Mahasiswa KKN UPY Lepas Labi-Labi untuk Rawat Ekosistem Sungai Sukunan

Sleman – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) Kelompok 7 bersama Komunitas Kekandhangan Banyuraden melepasliarkan labi-labi (Amyda cartilaginea) ke perairan Sungai Sukunan, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (23/8/2025). Aksi ini merupakan upaya nyata dalam merawat dan memulihkan ekosistem sungai yang semakin terancam akibat aktivitas manusia.

Sungai Sukunan memiliki peran vital sebagai sumber irigasi, air rumah tangga, dan ruang interaksi warga. Namun, pencemaran dan penurunan keanekaragaman hayati menjadi tantangan serius. Pelepasliaran labi-labi diharapkan dapat mengembalikan keseimbangan ekosistem, mengingat reptil air tawar ini berperan penting dalam mengontrol populasi organisme kecil dan menjaga kualitas air.

Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga sungai sebagai sumber kehidupan dan habitat beragam makhluk hidup.

“Merawat sungai berarti merawat masa depan kita sendiri,” ujar Afrida, salah satu mahasiswa KKN UPY.

Adnan Iman Nurtjahjo, Sekretaris Komunitas Kekandhangan Banyuraden, menekankan bahwa kolaborasi dengan mahasiswa KKN UPY memperkuat gerakan lingkungan berbasis kearifan lokal.

“Kami aktif mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, melakukan penghijauan bantaran sungai, dan menghidupkan tradisi gotong royong,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pelepasliaran labi-labi memiliki makna simbolis sebagai bentuk harmoni antara manusia dan alam. Masyarakat setempat menyambut positif inisiatif ini, dengan antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi warga berbagai usia.

Langkah sederhana ini diharapkan dapat menginspirasi aksi konservasi lain di tengah tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Upaya pelestarian sungai tidak hanya membutuhkan program besar, tetapi juga konsistensi dalam aksi kecil yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. (Adnan Nurtjahjo | KIM Pararta Guna Gamping)




Hadiri Grand Launching RS UAD, Bupati Sleman Dukung Pengembangan Layanan Kesehatan

Sleman – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menghadiri acara grand launching Rumah Sakit Universitas Ahmad Dahlan (RS UAD) yang berlangsung pada Sabtu (23/8/2025) di kawasan Ngemplak, Sleman. Peluncuran secara simbolis dilakukan oleh Bupati Sleman, Direktur RS UAD, jajaran Rektorat UAD, serta pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Bupati Sleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UAD yang telah memilih Kabupaten Sleman sebagai lokasi operasional rumah sakit tersebut. Harda menegaskan bahwa kehadiran RS UAD akan memperkuat dan melengkapi sarana prasarana kesehatan di wilayahnya.

“Keberadaan RS UAD sangat membantu dalam melengkapi fasilitas kesehatan Pemerintah Kabupaten Sleman. Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami bahwa Sleman dipilih sebagai lokasi rumah sakit ini,” ujarnya.

Harda juga menyampaikan harapannya agar RS UAD dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi civitas akademika UAD, tetapi juga bagi masyarakat umum.

Direktur RS UAD, Mu’allim Hawari, menyatakan bahwa grand launching ini menandai era baru dengan semangat kebangkitan, perkembangan, dan kemajuan. “RS UAD bercita-cita untuk terus maju melalui pertumbuhan dan inovasi dalam layanan kesehatan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa RS UAD telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Pada tahun 2025 ini, rumah sakit tersebut dinyatakan valid sebagai penyelenggara JKN KRIS 100 persen oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dan BPJS Kantor Cabang Sleman. Pencapaian ini menunjukkan bahwa RS UAD telah memenuhi 12 kriteria Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), termasuk renovasi ruang rawat inap dan kelengkapan peralatan kesehatan.

Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen RS UAD dalam memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).




Jadi Pembina di Apel Besar Hari Pramuka ke-64, Bupati Harap Pramuka Sleman Jadi Inspirasi dan Teladan

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-64 tahun 2025, Kwartir Cabang (Kwarcab) Sleman menggelar Apel Besar pada Sabtu (23/8) pagi di Lapangan Kalurahan Harjobinangun, Kapanewon Pakem. Bupati Sleman yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Sleman, Harda Kiswaya, bertindak sebagai pembina apel.

Dalam pidatonya, Harda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Pramuka Kabupaten Sleman serta semua pihak yang telah mendukung kegiatan gerakan ini. Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka telah terbukti menjadi wadah yang mempersatukan anak-anak dan pemuda dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya.

“Gerakan Pramuka mendidik peserta didik menjadi insan yang beriman, berkarakter, disiplin, kreatif, tangguh, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Keberadaan Pramuka di tengah masyarakat merupakan sarana pendidikan dan perekat generasi muda dalam membangun keutuhan NKRI,” ujarnya.

