Badan Kesbangpol Kabupaten Belitung Kunjungi Pasar Bela Negara Sleman

Sleman – Pasar Bela Negara yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman pada Jumat (10/10/2025) mendapat kunjungan istimewa dari Badan Kesbangpol Kabupaten Belitung. Rombongan dari Belitung hadir dalam formasi lengkap, terdiri dari Kepala Badan, Sekretaris, serta para Kepala Bidang dan pejabat terkait.
Kunjungan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman dan inspirasi dalam upaya menumbuhkan semangat nasionalisme di masyarakat melalui kegiatan ekonomi kerakyatan. Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Belitung, Robert Harison, dalam sesi talk show yang dipandu oleh Bobby Tinampi dan Lina Syafira, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap Kabupaten Sleman.
“Di Sleman ini istimewa sekali, satu-satunya kabupaten di Indonesia yang memiliki banyak perguruan tinggi dengan kualitas yang sudah mendunia. Dari situlah indeks pembangunan manusianya meningkat. Kami datang ke sini untuk belajar dan menimba pengalaman,” ujar Robert Harison.
Rombongan dari Belitung juga mengaku terkesan dengan konsep Pasar Bela Negara yang memadukan kegiatan ekonomi, budaya, dan edukasi kebangsaan. Mereka disuguhi beragam kuliner tradisional lokal yang sebagian besar belum pernah mereka temui sebelumnya.
“Ini luar biasa. Jarang sekali kami menemukan pasar seperti ini, di mana pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan pelaku usaha dan produsen lokal,” imbuh salah satu pejabat dari Kesbangpol Belitung.
Sementara itu, Kader Bela Negara dari Kesbangpol Sleman, Sunardi menjelaskan bahwa Pasar Bela Negara tidak sekadar menjadi ruang transaksi jual beli, melainkan juga sarana pembinaan nilai-nilai kebangsaan.
“Melalui Pasar Bela Negara ini, kami ingin menumbuhkan cinta tanah air dengan mencintai produk lokal. Ini menjadi media sosialisasi bela negara secara nyata,” terang Sunardi.
Ia menambahkan, nilai-nilai bela negara tidak hanya mencakup kesiapan fisik, tetapi juga semangat setia kepada bangsa dan negara, menjunjung ideologi Pancasila, serta rela berkorban demi kepentingan nasional.
Ke depan, Kesbangpol Sleman berencana mengembangkan kegiatan outbound Bela Negara yang melibatkan pelajar, sekaligus memperkenalkan baris-berbaris (PBB) sebagai bagian dari pembentukan karakter nasionalis dan patriotis.
“Setelah kami mengikuti diklat Bela Negara di Kementerian Pertahanan RI, kami ingin menghadirkan aksi nyata di tengah masyarakat. Pasar Bela Negara ini adalah salah satu bentuk aktualisasi dari semangat itu,” tutup Sunardi.
Kesuksesan penyelenggaraan Pasar Bela Negara ini juga tak lepas dari dukungan Carya Budhi Chantya, lembaga yang selama ini menjadi mitra aktif dan konsisten membantu pelaksanaan kegiatan. Melalui kolaborasi ini, Kesbangpol Sleman mampu menghadirkan program yang tidak hanya edukatif dan inspiratif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan Pasar Bela Negara kini menjadi salah satu inovasi unggulan Kesbangpol Sleman dalam menginternalisasikan nilai-nilai bela negara secara kreatif dan membumi di tengah kehidupan sosial warga. (Andy Ahmad – KIM DSN NGAGLIK)



