KB dan TPA Cahaya Mulia Gelar Kunjungan Edukatif ke Polsek Ngaglik dalam Program Polisi Sahabat Anak

Sleman – Kelompok Bermain dan Taman Penitipan Anak (KB & TPA) Cahaya Mulia, yang berlokasi di Komplek Masjid Besar Baiturrahman, Dusun Klidon RT 04 RW 34, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman, melaksanakan kunjungan edukatif ke Polsek Ngaglik pada Jumat (14/11/2025). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian program Polisi Sahabat Anak.

Kegiatan ini disambut langsung oleh Kapolsek Ngaglik, AKP Yuliyanto yang menekankan pentingnya memperkenalkan tugas kepolisian kepada anak-anak sejak dini, agar tumbuh rasa percaya, kedekatan, dan pemahaman terhadap fungsi polisi sebagai pelindung masyarakat.

“Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin anak-anak melihat bahwa polisi adalah sahabat dan pelindung mereka. Edukasi seperti ini penting untuk menumbuhkan disiplin, pemahaman keselamatan, serta keberanian dalam meminta pertolongan bila diperlukan,” ujar AKP Yuliyanto.

Selama kunjungan, anak-anak diajak melihat ruang pelayanan, mengenal kendaraan dinas kepolisian, hingga belajar aturan keselamatan secara sederhana. Suasana penuh kegembiraan terlihat ketika para siswa diberi kesempatan mencoba menyalakan sirine kendaraan patroli dan berinteraksi langsung dengan anggota polisi.

Pihak KB & TPA Cahaya Mulia mengapresiasi sambutan hangat dari Polsek Ngaglik. Mereka berharap kegiatan edukatif semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi sarana mengenalkan profesi serta kedisiplinan sejak usia dini.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara anak-anak, guru pendamping, dan jajaran Polsek Ngaglik sebagai simbol kemitraan dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pengalaman belajar langsung di lingkungan sekitar. (ESK – KIM DSN NGAGLIK)




Anak Muda Bergerak! Pasar Bela Negara Edisi ke -5 Jadi Panggung Inovasi Pelajar Sleman

Sleman— Gelaran Pasar Bela Negara edisi ke-15 yang berlangsung setiap Jumat pagi kembali menarik perhatian publik. Berlokasi di utara Lapangan Pemda Sleman, kegiatan yang diinisiasi Badan Kesbangpol Sleman bersama Carya Budhi Chantya sebagai lembaga pendamping UMKM ini tampil lebih meriah dari biasanya.

Kali ini, Pasar Bela Negara berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman dalam rangkaian acara Digdaya Fest Tunas Wirausaha Muda 2025.

Sejak pagi, ratusan siswa dari sembilan sekolah yang masuk dalam 10 besar kompetisi Tunas Wirausaha Muda telah memadati area pasar. Mereka hadir untuk mengikuti Market Day sekaligus memamerkan inovasi produk hasil karya mereka. Sekolah-sekolah tersebut di antaranya SMK N 1 Cangkringan (2 kelompok), SMK N 1 Godean, MA Al Qodir, SMK Budi Mulia, SMA N 2 Ngaglik, SMA IT Baitussalam, SMA N 1 Seyegan, MAN 2 Sleman, dan SMK Kesehatan Sadewa.

Kader Bela Negara Kementerian Pertahanan RI, Sunardi memberikan materi tentang bela negara kepada para siswa. Penyampaian yang interaktif serta pembagian doorprize membuat sesi ini menjadi salah satu bagian paling dinanti.

Acara semakin hidup dengan hadirnya talk show interaktif yang dipandu oleh Bobby Tinampi dan Lina Syafira. Pada sesi pertama, perwakilan Disperindag Kabupaten Sleman, Dwi Wulandari menjelaskan mengenai Digdaya Fest Tunas Wirausaha Muda.

“Ini adalah kompetisi yang memberi ruang bagi pelajar SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Sleman untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan mereka. Saya sangat mengapresiasi kreativitas mereka dalam menampilkan inovasi produk-produknya sehingga mencerminkan keberanian generasi muda dalam berwirausaha,” katanya, Jumat (14/11/2025).

Memasuki sesi kedua, inspirasi mengalir dari kisah Stenly Hendi Avanda, pemilik Panda Food, yang hadir sebagai tokoh wirausaha muda. Ia membagikan perjalanan usaha yang penuh tantangan hingga dapat berkembang seperti sekarang.

Stenly menekankan bahwa era digital memberikan peluang lebih luas bagi wirausaha muda untuk memasarkan produk, terutama lewat media sosial.

