Hadiri Launching Layanan Elektronik Kantor Pertanahan, Bupati Sleman Dukung Transformasi Digital Bagi Pelayanan Masyarakat

Sleman – Bupati Sleman Harda Kiswaya menghadiri peluncuran Layanan Peralihan Hak Tanah Elektronik yang merupakan inovasi Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman, Jumat (15/8).

Berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Sleman, peluncuran inovasi ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kepala Kantor Pertanahan Sleman Imam Nawawi, dan Kepala Kantor Wilayah BPN DIY Dony Erwan Brilianto.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Pertanahan Sleman Imam Nawawi mengatakan bahwa peluncuran inovasi ini merupakan bentuk komitmen Kantor Pertanahan dalam meningkatkan pelayanan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman.

“Ini (inovasi) merupakan komitmen memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan layanan peralihan hak tanah elektronik ini memungkinkan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk mengakses layanan dengan mudah tanpa perlu datang langsung ke Kantor Pertanahan Sleman.

“(Layanan) bisa diakses secara online dan PPAT bisa menindaklanjuti berkoordinasi dengan petugas loket. Layanan ini bisa diakses mulai hari ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyambut baik adanya inovasi yang diluncurkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman. Menurutnya, pengembangan pelayanan yang dilakukan Kantor Pertanahan ini selaras dengan semangat Pemkab yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Tentu Pemkab Sleman mendukung adanya transformasi digital dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat. Ini selaras dengan upaya kami di Pemkab Sleman yang berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan untuk masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Harda juga mendorong sinergi yang baik antara Pemkab Sleman dengan Kantor Pertanahan Sleman agar dapat berjalan beriringan dengan tujuan yang sama sehingga, manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak ragu memberikan masukan kepada Pemkab Sleman terkait kinerja dan pelayanannya, agar menjadi evaluasi dalam meningkatkan kinerja dan layanan.




Ambarketawang Gelar Pentas Seni Budaya Lintas Agama, Perkuat Cinta Kasih dan Ikatan Persaudaraan

Sleman – Pentas seni budaya lintas agama diselenggarakan di Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, pada Kamis (14/8/2025), di halaman Gereja Santa Maria Assumpta Gamping.

Gelaran ini berlangsung bertepatan dengan Hari Paroki, dalam rangka Ulang Tahun ke-64 Gereja Gamping. Sejumlah seni budaya seperti tari golek ayun-ayun, hadroh, puja bakti bahasa Jawa, tari pendet, dan slawatan, ikut dipentaskan dalam acara tersebut.

Pertunjukan ini dihadiri oleh Lurah Ambarketawang, Sumaryanto, Babinsa dan Babinkamtibmas, Pastur Paroki Gereja Gamping, tokoh umat Islam Ambarketawang, Pendeta Kristen Jawa /GKJ, pemuka umat Hindu, dan pemuka umat Budha.

Pastor Paroki Gereja Gamping, Romo Gregorius Sulistiyanto Pr, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya ikatan persaudaraan yang harmonis antar umat beragama di Gamping.

“Saya mendorong untuk aktif berdialog dan bersinergi dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Saling membantu di berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.

“Khususnya berkolaborasi yang sudah baik dalam pelestarian seni budaya, dengan beberapa kali pentas bersama. Lanjutkan para kaum muda lintas agama untuk senantiasa bekerja sama mengembangkan aneka ragam seni-seni yang dimiliki para umat,” sambung Romo Gregorius.

Selanjutnya, Lurah Ambarketawang, Sumaryanto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para tokoh dan pemuka umat lima agama, yang sudah merawat serta menjaga dan membangun rasa kebersamaan, memupuk ikatan persaudaraan di antara umat.

“Kita harapkan, rasa gotong royong yang sudah terbentuk, yang sudah kita rasakan bersama, tetap dijaga dengan mengutamakan cinta kasih serta guyub rukun,” kata Sumaryanto.

“Kami mendukung sepenuhnya event-event lintas agama, dengan menyediakan tempat, aula, gedung dan sarana dikomplek kantor kalurahan, untuk kegiatan positif, untuk dipakai dan dimanfaatkan warga Ambarketawang,” tandasnya. (Djoko PS / KIM ParartaGuna Gamping)




Kalurahan Lumbungrejo Gelar Kelas Balita untuk Tingkatkan Pengetahuan Orang Tua

Sleman – Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat dan peduli tumbuh kembang anak, Kalurahan Lumbungrejo mengadakan kelas balita melalui program Desa Siaga Kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengasuh serta menjaga kesehatan balita. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai II Kalurahan Lumbungrejo pada, Jumat (15/8/2025).

Bidan Desa Kalurahan Lumbungrejo, Murviana Anisa Putri menegaskan penting diadakannya kelas balita.

“Melalui kelas balita, orang tua dibekali wawasan tentang berbagai aspek penting, seperti perawatan bayi baru lahir, pemberian ASI, MPASI, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, imunisasi, pemberian vitamin A, kesehatan gigi, hingga pola asuh yang tepat. Dengan bekal pengetahuan ini, diharapkan orang tua dapat mengasuh bayi dan balitanya secara optimal,” tegas Anisa.

Pada pertemuan kali ini, disampaikan dua materi penting. Materi pertama tentang gizi seimbang untuk balita yang dibawakan oleh Diyah Christiyani. Materi ini mengupas prinsip gizi seimbang, yaitu menyeimbangkan zat gizi yang keluar dan yang masuk dengan memantau berat badan secara teratur. Orang tua diharapkan memahami pentingnya pemenuhan gizi agar tumbuh kembang anak berjalan baik.

