Panen Raya Cabai dan Semangka di Sleman, Manfaatkan Dana Keistimewaan DIY

Sleman – Masyarakat Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman, menggelar panen raya cabai dan semangka di area persawahan Cangkring Malang pada Kamis (9/10). Kegiatan ini merupakan hasil nyata dari pemanfaatan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Dana Keistimewaan (Danais) DIY.

Acara panen dihadiri oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, bersama Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho, serta puluhan petani penerima manfaat.

Aris Eko Nugroho menjelaskan bahwa BKK Danais ini bertujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat miskin, melalui pemberdayaan dan pemanfaatan tanah kas kalurahan.

“Di Kabupaten Sleman ada 15 kalurahan yang mendapat BKK untuk pertanahan. Program ini adalah bagian dari arahan Gubernur DIY terkait konsep Lumbung Mataraman,” jelas Aris. Ia menambahkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa tanah kalurahan diharapkan semakin memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan.

Wakil Bupati Danang Maharsa menyampaikan terima kasih kepada Pemda DIY atas dukungan kepada Kalurahan Banyurejo. Menurutnya, program ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan kepada petani, khususnya mereka yang termasuk kurang mampu.

“Semoga ini dapat memberikan semangat kepada petani untuk terus memberdayakan lahan pertaniannya, serta dapat meningkatkan perekonomian para petani,” kata Danang.

Lurah Banyurejo, Saparjo, merinci bahwa kalurahannya menerima bantuan sebesar Rp 122 juta. Program penanaman dimulai pada Juni 2025 di lahan seluas 1,5 hektar dengan melibatkan 20 petani, di mana 16 di antaranya adalah petani miskin yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Yang kita tanam adalah cabai rawit dan cabai keriting. Kita juga melakukan tumpang sari dengan semangka,” terang Saparjo.

Ia menambahkan, hasil panen cabai dan semangka yang sudah dilakukan pada Agustus dan September lalu telah menghasilkan pemasukan sebesar Rp 77 juta. Angka ini diharapkan terus meningkat ke depannya, memberikan dampak signifikan bagi perekonomian masyarakat.




Akselerasi Pembangunan Desa, Wakil Bupati Sleman Buka TMMD Tahap IV di Seyegan

Sleman – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 resmi dimulai. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kodim 0732/Sleman ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, pada Rabu (8/10), dalam sebuah upacara di Stadion Tentara Genie Pelajar (TGP) Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan.

TMMD ini diselenggarakan dalam rangka membantu percepatan pembangunan daerah melalui kolaborasi dan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.

Danang Maharsa menekankan pentingnya menjaga hasil dari program ini untuk jangka panjang.

“Harapan saya, infrastruktur yang telah dibangun ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga dapat mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah Margoluwih ini,” tegas Danang.

Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf Yusuf Prasetyo, menjelaskan bahwa TMMD kali ini fokus pada pembangunan fisik dan non-fisik. Sasaran fisik meliputi pembangunan talud jalan, pemulihan badan jalan, pembuatan jembatan, dan gorong-gorong.

Sementara itu, sasaran non-fisik berorientasi pada edukasi dan pencegahan masalah sosial, termasuk penyuluhan wawasan kebangsaan, Kamtibmas, narkoba, judi online (judol), dan kejahatan anak. Dandim juga menyoroti fokus pada penyuluhan pencegahan stunting dengan mengoptimalkan peran Posyandu dan Pos Bindu penyakit tidak menular.

“Waktu pelaksanaan selama 30 hari mulai 8 Oktober sampai dengan 6 November 2025. Untuk pelaksanaannya kita kerahkan satu Satuan Setingkat Peleton (SST) TNI dibantu oleh masyarakat Kalurahan Margoluwih Seyegan,” jelas Letkol Yusuf Prasetyo.

Program ini menghabiskan total anggaran sebesar Rp 525 juta, yang bersumber dari APBD DIY sebesar Rp 75 juta dan APBD Kabupaten Sleman sebesar Rp 450 juta.




Peringati HUT ke-80 TNI, Koramil 04/Tempel Gelar Syukuran dan Upacara Kenaikan Pangkat

Sleman – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Koramil 04/Tempel Kodim 0732/Sleman menggelar upacara dan syukuran di GOR Kalurahan Lumbungrejo, pada Kamis (9/10/2025).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan upacara kenaikan pangkat bagi Danramil dan dua anggota Babinsa yang berdinas di wilayah Kapanewon Tempel.

Acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan ini, dihadiri oleh Forkopimkapanewon Tempel, Lurah se-Kapanewon Tempel, perwakilan Polsek Tempel, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, dan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Tempel.

Dalam kesempatan ini, Danramil 04/Tempel, Lettu Inf Edy Widodo resmi naik pangkat menjadi Kapten Inf Edy Widodo.

Selain itu, dua anggota Babinsa juga menerima kenaikan pangkat atas dedikasi dan pengabdian mereka kepada bangsa dan masyarakat.

Adapun daftar anggota yang mendapat kenaikan pangkat yaitu Serka Aris Budianto, naik pangkat menjadi Serma (Sersan Mayor), dan Serda Hery Setyantoro naik pangkat menjadi Sertu (Sersan Satu).

Dalam sambutannya, Danramil 04/Tempel, Kapten Inf Edy Widodo menyampaikan rasa syukur atas anugerah yang diterima. Ia bahkan menegaskan komitmen untuk terus berbakti kepada masyarakat.

“Kenaikan pangkat ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang lebih besar. Kami akan terus berupaya menjaga semangat juang, disiplin, dan loyalitas dalam setiap tugas. TNI akan selalu hadir untuk rakyat dan bersama rakyat,” ujarnya disambut tepuk tangan para hadirin.

Panewu Tempel, Dakiri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran TNI yang selalu bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketertiban wilayah.

“Kami menyampaikan selamat kepada Danramil dan anggota yang naik pangkat. Kenaikan ini tentu menjadi motivasi baru untuk terus memperkuat kerja sama dan sinergi lintas sektor demi kemajuan dan keamanan wilayah Tempel,” ungkapnya.

Sebagai bentuk rasa syukur, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Kapten Edy Widodo yang kemudian diserahkan kepada Babinsa termuda sebagai simbol estafet semangat pengabdian.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh prajurit TNI serta masyarakat Tempel. Suasana penuh kebersamaan tampak dari seluruh peserta yang menikmati hidangan sederhana sambil diiringi lagu-lagu perjuangan yang menambah semangat nasionalisme.

Melalui momentum HUT TNI ini, Kapten Edy Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga persatuan dan ketahanan wilayah.

“Kami kuat karena rakyat. TNI akan selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai bidang, baik pertahanan, sosial, maupun kemanusiaan. Mari bersama-sama menjaga Tempel agar selalu aman, tenteram, dan berdaya saing,” pesannya.

Kegiatan berakhir dengan foto bersama dan suasana penuh keakraban, menandai semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat Tempel yang terus terjalin erat. (SBD-KIM Tempel)




Sportivitas, Kejujuran dan Keyakinan Jadi Motivasi bagi Atlet Sleman Meraih Juara di PKM DIY

Sleman – Meski sudah meraih juara pertama tingkat Kabupaten Sleman, para atlet jangan cepat puas diri, dan tidak sombong.  Kemampuan yang dimiliki dan prestasi yang diraih harus dioptimalkan dan siswa harus tetap tawadhu’. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Kementerian Agama Sleman, Nadhif saat memberi pembekalan kepada 150-an perwakilan atlet yang akan berlaga di Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) DIY.

“Sebagai duta Sleman, saya berpesan jaga nama baik Sleman. Sleman yang harmomis, banyak orang pintar, suka membantu, suka memberi atau Loma, tunjukkan.  Apapun lombanya junjung tinggi sportifitas dan kejujuran,” pesan Nadhif di aula setempat, Kamis (9/10/2025).  

Nadhif menegaskan prestasi yang diraih adalah prestasi yang benar-benar dilandasi kejujuran dan sportifitas.  Di manapun berada, kejujuran dan sportifitas harus selalu dijunjung tinggi. 

“Semoga banyak prestasi diraih, dari Sleman untuk Indonesia, dan dari Sleman untuk dunia,” tegasnya.