Ia juga menyoroti pentingnya pendampingan, termasuk peran Disperindag Sleman dalam membantu pelaku usaha muda bertumbuh.

Kegiatan Pasar Bela Negara kali ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM dan karya siswa. Tetapi juga menjadi ruang edukasi kewirausahaan dan penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.

 Dengan kolaborasi lintas lembaga, gelaran ini kembali membuktikan diri sebagai wadah pembinaan dan pemberdayaan ekonomi kreatif di Sleman. (Andy Ahmad – KIM DSN NGAGLIK)




MAN 4 Sleman Raih 3 Prestasi Nasional di Ajang MA Plus Keterampilan 2025

Sleman – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Sleman kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional di ajang Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Kepala dan Guru Madrasah Aliyah (MA) Plus Keterampilan se-Indonesia Tahun 2025. MAN 4 Sleman sukses meraih tiga penghargaan sekaligus, yakni: Juara 1 Lomba Business Plan, Juara 2 Lomba Video Sinematik, dan Juara 2 Lomba Best Practice.

Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah dan Direktorat Guru & Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Direktorat Jendral (Ditjen) Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, pada 11–13 November 2025 di Grand Hotel Serpong, Tangerang. Mengusung tema “Penguatan Madrasah Aliyah (MA) Plus Keterampilan sebagai Program Unggulan dalam Menyiapkan Peserta Didik Berkarakter Entrepreneurship”, RAKERNAS menjadi ruang berbagi praktik baik inovasi pembelajaran keterampilan dari madrasah seluruh Indonesia.

Kepala MAN 4 Sleman, Ahmad Arief Ma’ruf, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama dua guru keterampilan, Esti Winarni dan Umi Hidayati.  Ia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian MAN 4 Sleman.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa semangat inovasi dan kerja keras keluarga besar MAN 4 Sleman terus membuahkan hasil. Semoga prestasi ini memotivasi guru dan peserta didik untuk semakin kreatif, mandiri, dan berkarakter wirausaha,” ujarnya Kamis(13/11/2025).

Dalam kategori Best Practice (Praktek Baik), karya pembelajaran yang dipresentasikan oleh Umi Hidayati, meraih Juara 2. Praktik baik tersebut menampilkan penerapan Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran kewirausahaan kelas XII Program Keterampilan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) Tahun Pelajaran 2024/2025, yang terbukti efektif menumbuhkan kreativitas dan kemandirian peserta didik.

Pada kategori Business Plan, MAN 4 Sleman meraih Juara 1 melalui karya inovatif berjudul “GO PUFF”, yang digagas oleh dua siswa Sungging Sundari (XI C) dan Asyifa Dewi Pramesti (XI A). “GO PUFF” mengusung ide pengembangan puff pastry berbahan dasar gaplek khas Gunungkidul sebagai bentuk fusion food yaituperpaduan teknik dan bahan kuliner tradisional dengan sentuhan modern.

Inovasi ini tidak hanya memberikan pengalaman kuliner yang unik, tetapi juga berperan dalam pelestarian budaya lokal serta membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah.

Prestasi lainnya diraih melalui kategori Video Sinematik, di mana tim yang terdiri dari Nevlin Rasio Vandanu (XI E), Sadewo Wahyu A (XII B), dan Aira Maharani Rivana (XI A) berhasil meraih Juara 2. Karya mereka mengangkat tema semangat kreatif dan inovatif generasi madrasah dalam menghadapi tantangan era modern.

Prestasi gemilang ini menegaskan peran MAN 4 Sleman sebagai madrasah unggulan yang tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga konsisten mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan peserta didiknya. (Edy – KIM Sumber Biwara Moyudan)




Rakorpim Pemkap Pakem Mempererat Sinergi dan Komunikasi antar Pimpinan Lembaga

Sleman – Pemerintah Kapenewon Pakem menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) Tingkat Kapanewon Pakem serta acara pisah sambut Danramil 02/Pakem Kamis (13/11/2025), di Rumah Makan Limasan Watuadeg, Purwobinangun, Pakem.

Rakorpim dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan, antara lain pimpinan perangkat daerah, pemerintah kalurahan, serta instansi vertikal di wilayah Kapanewon Pakem. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka sinkronisasi, monitoring, dan evaluasi penyelenggaraan urusan pemerintahan, sekaligus peningkatan efektivitas pelaksanaan kebijakan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Hadir dalam kegiatan Ketua Fraksi PKS DPRD Sleman, Yani Fathu Rahman, Ketua Fraksi PKB DPRD Sleman, Wiratno, serta Ketua Fraksi Golkar DPRD Sleman, Banudoyo Manggolo.

