TP PKK Wukirsari Gelar Lomba Masak Olahan Talas Semarakkan Hari Ibu

Sleman – Memperingati Hari Ibu ke-97, TP PKK Kalurahan Wukirsari menggelar lomba memasak bertajuk “Kuliner Olahan dari Umbi Talas” pada Selasa  (11/11/2025). Kegiatan ini menjadi wadah kreativitas bagi para ibu sekaligus upaya menggali potensi pangan lokal yang sehat dan bergizi.

Acara dibuka oleh Carik Wukirsari, Ruswantoro, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme peserta. “Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya memperingati Hari Ibu secara seremonial, tetapi juga menegaskan peran nyata para ibu dalam menjaga ketahanan pangan keluarga dan memanfaatkan potensi lokal,” ujarnya.

Ketua TP PKK Kalurahan Wukirsari, Martyadonna Senja Rarakunti, menekankan bahwa acara ini merupakan bentuk penghargaan terhadap kontribusi perempuan di masyarakat. “Talas adalah bahan yang sederhana, namun di tangan ibu-ibu kreatif bisa menjadi hidangan istimewa. Harapan kami, kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat inovasi dan kemandirian bagi para ibu,” ungkapnya.

Proses penilaian lomba melibatkan Panewu Cangkringan, Tamsiz Sarwana, dan Fariza Nurlianna dari Puskesmas Cangkringan sebagai juri. Aspek penilaian mencakup cita rasa, tampilan, dan kreativitas penyajian hidangan.

Setelah melalui penilaian ketat, Padukuhan Galagahwero berhasil meraih juara pertama, disusul Padukuhan Ngemplak sebagai juara kedua, dan Padukuhan Duwet sebagai juara ketiga.

Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi kaum perempuan untuk terus berkarya, berdaya, dan berkontribusi positif bagi keluarga serta masyarakat, menjadikan momentum Hari Ibu sebagai pemantik semangat inovasi dan kemandirian. (Lilik/KIM Cangkringan)




Rakorpim Depok Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana Musim Hujan

Sleman – Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Kapanewon Depok membahas langkah antisipasi menghadapi potensi bencana pada musim penghujan. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Kalurahan Maguwoharjo, Selasa (11/11/2025), menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Djoko Muljanto, Panewu Depok, menegaskan perlunya kolaborasi mulai dari perangkat kalurahan, komunitas, pelaku usaha, hingga relawan kebencanaan. “Kami mengimbau masyarakat untuk menghidupkan semangat gotong royong membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan guna mencegah banjir serta penyebaran penyakit,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa upaya mitigasi di tingkat lokal dapat dilakukan dengan langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan, memangkas pohon rawan patah, serta mengaktifkan kelompok masyarakat seperti Kampung Siaga Bencana, Tagana, dan Jaga Warga. “Kesiapsiagaan bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tegas Djoko.

Uun Mardiyanto, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sleman, menyampaikan bahwa Bupati Sleman telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 0480 Tahun 2025 tentang Peringatan Dini Antisipasi Bencana Hidrometeorologi. Edaran tersebut menekankan pentingnya edukasi dan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi banjir, longsor, dan angin kencang.

“Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terutama saat hujan dengan intensitas tinggi lebih dari dua jam. Hindari aktivitas di bantaran sungai dan lereng yang rawan longsor,” imbau Uun.

Ia juga menegaskan pentingnya monitoring berkala terhadap kondisi cuaca melalui situs resmi BMKG, serta memeriksa kesiapan jalur evakuasi, rambu peringatan dini, dan sarana prasarana logistik. “BPBD mendorong masyarakat melakukan upaya mitigasi rutin seperti membersihkan drainase, menanam pohon berakar kuat di daerah rawan longsor, memperkuat tebing, dan memangkas dahan pohon rapuh,” tegasnya.

Dari unsur legislatif, Banudoyo Manggolo, Anggota DPRD Kabupaten Sleman, menekankan pentingnya langkah mitigasi di wilayah perkotaan seperti Kapanewon Depok yang rawan genangan dan pohon tumbang. “Segera laporkan bila ada jalan berlubang atau pohon rawan roboh, terutama di dekat jaringan listrik. Ini sejalan dengan visi misi Bupati Sleman ‘Dalane Alus lan Padhang’ yang menekankan keselamatan dan kenyamanan warga,” ujarnya.

