Peduli Lingkungan, Tim Teratai Kuning Galakkan Aksi Sedekah Sampah

Sleman — Tim Sedekah Sampah Teratai Kuning dari Padukuhan Dabag, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, menggelar aksi peduli lingkungan melalui program “Sedekah Sampah”. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah anorganik dan manfaat daur ulang untuk mendukung kegiatan sosial.
Program sedekah sampah mengajak warga menyumbangkan sampah anorganik bernilai ekonomis seperti botol plastik, botol kaca, kertas, kardus, besi, kaleng, dan barang elektronik bekas. Sampah tersebut kemudian dipilah, dikumpulkan, dan dijual. Hasil penjualannya digunakan untuk membiayai kegiatan sosial di lingkungan Padukuhan Dabag.
“Sedekah sampah bukan hanya tentang mengumpulkan barang bekas, tetapi juga tentang membangun kepedulian sosial dan ekologis. Dana hasil penjualan dimanfaatkan untuk membantu warga yang membutuhkan,” ujar Sri Wahyuni, Ketua Tim Sedekah Sampah Teratai Kuning, di Posko Teratai Kuning, Sabtu (31/5/2025).
Lebih lanjut, Sri Wahyuni menekankan pentingnya edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan atau membakarnya, tanpa menyadari dampak buruk terhadap kesehatan dan lingkungan.
“Sampah rumah tangga sering kali dibuang sembarangan atau dibakar. Padahal, kedua hal itu berisiko menimbulkan penyakit dan pencemaran udara,” jelasnya.
Sejak dibentuk pada tahun 2023, komunitas ini aktif mengajak masyarakat berperan serta dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung aksi sosial. Tim Sedekah Sampah Teratai Kuning berharap aksi ini bisa menjadi solusi nyata dalam mengurangi timbulan sampah serta mendorong kesadaran ekologis masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bebas polusi, serta membantu sesama melalui gerakan sederhana namun berdampak besar,” pungkas Sri Wahyuni.
Melalui gerakan ini, Tim Teratai Kuning berharap masyarakat semakin peduli terhadap isu lingkungan dan menyadari bahwa sampah pun dapat menjadi berkah jika dikelola dengan bijak. (Athiful/KIM Depok)