Dalam sambutannya, Panewu Pakem, Tri Akhmeriyadi, menyampaikan dua hal penting. Pertama, mengenai mitigasi bencana yang perlu diantisipasi pada musim hujan serta potensi erupsi Gunung Merapi, yang statusnya telah ditetapkan Siaga 3 sejak tahun 2020. Kedua, mengenai dukungan seluruh pimpinan wilayah terhadap program-program nasional dan kabupaten agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Saat ini Kapanewon Pakem masih dalam kondisi landai, hanya saja tetap perlu waspada. Mari kita bersama-sama berkolaborasi dan berkoordinasi dalam mitigasi bencana musim hujan dan erupsi Merapi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Tri Akhmeriyadi menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk lembaga pendidikan, dalam mendukung berbagai program pemerintah.

“Program nasional seperti MBG yang berdampak lintas sektoral membutuhkan kerja sama yang baik. Pihak sekolah sebagai penerima manfaat harus aktif melaporkan hal-hal yang perlu evaluasi untuk mencari solusi terbaik secara internal,” tambahnya.

Akhmeriyadi juga mengingatkan agar program-program kabupaten, seperti perbaikan jalan dan penerangan, serta optimalisasi koperasi desa “Merah Putih” di tiap kalurahan, terus didukung bersama. Masyarakat diminta segera melaporkan kondisi jalan rusak atau penerangan kurang memadai kepada pihak kapanewon dengan melampirkan dokumentasi foto sebagai bahan tindak lanjut.

Laporan dan informasi dari berbagai unsur pimpinan, diantaranya Kapolsek Pakem, pimpinan UPT, BPPTKG, Para Lurah, KUA, dan Lapas, mendapat tanggapan langsung dari perwakilan DPRD Sleman yang hadir.

Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan agenda pisah sambut Danramil 02/Pakem. Dalam rotasi jabatan tersebut, Kapten Arm Wahyu Kuncoro yang sebelumnya menjabat Danramil 03/Turi saat ini menempati posisi baru sebagai Danramil 02/Pakem, sementara posisi lamanya di Turi diisi oleh Kapten Czi Supriyanto, yang sebelumnya menjabat Danramil 02/Pakem. 

Salah satu dari perwakilan sekolah, Humas MAN 4 Sleman, Dwi Astuti Handayani menegaskan komitmen madrasah berkolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Kapanewon Pakem, guna mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat peran pendidikan dalam pembangunan daerah.

(Edy KIM Sumber Biwara Moyudan)




Kominfo Sleman Dorong Kreativitas KIM Lewat Lomba Video Pertunjukan Rakyat 2025

Sleman — Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika resmi mengadakan Lomba Video Pendek Pertunjukan Rakyat 2025 untuk seluruh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Lomba yang berlangsung pada 15 Oktober sampai dengan 30 November 2025 ini bertujuan mendorong kreativitas KIM dalam menyampaikan informasi publik sekaligus melestarikan budaya lokal.

Peserta diminta mengangkat isu-isu aktual seperti artificial intelligence, pinjaman online, judi online, stunting, hingga pengelolaan sampah rumah tangga. Setiap karya wajib menyertakan unsur tradisional Sleman, mulai dari bahasa daerah, kostum tradisional, hingga alat musik khas. Video harus berdurasi dua sampai lima menit dengan resolusi minimal 1080p dan format landscape.

Ketua FKIM SEMBADA, Adnan, menyambut baik penyelenggaraan lomba ini dan menilai kegiatan tersebut sebagai ruang kreatif bagi KIM untuk berperan aktif dalam literasi publik.

Sementara itu Divisi Humas FKIM SEMBADA, Sastra, juga menegaskan bahwa akan terus mendorong seluruh KIM di tingkat kapanewon dan kalurahan untuk menampilkan karya terbaik mereka.

“Kami akan terus mendorong seluruh KIM di tingkat kapanewon dan kalurahan untuk menampilkan karya terbaik mereka,” ujarnya.

Penilaian karya dijadwalkan pada 2 sampai 4 Desember 2025, dan pemenang diumumkan 5 Desember 2025. Pemkab Sleman menyiapkan total hadiah Rp15 juta yang bersumber dari APBD Dinas Kominfo 2025. Lomba ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam penyebaran informasi yang cepat, tepat, dan berbudaya. (ESK – KIM DSN NGAGLIK)