Harda juga mengajak seluruh jajaran Pramuka Kabupaten Sleman untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan di semua tingkatan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga harus membentuk kepribadian yang tangguh, menjunjung tinggi moralitas, serta peduli terhadap lingkungan dan sesama.

“Saya berharap semangat ini terus dijaga. Pramuka harus hadir di tengah masyarakat, menjadi teladan, dan menginspirasi lingkungan sekitarnya,” tambahnya.

Apel Besar Kwarcab Sleman ini diikuti oleh sekitar peserta yang terdiri dari siswa sekolah dasar dan menengah se-Kapanewon Pakem, serta 200 tamu undangan. Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman beserta jajaran juga memberikan sejumlah penghargaan, termasuk Tanda Penghargaan Darma Bakti, Tanda Penghargaan Pancawarsa, dan Tanda Kecakapan Pramuka Garuda.

Acara ditutup dengan pengumuman hasil lomba dan pembagian hadiah untuk penilaian Kwartir Ranting Tergiat, Evaluasi Dewan Kerja Ranting, Lomba Gugus Depan Berprestasi, serta Lomba Pembina Berprestasi.




SD Muhammadiyah Banyuraden Gelar Pengajian Parenting Islami bagi Wali Murid

Sleman – SD Muhammadiyah Banyuraden, Gamping, Sleman, menggelar Pengajian Wali Murid bertajuk Parenting Islami pada Sabtu (23/8/2025). Kegiatan perdana di tahun ajaran 2025/2026 ini dihadiri seluruh wali murid dari kelas 1 hingga kelas 6.

Kepala SD Muhammadiyah Banyuraden, Maria Ulfa, menyatakan bahwa pengajian wali murid merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap dua bulan sekali, dengan penyelenggaraan secara bergiliran oleh paguyuban kelas. Pada kesempatan ini, kegiatan dipandu oleh paguyuban kelas 5.

“Pengajian wali murid diharapkan tidak hanya menjadi ruang thalabul ‘ilmi atau menuntut ilmu bersama, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwali murid maupun antara wali dengan guru. Dengan begitu, komunikasi dapat terjalin baik dan informasi sekolah tersampaikan secara utuh kepada seluruh wali murid,” jelasnya.

Sebagai penceramah, Anggota Majelis Pendidikan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PWM DIY, Niko Agung Kuncoro, menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pendidikan seksual Islami kepada anak sejak dini.

Menurutnya, edukasi seksual berbasis nilai Islami akan membantu anak mengenal dan menghargai dirinya, menjaga kehormatan tubuhnya, serta tumbuh sesuai dengan fitrah jenis kelaminnya, baik laki-laki maupun perempuan.

“Dengan edukasi seksual yang tepat, anak akan terlindungi dari pergaulan bebas dan perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depannya,” tegasnya.

Kegiatan pengajian wali murid di SD Muhammadiyah Banyuraden menjadi wujud komitmen sekolah dalam membangun sinergi yang erat antara pendidikan di sekolah dan peran pengasuhan di keluarga. Melalui tema Parenting Islami, sekolah berharap tercipta keselarasan pola asuh berbasis nilai keislaman sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. (Athiful/KIM Depok)




SMP Muhammadiyah 1 Prambanan Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat bersama MDMC

Sleman – SMP Muhammadiyah 1 Prambanan Sleman bekerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah serta Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Jumat (22/8/2025).

Kegiatan ini diikuti tim Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) serta sejumlah siswa kelas VII dan VIII yang secara khusus dilatih untuk memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Prambanan, Daswati Rofiatun Sahifah, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian penting dari upaya sekolah dalam membekali siswa dengan keterampilan dasar menghadapi kondisi darurat.

“Kami ingin anak-anak terbiasa sigap, cepat, tepat, dan bertanggung jawab saat menghadapi keadaan gawat darurat. Dengan keterampilan ini, mereka tidak hanya bisa membantu diri sendiri, tetapi juga orang lain di sekitarnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Daswati menekankan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian dan kesiapsiagaan warga sekolah, sekaligus memperkuat sistem penanganan kebencanaan di lingkungan pendidikan.

“Kami ingin seluruh siswa mampu menjadi teman yang menjadi penolong atau PMR bagi sesamanya. Sekolah juga perlu memiliki sistem manajemen darurat yang terstruktur, sebagaimana telah diarahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman,” tambahnya.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret SMP Muhammadiyah 1 Prambanan dalam mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Program SPAB menekankan tiga pilar utama, yakni fasilitas sekolah yang aman, kemampuan manajemen bencana, serta pendidikan pencegahan bencana.

Dengan pendampingan MDMC yang juga berperan sebagai Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sekolah menargetkan untuk segera memiliki peta risiko bencana yang terukur serta melaksanakan simulasi bencana secara berkala.

“Upaya ini diharapkan tidak hanya memperkuat budaya tanggap darurat di kalangan siswa, tetapi juga menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang aman, peduli, dan resilien terhadap berbagai potensi bencana,” pungkasnya. (Athiful/KIM Depok)