatkan, dan bergerak bersama untuk meningkatkan kualitas keluarga di lingkungan kita,” ujar Eisa.
Selain pembahasan internal organisasi, acara ini juga menghadirkan salah satu Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Ngaglik, Sri Lestari. Pada kesempatan itu, Sri menyampaikan materi bertema keluarga dan kesehatan.
Ia membahas fungsi penting Posyandu, upaya pencegahan stunting, dan peran orang tua terutama ayah dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Sri pun menegaskan bahwa keluarga adalah ruang pertama dan utama bagi anak untuk belajar dan berkembang. Oleh karena itu, orang tua harus hadir secara aktif, tidak hanya dalam aspek pemenuhan materi, namun juga dalam membentuk karakter dan mendampingi perkembangan emosional anak.
“Menjadi ayah teladan berarti mampu hadir, mendidik, dan memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Peran ini sangat penting dalam membentuk keluarga tangguh dan generasi emas Indonesia ke depan,” tegas Sri.
Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Di mana, pertemuan tersebut berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para kader aktif bertanya mengenai bagaimana cara terbaik menjadi orang tua dalam keluarga, termasuk strategi efektif penanganan stunting di Posyandu.
Melalui pertemuan ini, PKK Sardonoharjo tidak hanya memperkuat koordinasi internal, tetapi juga memperluas wawasan kader tentang isu-isu strategis keluarga yang saat ini menjadi perhatian nasional. Kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi langkah konkret di lapangan, sehingga seluruh keluarga di Sardonoharjo semakin berkualitas dan berdaya saing. Dengan semangat Harganas 2025, PKK Sardonoharjo siap menjadi pelopor gerakan keluarga hebat, sehat, dan harmonis. (ESK – KIM DSN Ngaglik)