Sementara Muhammad Arif Priyosusanto, Anggota DPRD Sleman lainnya, menambahkan bahwa DPRD akan mempercepat alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk mendukung kesiapsiagaan fisik wilayah serta menggelar pelatihan penanggulangan bencana bersama seluruh kalurahan di Kapanewon Depok.

“Selain kesiapsiagaan infrastruktur, kami juga menyiapkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna mengantisipasi penyakit menular yang kerap muncul saat musim hujan,” jelasnya.

Ia berharap Rakorpim ini menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, khususnya di Kapanewon Depok. “Melalui sinergi bersama, saya yakin Kapanewon Depok dapat menjadi wilayah yang tangguh, responsif, dan siap siaga menghadapi musim penghujan,” tandasnya. (Athiful/KIM Depok)




Gus Lutfi Ajak Perkuat Ukhuwah dalam Pengajian Rutin di Mushola Nurul Ummah Kopen

Sleman – Suasana religius dan penuh kehangatan menyelimuti Pengajian Rutin Selasa Pahing yang digelar di Mushola Nurul Ummah, Padukuhan Kopen, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Sleman, Senin (10/11/2025) malam.

Kegiatan yang dihadiri jamaah Mushola Nurul Ummah Kopen, jamaah Masjid Al-Hikmah Sedogan, serta warga Nahdlatul Ulama dari ranting Kopen dan Sedogan ini menjadi momentum silaturahmi dan pembinaan spiritual masyarakat. Pengajian kali ini menghadirkan Muhammad Lutfi, pengasuh Pondok Pesantren Asalam Kerisan Banyurejo Tempel, sebagai penceramah.

Dalam tausiyahnya, Gus Lutfi mengajak jamaah untuk memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah kehidupan modern. “Majelis ilmu seperti ini bukan hanya sarana mencari pahala, tetapi juga tempat kita saling menasihati dalam kebaikan dan mempererat persaudaraan. Islam adalah agama kasih sayang yang mengajarkan kita untuk peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Kegiatan yang dimulai pukul WIB ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan lantunan sholawat hadroh oleh grup putri Syafaatul Umah, yang menambah kekhusyukan suasana malam penuh berkah tersebut.

Suparjan, Ketua Panitia Pengajian, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang terus mendukung tradisi pengajian rutin ini. “Kami bersyukur kegiatan ini berjalan lancar dan diikuti banyak jamaah. Semoga melalui pengajian ini, iman kita semakin kuat dan ukhuwah Islamiyah di lingkungan Kopen dan sekitarnya semakin kokoh,” tuturnya.

Sementara itu, Misbah, Ketua Ranting NU Kopen, menegaskan pentingnya menjaga tradisi keagamaan sebagai identitas warga Nahdliyin. “Pengajian seperti ini adalah ruh pergerakan Nahdlatul Ulama di tingkat akar rumput. Di sinilah kita memperkuat akidah, mempererat silaturahmi, dan menanamkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas warga NU,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarjamaah. Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat warga dalam melestarikan amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah serta memperkuat kehidupan beragama di tengah masyarakat. (sbd/KIM Tempel)




Karang Taruna Sardonoharjo Tanamkan Nilai Adab bagi Siswa SMA Al Azhar 9 Yogyakarta

Sleman – Dalam dunia pendidikan, penanaman nilai adab dan karakter kembali mencuat sebagai fokus utama. Hal ini diwujudkan melalui kolaborasi antara Karang Taruna DSN Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, dengan SMA Al Azhar 9 Yogyakarta dalam kegiatan SULAP CAMP (Super Language Proficiency Camp) yang berlangsung di Asram Edu Park, Selasa (11/11/2025).

