91 Mahasiswa KKN UPY Selesaikan Pengabdian di Banyuraden, Tinggalkan Beragam Program Berkelanjutan

Sleman – Sebanyak 91 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) Angkatan 40 resmi mengakhiri masa pengabdiannya di Kalurahan Banyuraden, Sleman, pada Senin (1/9/2025). Penarikan mahasiswa ditandai dengan acara pelepasan di Ruang Rapat Banyuraden yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Selama lebih dari sebulan, sejak 29 Juli hingga 1 September 2025, para mahasiswa tersebut telah melaksanakan berbagai program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Beberapa program unggulan yang diinisiasi meliputi pendampingan digitalisasi pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), edukasi pengelolaan sampah rumah tangga, kegiatan literasi lingkungan untuk anak-anak, serta penyuluhan kesehatan berbasis lingkungan.
Ketua KKN Angkatan 40 UPY, Bintang Wicaksono, ., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat para mahasiswa. Ia menegaskan bahwa program KKN bukan hanya memenuhi kewajiban akademik, melainkan juga menjadi media pembelajaran nyata tentang kehidupan sosial dan kolaborasi dengan masyarakat.
“Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat menuntut kemampuan untuk mendengarkan, memahami, dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai permasalahan yang ada,” ujar Bintang.
Ia juga berharap agar pengalaman lapangan ini dapat menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter serta berkontribusi lebih luas di masyarakat. Selain itu, program-program yang telah dirintis diharapkan dapat berlanjut bahkan setelah mahasiswa kembali ke kampus.
Lurah Banyuraden, Sudarisman, menyampaikan terima kasih atas kontribusi nyata yang telah diberikan para mahasiswa. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN UPY telah membawa semangat dan dinamika baru bagi warga.
“Program-program yang telah dirintis sangat bermanfaat dan diharapkan dapat dilanjutkan oleh warga sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas,” ungkap Sudarisman.
Para mahasiswa mengaku mendapat banyak pelajaran berharga selama menjalani KKN, termasuk dalam hal berkomunikasi dengan masyarakat, mengelola kegiatan, serta memahami budaya lokal. Pengalaman tersebut diakui sebagai bekal penting yang tidak diperoleh di dalam ruang kuliah.
Penarikan mahasiswa KKN UPY ini sekaligus mempertegas pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat. UPY melalui program pengabdiannya telah menciptakan ruang kolaborasi yang produktif dan memperkuat ikatan emosional antara mahasiswa dengan masyarakat. (Adnan Nurtjahjo | KIM Pararta Guna Gamping)



