Apel Pagi Banyuraden: Dorong Peningkatan Kinerja, Jaga Soliditas Pamong

Sleman – Apel pagi di lingkungan Pemerintah Kalurahan Banyuraden merupakan salah satu bentuk kedisiplinan dan pembentukan budaya kerja yang positif di kalangan pamong. Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor setempat, Rabu (2/7/2025) ini ditujukan untuk membangun semangat kebersamaan serta memperkuat koordinasi antarperangkat kalurahan sebelum memulai aktivitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Lurah Banyuraden, Sudarisman menekankan pentingnya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat sinergi internal sebagai prasyarat mutlak dalam menjalankan roda pemerintahan yang responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, dalam dinamika pembangunan tingkat kalurahan, peran pamong menjadi kunci utama yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan program-program pemerintah. Sebagai salah satu wilayah yang terus berkembang di Kabupaten Sleman, Banyuraden membutuhkan kinerja pamong yang optimal dan kekompakan yang kokoh untuk menjawab berbagai tantangan zaman.
Melalui kegiatan ini seluruh pamong mendapatkan kesempatan untuk menyamakan persepsi terkait agenda harian maupun isu-isu aktual yang perlu mendapat perhatian bersama. Kekompakan antar pamong bukan sekadar soal kebersamaan dalam rapat atau gotong royong dalam acara perdesaan. Lebih dari itu, kekompakan menyentuh aspek koordinasi, komunikasi, dan kesamaan visi dalam mengelola administrasi, merumuskan kebijakan, dan menjalankan program pembangunan.
“Ketika pamong solid, maka kebijakan pemerintah kalurahan akan lebih terarah, terukur, dan tepat sasaran,” tandas Sudarisman di hadapan peserta apel.
Ia pun mendorong peningkatan kinerja pamong kalurahan agar dimulai dari pembenahan sistem kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta peneguhan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Apalagi dengan berkembangnya teknologi dan meningkatnya harapan masyarakat, pamong dituntut tidak hanya bekerja administratif, tapi juga inovatif dan partisipatif.
Sebagai bentuk semangat Lurah bersama pamong untuk menciptakan iklim pelayanan publik yang profesional, efisien, dan transparan mereka mengucapkan kode etik kerja sebagai aparatur pemerintah kalurahan yang dipimpin oleh Kepala Urusan Danarta, Yuyun Afnan Anjar Purnomo. Tujuannya untuk mengingatkan bagi seluruh pamong akan tanggung jawab moral dan profesional dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Selain itu, kode etik kerja menjadi pedoman sikap dan perilaku agar setiap pamong bertindak sesuai dengan prinsip kejujuran, integritas, dan akuntabilitas dalam menjalankan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, pamong diharapkan tidak hanya memahami isi kode etik secara teoritis, namun menginternalisasikannya dalam setiap tindakan, baik dalam hubungan kerja antar pegawai maupun interaksi dengan masyarakat,” ujar Yuyun.
Kalurahan Banyuraden memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai kawasan yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. Namun, hal itu hanya bisa tercapai jika seluruh pamong bersatu dalam semangat melayani, bekerja dengan etos tinggi, dan menjunjung tinggi integritas. Sinergi antar pamong menjadi fondasi utama dalam menghadirkan wajah pemerintahan kalurahan yang bersih, ramah, dan profesional.
Dengan memperkuat kinerja dan kekompakan antar pamong, Kalurahan Banyuraden tidak hanya akan mampu mengelola pemerintahan dengan baik, tetapi juga menjadi teladan bagi wilayah lain. Di tengah tuntutan zaman dan perubahan sosial yang cepat, kunci keberhasilan tetap terletak pada semangat kolektif dan ketulusan dalam melayani masyarakat secara menyeluruh. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)



