Kajian AKRAB di Sleman Bahas ‘The Power of Presence’, Kunci Hidup Tenang di Era Distraksi

Sleman – Kajian AKRAB (Aqidah Kokoh Relasi Aman, Batin Tenang) kembali digelar di Omah Katentreman, Turi, Sleman, pada Selasa (25/11/2025). Kajian yang diikuti puluhan peserta laki-laki (ikhwan) ini mengangkat tema yang relevan dengan kehidupan modern, yaitu “The Power of Presence — Hadir Penuh, Hidup Lebih Bermakna.”
Perwakilan panitia, Nanda, menjelaskan bahwa tema ini diangkat dari fenomena umum masyarakat modern: hadir secara fisik namun hati dan pikiran tidak menyertai. Hal ini menyebabkan kualitas interaksi dan ibadah sering terganggu.
“Di tengah dunia yang bising dan serba cepat, kehadiran menjadi hadiah paling mahal — bukan hanya untuk orang lain, tapi juga untuk jiwa kita sendiri,” ujar Nanda. Ia menambahkan bahwa perubahan hidup yang signifikan sering berawal dari momen-momen kecil yang dihadiri sepenuhnya.
Hadir sebagai pemateri, Ade Wijaya mengulas pentingnya hadir sepenuhnya—lahir dan batin—dalam setiap aktivitas, mulai dari interaksi sosial hingga ibadah. Ia menekankan bahwa hadir dengan kesadaran penuh mampu memperbaiki hubungan, menumbuhkan empati, memperkuat ikatan keluarga, serta menghidupkan kembali kekhusyukan ibadah yang sering tergerus kesibukan.
Ade mengajak jamaah meneladani para sahabat dan ulama yang menjaga ‘hadirnya hati’ dalam dakwah dan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, fokus dan kesadaran penuh merupakan titik awal perubahan besar. Oleh karena itu, pembahasan dikemas secara aplikatif, mulai dari cara mendengarkan dengan penuh perhatian hingga menghadirkan hati saat berdoa dan berdzikir.
Ia berharap kajian khusus laki-laki ini menjadi ruang refleksi dan penguatan spiritual. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi peserta untuk kembali menemukan ketenangan dan makna hidup di tengah derasnya distraksi kehidupan.
“Semoga setiap langkah menuju majelis ilmu ini menjadi jalan bagi hadirnya hati kita dalam menempuh kebaikan,” pungkas Ade. (Sbd/KIM Senyum Tempel)



