Fenomena Alam Hiasi Arena Peringatan Hari Jadi Ke-79 Kalurahan Argomulyo

Sleman – Kalurahan Argomulyo, merayakan Hari Jadi ke-79 dengan menggelar upacara dan kirab budaya yang berlangsung di Lapangan Kapanewon Cangkringan, Rabu (16/7/2025).
Peringatan ini dihadiri oleh Lurah Argomulyo beserta pamong, Sekretaris Daerah Sleman, Susmiarto, Wakil Ketua DPRD Sleman, Ani Martanti, Anggota DPRD Provinsi DIY, Sukapdi, Anggota DPRD Kabupaten Sleman, Yani Faturahman dan Gani Sadat, Panewu Cangkringan, Tamziz Sarwana beserta mantan Panewu Cangkringan, Lurah se-Kapanewon Cangkringan serta anak-anak sekolah di wilayah Kalurahan Argomulyo.
Acara di awali dengan kirab budaya Bregodo Tambak Kali yang mengiringi gunungan yang berisi beraneka ragam hasil bumi di wilayah Argomulyo. Dilanjutkan dengan prosesi catur manunggal dengan bergabungnya empat kalurahan lama, yaitu Kalurahan Jiwosari, Kalurahan Losari, Kalurahan Panggungsari dan Kalurahan Tegalsari.
Momen peringatan Hari Jadi ke-79 Kalurahan Argomulyo diwarnai pemandangan alam yang memukau. Sebuah sinar putih lurus seperti sinar senter dengan terangnya memancar dari langit tepat di tengah-tengah arena. Sinar tersebut seolah menjadi simbol petunjuk, harapan dan kebenaran untuk masa depan Argomulyo yang lebih baik.
Sinar itu pun sontak mengundang decak kagum seluruh peserta upacara. Tak sedikit warga yang mengabadikan momen langka tersebut melalui ponsel mereka.
Lurah Argomulyo, Danang Hendri Bintoro dalam amanatnya menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen penting untuk mengenang sejarah berdirinya Kalurahan Argomulyo, yaitu tanggal 16 Juli 1946.
“Kini Kalurahan Argomulyo berusia 79 tahun, dan diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kesatuan,” katanya.
Sekda Kabupaten Sleman, Susmiarto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Argomulyo dalam menjaga semangat persatuan dan kesatuan sejak meleburnya empat kalurahan lama.
“Hari jadi ke-79 ini bukan hanya peringatan sejarah atau acara seremonial saja, akan tetapi momentum untuk memperkuat sinergi warga masyarakat dan pamong untuk membangun Kalurahan Argomulyo yang lebih maju lagi,” imbuhnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan dilanjudkan dengan berebut gunungan hasil bumi oleh peserta upacara. (Mujiyanta / KIM “Wara Aji” Cangkringan)