Para atlet juga mendapat bekal motivasi dari motivator nasional, Nur Wahyudin Al-Azis yang tampil enerjik penuh semangat. Azis mengajak para atlet berjuang gigih dalam menghadapi atlet-atlet terbaik dari kabupaten lain. 

“Jadilah pejuang-pejuang yang luar biasa, percaya diri, penuh semangat kejuangan, serta keyakinan.  Ingat Allah itu berada dalam persangkaan hambanya,” papar Azis yang menyampaikan materi Dahsyatnya Keyakinan.  

Ia menekankan bahwa keyakinan memiliki peran penting untuk meraih sesuatu yang diinginkan. Jika yakin menang maka ia akan menang, jika yakin kalah maka akan kalah. 

“Jangan memiliki rasa takut untuk bertanding. Rasa takut bertanding sama dengan 50% kalah. Bertandinglah all out, habis-habisan untuk meraih kemenangan sejati,” tegasnya. 

Azis menambahkan ada beberapa poin yang harus diperhatikan oleh para atlet. Pertama tetapkan target yang jelas. Kedua keyakinan, dan ketiga fokus saat latihan maupun saat bertanding.  

“Mantapkan diri bersama tim dengan sebaik-baiknya. Keempat, memiliki strategi mencapai tujuan yang telah ditargetkan, serta benar-benar melakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dan jangan sampai salah strategi,” ujarnya.

“Jadilah mental juara yang tidak mudah digoyahkan oleh supporters.  Ingat mereka bukan pemain, tatapi mereka hanya penonton,” imbuhnya.

Dengan diberikannya motivasi ini, diharapkan para atlet akan tampil maksimal dengan hasil dan raihan optimal.  (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Komisi IV DPR RI Tinjau Pelaksanaan MBG di Sleman

Sleman – Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto meninjau secara langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Depok, Sleman, pada Kamis (9/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Komisi IV DPR RI untuk memastikan implementasi program nasional MBG berjalan optimal, higienis, dan tepat sasaran dalam mendukung peningkatan gizi serta kualitas pendidikan peserta didik.

Dalam kunjungan tersebut, Siti Hediati Soeharto yang akrab disapa Titik Soeharto, didampingi oleh Anggota DPRD DIY, Muhammad Lisman Pujakusuma dan Anton Prabu Semendawai, Anggota DPRD Sleman, Muhammad Arif Priyosusanto, Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setianto Erning Wibowo, Panewu Depok, Djoko Muljanto, serta SMP Negeri 1 Depok, Lilik Supomo.

Titik mengingatkan pentingnya menjaga higienitas dan ketertiban dalam proses pengolahan dan pendistribusian makanan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia menegaskan bahwa setiap menu harus disiapkan secara seimbang, memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, dan dipastikan layak konsumsi.

“Program MBG merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pendidikan dan kesejahteraan siswa. Karena itu, pengelolaan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan memperhatikan standar kebersihan,” ujarnya.

Titik menambahkan, MBG tidak hanya berperan meningkatkan asupan gizi peserta didik, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menekan angka stunting, mendukung konsentrasi belajar, serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan produktif.

“Kami berharap program ini terus berlanjut dan cakupannya diperluas agar seluruh siswa di berbagai daerah dapat merasakan manfaatnya secara berkesinambungan,” tambahnya.

Sementara Panewu Depok, Djoko Muljanto menjelaskan bahwa saat ini di wilayah Kapanewon Depok telah beroperasi 10 dari 13 SPPG yang direncanakan.

“Program MBG di Kapanewon Depok sudah menyasar sekitar 30 penerima manfaat, dan akan terus kami kembangkan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pihaknya terus memperkuat koordinasi lintas sektor dengan TNI, Polri, dan dinas terkait untuk memastikan pengawasan langsung di lapangan berjalan optimal.

“Kami ingin memastikan seluruh dapur penyelenggara program memenuhi standar keamanan pangan. Kualitas makanan harus terjaga, aman dikonsumsi, dan benar-benar memberikan manfaat gizi bagi para siswa,” tegasnya.

Djoko menegaskan, bahwa kunjungan Ketua Komisi IV DPR RI ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara DPR RI, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan dalam mendukung pelaksanaan program prioritas nasional di bidang gizi dan pendidikan.

“Tentu kami berharap, program MBG dapat berjalan semakin baik, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)