Materi kedua mengenai pemantauan perkembangan yang disampaikan oleh Murviana Anisa Putri. Materi ini menekankan pentingnya pemeriksaan perkembangan anak menggunakan ceklist pada buku KIA, kemampuan mendeteksi dini, serta menstimulasi perkembangan apabila ada keterlambatan pada beberapa poin perkembangan.

Kamituwa Lumbungrejo, Suwanto menerangkan kegiatan kelas balita ini dilakukan tiga kali dalam setahun.

“Kelas balita ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Kalurahan Nomor 4 Tahun 2024 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kalurahan T.A. 2024 pada program Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan. Sesuai ketentuan, kegiatan ini akan dilakukan tiga kali dalam setahun,” ujar Suwanto.

Dengan adanya kelas balita, diharapkan orang tua di Kalurahan Lumbungrejo semakin terampil, peduli, dan siap mendampingi tumbuh kembang anak menuju generasi yang sehat dan cerdas. (Aiss KIM Ceria Lumbungrejo Tempel)




Sleman Sabet Juara 1 Lomba Cerdas Cermat Wawasan Kebangsaan IPARI DIY

Sleman – Kabupaten Sleman berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih juara 1 dalam Lomba Cerdas Cermat Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama. Lomba ini diselenggarakan oleh Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (IPARI DIY) bersama Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Penais Zawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, di Cavinton Jogja, Rabu (13/8/2025).

Kemenangan ini menjadi bukti nyata semangat kebangsaan yang kuat di kalangan masyarakat Sleman. Selama perlombaan, perwakilan Sleman berhasil menunjukkan pemahaman mendalam tentang Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama. Mereka bersaing sengit melawan perwakilan dari empat kabupaten/kota lain di DIY dalam babak final yang menegangkan.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Nurhuda menuturkan lomba cerdas cermat ini menjadi upaya mengokohkan semangat berbangsa dan bernegara.

“Cerdas cermat ini menjadi bagian dari upaya mengokohkan semangat berbangsa, sekaligus menjadi wahana peningkatan persatuan dan kesatuan antarumat beragama,” ujarnya.

Lomba yang diikuti oleh 171 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari jamaah majelis taklim hingga jemaat gereja, bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan antarumat beragama di DIY. Pada akhirnya, Sleman berhasil mengungguli para pesaingnya dan keluar sebagai juara pertama.

Sebagai pemenang, Sleman berhak membawa pulang hadiah uang pembinaan sebesar Rp1 juta. Sementara itu, Kabupaten Gunungkidul menempati posisi kedua dan Kabupaten Kulon Progo di posisi ketiga. Juara harapan 1 dan 2 diraih oleh Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta. (Saviera Ajeng / Kim Ngaglik)




Peringati HAN dan Sambut HUT ke-80 RI, PAUD Gugus 17 Condongcatur Gelar Senam dan Mendongeng

Sleman – Keceriaan dan tawa riang mewarnai halaman SPS Tunas Melati Soropadan Condongcatur saat Gugus PAUD 17 menggelar dalam acara Gebyar PAUD, Jumat (15/8/2025).Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) pada Juli lalu sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.

Acara diikuti lembaga PAUD formal dan nonformal di Gugus 17, antara lain TK Al Furqon, TK Tumus Asih, TK ABA Pringwulung, KB Bim Bim Cha, SPS Tunas Melati Soropadan, dan SPS Tunas Bangsa Pringwulung dan dihadiri Lurah Condongcatur beserta Ibu PAUD Kalurahan Condongcatur serta Carik Condongcatur.

Kegiatan dibuka dengan senam bersama yang penuh semangat. Dilanjutkan dengan dongeng asyik oleh Kak Pandu selaku pendongeng Juara 1 Lomba Dongeng tingkat Dinas Kebudayaan pekan lalu. Ia membawakan dongeng bertema perjuangan kemerdekaan. Pesan yang terkandung ialah keberanian dan tanggung jawab. Anak-anak pun terlihat antusias mengikuti setiap cerita yang dibawakan dengan penuh ekspresi.

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji dalam sambutanya mengapresiasi dan senang dengan digelarnya kegiatan ini. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu guru yang telah mempersiapkan acara ini dengan penuh dedikasi.

“Acara ini bukan hanya tentang bergerak dan bersenang-senang, tetapi juga tentang membangun kreativitas dan imajinasi anak-anak melalui dongeng yang mendidik dan menghibur. Mari kita mulai acara ini dengan semangat dan gembira,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu PAUD Condongcatur, Dewi Nur Laila yang akrab disapa Bunda Ela memberi semangat kepada anak-anak yang mengikuti acara ini.

 “Saya berharap sebagai Ibu PAUD agar anak-anak dapat mengikuti kegiatan dengan tertib, menjadi lebih berani, menjalin silaturahmi, dan tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, ceria, serta berakhlak mulia. Semoga PAUD semakin maju dan memberi manfaat bagi kemajuan bangsa,” pesan Bunda Ela

Acara ditutup dengan pembagian door prize yang membuat suasana semakin meriah. Kegiatan berlangsung lancar, penuh tawa, dan meninggalkan kenangan indah bagi para peserta (Wasana /KIM Depok)