Gelar Ziarah Kubur, Awali Peringatan Hari Jadi ke-79 Kalurahan Argomulyo

Sleman – Sambut peringatan Hari Jadi ke-79 Kalurahan Argomulyo, seluruh aparat kaluran menggelar sejumlah acara. Salah satunya ialah berdoa bersama yang berlangsung di aula Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Selasa (15/7/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah, Carik, Kasie, Kaur, staff, Dukuh serta BPKal dan Pendamping Budaya. Selain berdoa, mereka berkordinasi membahas persiapan menyambut HUT ke-79 Kalurahan Argomulyo. Adapun rangkaian kegiatan yang ditetapkan yaitu upacara pada Rabu 16 Juli 2025. Kemudian pagelaran wayang kulit dengan lima dalang Argomulyo pada Sabtu 19 Juli 2025, dan pagelaran Ketoprak Argo Budaya dengan para pemain yang melibatkan seluruh Pamong Argomulyo, pada 20 Juli 2025.
Acara kegiatan Hari Jadi diwali dengan Ziarah Kubur ke Makam Lurah sebelum Argomulyo berdiri serta Lurah Pertama Argomulyo. Dalam sejarah diawali dari bergabungnya empat kalurahan yang terdiri dari Kalurahan Tegalsari dengan empat Padukuhan yaitu Randusari, Kuwang, Kebur Lor dan Kebur Kidul.
Kemudian Kalurahan Panggung sari dengan lima Padukuhan yaitu Panggung, Kliwang, Teplok, Suruh dan Bakalan. Kalurahan Losari dengan enam Padukuhan yaitu Jetis, Karanglo, Jaranan, Cangkringan, Brongkol dan Sewon. Kalurahan Jiwosari dengan tujuh Padukuhan yaitu Mudal, Gayam, Jiwan, kauman, Dliring, Banaran dan Gadingan.
Kasie Kamituwa Argomulyo, Ir Haryadi menyampaikan kegiatan ini adalah wujud generasi penerus untuk tidak melupakan Sejarah. “Bakti terhadap leluhur harus terus dipupuk jangan sampai sejarah ini berhenti pada sekarang namun kita ikut bertanggung jawab untuk mengenalkan kepada generasi penerus kita,” ujarnya.
Acara dilanjutkan dengan ziarah makam para lurah Argomulyo, yaitu Lurah Jiwosari, Mbah Diporejo yang dimakamkan di Dliring. Kemudian mbah Kromo Dimejo di makam Kebur Lor, Kalurahan Panggung Sari. Mbah Joyo Werdoyo di makam Kebur Kidul, Kalurahan Tegalsari, dan Lurah Pertama Argomulyo, Stefanus Nolojoyo yang juga dimakamkan di Kebur Lor. (Marmansyah / Kim Wara Aji Cangkringan)



