Gelar Budaya Semarakkan HUT ke-80 RI di Berbah

Sleman – Dalam rangka persiapan semarakkan peringatan HUT ke-80 RI, Kapanewon Berbah menyelenggarakan rapat koordinasi di Resto Omah Dahar Mbah Wanto, Berbah, Rabu (30/7/2025). Rapat tersebut dipimpin oleh Panewu Anom Kapanewon Berbah, Noor Bramantyo, dan dihadiri oleh forkom, serta lembaga yang ada di Kapanewon Berbah
Panewu Berbah, Djaka Sumarsono menyampaikan bahwa peringatan HUT RI merupakan perayaan bersama dan dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.
Untuk itu diharapkan semua instansi dan lembaga se-Kapanewon Berbah berperan akatif mendukung kegiatan tersebut. Selain upacara, rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus ialah lomba kesemarakkan padukuhan, senam, donor darah dan gelar budaya.
Adapun tema yang diusung pada HUT ke-80 kali ini ialah ‘Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’. Tema tersebut menekankan pentingnya persatuan, kedaulatan, kesejahteraan rakyat dan kemajuan Indonesia. Dengan tujuan membangkitkan semangat nasionalisme, kebanggaan menjadi bangsa Indonesia dan optimisme menyongsong mas depan.
“Semoga dengan dukungan semua instansi dan lembaga, rangkaian peringatan HUT ke-80 RI berjalan sesuai yang kita harapkan,” ungkapnya.
Kepala Jawatan Sosial, Murjiyanta menyampaikan rincian rencana kegiatan peringatan 17 Agustus tahun 2025 di Kapanewon Berbah. Kegiatan pertama lomba kesemarakkan yang akan diikuti 58 padukuhan se-Kapanewon Berbah. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 11 sampai dengan tanggal 15 Agustus 2025.
Kegiatan lainnya difokuskan pada Sabtu, 23 Agustus 2025 di lapangan Tegaltirto Berbah. Adapun kegiatannya yaitu senam masal yang akan diikuti 1000 orang, donor darah dan gelar budaya berupa pentas tari, dan pentas kesenian tradisional jathilan.
“Pada kegiatan senam masal, donor darah dan gelar budaya juga menggandeng FORKOM UMKM Kapanewon Berbah. Dalam upaya memberikan ruang pemasaran produk pelaku usaha di Kapanewon Berbah,” tambahnya.
Pada kesempatan ini Kapolsek Berbah, Dwi Daryanto mengingatkan pentingnya koordinasi penyelenggara kegiatan dengan Polsek di wilayah terkait. Persiapan pengaman pada saat pelaksanaan kegiatan.
Laporan panitia penyelenggara kegiatan sangat penting, sebagai pedoman tindakan pengamanan yang akan dilaksanakan. Manajemen pengelolaan sesuai dengan tamu yang diundang, jumlah pengunjung dan tingkat kerawanan yang mungkin terjadi. Sebagai tindak mitigasi kejadian tidak terduga pada saat pelaksanaan kegiatan.
“Tindakan pengamanan kegiatan sebagai bentuk tanggung jawab kepolisian untuk menciptakan kenyamanan masyarakat dalam memperingati hari kemerdekaan,” jelas Dwi. (Kusnadi / KIM Berbah)