Sebanyak 120 siswa kelas X dan XI terlibat aktif dalam seluruh rangkaian acara sejak pagi. Imam Syaiful Wicaksono, Ketua Karang Taruna DSN Sardonoharjo, hadir sebagai narasumber kunci pada sesi pembukaan. Ia menekankan pentingnya adab dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi remaja yang sedang dalam proses pencarian jati diri.

“Ilmu tanpa adab bagaikan pohon tanpa buah. Adab adalah fondasi utama dalam membentuk pribadi yang berakhlak dan berdaya guna bagi masyarakat,” ujar Imam di hadapan peserta.

Penyampaian materi diperkaya dengan ice breaking dan permainan interaktif untuk membangun semangat dan kebersamaan. Para siswa kemudian dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk berdiskusi tentang contoh perilaku beradab terhadap guru, teman, dan lingkungan sekolah.

Kegiatan semakin interaktif dengan adanya role play atau praktik langsung tentang adab kepada guru. Para peserta berlatih menunjukkan sikap sopan dan menghargai dalam konteks kehidupan sekolah, menciptakan sesi yang edukatif sekaligus menyenangkan.

Pada sesi berikutnya, Andy Ahmad dari DSN TV membagikan ilmu teknik pembuatan konten video bertema adab. Ia mengajak siswa berkreasi menggunakan media digital untuk menyebarkan pesan positif mengenai sopan santun dan etika.

Sebagai penutup hari pertama, Cak Un dari Karang Taruna DSN Sardonoharjo memandu sesi Outbound Fun Game yang mengasah kekompakan dan semangat kolaborasi peserta. Kemeriahan acara dilengkapi dengan Edukasi Satwa oleh Danar dari DSN Satwa, unit kegiatan di bawah Karang Taruna yang fokus pada pelestarian dan edukasi hewan.

Menurut Muhammad Yasin, koordinator kegiatan, SULAP CAMP diselenggarakan dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra 2025. “Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 11 hingga 13 November 2025. Kami menggabungkan pembelajaran berbagai bahasa seperti Arab, Inggris, Jepang, dan Jerman. Pada pembukaan ini, fokus kami adalah penanaman karakter, adab, serta pengenalan budaya,” ungkapnya.

Kolaborasi antara Karang Taruna DSN Sardonoharjo dan SMA Al Azhar 9 Yogyakarta ini membuktikan bahwa pendidikan karakter dapat disajikan secara menyenangkan dan relevan. Sinergi antara komunitas sosial dan dunia pendidikan ini turut memperkuat pembentukan generasi muda yang berilmu, beradab, peduli lingkungan, dan berbudaya. (Andy Ahmad/KIM DSN)




Pemkab Sleman Gelar Upacara Hari Pahlawan dan Berikan Penghargaan Geosembada

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan 2025 di Lapangan Pemda Sleman pada Senin (10/11). Acara dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional dr. Wahidin Soedirohoesodo. Upacara ini dihadiri oleh Forkopimda Sleman, Aparatur Sipil Negara, perwakilan TNI dan Polri, serta pelajar dari berbagai tingkatan.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Dalam kesempatan tersebut, Danang bersama Forkopimda juga menyerahkan penghargaan Geosembada Award 2025 untuk kategori Organisasi Perangkat Daerah dengan pengelolaan geospasial terbaik, pemanfaatan informasi geospasial terbaik, kualitas data unggul, dan petugas entri data terbaik.

Dalam amanatnya, Danang menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar momentum mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga pengingat akan semangat juang mereka yang menjadi teladan abadi.

“Dengan tema ‘Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan’, pesannya adalah perjuangan para pahlawan harus terus hidup dalam setiap langkah kita sebagai anak bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut Danang menjelaskan, menjadi pahlawan di era sekarang berarti berani menjadi bagian dari perubahan positif, menegakkan kebenaran, menjaga persatuan, dan bekerja demi kemajuan NKRI. Ia mengajak seluruh ASN dan warga Sleman untuk bersatu melawan kebodohan, kemiskinan, ketidakadilan, serta memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata.

Pada kesempatan yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional 2025, Danang juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tenaga medis, tenaga kesehatan, kader kesehatan, LSM, swasta, media, profesional, dan akademisi yang telah berjuang meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sleman.