Tasyakuran HUT Bhayangkara ke-79: Memperkuat Hubungan Polri dan Masyarakat

Sleman – Sebagai sarana evaluasi dan refleksi internal bagi seluruh anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Gamping, dilakukan peringatan Hari Jadi Bhayangkara ke-79 di halaman Mapolsek Gamping, Rabu (2/7/2025). Tasyakuran dimeriahkan dengan keterlibatan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon Gamping. Hal ini menunjukkan bahwa kerja keamanan dan ketertiban bukan monopoli Polisi saja, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen wilayah.
Simbol rasa syukur atas perjalanan panjang dan pengabdian Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan serta melayani masyarakat diwujudkan dengan pemotongan tumpeng nasi kuning yang dilakukan oleh Kepala Polsek Gamping, AKP Bowo Susilo disaksikan Panewu Gamping, Suyanto, dan Komandan Koramil 17/Gamping, Mayor Armed Istachori.
Lebih dari sekadar prosesi adat, pemotongan tumpeng menciptakan suasana kebersamaan antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat yang hadir. Momen ini menunjukkan bahwa keberhasilan Polri bukan hasil kerja sendiri, tetapi hasil sinergi dan dukungan dari rakyat, serta menjadi penegas bahwa Polri merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat yang dilayaninya.
“Selain sebagai ajang seremonial, peringatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat,” tandas AKP Bowo.
Menurutnya, Hari Ulang Tahun Bhayangkara sebagai sarana evaluasi dan refleksi internal bagi seluruh anggota kepolisian. Sekaligus menjadi titik penting untuk menilai kinerja, memperbaiki kekurangan, serta menyusun strategi ke depan yang lebih efektif dan adaptif terhadap dinamika sosial yang terus berubah. Dengan demikian, peringatan ini tidak hanya bermakna simbolis, tetapi juga strategis dalam membentuk Polri yang lebih presisi dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Panewu Gamping, Suyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” ini menegaskan kepolisian bukanlah institusi yang berdiri di atas masyarakat. Melainkan bagian dari elemen sosial yang hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani. Karenanya, Polisi tidak hanya bertugas menjaga ketertiban dan menegakkan hukum. Namun juga hadir sebagai mitra warga dalam membangun kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera.
Tak kalah penting, pelibatan relawan kebencanaan seperti Tim Reaksi Cepat (TRC) Gamping dalam peringatan ini menjadi bukti bahwa solidaritas sipil dan negara terus dibangun. Mereka berbaris bersama personel Polsek dalam semangat yang sama yaitu pengabdian tanpa batas.
“Kami tidak dibayar, tapi kami ingin membantu masyarakat. Selama ini Polsek Gamping sangat terbuka dan suportif,” ujar Ketua TRC Gamping, H. Deny Hendrawan.
Sementara itu, kehadiran Komandan Koramil 17/Gamping, Mayor Armed Istachori menandakan hubungan antara TNI dan Polri di wilayah Gamping selama ini telah terjalin sangat baik, saling mendukung dan bersinergi dalam berbagai kegiatan. Mulai dari pengamanan, kegiatan sosial, hingga tanggap bencana.
“Kebersamaan ini harus terus kita rawat demi menjaga persatuan dan menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat. TNI siap menjadi mitra dan saudara bagi Polri, demi tegaknya NKRI yang kita cintai Bersama,” pungkasnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Gamping)



